You are on page 1of 9

1.

1 LATAR BELAKANG
Perkembangan ilmu Gaya hidup bisa
pengetahuan dan tekhnologi saat diasumsikan sebagai pola-pola
ini semakin canggih dan modern. tindakan yang membedakan antara
Perkembangan teknologi membawa satu orang dengan orang lain.
pengaruh yang cukup besar Interaksi kita dalam sehari-hari bisa
diberbagai bidang. Seperti: gaya menerapkan suatu gagasan tentang
hidup, budaya, sosial, ekonomi, gaya hidup tanpa perlu
pendidikan, dan lain-lain. menjelaskan apa yang dimaksud.
Perkembangan yang terjadi dalam Oleh sebab itu, gaya hidup
teknologi menyebabkan berbagai berfungsi dalam interaksi dengan
perubahan bagi manusia. Manusia cara-cara yang mungkin tidak dapat
semakin mudah dalam melakukan dipahami oleh mereka yang tidak
aktivitas, dan gaya hidup manusia hidup dalam masyarakat modern.
juga ikut berubah. Cara hidup Sebelum mengenal
setiap individu tidak terpisah dari pendidikan, masyarakat desa lebih
gaya hidupnya masing-masing. cenderung bekerja sebagai petani
Secara umum gaya hidup dimaknai dan lebih mengutamakan
secara berbeda. Gaya hidup keterampilan bekerja dari pada
merupakan perilaku seseorang kemampuan intelektual. Sehingga
yang ditunjukkan dalam aktivitas, jarang dari penduduk desa lebih
minat dan opini khususnya yang khusus di Desa Lolang, kecamatan
berkaitan dengan citra diri untuk Satarmese, Kabupaten Manggarai
merefleksikan status sosialnya. yang merasa pentingnya
Gaya hidup tidak terlepas mengenyam sebuah pendidikan.
dari ciri sebuah negara modern, Adanya program pemerintah
atau yang biasa disebut dengan dengan menyediakan fasilitas-
modernitas. Maksudnya adalah fasilitas seperti gedung sekolah,
siapapun yang hidup dalam fasilitas kesehatan seperti gedung
masyarakat modern akan rumah sakit dan lainnya yang dapat
menggunakan gagasan tentang mendukung masyarakat desa
gaya hidup untuk menggambarkan Lolang untuk mengenyam sebuah
tindakan sendiri atau orang lain. pendidikan. Program-program
pemerintah sangatlah mendukung
untuk mengubah pola pikir atau orang lain. Setiap manusia
masyarakat desa, dari dalam menjalani kehidupannya
kesehariannya bekerja sebagai pastilah memiliki cara hidupnya
petani dengan mengenyam sebuah masing-masing yang berbeda
pendidikan sehingga tumbuh dengan manusia lainnya. Cara
kesadaran dari individu itu sendiri, hidup manusia dapat dilihat dari
betapa pentingnya sebuah kebiasaannya, pandangan dan pola-
pendidikan. pola respon terhadap hidup, serta
Berdasarkan permasalahan terutama perlengkapan untuk
latar belakang diatas, maka peneliti hidup.
merasa tertarik untuk melakukan Gaya hidup menunjukan
penelitian tentang: “Perubahan bagaimana orang mengatur
Gaya Hidup Masyarakat Desa kehidupan pribadinya, kehidupan
Lolang Berdasarkan Tingkat masyarakat, perilaku di depan
Pendidikan Kecamatan Satarmese, umum dan upaya membedakan
Kabupaten Manggarai, Provinsi statusnya dari orang lain melalui
NTT (Nusa Tenggara Timur)”. lambang-lambang sosial. Gaya
hidup dapat diartikan juga sebagai
1.2 KAJIAN PUSTAKA segala sesuatu yang memiliki
a. Kajian Tentang Gaya Hidup karakteristik, kekhususan, dan tata
cara dalam kehidupan suatu
Berikut ini akan di bahas
masyarakat tertentu.
mengenai konsep gaya hidup dan
faktor-faktorpembentuk life style 2. Faktor-Faktor Pembentuk Life
(Gaya Hidup). Style (Gaya Hidup)
Faktor-faktor utama
1. Konsep gaya hidup
pembentuk gaya hidup dapat
Gaya hidup merupakan cirri
dibagi menjadi dua cara yaitu
sebuah negara modern, atau yang
secara demografis dan
biasa disebut modernitas.
psikografis. Faktor demografis
Maksudnya adalah siapapun yang
misalnya berdasarkan tingkat
hidup dalam masyarakat modern
pendidikan, usia, tingkat
akan menggunakan gagasan
penghasilan dan jenis kelamin,
tentangga yang hidup untuk
sedangkan faktor psikografis
menggambarkan tindakan sendiri
lebih kompleks karena Adapun faktor eksternal yang
indicator penyusunan dari
mempengaruhi pembentukan gaya
karakteristik individu.
hidup sebagai berikut:
Menurut pendapat
Amstrong (dalam Nugraheni, a) Keluarga
2003) gaya hidup seseorang
b) Kelas Sosial
dapat di identifikasi dari
c) kebudayaan
perilaku orang tersebut seperti
kegiatan-kegiatan dalam
b. Kajian Tentang Masyarakat Desa
pengambilan keputusan, cara
mendapatkan dan 1. Masyarakat
mempergunakan sesuatu barang
Masyarakat adalah suatu
atau jasa. Lebih lanjut
perwujutan kehidupan bersama
Amstrong (dalam Nugraheni
200) menyatakan bahwa faktor- manusia. Kehidupan masyarakat
faktor yang mempengaruhi
berlangsung dalam proses sosial,
gaya hidup ada 2 yaitu faktor
proses antar hubungan dan antar aksi.
yang berasal dari dalam diri
individu (internal) dan faktor Dengan demikian masyarakat dapat
yang berasal dari luar
diartikan sebagai wadah atau medan
(eksternal). Berikut persepsi
tempat berlangsungnya antar aksi
Nugraheni mengenai gaya
hidup dari faktor internal: warga masyarakat itu.

a) Sikap Masyarakat juga merupakan salah

b) Pengalaman dan satu satuan sosial, sistem sosial, atau


Pengamatan
kesatuan hidup manusia. Oleh karena
c) Kepribadian
d) Konsep Diri itu, manusia di katakan sebagai

e) Kelas Sosial makhluk sosial, yaitu makhluk yang di


f) Kebudayaan
dalam hidupnya tidak bisa melepaskan

diri dari pengaruh manusia lain.


2. Desa berkualitaslah akan tercipta
Desa adalah bentuk pemerintahan
peningkatan harkat dan martabat
terkecil yang ada di negeri ini. Luas
manusia yang sejati.
wilayah desa biasanya tidak terlalu
luas dan dihuni oleh sejumlah b) Fungsi dan tujuan pendidikan
keluarga. Mayoritas penduduknya
Pendidikan nasional berfungsi
bekerja di bidang agraris dan tingkat
mengembangkan kemampuan dan
pendidikannya cenderung rendah.
Karena jumlah penduduknya tidak membentuk watak serta peradaban
begitu banyak, maka biasanya
bangsa yang bermartabat dalam
hubungan kekerabatan antar
rangka mencerdaskan kehidupan
masyarakatnya terjalin kuat. Para
masyarakatnya juga masih percaya dan bangsa, bertujuan untuk
memegang teguh adat dan tradisi yang
berkembangnya potensi peserta didik
ditinggalkan para leluhur mereka.
agar menjadi manusia yang beriman
3. Kajian Tentang Konsep Pendidikan
Pendidikan bagi bangsa Indonesia dan bertakwa kepada Tuhan Yang
merupakan modal sosial yang strategis
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat
dan realistis dalam pembangunan.
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan
Pendidikan adalah hal yang terpenting
dalam hidup manusia, karena menjadi warga Negara yang
pendidikan bagi manusia berpengaruh
demokratis serta bertanggung jawab.
terhadap dinamika sosial budaya
masyarakat. 1.3 METODE PENELITIAN
a. Pendekatan Penelitian
a) Defenisi Pendidikan
Ditinjau dari jenis datanya
Pendidikan mempunyai peranan
pendekatan penelitian yang digunakan
yang sangat sentral dan strategis, dalam penelitian ini adalah

terutama jika dikaitkan dengan upaya pendekatan kualitatif. Adapun yang


dimaksud dengan penelitian kualitatif
peningkatan mutu sumber daya
yaitu penelitian yang bermaksud untuk
manusia (SDM). Karena hanya memahami fenomena tentang apa yang

dengan sumber daya manusia yang dialami oleh subjek penelitian secara
holistik, dan dengan cara deskripsi
dalam bentuk kata-kata dan bahasa, mengumpulkan data tentang tingkah
pada suatu konteks khusus yang laku manusia yang tidak
alamiah dan dengan memanfaatkan diungkapkan lewat kata-kata.
berbagai metode ilmiah. Adapun jenis 2. Wawancara
pendekatan penelitian ini adalah Wawancara digunakan sebagai
deskriptif. Penelitian deskriptif yaitu teknik pengumpulan data apabila
penelitian yang berusaha untuk peneliti ingin melakukan studi
menuturkan pemecahan masalah yang pendahuluan untuk menemukan
ada sekarang berdasarkan data-data. permasalahan yang harus diteliti,
dan juga apabila peneliti ingin
b. Sumber Data
mengetahui hal-hal dari responden
Sumber data dalam penelitian
yang lebih mendalam dan jumlah
kualitatif adalah kata-kata dan
respondennya sedikit/kecil.
tindakan, selebihnya adalah data
3. Dokumentasi
tambahan seperti dokumen. Peneliti
Dokumentasi yaitu pengumpulan
harus memberikan informasi secara
data dengan menggunakan arsip
terperinci mengenai sampel dan orang-
atau dokumen sebagai sumber data
orang atau narasumber yang menjadi
yang dapat diperinci dengan cara
subjek penelitian. Subjek dipilih untuk
melihat, mencatat dan
menjadi narasumber bukan karena
mengabadikan dalam gambar.
aspek keterwakilan melainkan karena
d. Analisis Data
beberapa pertimbangan lainnya.
Analisa yang dilakukan untuk
Dengan demikian, data yang
dikumpulkan dari penelitian ini menjawab pertanyaan-pertanyaan
bersumber dari data primer dan data peneliti atau untuk menguji
skunder.
hipotesis-hipotesis penelitian yang
c. Pengumpulan data
telah dinyatakan sebelumnya.
Teknik pengumpulan data adalah
Analisa data adalah proses yang
cara-cara yang ditempuh dan alat-alat
yang digunakan oleh peneliti dalam memerlukan usaha untuk secara
mengumpulkan data.
formal mengidentifikasi tema-tema
1. Observasi dan menyusun hipotesa-hipotesa
Metode ini digunakan untuk
(gagasan-gagasan) yang ditampilkan
oleh data, serta upaya untuk
1. Gambaran Umum Desa Lolang
menunjukan bahwa tema dan
Berdasarkan hasil dokumen desa
hipotesa tersebut di dukung oleh
lolang, gambaran umum
data. (Bogan dan Tylor, 1992). mengenai desa lolang dibagi atas
4 bagian yaitu sebagai berikut:
Analisa yang digunakan dalam
a) Sejarah Desa
penelitian kualitatif ini secara
Desa Lolang adalah desa
deskriptif model Miles dan pemekaran dari desa Jaong.
Desa Jaong dimekarkan pada
Huberman (Endraswara, 2006) yaitu
tahun 2012 dengan alasan
melalui tiga cara: Reduksi Data
karena wilayah desa yang
(reduction data), Display atau cukup luas dan jumlah
penduduk yang cukup banyak.
Penyajian Data dan Mengambil
Setelah menjadi desa devinitif
Kesimpulan Verifikasi.
tahun 2013 desa Lolang
1.4 PAPARAN DATA DAN TEMUAN terdiri dari 2 dusun, yakni
PENELITIAN dusun A dan Dusun B.
a. Paparan Data
tidak terjebak dalam lingkaran
1.5 PEMBAHASAN kemiskinan yang di karenakan oleh
a. Tingkat Pendidikan Masyarakat rendahnya tingkat pendidikan dan
Desa Lolang menyebabkan masyarakat lolang
Kemajuan suatu desa lolang tidak memiliki kompetensi untuk
dapat diukur dari tingkat bersaing di dunia kerja.
pendidikan masyarakat di desa b. Perubahan Gaya Hidup
lolang itu sendiri. Tingkat Masyarakat Desa Lolang
pendidikan ini terkait dengan Perubahan dalam
kemajuan pola pikir masyarakat kehidupan masyarakat biasanya
dalam pembangunan desa lolang. terjadi pada masyarakat itu sendiri
Kesadaran akan pendidikan harus baik secara cepat maupun lambat,
di tanamkan terutama pada Gaya hidup masyarakat desa lolang
masyarakat desa lolang, hal ini sekarang ini sudah jauh berbeda.
penting agar masyarakat lolang Hal ini di karenakan kemajuan
teknologi yang berkembang pesat pendidikan, kesimpulan yang
sehingga mengakibatkan dapat di tarik adalah sebagai
masyarakat desa lolang merubah berikut:
gaya hidup mereka kearah yang 1. Tingkat pendidikan
lebih modern. Semakin tinggi masyarakat desa lolang,
pendidikan masyarakat desa lolang terogolong Rendah.
maka akan membawa perubahan Rendahnya tingkat pendidikan
yang sangat besar bagi masyarakat. di desa lolang ini di pengaruhi
Perubahan itu terjadi berdasarkan oleh beberapa faktor, faktor
pengalaman yang di tempuh dalam yang mencolok adalah faktor
dunia pendidikan. Perubahan tidak ekonomi, Faktor ekonomi
pernah datang dengan sendirinya begitu berpengaruh terkait
tanpa pendidikan atau pengalaman dengan biaya dari pendidikan
yang kita miliki. Maka dari itu itu sendiri, dengan mayoritas
sebagian masyarakat desa lolang masyarakat yang bekerja
yang menyadari pentingnya sebagai buruh tani penghasilan
pendidikan pasti akan merubah mereka biasanya hanya cukup
kehidupannya kearah yang lebih untuk keperluan rumah tangga,
layak. Perubahan gaya hidup anak-anak pun lebih banyak
penting bagi masyarakat desa membantu orang tua bekerja
lolang, karena adanya kesadaran dari pada pergi ke sekolah
dalam diri untuk mendorong anak- untuk meningkatkan kondisi
anak mereka untuk mementingkan ekonomi keluarga.
pendidikan, agar tidak terjadinya 2. Semakin tinggi pendidikan
kemiskinan dan meningkatkan masyarakat desa lolang maka
kualitas ekonomi mereka serta akan membawa perubahan
meningkatkan sumber daya yang sangat besar bagi
manusia. masyarakat. Perubahan itu
1.6 PENUTUP terjadi berdasarkan
a. Kesimpulan pengalaman yang di tempuh
Berdasarkan hasil penelitian dalam dunia pendidikan.
yang berkaitan dengan perubahan Perubahan tidak pernah datang
gaya hidup masyarakat desa lolang dengan sendirinya tanpa
yang di lihat dari tingkat pendidikan atau pengalaman
yang kita miliki. Maka dari itu meningkatkan pendidikan di
sebagian masyarakat desa masyarakat.
lolang yang menyadari b) Diharapkan masyarakat desa
pentingnya pendidikan pasti lolang selalu aktif dan bekerja
akan merubah kehidupannya sama dengan pemerintah desa
ke arah yang lebih layak. lolang untuk meningkatkan
b. Saran pengaruh-pengaruh positif dari
Adapun saran yang bisa di luar yang membawa perubahan
kemukakan oleh penulis dari hasil bagi masyarakat desa lolang.
penelitian ini adalah sebagai 3. Bagi kalangan Akademis,
berikut: khususnya program study pendidikan
1. Bagi pihak pemerintah sejarah dan sosiologi.
a) Diharapkan agar kepala desa a) Diharapkan dapat di lakukan
selaku pemimpin desa dan penelitian lanjut tentang
aparatnya semakin gigih dalam tingkapendidikan masyarakat.
berupaya memeperjuangkan b) Diharapkan dapat di lakukan
keinginan masyarakat desa penelitian lanjut tentang
lolang untuk mengembangkan perubahan gaya hidup
tingkat pendidikan yang ada di masyarakat desa berdasarkan
desa lolang. tingkat pendidikan.
b) Diharapkan agar pemerintah
desa selaku pimpinan beserta
DAFTAR PUSTAKA
jajarannya semakin menjalin
Cleoparta. 2015.
hubungan baik dengan
(http://id.answers.yahoo.com.
masyarakat desa lolang, untuk
/ Digital Colection mtv-
mengatasi berbagai kendala
chapter3.pdf.2007).
baik dari segi perubahan,
Darmawan,Deni. 2014. Metode
ekonomi, dan pendidikan.
Penelitian Kuantitatif.
2. Bagi kalangan masyarakat
PT Remaja Rodsdakarya
a) Diharapkan kepada masyarakat
: Bandung.
desa lolang agar adanya
Hasbulah. 2005. Dasar-dasar
peningkatan kesadaran dan
Ilmu Pendidikan. PT.
kemauan masyarakat untuk
mementingkan sekolah dan
Raja Grafindo Persada : Susanto. 2015. Membuat
Jakarta. Segmentasi Berdasarkan
Koentdjaraningrat. 2009. Life Style ( gaya hidup).
Pengatar Ilmu Jurnal JIBEKA, Volume
Antropologi. Edisi Revisi 7, No.2, Agustus 2013.
2009. Rineka cipta, Tirtarahardja, dkk. 2012.
Jakarta. Pengantar Pendidikan.
Moleong.2014. Metodologi Penerbit Rineka Cipta:
Penelitian Kualitatif Jakarta.
(Edisi Revisi). PT Undang-undang Republik
Remaja Rosdakarya : Indonesia 2014. Undang-
Bandung undang Tentang Desa
Soekanto.Soerjono 2013. nomor 6 tahun 2014.
Sosiologi Suatu Citra Umbara: Bandung.
Pengantar. Penerbit PT Widjaja, HAW.2013. Otonomi
Raja Grafindo Persada: Desa. Jakarta: PT Raja
Jakarta. Grafindo Persada
Suhardjo. 2007. Definisi (eprints.ung.ac.id>2013-2-87201-
Pendidikan 23140 oleh SH HUSEN-
Sugiyono. 2014. Metode 2014)
Penelitian Kuantitatif http://id.answers.yahoo.com./
Kualitatif R&D. Digital Colection mtv-
Alfabeta: Bandung. chapter3.pdf.2007)
Sutisna. 2002. (lp3m.asia.ac.id>uploads>2013/08
Perilakukonsumen.Band >Angga Sandy Susanto: Membuat
ung, RosdaKarya Segmentasi Berdasarkan Life
Syah, Muhhibin.2013. Psikologi Style (gaya hidup) )
Pendidikan Dengan (eprints.ung.ac.id>2013-2-87201-
Pendekatan Baru. PT 23140 oleh SH HUSEN-2014)
Remaja Rosdakarya : ralp linton dalam budiati
Bandung.