POLIMER & KOMPOSIT

TUGAS

Diajukan guna melengkapi tugas polimer & komposit dan salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Teknik (S1) dan mencapai gelar Sarjana Teknik

Oleh

Achmad Hadi Kurniawan Devis Alif Qafaby Rendy Destya Dicky Adi Tyagita Dimas Dwi Kusuma Discovery Afrianto

071910101022 071910101034 071910101046 071910101052 071910101054 071910101094

TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JEMBER 2008

selaku Dosen Mata Kuliah Komposit 2. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa laboran ini tidak akan dapat terselesaikan dengan baik tanpa adanya bantuan baik berupa dukungan moril dan material juga rangkaian keputusan kebijaksanaan dari berbagai pihak. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis igin mengucapkan tarima kasih kepada yang terhormat: 1. dan dibantu dengan pustaka online yang berhubungan dengan penulisan laboran ini. 6 Mei 2008 Penyusun . sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah tepat pada waktunya. Dimana materi dari penyusunan makalah ini berdasarkan teori-teori yang telah didapat dibangku kuliah. Jember. Semoga makalah ini bermanfaat bagi penulis dan pembaca. karena itu penulis menerima kritik dan saran yang bersifat membangun.KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan rasa syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan Ramat serta hidayah-Nya. Serta teman-teman Jurusan Teknik Mesin Akhir kata tiada gading yang tak retak. Bapak Sholahudin Yunus.

Untuk kekuatan dan kekakuan komposit ini akan dilakukan pengujian tarik dan bending.mengiris / mengirat bambu dengan lebar 5 mm dengan ketebalan 0. Dengan memvariasikan lebar serat tersebut diharapkan akan didapatkan hasil properti mekanik komposit yang maksimal untuk mendukung pemanfaatan komposit alternatif. dan bentuk serta material serat adalah faktor-faktor yang mempengaruhi properti mekanik dari lamina. kemudian perlakuan yang terdiri dari cara pemotongan.012. Kekuatan bending terbesar dimiliki oleh komposit dengan lebar serat 5mm dengan nilai 17. Serat alam yang dikombinasikan dengan resin sebagai matrik akan dapat menghasilkan komposit alternatif yang salah satunya berguna untuk aplikasi material industri.806 Kg/mm2.ABSTRAK Orientasi.60533 kg/mm2.5 mm danmenganyam untuk membuat bahan layer komposit. Sedangkan modulus elastisitas tarik terbesar dimiliki komposit dengan lebar serat 5 mm dengan nilai sebesar 1421. Kemudian dilanjutkan denganpembuatan komposit dengan ketebalan tertentu dengan proses hand lay up. pengeringan. sesuai standar BKI (Biro Klasifikasi Indonesia). Regangan tarik terbesar dimiliki komposit dengan lebar serat 5 mm dengan nilai εaktual sebesar 0. . Dalam makalah ini dapat dicontohkan dalam serat alam yang berupa serat bambu. Makalah ini menganalisa tentang komposit penguat serat alam acak. Hasil tersebut sudah memenuhi syarat untuk aplikasi material kulit kapal. Dengan perlakuan yang pertama dilakukan adalah penentuan materialbambu.129 kg/mm2. Dari pengujian didapatkan bahwa kekuatan tarik aktual terbesar dimiliki oleh komposit dengan lebar serat 5 mm dengan nilai σaktual sebesar 16. ukuran.

Komposit merupakan material alternative yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. sehingga perlu adanya bahan alternatif pengganti fiber glass tersebut. Dalam pembahasan komposit penguat serat alam acak yang dicontohkan dengan bambu memiliki keunggulan komposit serat bambu dibandingkan dengan fiber glass adalah komposit serat bambu lebih ramah lingkungan karena mampu terdegradasi secara alami dan harganya pun lebih murah dibandingkan fiber glass. Dari uraian diatas maka permasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini adalah bagaimana membuat bahan yang lebih kuat dari fiber glass tetapi tetap . Dengan memvariasikan lebar serat woven tersebut diharapkan akan didapatkan hasil properti mekanik komposit yang maksimal untuk mendukung pemanfaatan komposit alternatif. Serat alam yang dikombinasikan dengan resin sebagai matrik akan dapat menghasilkan komposit alternatif yang salah satunya berguna untuk aplikasi material industri. dan bentuk serta material serat adalah faktor-faktor yang mempengaruhi property mekanik dari lamina. Material komposit adalah gabungan dari penguat (reinforced) dan matriks. sehingga mengurangi konsumsi petrokimia maupun gangguan lingkungan hidup.PENDAHULUAN Serat sebagai elemen penguat sangat menentukan sifat mekanik dari komposit karena meneruskan beban yang didistribusikan oleh matrik. ketahanan terhadap korosi dan lain-lain. Kelebihan material komposit jika dibandingkan dengan logam adalah perbandingan kekuatan terhadap berat yang tinggi. Sedangkan fiber glass sukar terdegradasi secara alami. Dalam industri manufaktur dibutuhkan material yang memiliki sifat-sifat istimewa yang sulit didapat dari logam. ukuran. Selain itu fiber glass juga menghasilkan gas CO dan debu yang berbahaya bagi kesehatan jika fiber glass didaur ulang. Oleh karenanya. Perkembangan komposit tidak hanya dari komposit sintetis tetapi juga mengarah ke komposit natural dikarenakan keistimewaan sifatnya yang renewable atau terbarukan. Orientasi. kekakuan. dewasa ini teknologi komposit mengalami kemajuan yang sangat pesat.

.ramah lingkungan. Salah satu bahan alternatif yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut atau dengan kata lain bahan yang dapat menggantikan fiber glass sebagai bahan kulit kapal adalah komposit laminat bambu serat woven roving. dan diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap perkembangan material alternative yang lebih murah. Makalah ini diharapkan bisa digunakan sebagai referensi dalam menentukan lebar serat yang dipakai untuk memperoleh kekuatan. berkualitas dan mudah dalam proses produksinya. keuletan dan kekakuan yang diinginkan dari komposit laminat bambu serat woven.

Fibrous Composites ( Komposit Serat ) Merupakan jenis komposit yang hanya terdiri dari satu lamina atau satu lapisan yang menggunakan penguat berupa serat / fiber.PEMBAHASAN I. Fiber yang digunakan bisa berupa glass fibers. kopolimer. keramik. anyaman . yaitu: 1. aramid fibers (poly aramide). PENGERTIAN KOMPOSIT Perkataan komposit memberikan suatu pengertian yang sangat luas dan berbeda-beda mengikut situasi dan perkembangan bahan itu sendiri. dimana ada serat pendek. dan sebagainya. 2. Gabungan dua atau lebih bahan untuk mencari sifat material yang lebih baik merupakan suatu konsep yang diperkenalkan untuk menerangkan definisi komposit. 3. Rosato dan Di Matitia pula menyatakan bahwa plastik dan bahan-bahan penguat yang biasanya dalam bentuk serat. carbon fibers. logam alloy. panjang. Kroschwitz dan rekan telah menyatakan bahwa komposit adalah bahan yang terbentuk apabila dua atau lebih komponen yang berlainan digabungkan. Laminated Composites ( Komposit Laminat ) Merupakan jenis komposit yang terdiri dari dua lapis atau lebih yang digabung menjadi satu dan setiap lapisnya memiliki karakteristik sifat sendiri. Fiber ini bisa disusun secara acak maupun dengan orientasi tertentu bahkan bisa juga dalam bentuk yang lebih kompleks seperti anyaman. plastik berpengisi atau apa saja campuran dua bahan atau lebih untuk mendapatkan suatu bahan yang baru. Walaupun demikian defenisi ini terlalu umum karena komposit ini merangkumi semua bahan termasuk plastik yang diperkuat dengan serat. Secara garis besar ada 3 macam jenis komposit berdasarkan penguat yang digunakannya. Particulalate Composites ( Komposit Partikel ) Merupakan komposit yang menggunakan partikel/serbuk sebagai penguatnya dan terdistribusi secara merata dalam matriksnya.

dan lain-lain. Saat ini. rosella. bambu. bahan komposit adalah bahan yang heterogen yang terdiri dari dari fasa tersebar dan fasa yang berterusan. Definisi yang lebih bermakna yaitu menurut Agarwal dan Broutman. serat kaca. Dengan kata lain. Ini termasuk alloyr polimer dan keramik. Tahap/Peringkat Atas Suatu bahan yang terdiri dari dua atau lebih atom yang berbeda bolehlah dikatakan sebagai bahan komposit. Kita bisa melihat definisi komposit ini dari beberapa tahap seperti yang telah digariskan oleh Schwartz : 1. serat alam mulai mendapatkan perhatian yang serius dari para ahli material komposit karena: • Serat alam memiliki kekuatan spesifik yang tinggi karena serat alam memiliki berat janis yang rendah. Konstituen-konstituen ini dapat dikenal pasti secara fisikal. • SERAT ALAM Serat alam dapat diperoleh dari tanaman pisang. . harganya relatif murah.pabrik atau lainnya. aramid (kevlar). Fasa tersebar selalunya terdiri dari serat atau bahan pengukuh. keramik. dan serat logam dalam julat panjang yang berbeda-beda didalam matriks. yaitu menyartakan bahwa bahan komposit mempunyai ciri-ciri yang berbeda untuk dan komposisi untuk menghasilkan suatu bahan yang mempunyai sifat dan ciri tertentu yang berbeda dari sifat dan ciri konstituen asalnya. kenaf. Selain itu ada juga yang menyatakan bahwa bahan komposit adalah kombinasi bahan tambah yang berbentuk serat. • Serat alam mudah diperoleh dan merupakan sumber daya alam yang dapat diolah kembali. karbon. manakala yang berterusannya terdiri dari matriks. kelapa. butiran atau cuhisker seperti pengisi serbuk logam. nanas. Disamping itu konstituen asal masih kekal dan dihubungkan melalui suatu antara muka. dan tidak beracun.

Mengikuti definisi ini banyak bahan yang secara tradisional dikenal sebagai komposit seperti kebanyakan bahan logam. perkapalan. kokoh dan tegar (5. II. Bidang angkasa lepas. Dimana konstituen gabungan masih tetap dalam bentuk asal. Dalam kebanyakan bahan konvensional seperti keluli. dimana dapat ditandai secara fisik dan melihatkan kesan antara muka satu sama lain.Bahan-bahan yang terdiri dari unsur asal saja yang tidak termasuk dalam peringkat ini. Oleh sebab itu bahan komposit yang mempunyai gabungan sifat yang diperlukan seperti yang tertera pada tabel di bawah ini yang mulai mendapatkan perhatian untuk menggantikan bahan konvensional . 3. Contoh besi keluli yang merupakan alloy multifusi yang terdiri dari karbon dan besi. 2. automobile dan industri pengangkutan merupakan contoh aplikasi yang memerlukan bahan-bahan yang berdensity rendah.10). kuat.walaupun kuat ianya mempunyai density yang tinggi dan rapuh. tahan karat. KEPENTINGAN BAHAN KOMPOSIT Kemajuan kini telah mendorong peningkatan dalam permintaan terhadap bahan komposit. Tahap/Peringkat Mikrostruktur Suatu bahan yang terdiri dari dua atau lebih struktur molekul atau fasa merupakan suatu komposit. Tahap/Peringkat Makrostruktur Merupakan gabungan bahan yang berbeda komposisi atau bentuk bagi mendapatkan suatu sifat atau ciri tertentu. Perkembangan bidang sciences dan teknologi mulai menyulitkan bahan konvensional seperti logam untuk memenuhi keperluan aplikasi baru.

7 11.Tabel 1.4-28.3 4.0 2. keupayaan (reliability).5 Kekuatan Kekuatan Tensile Modulus Modulus Spesifik (MNm/kg) 82.9 25.4 138.0 14.5 40.3 1.1 1.0 3.4 68.8 28.3 Epoksi Epoksi/Kevlor 46(60%) Nylon Nylon/Serat Kaca (25%) 1. Perbandingan sifat-sifat mekanikal antara bahan konvensional dan komposit Bahan Grafity (Mpa) Keluli 7. Kelebihan tersebut pada umumnya dapat dilihat dari beberapa sudut yang penting seperti sifat-sifat mekanikal dan fisikal. Sifat-sifat mekanikal dan fisikal • Gabungan matriks dan serta dapat menghasilkan komposit yang mempunyai kekuatan dan kekakuan yang lebih tinggi dari bahan konvensional seperti keluli.4206.0 1.2179.7 A.0 34.5 70.0 650. .0 207.5 Spesifik (Gpa) 14.4 41.6 20.7 55. kebolehprosesan dan biaya. Kelebihan Bahan Komposit Bahan komposit mempunyai beberapa kelebihan berbanding dengan bahan konvensional seperti logam.2 1. Seperti yang diuraikan dibawah ini : a.0 61.2 646.8 Allumenium 2.8 9.2 Spesifik Tensile (MNm/kg) 103.

• Bahan komposit mempunyai density yang jauh lebih rendah berbanding dengan bahan konvensional. Implikasi kedua ialah produk komposit yang dihasilkan akan mempunyai kerut yang lebih rendah dari logam. kekakuan jenis (modulus Young/density) dan kekuatan jenisnya lebih tinggi dari logam. Kecendrungan komponen logam untuk mengalami kakisan menyebabkan biaya pembuatan yang tinggi. Contoh dengan menggabungkan lebih dari satu serat dengan matriks untuk menghasilkan komposit hibrid. . Ini memberikan implikasi yang penting dalam konteks penggunaan karena komposit akan mempunyai kekuatan dan kekakuan spesifik yang lebih tinggi dari bahan konvensional. • Kelemahan logam yang agak terlihat jelas ialah rintangan terhadap kakisa yang lemah terutama produk yang kebutuhan sehari-hari. • Dalam industri angkasa lepas terdapat kecendrungan untuk menggantikan komponen yang diperbuat dari logam dengan komposit karena telah terbukti komposit mempunyai rintangan terhadap fatigue yang baik terutamanya komposit yang menggunakan serat karbon. Bahan komposit juga mempunyai kelebihan dari segi versatility (berdaya guna) yaitu produk yang mempunyai gabungan sifat-sifat yang menarik yang dapat dihasilkan dengan mengubah sesuai jenis matriks dan serat yang digunakan. • Komposit memiliki sifat mekanik yang lebih bagus dari logam. Pengurangan berat adalah satu aspek yang penting dalam industri pembuatan seperti automobile dan angkasa lepas. • • Bahan komposit mempunyai rintangan terhadap kakisan yang baik. Ini karena berhubungan dengan penghematan bahan bakar.

Telah diterangkan dengan jelas bahwa bahan komposit dibolehprosesan dengan berbagai teknik fabrikasi yang merupakan daya tarik yang dapat membuka ruang luas bagi penggunaan bahan komposit. Ini karena dikaitkan dengan produktivitas dan mutu suatu produk. • Manfaat utama dari penggunaan komposit adalam mendapatkan kombinasi sifat kekuatan serta kekakuan tinggi dan berat jenis yang ringan. Dengan memilih kombinasi material serat dan matriks yang tepat. Contohnya untuk komposit termoplastik yang mempunyai kelebihan dari segi pemrosesan yaitu ianya dapat diproses dengan berbagai teknik fabrikasi yang umum yang biasadigunakan untuk memproses termoplastik tanpa serat. . Perbandingan antara produktiviti dan kualiti adalah penting dalam konteks pemasaran produk yang dipabrikasi. Selain dari itu kebolehprosesan juga dikaitkan dengan keberbagai teknik fabrikasi yang dapat digunakan untuk memproses suatu produk. kita dapat membuat suatu material komposit dengan sifat yang tepat sama dengan kebutuhan sifat untuk suatu struktur tertentu dan tujuan tertentu pula. kebebasan dalam proses Kebolehprosesan merupakan suatu kriteria yang penting dalam penggunaan suatu bahan untuk menghasilkan produk. tahan korosi. b. dan memiliki kekuatan jenis (rasio kekuatan terhadap berat jenis) yang tinggi. tahanan lelah (fatigue resistance) yang baik.• Dibanding dengan material konvensional keunggulan komposit antara lain yaitu memiliki kekuatan yang dapat diatur (tailorability).

PENGGABUNGAN KOMPOSIT Penggabungan komposit sangat beragam. Tidak diragukan. tetapi dalam banyak kasus kita memiki kebutuhan akan hal itu. boron. dan lainnya. dengan teknologi yang terus berkembang. Untuk membuktikan hal tersebut perlu dilakukan pengujian secara eksperimental. . Pewujudan serat penguat menerus/kontinyu. Lembaran komposit disebut sebagai lamina. aramid. III. Material komposit masih belum bisa secara total menggantikan material konvensional seperti baja. karbon. polietelin dan lain-lain. Serat kaca (glass fibre) adalah material yang umum digunakan sebagai serat. ada yang dianyam silang lalu dicelupkan dalam resin (cross-ply laminae). alat-alat olahraga.B. dan terus meningkat digunakan sebagai pengganti tulang yang rusak. Komposit jenis ini banyak digunakan untuk struktur pesawat terbang. fiber ada yang diatur memanjang (unidirectional composites). Penguatan bahan komposit dengan memakai serat (fibre reinforced). Kekurangan dalam bidang komposit yaitu : • Biaya Hambatan dalam aplikasi material komposit umumnya adalah soal biaya. Meskipun sering kali proses manufaktur material komposit lebih efisien. Kita belum melihat semua yang material komposit dapat lakukan. ada yang dipotong-potong lalu dicampur secara acak (random fibers). Serat karbon memiliki kekuatan yang jauh lebih baik dibanding serat kaca tetapi biaya produksinya juga lebih mahal. namun material mentahnya masih terlalu mahal. serabut pendek (Whisker) atau bisa juga berupa partikel-partikel logam pada matriknya ternyata menghasilkan kekuatan dan moduli yang amat besar. kekakuan serta kerapatan bahan monolit konvensional tidak begitu memuaskan para perancang. Sebagaimana telah diketahui bahwa kekuatan. teknologi komposit saat ini telah banyak menggunakan karbon murni sebagai serat. pengunaan baru dari material komposit akan bermunculan. Komposit dari serat karbon memiliki sifat ringan dan juga kuat. Bahan serat penguat tersebut adalah : Gelas. Namun. tak menerus.

sedangkan laminate adalah gabungan beberapa lamina. kebanyakan material komposit modern menggunakan plastik thermosetting. Plastik adalah polimer yang mengikat serat dan membantu menentukan sifat fisik dari material komposit yang dihasilkan. Laminate dibuat dengan cara memasukkan pre-preg lamina ke dalam autoclave selama selang waktu tertentu dan dengan tekanan serta temperatur tertentu pula. karbon dan logam. Sedangkan untuk matriks. keramik digunakan untuk material komposit yang didesain bekerja pada temperatur sangat tinggi dan karbon digunakan untuk produk yang menerima gaya gesek seperti bearing dan gir. Auroclave adalah suatu alat semacam oven bertekanan untuk menggabungkan lamina. Lamina adalah satu lembar komposit dengan satu arah serat tertentu. Serat merupakan material yang (umumnya) jauh lebih kuat dari matriks dan berfungsi memberikan kekuatan tarik. polimer yang biasanya menjadi matriks juga dapat dipakai sebagai serat atau penguat. material komposit bukanlah pengguaan asli dari kevlar. yang biasanya disebut resin. Pada material komposit dikenal istilah lamina dan laminate. Contohnya. Sebenarnya. komposit dapat didefinisikan sebagai campuran makroskopik dari serat dan matriks. Contohnya. kevlar merupakan serat polimer yang sangat kuat dan dapat meningkatkan toughness dari material komposit. Kevlar dikembangkan untuk pengganti baja pada ban radial dan untuk membuat rompi atau helm antipeluru. Sedangkan matriks berfungsi untuk melindungi serat dari efek lingkungan dan . Untuk tujuan khusus. digunakan matriks dari keramik. Plastik termosetting berwujud cair tetapi akan mengeras dan menjadi rigid ketika dipanaskan. Plastik ini memiliki tahanan terhadap serangan zat kimia yang baik meskipun berada pada lingkungan ekstrim. Kevlar dapat digunakan sebagai serat dari produk komposit untuk struktur ringan yang handal. Pada dasarnya. misalnya bagian kritis dari struktur pesawat terbang.Selain serat kaca.

dalam tugas ini lebih spesifik akan membahas komposit penguat serat alam acak. serta hasil perbandingan dengan serat gelas. menguji kekuatan tarik resin poliester. menguji kekuatannya dengan pengujian kekuatan tarik komposit serta membandingkan hasilnya dengan komposit serat gelas. Dari hasil penelitian didapat bahwa diameter serat yang didapat masih terlalu besar. dengan perbandingan untuk komposit serat random pada fraksi berat 20%. menghitung massa jenis serat. Rotan sebagai salah satu sumber bahan alam yang banyak tersedia di indonesia. Salah satu alasannya karena polusi yang disebabkan oleh material sintetis yang pada umumnya sulit didaur ulang. kekuatan serat dan komposit serat rotan masih dibawah komposit serat gelas. menguji kekuatan tarik serat. Penelitian yang dilakukan adalah proses pengambilan serat dari batang rotan. IV. CONTOH KOMPOSIT PENGUAT SERAT ALAM ACAK : 1. komposit serat rotan masih 2/3 kali kekuatan komposit serat . kekuatan komposit serat rotan meningkat seiring peningkatan fraksi serat (yang menunjukkan adanya penguatan dari serat rotan).kerusakan akibat benturan. membuat komposit dengan matriks poliester dengan orientasi serat random dan anyaman. dan juga serat alam memiliki ketersediaan yang melimpah dan pada umumnya ramah lingkungan karena dapat terurai (biodegradable). diharapkan dapat menjadi sumber serat alam yang baik karena rotan sudah terkenal akan keuletan dan kekuatannya pada penggunaan di berbagai peralatan rumah tangga terutama mebeler seperti kursi dan meja. Atas dasar ini dilakukan penelitian yang menjadi bahan tugas akhir ini untuk mengkaji penggunan serat rotan sebagai pemerkuat komposit polimer. Rotan Teknologi material komposit saat ini mengalami perkembangan ke penggunaan bahan alam sebagai komponen pembentuknya terutama penggunaan serat alam sebagai pengganti serat sintetis yang selama ini dipakai.

Mesin uji dilengkapi dengan computer yang dapat memberi keluaran berupa diagram tegangan-regangan. Pada masa pertumbuhan. . pertumbuhannya sangat cepat. Wettability memberikan pengaruh yang cukup besar pada adhesi. Untuk jenis bambu tali memiliki berat jenis rata-rata 820 kg/m3. atau 120 cm per hari. Bambu dapat tumbuh di lahan yang sangat kering seperti di kepulauan Nusa Tenggara atau di lahan yang banyak disirami air hujan seperti Parahiyangan. Sebagai pembanding dipakai baja tulangan beton dengan tegangan luluh sekitar 2400Kg/cm2 .6 ton. Genus Bambusa mempunyai jumlah spesies yang paling banyak. 2. bamboo tertentu dapat tumbuh vertikal 5cm per jam. komposit serat rotan masih ¼ kali kekuatan komposit serat gelas. Tanaman bambu mempunyai ketahanan yang luar biasa. Rumput bambu yang telah dibakar. Kandungan air pada batang bamboo setelah di potong adalah antara 50-99% sementara bambu yang telah kering adalah sekitar 12-18%. dan terutama banyak terdapat di daerah tropis. termasuk Indonesia. Penelitian di bidang bambu juga dilakukan oleh Morisco pada tahun 1994-1999. Bambu Bambu adalah tanaman termasuk Bamboidae. salah satu anggota sub familia rumput. Karakteristik Bambu Adapun beberapa sifat fisik penting bambu antara lain sebagai berikut : • Wettability Wettability menunjukkan kemampuan cairan untuk menempel pada permukaan benda padat. pada fraksi berat serat 40 %. masih dapat tumbuh lagi. Di dunia tercatat lebih dari 75 genus dan 1250 spesies bambu. Pengujian memakai mesin Universal Testing Machine merk UNITED dengan kapasitas tarik 13. Bambu yang ada di Asia Selatan dan Asia Tenggara kira-kira 80% dari keseluruhan yang ada di dunia. • Berat jenis Bambu memiliki berat jenis yang berkisar antara 600-900 kg/m3 . dan untuk komposit serat anyaman. Semua spesimen dibuat dari bambu yang tanpa buku.gelas. • Kandungan air Kandungan air merupakan sifat fisik bambu yang penting karena mempengaruhi sifat mekanik dari bambu.

. Pada penambahan abu sebanyak 40 – 60 phr kedalam karet dapat menghasilkan viskositas kompon antara 40 – 60 satuan Mooney. pH = 8. sekalipun tidak diawetkan. Dalam hal waktu pematangan awal (scorch tome) campuran abu – karet adalah 8 menit. Padahal untuk memasak campuran silika sintesis – karet membutuhkan waktu 74 menit. Hasil analisa menunjukkan kandungan SiO2 93 %.70 %. Dari uji dengan SEM (Scanning Electron Microscope) dikatehui bahwa interaksi abu – karet masih belum efektif terbukti dengan adanya gejala ‘dewetting’ pada bidang antar mukanya. Abu sekam padi Abu sekam padi ternyata mengandung senyawa silika cukup tinggi. kadar air 2. lurus.masing 157 kg/cm2 dan 57 kg/cm2 sedangkan komposit silika sintesis – karet mencapai 210 kg/cm2 dan 77 kg/cm2. Bambu tali tidak mudah terserang hama bubuk. Komposit abu – karet hanya mampu mencapai nilai tegangan putus dan modulus 300 % masing. luas permukaan butiran 68 m2/gr pada ukura butir – 325 Mesh. Campuran abu – karet (kompon) ternyata juga mudah dimasak (vulkanisasi). suatu harga yang umum dipakai di dalam pengolahan komposit. Abu dengan sifat demikian terbukti dapat dipakai sebagai bahan penguat komposit karet alam. Bila nilai tegangan putus dan modulus 300 % dipakai indikator untuk menilai kekuatan dari komposit karet.Dalam makalah ini jenis bambu yang dipilih sebagai serat penguat pada sistem material komposit adalah bambu tali dengan pertimbangan bahwa bamboo ini bersifat kuat. Campuran abu – karet dapat dikerjakan dengan mudah di dalam gilingan ‘open mill’. terbukti dari waktu pematangan optimumnya (optimum cure) yang pendek yaitu 21 menit. 3. liat. maka secar umum kekuatan komposit abu – karet masih lebih rendah daripada kekuatan komposit silika sintesis – karet. serta paling baik untuk anyaman.

Komponen kapal selam .V.Rumah .Komponen satelit .Peluru . Industri Pertahanan .Komponen Helikopter .Komponen jet tempur .Komponen kereta .Dan lain-lain c. Olah raga dan rekreasi .Kaki palsu .Raket tenis .Sepeda .Dan lain-lain e.Dan lain-lain d.Komponen mesin .Komponen kapal terbang . KEGUNAAN BAHAN KOMPOSIT Penggunaan bahan komposit sangat luas.Sambungan sendi pada pinggang . Kesehatan .Jembatan . yaitu untu : a. Industri Pembinaan .Terowongan .Stick golf . Angkasa luar . Automobile .Sepatu olah raga .Dan lain-lain b.Dan lain-lain f.

alat-alat olahraga. Marine / Kelautan . Selain aplikasi di industri dirgantara. Keduanya akan menjadi sangat tidak efisien tanpa adanya material komposit. . Aplikasi pada industri Penerbangan modern. baik sipil maupun militer. bilah rotor. dewasa ini material komposit telah banyak juga digunakan untuk badan mobil F1.Dan lain-lain g.Kayak . Material komposit canggih kini telah umum digunakan pada bagian sayap dan ekor.Dan lain-lain h. dan juga struktur internal pesawat terbang. adalah contoh utamanya. propeller. Dan lain-lain i..Kapal layar . struktur kapal dan industri migas.

KESIMPULAN Dari hasil perhitungan dan pembahasan yang telah dilakukan. dapat diambil kesimpulan bahwa proses pembuatan komposit komposit bersusun dengan arah serat yang sejajar atau laminat dengan bahan penguat serat bambu dan matriks resin polyester dapat digunakan sebagai kulit kapal karena telah memenuhi syarat – syarat kekuatan mekanik kulit kapal sesuai dengan standar BKI sehingga material tersebut dapat diusulkan sebagai alternatif pengganti bahan fiber glass untuk kulit kapal. . Dan tidak sebatas sebagai pengganti fiberglass untuk kapal saja melainkan seiring dengan waktu komposit akan digunakan sebagai pengganti bahan konvensional.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful