You are on page 1of 1

Refleksi Kasus Komuda

Nama : Muhammad Faizal Herliansyah

NIM : 20130310040

Puskesmas : Puskesmas Bantul 1

Pengalaman:

Ibu Sujarwardiyah usia 55 tahun datang ke puskesmas kasihan Bantul 1 dengan


maksud kontrol penyakit Diabetes Melitus yang ia miliki sejak 6 tahun yang lalu.
Diketahui Gula Darah Sewaktu (GDS) 262 mg/dl, Tekanan Darah (TD) 155/90, ia
diberi oleh dokter obat glibenklamid dan methformin. Setelah dianamnesis lebih
lanjut beliau mengatakan taat mengkonsumi obat dan mengurangi makan, bahkan
terkadang tidak makan sama sekali untuk mengurangi gula darahnya.

Masalah:

Apakah benar persepsi pasien bahwa untuk mengontrol gula darah diabetes
dengan cara tidak makan sama sekali?

Analisis:

Methformin adalah salah satu obat oral yang berguna mengontrol gula darah,
penggunaan methformin harus dibarengi dengan asupan makan, apabila tidak
dibarengi makan bisa terjadi gejala hypoglycemic, seperti lemas, keringat dingin,
gemetar, cemas, dada berdegup kencang, bingung, bahkan bisa pingsan, untuk
menangani hal tersebut maka segera lakukan asupan glucosa (lebih baik dalam
bentuk cairan) seperti teh manis, madu , susu dan lain-lain.