You are on page 1of 2

MOTIVATION LETTER

Belajar menemukan hal-hal spesial dari hal-hal sederhana adalah salah satu hal yang terus
menerus saya lakukan hingga saat ini. Lewat aktivitas itu saya mencoba memberi pemikiran baru
kepada orang lain yang sebenarnya sesuatu itu jelas terlihat namun seringkali tersembunyi.
Contohnya adalah ketika saya bergabung dalam Pelayanan Sosial Garam. Sering kami sebagai
kakak pendamping kebingungan untuk menyampaikan bahan pembelajaran kepada adik-adik
dampingan, kemudian saya menyadari tidak memerlukan sesuatu yang terlihat luarbiasa untuk
membuat adik-adik dampingan sadar betapa pentingnya arti toleransi, berkomitmen, setia kawan,
jujur dan nilai-nilai kebaikan lainnya. Bukan pekerjaan sehari jadi untuk menanamkan nilai-nilai
tersebut, melainkan diperlukan pendekatan yang regular dan berkesinambungan. Pengalaman
berdinamika dan berbagi bersama rekan-rekan dan adik-adik dampingan PS.Garam ini
mendorong saya untuk menjadi seorang dosen pengajar.
Menjadi seorang akademisi adalah jalan yang saya pilih untuk mencapai suatu tujuan dari
bekerja. Selain untuk memenuhi tanggungjawab finansial, bagi saya pekerjaan menjadi
akademisi adalah sarana untuk mencapai suatu kekudusan, yaitu belajar dari semangat yang
diajarkan Yesus berbagi 5 roti dan 2 ikan. Saya tidak bisa berbagi atau memberikan sesuatu yang
tidak pernah saya miliki. Maka dari itu, ilmu yang sudah saya dapatkan sejak saya menempuh
pendidikan dasar hingga jenjang pascasarjana yang akan saya tularkan kepada para mahasiswa
nantinya. Bagi saya, dengan berbagi, suatu hal yang dibagikan tidak akan berkurang tetapi justru
terus bertambah dan ilmu yang saya miliki akan terasa lebih berguna. Pernah saya
membayangkan dikemudian hari saya akan menjadi salah satu orang yang berbahagia jika ada
mahasiswa saya menjadi orang yang berhasil dan berguna bagi dirinya dan orang lain serta pada
titik itu mahasiswa tersebut masih mengingat saya sebagai dosennya. Hal ini memotivasi saya
untuk memberikan pengajaran yang terbaik dan tanpa pamrih.
Mengapa saya memilih Universitas Sanata Dharma sebagai tempat untuk saya berbagi dan
mengembangkan ilmu? Jawabannya adalah karena Universitas Sanata Dharma merupakan salah
satu perguruan tinggi swasta terbaik. Predikat terbaik yang dimiliki tersebut tentu saja membawa
saya pada gambaran akan perguruan tinggi yang memiliki manajemen yang unggul baik dari sisi
pengelolaan kegiatan perkuliahan maupun dari sisi kesejahteraan dosen dan karyawannya.
Universitas Sanata Dharma juga dikelola berdasarkan nilai-nilai kristiani dan kemanusiaan
membuat saya lebih mudah memahami visi dan misinya. Yang saya lakukan dan institusi ini
lakukan adalah demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar.
Rencana saya jika nanti menjadi seorang akademisi saya akan mendorong diri saya untuk terus
menerus memperbaiki diri di dalam segala aspek, yaitu memperbaiki kemampuan berbahasa
ingggris agar dapat secara kontinu membuat jurnal ilmiah internasional, meningkatkan
pemahaman saya mengenai ilmu-ilmu kimia, mengasah kemampuan dalam mengajar dan
berinteraksi dengan mahasiswa, serta mengarahkan diri saya untuk tujuan yang lebih besar lagi
yaitu menempuh pendidikan derajat doktoral.
Disamping rencana diatas saya akan berusaha dengan optimal mengamalkan Tri Dharma
Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, dan
pengabdian kepada masyarakat. Pengamalan ini sangat diperlukan karena sejatinya setiap
perguruan tinggi haruslah melahirkan manusia-manusia yang memiliki semangat juang yang
tinggi, pemikiran-pemikiran yang kritis, kreatif, mandiri, inovatif, dan sebagainya. Ketiga hal ini
diajarkan kepada para mahasiswa melalui sebuah keteladanan para dosen di perguruan tinggi
termasuk saya karena sesungguhnya Tri Dharma Perguruan Tinggi ini tidak hanya menjadi
tanggungjawab dosen saja, melainkan menjadi tanggungjawab orang-orang yang terlibat dalam
proses pembelajaran yaitu baik dosen maupun mahasiswa. Tindakan nyata yang akan saya
lakukan untuk mewujudkannya adalah dengan mengajar sesuai dengan jumlah sks dan mata
pelajaran yang akan dibebankan kepada saya, mengupgrade diri dengan kemampuan-
kemampuan tambahan yang diperluakan untuk membuat penelitian dan karya-karya ilmiah,
bekerjasama dengan dosen-dosen yang lain untuk melihat, membuat gagasan, dan melaksanakan
program-program pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan yang saya
miliki. Semoga rencana dan harapan saya ini dapat terwujud. Terimakasih.