You are on page 1of 5

NO NAMA PENYAKIT TANDA & GEJALA PENANGANAN PENGOBATAN

1 ASMA - Sesak nafas disertai wheezing 1. Anamnesis ( ketahui faktor pencetus ) 1. Ventolin inhaler ( yang utama
pada saat eskspirasi 2. Hindarkan pasien dari faktor pencetus dari pasien )
- Cepat lelah (cuaca, iklim sekitar, tekanan , kelelahan 2. Salbutamol 2mg
- Pucat dsb)
- Nyeri dada 3. Tenangkan pasien (sambil bantu pasien
untuk atur nafas)
4. Posisi back to back
5. Longgarkan pakaian pasien
6. Beri oksigen ( Sesuai dosis )
7. Cek tanda vital pasien ( denyut nadi,
suhu, nafas/ respirasi , tekanan darah )
8. Tanyakan pasien apakah membawa
obat pribadi atau tidak, sudah sering
asma atau baru pertama kali
9. Re- evaluasi
2 SESAK NAPAS - Napas terengah/sesak 1. Anamnesis ( ketahui faktor pencetus ) 1. Oxycan
- Tidak ada wheezing 2. Hindarkan pasien dari faktor pencetus
(cuaca, iklim sekitar, tekanan , kelelahan
dsb)
3. Tenangkan pasien (sambil bantu pasien
untuk atur nafas)
4. Posisi back to back
5. Longgarkan pakaian pasien
6. Beri oksigen ( Sesuai dosis )
7. Cek tanda vital pasien
8. Re-evaluasi
3 GASTRITIS - Nyeri pada bagian uluh hati 1. Anamnesis ( tanyakan letak bagian 1. Antasida ( Al OH , Mg OH )
sebelah kiri yang terasa sakit , sudah makan atau 2. Ranitidin ( Al OH Mg OH,
- Mual belum, terakhir makan kapan, makan apa Kalsium )
- Pusing yang terakhir dimakan ) 3. Domperidon
- Muntah 2. Cek tanda vital pasien
3. Penyebab belum makan : pasien diberi
obat terlebih dahulu Antasida , 15 menit
Kemudian pasien diberi makan
( biskuit/nasi ), 30 menit kemudian
setelah makan pasien diberi obat kembali
Ranitidin
Pasien sudah makan : istirahat sebentar,
apabila masih sakit ( Parasetamol/ asam
mefenamat )
Pasien mual : Domperidon
4 PINGSAN - Hilang kesadaran 1. Evakuasi pasien
- Tanda vital tidak normal 2. Hindarkan dari faktor pencetus
- Mengigau 3. Longgarkan pakaian pasien
- Gelisah 4. Bangunkan pasien dengan rangsangan
- Lemas suara dan rangsangan nyeri
- Pusing, pucat 5. Posisi syok ( kaki diangkat melebihi
- Keringat dingin tinggi kepala )
- Mata berkunang 6. Tangani sesuai faktor
- Telinga berdengung 7. Apabila pasien belum sadar diberi
- Suhu tubuh turun oksigen
- Tekanan darah rendah 8. Re-evaluasi
5 DEHIDRASI - Lemah, letih, lesu 1. Anamnesis 1. Oralit
- Pucat 2. Cek tanda vital pasien
- Bibir kering 3. Beri minum pasien
- Biru
6 DEMAM - Suhu tubuh meningkat 1. Dikompres ( cek suhu ) Parasetamol
( 37,6-38,5) / Subfebris 2. Diberi minum yang banyak
- Menggigil 3. Jangan sampai tidur
- Hipertermi ( > 40 ) 1. Ketiak diberi es Parasetamol
- Menggigil 2. Direndam air dingin/ dikompres/
- Mengigau disiram
3. Diberi minum yang banyak
7 HEAT KRAM - Kelelahan otot sehingga otot 1. Diberi penambah cairan 1. Oralit
kurang cairan 2. Hot cream
8 HEAT EXHAUSTION - Kelelahan akibat panas 1. Diberi Oksigen bila perlu
2. Posisi syok
3. Diberi minum
9 DIARE - Bab > 3-4x/ hari 1. Penambahan elektrolit 1. Oralit ( setelah bab )
- Bab cair 2. Molagit
- Dehidrasi 3. Diapet
- Pucat
10 SAKIT KEPALA - Otot kepala tegang 1. Anamnesis 1. Parasetamol
- Kepala cenat cenut 2. Cek tanda vital 2. Asam mefenamat ( sesudah
3. Hilangkan faktor pencetus makan )
11 NYERI HAID - Kram perut 1. Anamnesis 1. Asam mefenamat
2. Cek tanda vital
3. Kompres air hangat
12 HIPOTERMI - Menggigil/ gemetar 1. Hindarkan faktor pencetus
- Sianosis ( kebiruan ) 2. Tenangkan pasien jangan sampai
- Tanda vital tidak normal tertidur
- Kesadaran menurun 3. Skin to skin
- Mengigau 4. Beri water sack
5. Selimuti
6. Beri minum teh manis hangat
, air putih )
13 KERACUNAN - Mendadak muntah 1. Anamnesis 1. Norit
- Diare 2. Cek tanda vital 2. Susu beruang
- Sianosis 3. Pasien disuruh muntah
- Syok 4. Minum air susu/ kelapa
- Mulut berbusa 5. Bilas lambung
14 PATAH TULANG - Nyeri 1. Anamnesis
( Tertutup dan - Kelainan bentuk 2. Cek tanda vital
terbuka ) ( Demorfitas) 3. Bidai ( balut tekan melewati 2 sendi )
- Ada bunyi 4. Biarkan tetap diam
15 ALERGI - Ruam kulit 1. Anamnesis 1. Kayu putih
- Gatal kulit 2. Hindarkan dari faktor pencetus 2. Cetirizin
- Mual 3. Beri minyak hangat
16 LUKA : - Lecet : Permukaan tidak rata 1. Anamnesis 1. Betadin
Lecet - Robek : Luka tidak beraturan 2. Cek tanda vital 2. Salep antibiotik
Robek - Sayat : Luka rapih 3. Lecet ,Robek& Sayat : Cuci luka dengan 3. Trombopop ( memar &
Sayat - Tusuk : Luka lebih panjang air yang bersih/NaCl/Retinol, bersihkan hematom)
Tusuk dan lebar menggunakan kapas hingga bersih,
Memar - Memar : Darah keluar dari apabila ada pendarahan di deep, setelah
Hematom pembuluh darah dan bersih beri betadine dan salep antibiotik.
terkumpul di bawah kulit Tutup luka menggunakan kassa atau
- Hemato : memar lebih plester.
dalam, bengkak, besar dan 4. Tusuk : Jangan mengeluarkan benda
kemerahan, terletak yang menusuk, deep pendarahan
dipermukaan tubuh 6. Memar & Hematom : Kompres dengan
air dingin