You are on page 1of 1

Telah dilakukan praktikum dinamika suhu yang memiliki tujuan untuk membandingkan nilai

PV agar mendekati nilai yang diinginkan. Dalam percobaan ini dilakukan dengan variabel proses
(PV) berupa suhu dalam aliran pipa, manipulated variabel (MV) berupa aliran pemanas, set point
(SP) ialah suhu yang diinginkan dan juga beban yang berupa laju dan suhu aliran dingin, suhu
aliran pemanas dan kehilangan panas ke lingkungan.

Pada percobaan dinamika suhu ini pengendalian yang digunakan seharusnya ialah Proportional
Integral Derivative (PID), pengendalian ini dipilih karena respon suhu yang bersifat lambat dan
tidak ada noise, sehingga dengan digunakannya pengendalian derivative ini akan membantu
mempercepat respon tersbut. Namun pada percobaan yang dilakukan pengendalian yang
digunakan ialah Proportional (P) sehingga respon yang diberikan pun lebih lambat. Sehingga
terlihat pada nilai Kp, ꞇ p dan θp sangat kecil. Itu dikarenakan selisih dari t1 dan t2 nya pun
berbeda jauh.

Dari hasil perhitunngan kurva yang didapatkan saat percobaan, pada bukaan MV 30%
didapatkan nilai Static Gain (Kp) sebesar 0.45; Time Constant (ꞇ p) sebesar 118.5 detik dan Dead
Time (θp) sebesar -30.5 detik. Sedangkan pada bukaan MV 70% didapatkan nilai Static Gain (Kp)
sebesar 0.32; Time Constant (ꞇ p) sebesar 91.5 detik dan Dead Time (θp) sebesar -5.5 detik. Nilai
Dead Time tersebut bernilai negative dikarenakan ketidaktepatannya penggunaan pengendalian
(P) yang memberikan respon yang lambat dan tidak beraturan sehingga kurva yang didapatkan
sangat jauh dari linear. Maka dari itu nilai 63.2% nya dari besar kurva itu sangat besar/jauh
sedangkan nilai 28.3% nya dari kurva itu mendakati nilai awal sehingga mempengaruhi nilai yang
lainnya. Tetapi jika ingin dibandingkan lebih baik di kurva dengan bukaan 70%, karena pada kurva
itu lebih beraturan penurunannya. Sehingga disimpulkan bahwa pada tercobaan terjadi
ketidaktepatan pada penggunaan model pengendalian, dimana seharusnya pengendalian yang
digunakan ialah Proprtional Integral Derivatif (PID) agar hasilnya lebih baik.