TEORI ORGANISASI PUBLIK, dan ORGANISASI & MANAJEMEN PEMERINTAHAN

Top of Form

User Rating: Poor

/ 194
Rate vote com_content
Bottom of Form

156

http://w w w .pasa

Best

Oleh Suhardi Mukhlis, Drs, M.Si. Lektor, NIDN/NIPY 10 110666 01/125 033 012 SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK RAJA HAJI TANJUNGPINANG PENDAHULUAN Administrasi Administrasi berasal dari kata “Ad” dan “Ministro” (latin) yang berarti “melayani” atau “menyelenggarakan” (Webster, 1974). Administrasi ialah proses kegiatan penyelenggaraan yang dilakukan oleh seorang administrator secara teratur dan diatur menerusi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan untuk mencapai hala tuju yang telah ditatapkan. Administrasi ialah proses kerja sama secara rasional untuk mencapai tujuan secara efisien dan efektif. Administrasi adalah pengkoordinasian dan pengarahan sumber-sumber tenaga manusia dan material untuk mencapai tujuan yang diinginkan (John M. Phiffner dan RV Presthus dalam buku Public Administration). Administrasi menekankan kepada kegiatan pengkoordinasian orang-orang yang berkerjasama, alat-alat dan dana yang digunakan untuk mencapai tujuan yang inginkan. Administrasi adalah pengarahan, kepemimpinan, dan pengendalian dari usaha-usaha kelompok orang dalam rangka pencapaian tujuan yang umum atau pokok (William H. Newman dalam buku Administration Action). Pelaksana administrasi adalah seorang yang disebut administrator. Ketika organisasi belum maju dan belum terlalu kompleks, seorang administrator melaksanakan fungsi perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Tetapi ketika kegiatannya telah maju dan bersifat kompleks, maka tugas administrator lebih ditumpukan kepada pengawasan dan koordinasi. Tugas seorang administrator dalam melakukan administrasi mencakup koordinasi dan

pengawasan/pengendalian. Pada saat kegiatan administrasi telah maju, maka pelaksanaan administrasi dilaksanakan oleh orang-orang yang bekerjasama dalam melaskanakan tugas untuk mencapai tujuan bersama, dan untuk itulah diperlukan organisasi dan manajemen.

Organisasi a) Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. b) Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. c) Ciri-ciri organisasi ialah: 1) terdiri daripada dua orang atau lebih, 2) ada kerjasama, 3) ada komunikasi antar satu anggota dengan yang lain, 4) ada tujuan yang ingin dicapai. d) James D. Mooney Organisasi adalah sebagai bentuk setiap perserikatan orang-orang untuk mencapai suatu tujuan bersama (Organization is the form of every human association for the attainment of common purpose). e) John D. Millet Organisasi adalah sebagai kerangka struktur dimana pekerjaan dari beberapa orang diselenggarakan untuk mewujudkan suatu tujuan bersama (Organization is the structural framework within which the work of many individuals is carried on for the realization of common purpose). f) Herbert. A. Simon Organisasi adalah sebagai pola komunikasi yang lengkap dan hubungan-hubungan lain di dalam suatu kelompok orang-orang (Organization is the complex pattern of communication and other relations in a group of human being). g) Chester L. Barnard Organisasi adalah sebagai sebuah sistem tentang aktivitas kerjasama dua orang atau lebih dari sesuatu yang tidak berwujud dan tidak pandang bulu, yang sebagian besar tentang persoalan silaturahmi (Organization is a system of cooperative activities of two or more person something intangible and impersonal. Largely a matter of relationship). h) Dwight Waldo Organisasi adalah sebagai suatu struktur dari kewenangan-kewenangan dan kebiasaan-kebiasaan dalam hubungan antara orang-orang pada suatu sistem administrasi (Organization is the structure of authoritative and habitual personal interrelations in an administrative system). i) Luther Gulick Organisasi adalah sebagai suatu alat saling hubungan satuan-satuan kerja yang memberikan

mereka kepada orang-orang yang ditempatkan dalam struktur kewenangan; dus dengan demikian pekerjaan dapat dikoordinasikan oleh perintah para atasan kepada para bawahan yang menjangkau dari puncak sampai ke dasar dari seluruh badan usaha ( Organization is the means of interrelating the subdivisions of work by allotting them to men who are placed in a structure of authority, so that the work may be coordinated by orders of superiors to sub ordinates, reaching from the top to the bottom of the entire enterprise). Organisasi sebagai suatu kelompok orang yang bersatu dalam tugas-tugas, terikat pada lingkungan tertentu, menggunakan alat teknologi dan patuh pada peraturan (Malinowski). Organisasi timbul bilamana orang-orang yang bergabung di dalam suatu usaha mencapai tujuan bersama (James D. Mooney). Organisasi ada bila orang-orang berhubungan satu dengan yang lain, mau bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama (Chester I. Barnard). Organisasi sebaai suatu kesatuan, yaitu sekelompok orang yang terlibat bersama-sama di dalam hubungan yang resmi untuk mencapai tujuan-tujuan (Henry L. Sisk). Organisasi merupakan suatu sistem terbuka, yang memiliki interaksi konstan dengan lingkungannya, serta terdiri dari banyak sub-grup, unit-unit jabatan, susunan hierarki serta segmen yang tersebar secara geografis (Schein). Organisasi dapat dilihat dengan dua cara berbeda, iaitu: 1) organisasi sebagai suatu sistem terbuka yang terdiri atas sub-sistem yang saling berkaitan, dan memperoleh input untuk diolah yang berasal dari lingkungan serta menyalurkan output hasil pengolahan ke lingkungan kembali, dan 2) organisasi sebagai sekelompok orang yang berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama (Monir H. Thayeb). p) Organisasi dapat diartikan dalam dua macam, yaitu: 1. Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan; Dalam arti dinamis, yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerjasama, baik formal maupun informal. q) Sinonim Organisasi Institusi/lembaga; Kelompok yang menampung aspirasi masyarakat; punya aturan tertulis atau tidak; tumbuh dalam masyarakat; mencapai tujuan bersama; dibentuk oleh pemerintah atau swasta. Birokrasi, dan a. Etimologi (asal kata): bureau=meja kratia (cracein)=pemerintahan, dus pemerintahan atau administrasi melalui kantor. b. Administrasi dan manajemen: badan administrasi atau badan manajemen (administrative body atau management body), dus suatu badan yang menyelenggarakan suatu kegiatan atau pekerjaan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan (baik dalam bidang pemerintahan maupun swasta). c. Sistem: sistem kerja yang berlandaskan suatu jaringan tata-hubungan kerjasama sesuai dengan tata aturan dan prosedur yang ditentukan.

2) boleh dijadikan alat pemersatu dan menghilangkan frustasi. Atau satusatunya organisasi didunia yang mempunyai wewenang merampok harta rakyat (pajak). 3) mempunyai kewenangan yang absah (terlegitimasi) di bidang politik. 3) boleh dijadikan pendorong agar rajin bekerja. kekuasaan. 4) berlangsungnya proses aktivitas berdasarkan kinerja masing-masing. Manajemen g) Manajemen adalah seni melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang-orang (Mary Parker Follet). Organisasi publik sering dilihat pada bentuk organisasi pemerintah yang dikenal sebagai birokrasi pemerintah (organisasi pemerintahan). Atau sebagai pengaturan atau pengelolaan sumberdaya yang ada sehingga hasilnya maksimal. serta tujuan yang ditetapkan secara jelas. Organisasi formal v informal Organisasi formal ialah suatu organisasi yang memiliki struktur yang jelas. Kesimpulan: Organisasi adalah: 1) wadah atau tempat terselenggaranya administrasi.r) Organisasi formal Organisasi yang memiliki struktur (bagan yang menggambarkan hubungan-hubungan kerja. dan 5) melayani keperluannya. iaitu: 1) goals oriented (berorientasi tujuan). 7) serta menjatuhkan hukuman sebagai sanksi penegakan peraturan. 2) yang mewadahi seluruh lapisan masyarakat dengan ruang lingkup negara. 6) sebaliknya berhak pula memungut pajak untuk pendanaan. i) Manajemen selalu digunakan dalam hubungannya dengan orang-orang yang menjalankan . Hubungan organisasi formal dengan organisasi informal bersifat berbanding terbalik “semakin tinggi tingkat kepuasan pegawai. Organisasi informal akan timbul apabila anggota organisasi formal merasa keinginannya tidak terpenuhi oleh organisasi formal. maka semakin kecil kemungkinan munculnya atau terbentuknya organisasi informal. baik dalam organisasi itu sendiri maupun keluar. 4) technological system. administrasi pemerintahan. 3) terjadinya kerjasama dan pembagian tugas. pembagian tugas yang jelas. 2) Psychosocial system (sistem hubungan sosial). 2) didalamnya terjadi berbagai hubungan antar-individu maupun kelompok. Suatu organisasi harus memuat 4 unsur utama. 3) structured activities. h) Manajemen adalah tindakan atau kemampuan untuk memperoleh hasil yang diinginkan dengan menggunakan orang-orang yang mempunyai keahlian khusus. wewenang dan tanggung jawab antara pejabat dalam suatu organisasi). dan memenjarakan rakyat. u) Organisasi Publik Organisasi publik adalah 1) organisasi yang terbesar. Faedah organisasi informal terhadap organisasi informal 1) boleh dijadikan sarana komunikasi. membunuh rakyat (hukuman mati). dan hukum secara terlembaga 4) sehingga mempunyai kewajiban melindungi warga negaranya.

Koordinasi adalah menyelaraskan (mensinkronisasikan) dan menyatukan tindakan-tindakan kelompok orang dalam organisasi (William H. social animal. mengkoordinasikan usaha-usaha kelompok. dan pengendalian supaya dapat mencapai sasaran yang diinginkan. dan manajemen Dalam melaksanakan administrasi. j) Manajemen meliputi koordinasi orang-orang dan koordinasi sumber-sumber material untuk mencapai tujuan organisasi (Kast & Rosenzweig). pengorganisasian.2. maka administrasi modern dapat diartikan secara luas yaitu meliputi organisasi dan manajemen. Sedangkan Henry L. maka orang-orang perlu digerakkan menuju sasaran yang akan dicapai. Karena dalam admnistrasi yang dihadapi adalah orang-orang yang berkerjasama dengan akal dan perasaannya dengan menggunakan alat-alat dan materi lainnya.kepemimpinan di dalam suatu organisasi. Keperluan akan harga diri (esteem needs). koordinasi dan kepemimpinan. perlu disusun dan diatur. Longenecker). Dus manajemen didefenisikan sebagai suatu proses kegiatan manajer dalam mengambil keputusan. zoon politicon). Sisk mendefenisikan manajemen sebagai koordinasi dari semua sumber (tenaga manusia. material. Kerjasama orang-orang dalam mencapai tujuan. dana. Keperluan rasa aman dan selamat (safety need). metode kerja dan tempat) melalui proses perencanaan. G. Dorongan Orang Bekerja Dorongan primer (Kelangsungan hidup organis) . Terbentuknya Organisasi Manusia makhluk sosial. cenderung bermasyarakat atau berkelompok (gregariousness). untuk itu diperlukan manajemen. makhluk bermasyarkat (homo socius. d) Kesimpulan: Manajemen lebih banyak berhubungan dengan pengambilan kebijaksanaan. dan kepemimpinan (J. 1. pengarahan. Dari uraian di atas. waktu. organisasi. dan untuk itu administrasi memerlukan organisasi. Keperluan Manusia Abraham Maslow Keperluan fisik (physical need). Keperluan social (social needs). Hubungan administrasi. Keperluan aktualisasi diri (self realization needs). seorang administratur dibantu oleh orang-orang yang bekerjasama dalam menjalankan tugas-tugas dan tugas-tugas tersebut harus diselaraskan dan dipadukan agar mengarah pada tujuan yang ingin dicapai. Newman). tidak mungkin dapat hidup sendiri.

Beberapa diantaranya dapat diuji secara empiris (metodologi penelitian). Kebebasan (pribadi dan pendapat). Ciri-ciri teori: Terdiri atas seperangkat proposisi (proposisi=pernyataan tentang hubungan antara dua konsep atau lebih) yang saling berkaitan. maka ia akan memberikan reaksi dengan cara tertentu (stimulus dan reaksi adalah dua konsep yang dihubungkan menjadi satu proposisi). sebaliknya tanpa berhadapan dengan peristiwa-peristiwa empiris. diterapkan dalam tiga jenis situasi: a) waktu yang akan datang. Tanpa teori. Peran serta (saran-saran/masukan dalam pengambilan keputusan). prediktif (peramalan/prakiraan)-bersifat probabilities. Pencapaian (keberhasilan dalam pekerjaan). suatu teori lumpuh. Kesempatan (naik pangkat/dipromosikan). Masing-masing proposisi atau defenisi atau konsef saling menerangkan (sehingga diperoleh gambaran yang bulat dan utuh tentang suatu peristiwa). ditentukan oleh: a) kesederhanaan strukturnya. BAB II EVOLUSI TEORI ORGANISASI DAN MANAJEMEN Ilmu pengetahuan terdiri atas seperangkat teori dalam bidang tertentu. Keterpaduan (bagian dari organisasi secara keseluruhan).pencapaian tujuan (objektives) Tidak semua keperluan (needs) dapat dipenuhi seorang diri untuk itu perlu Organisasi (Berorganisasi). buta tentang peristiwa empiris. Ekonomi (upah/gaji yang layak untuk hidup). Teori berfungsi untuk membaca kenyataan empiris. c) relevansinya terhadap fenomena sosial yang berbeda-beda. Komunikasi (mengetahui apa yang terjadi dalam organisasi). Kekuasaan (kewibawaan. maka perilakunya akan berubah ke arah yang positif=proposisi). Pengakuan/penghargaan (prestasi kerja). kontrol (mengendalikan) . Contoh teori: Apabila seseorang diberi stimulus. dan mempengaruhi orang lain). b) kecermatan penjelasannya.Keinginan (wants) memenuhi keperluan ---------tindakan (action) memenuhi keperluan ------. b) tempat yang berbeda. Fakta empiris yang sama dapat diceritakan oleh beberapa orang dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan kacamata teori yang digunakan. Konsep hukuman dan perilaku (apabila anak diberi hukuman. Kesimpulan Keperluan (needs) -------. Fungsi teori: eksplanatif (menjelaskan)-bersifat positif. c) kelompok sosial yang lebih besar.Motif Dasar (Psikologis dan sosial) Motivasi Orang Bekerja Kepastian (masa depan-kelangsungan kerja).

Teori Sistema. B. Teori manajemen Ilmiah oleh Fredrick Winslow Taylor (Amerika). Evoluasi Teori Organisasi Terdiri atas: A.Teori organisasi adalah studi tentang bagaimana organisasi menjalankan fungsinya dan bagaimana mereka mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang-orang yang bekerja di dalamnya ataupun masyarakat di lingkup kerja mereka. pandangan. Sistem pendekatan struktural. D. pendapat atau pendekatan tentang pemecahan masalah organisasi agar lebih berhasil dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Masalah adalah segala sesuatu yang segala sesuatu yang ada hubungannya dengan kepentingan organisasi yang memerlukan pemecahan dan pengambilan keputusan. Teori administrative (prinsif-prinsif organisasi) oleh Henry Fayol (Prancis). ajaran. C. 9 Macam Teori Organisasi (Wursanto. Teori proses. Ada banyak masalah yang dihadapi organisasi (kompleks) dan memerlukan pemecahan tersendiri sehingga muncul berbagai kajian untuk lebih memahami efektivitas organisasi. Teori organisasi adalah suatu konsefsi. Dus masalah organisasi adalah memerlukan pemecahan dan pengambilan keputusan. Teori organisasi Muncul pada abad 19 dilatarbelakangi oleh Revolusi Inggris dan lahirnya perusahaan raksasa di Amerika Serikat. 2003:260-274) . Teori modern. 5 Golongan Teori Organisasi Modern (Prajudi Atmosudirdjo) Teori organisasi klasik. Teori organisasi hubungan antar manusia. Teori organisasi dan manajemen Jepang dan teori Z. Teori Organisasi dan Manajemen Neo Klasik. Teori prilaku. Teori pembuatan keputusan. Aliran hubungan manusia (human relations). Teori Klasik Teori tipe organisasi (Birokrasi) oleh Max Weber (Sosiolog Jerman). tinjauan. 4 Macam Teori Organisasi (Amitai Etzioni) Teori klasik (Scientific management).

antara lain: teori organisasi spesialisasi. Adanya prinsif hierarki. Teori organisasi perilaku. Teori organisasi human relations. teori struktur (the stucture theory of organization). Tugas dalam organisasi dilaksanakan berdasarkan spesialisasi. Pendekatan teori keputusan (the decision theory-center approach). b. Pendekatan sistem teknik sosial (the sociotechnical system approach). TEORI KLASIK Teori organisasi klasik disebut juga. Teori organisasi pembuatan keputusan. c. yaitu: a. Ciri Birokrasi modern (ideal): Adanya prinsif pembidangan tugas yang jelas (jurisdictional areas). adanya pembagian tugas yang jelas bagi apparatus birokrasi. A. Teori organisasi proses. . Menuntut pegawai bekerja dengan kapasitas penuh. umumnya diatur oleh hukum/peraturan-peraturan administrasi. Muncul untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi. Teori tipe organisasi (Birokrasi) oleh Max Weber (Sosiolog Jerman). adanya pendelegasian wewenang. Masing-masing teori saling melengkapi. Manajemen kantor modern didasarkan pada dokumen tertulis/diarsipkan.Teori organisasi klasik. Teori organisasi birokrasi. Kesimpulan: Tidak ada satupun teori yang memiliki kebenaran mutlak. Pendekatan perilaku kelompok (the group behavior approach). Pendekatan pusat komunikasi (the communication-center approach). Pendekatan operasi (the operational approach). setiap tugas yang dilaksanakan menuntut keahlian/keterampilan (spesialisasi). Teori organisasi fungsi. 1. dus diperlukan pendidikan dan latihan secara terus menerus. Karena tindakan dalam manajemen harus didasari oleh perturan-peraturan/perundang-undangan. Dus yang dapat diangkat menjadi aparat birokrasi adalah mereka yang mempunyai keahlian (kualifikasi). teori formalisma. Pendekatan prilaku antar pribadi (the interpersonal behavior approach). Pendekatan kerjasama sistem social (the cooperative social system approach). Teori organisasi kontingensi. Teori organisasi kepemimpinan. 8 Pendekatan Teori Organisasi (Harold Koontz dan Cyrill o’Donnell) Pendekatan pengalaman atau kasus (the empirical. or case approach).

Seleksi pegawai secara ilmiah. Kemungkinan meramalkan dan kestabilan. Keterampilan dalam mengerjakan pekerjaan dengan sistem berulang. Unsur Birokrasi Ideal: Hirarki. Teori manajemen ilmiah (Scientific Manajement. Penghematan dalam pemakaian material belajar. Kualitas Keahlian. Menghemat waktu dan menghindari perpindahan tempat kerja.maka setiap apparatus birokrasi harus mempelajari perundang-undangan dan memahaminya. 1832) Prinsip: Pembagian Kerja Berdasarkan Keterampilan (waktu dan tenaga dapat dihemat bila prinsif pembagian kerja diterapkan dalam produksi). Pembagian tanggung jawab antara manajemen dan pegawai secara wajar. Kerjasama antara pengawas dan pegawai. . Fungsi Birokrasi Ideal: Spesialisasi. dan Bagian dari demokrasi. On the economy of machinery and manufactures. Prinsip impersonal. Mempelajari kebiasaan kerja pegawai dan menganalisisnya. Menghemat waktu dalam tukar menukar alat kerja. Strategi Untuk Mencapai Tujuan Organisasi (5 Prinsip): Prinsip spesialisasi. Struktur. Prinsip loyalitas. Manajemen ilmiah: (berhubungan dengan manajemen inisiatif dan insentif) Penghematan dalam mendidik pekerja yang magang dalam satu perusahaan. Kewenangan dan kekuasaan yang legal. Dalam pembagian tugas pekerjaan. disarankan mengganti pekerjaan tangan manusia dengan mesin. Kesimpulan: Menerapkan “one best way” dalam melaksanakan pekerjaan. Aspek-aspek keahlian. 1911) oleh Fredrick Winslow Taylor (Amerika). Rasionalisasi. Prinsip uniformalitas. Prinsip rantai komando atau prinsip hirarki. 2. (Charles Babbage.

hasil berbeda (hasil tinggi=efisien. Tujuan utamanya memperbaiki tugas pekerjaan rutin dan yang bersifat repetitive. hasil rendah=tidak efisien). a. Pandangannya bersifat mikro dan orientasinya botton up (dari tingkat bawah organisasi ke tingkat atas). Upah/gaji dibayar berdasarkan potongan kerja yang telah diselesaikan (piece rate system) oleh seseorang dan bukan perkelompok kerja. Segi penghematan (pengorbanan/input) Tanpa tolok ukur segi produktivitas/hasil/output dengan pengorbanan yang sama. Sasaran utama adalah organisasi tingkat bawah (operasional/bengkel kerja). Teori administrative (prinsif-prinsif organisasi) oleh Henry Fayol (Prancis) (Henry Fayol. Scientific Management Memfokuskan unit analisisnya pada kegiatan pisik pekerjaan (hubungan pegawai dan pekerjaannya/manusia dan alat/mesin).Menyeragamkan cara melakukan pekerjaan dengan mempelajari gerak dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan satu pekerjaan (time and motion studies). Dengan tolok ukur.S. memberikan hasil yang sama (kecil pengorbanan=efisien. besar pengorbanan=tidak efisien). Efisiesi Tanpa tolok ukur. Melakukan seleksi pekerjaan sesuai dengan tugas khusus yang akan dilaksanakan dan pegawai dilatih secara efisien sebelum melaksanakan tugas. D. Pendekatannya bersifat empiris. . Dengan tolok ukur segi hasil/output/produktivitas perbandingan antara hasil minimum yang ditetapkan dengan hasil ril yang dicapai (efisien=hasil ril>hasil minimal ditetapkan. segi penghematan/pengorbanan/input dengan pengorbanan yang berbeda. Segi produktivitas (hasil/output) b. induktif dan melakukan penelitian terperinci terhadap pekerjaan untuk menentukan bagaimana yang paling efisien suatu pekerjaan harus dilakukan. tidak efisien=hasil ril segi pengorbanan/input/penghematan perbandingan antara pengorbanan maksimal yang ditetapkan dengan pengorbanan ril (efisien=pengorbanan rilpengorbanan maksimal ditetapkan). normal=hasil ril=hasil minimal ditetapkan. Pegawai dirangsang untuk melampaui target yang telah ditentukan dengan cara memberikan bonus.

Prinsip departementasi (the principle of departementation). Kesatuan arah. Keseimbangan. Prinsip koordinasi (the principle of coordination). harus didasarkan keahlian. Kepentingan pribadi tunduk kepada kepentingan umum organisasi. Imbalan jasa. Ketertiban (the right man in the right place on the right time). Disiplin. Kestabilan organisasi. peraturan. Kebanggaan kesatuan (I’espirit de corps). Prinsif-prinsif Organisasi dan Manajemen: Pembagian tugas/pekerjaan (spesialisasi).Pugh. Berdasarkan kebijaksanaan. dan prosedur Pelaksanaan tugas pekerjaan harus sesuai dengan kebijaksanaan. 1971). peraturan dan prosedurnya. Ada 10 Prinsif organisasi Penetapan tujuan yang jelas. Prinsip pelimpahan wewenang (the principle of delegation of authority). Jenjang hirarki . Kewajaran. Kewenangan dan tanggung jawab. Kesatuan perintah (the principle of unity of command). Rantai skala. sehingga mampu menjalankan tugas dengan baik. Prinsif Organisasi Max Waber: Keahlian Semua kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi. Rentang pengawasan (the principle of span of control). Inisiatif. Kesatuan komando. Sentralisasi. Prinsip penempatan pegawai yang tepat (the principle of the right man in the right place). Prinsif Organisasi Fayol: Pembagian tugas pekerjaan. Pendistribusian pekerjaan (the principle of distribution of work). Sentralisasi. tingkat jenjang organisasi. Prinsip pemberian balas jasa yang memuaskan. Mata rantai. Kesatuan pengarahan.

1. Perbedaan Birokrasi & Teori Administratif Birokrasi Teori Administratif 1. Devision of work (pembagian tugas pekerjaan)/distribution of work (pembagian tugas)/homogenetise assignment (pembagian kerja)/devisionisasi (departementasi). pandangan bersifat makro dan berorientasi top down). dan diterima). Unity of direction (kesatuan arah)/unity of command (kesatuan perintah). Understanding by the individual of his own task and the task of the whole (memahami akan tugas masing-masing dan kaitan tugas secara keseluruhan)/the right man in the right place on the right time (penempatan orang sesuai keahlian dan waktu). dimengerti. Balas jasa setimpal dengan jasa yang diberikan. Koordinasi. rasionalitas. hierarki. Meritokrasi system Hal-hal yang menyangkut bidang kepegawaian harus didasarkan pada sistem kecakapan (maritokrasi system). Struktur organisasi sederhana dengan pola dasar relatif permanen. Formalitas Semua keputusan harus diambil secara formal dan tidak ada pertimbangan yang bersifat pribadi. menekankan pada apa yang harus dilakukan organisasi. dipahami. Sebagai satu kesatuan yang lahir secara abstrak sebagai suatu konsep mental. Level of herarchy (banyaknya tingkat hierarkis)/span of control (rentang pengawasan). kepastian. menjelaskan secara luas dan melihat organisasi secara normatip. Delegation of authority and responsibility (pelimpahan wewenang dan tanggung jawabseimbang). Security of tenure (jaminan jabatan). dan profesional serta menghasilkan organisasi formal dengan karakteristik sama. menekankan pada bagai- . Mendukung organisasi formal yang mengambil untung dari spesialisasi (suatu ciri dasar organisasi formal).Setiap pelaksanaan tugas pekerjaan harus dapat dipertanggung jawabkan kepada atasan melalui mata rantai tingkat unit dalam organisasi. pada beberapa asfek keduanya adalah identik (persamaan teori birokrasi dan teori administrative): Bersifat deduktif. Menekankan segi objektif. Memfokuskan pada struktur organisasi dan manusia (dimulai dari tingkat atas. Kesimpulan: Formulation of the objectives (perumusan tujuan-jelas. Hubungan Antara Pemikiran-Pemikiran Teori klasik Erat sekali.

Human relations movement (pendekatan hubungan kemanusiaan). memfokuskan pada manajemen. kepercayaan dan ideologi). Barnard. B. Kelompok kerja (organisasi informal). TEORI ORGANISASI DAN MANAJEMEN NEO KLASIK (Hugo Munstenberg. profesi. Chester I. memfokuskan pada organisasi 2. Dalam bekerja. tetapi akan mempengaruhi tindakan dan cara berfikir. Argyris. kegemaran. TEORI MODERN (dikembangkan tahun 1950-an) Suatu organisasi merupakan suatu proses yang tersusun para individu saling mempengaruhi untuk berbagai tujuan. Elton Mayo dkk) Pendekatan: Teoritis dan Empiris. setiap orang berbeda. mempunyai keunikan tersendiri sesuai dengan keadaan. Faktor yang mendekatkan orang satu sama lain adalah faktor kesamaan (daerah. Keakraban hubungan akan terwujud dalam bentuk organisasi informal yang selalu membayangi organisasi formal. kepercayaan dan motivasi hidup masing-masing.mana memperoleh organisasi formal. 2. Disiplin tinggi. Dus seorang pemimpin harus menyadari dan memperhitungkan kehadiran organisasi informal dalam menganalisis masalah organisasi formal. Moral tinggi. Tujuan Dilaksanakan Human Relations Kepuasan psikologis pegawai. Elemen-Elemen Indidvidu. Manajemen partisipatif. Karakteristik Teori Modern: . manusia tidak mungkin terlepas dari keunikan. Motivasi tinggi. Loyalitas tinggi. C. sikap.

1993. (organisasi sebagai masalah yang utama bagi seluruh kehidupan. topik: ringkasan. Mempertimbangkan semua elemen. proses. 1938 (organisasi sebagai suatu sistem sosial yang dinamis. Mary Parker Follet. individu. output. Barnard. Memandang organisasi sebagai suatu sistem. Norbert Wiener. penyimpulan. kedinamikan. suatu organisasi dalam pandangan yang modern merupakan suatu sistem). interaksional multidimensional. organisasi. dan lingkungan. Chester I.Pascall dan William Cuchi) . suatu sistem terdiri atas input. Sifat Teori Medern: Memandang suatu organisasi sebagai suatu sistem yang terdiri atas lima bagian pokok. Multidisiplin. Kedinamisan. yaitu dunia peristiwa. multi level. penggunaan komputer dalam proses pengawasan. suatu sistem dilihat sebagai suatu kumpulan dari bagian-bagian yang saling berhubungan.Kadang-kadang disebut analisis sistem organisasi. Penyesuaian diri agar organisasi itu dapat bertahan lama dalam hidupnya. Adaptif. 1948 (menemukan sibernetika=orang=pengemudi. Multi Variabel. arus balik. sifat kata-kata. sistem. yaitu: input. kesadaran cita-cita sehingga setiap orang adalah bagian dari suatu kelompok. output. kekakuan bahasa. Despkriptif. dunia objek dan dunia simbol. Kontributor Teori Modern: Alfred Korzybski. TEORI ORGANISASI DAN MANAJEMEN JEPANG DAN TEORI Z (Richard T. Organisasi dan lingkungannya harus dilihat sebagai sesuatu yang saling ketergantungan. penyalur. harus disesuaikan dengan perubahan lingkungannya. arus balik. Ludwig Von Bertalanffy. dan pentingnya tanggapan). General Sementics (manusia hidup dalam tiga dunia yang berbeda. Multi Level dan Multi Dimensional. dan lingkungan). Multi Motivasi. 1920-an (keseimbangan antara perhatian individu dan organisasi. Multi Disipliner. mengerjakan sesuatu sebagai jalan keluar dalam suatu semangat kerja sama. dan masyarakat. lingkungan komunikasi. organisasi. proses. dan konsumen merupakan bagian dari lingkungan organisasi. aspek organisasi formal dan informal). menunjang perkembangan komputer eletronik. menitik beratkan masalah bahasa dan komunikasi. dorongan individu diterima tanpa mengorbankan kepentingan organisasi). pengendalian sistem pada pengaruh arus balik informasi. E.

Mengembangkan jalan karier. Menciptakan stabilitas kerja. Evaluasi dan promosi lama. Proses pengambilan keputusan: ringi (dari tingkat bawah). suplayer. Mengevaluasi filosofi organisasi. Mengevaluasi diri dan sistem. Keterlibatan seluruh orang (konsumen.Kombinasi antara gaya manajemen Jepang (nilai-nilai kerjasama kelompok. . Tanggaung jawab: masing-masing orang. Tanggung jawab kelompok dalam manajemen. Sistem kerja dengan evaluasi dan promosi lambat. Sistem bonus dan kemudahan kerja. Mengembangkan keterampilan antara individu-individu. Keunggulan Tipe Z: Jangka waktu kerja lama. Evaluasi dan promosi cepat. Sifat keseluruhan (orang dihargai sebagai manusia). Perubahan dimulai dari tingkat atas. Langkah-Langkah Perubahan dari Tipe A ke Tipe Z: Memahami teori z. Sistem evaluasi dan promosi lambat. Melaksanakan filsafat organisasi dengan menciptakan struktur yang lebih fleksibel dan intensif. Tanggung jawab individual Ciri-Ciri Manajemen Jepang: Sistem kerja seumur hidup. Manajemen Amerika Sistem kerja jangka pendek. Pengambilan keputusan: consensus dan partisipasi. Karier tidak berdasarkan spesialisasi. Egalitarianisme (persamaan hak). Mekanisme pengawasan oleh anggota kelompok. Melibatkan serikat pekerja. orang tua pegawai). Mekanisme pengawasan: hierarki. Sistem bonus dan upah berdasarkan produktivitas. Pengambilan kepusan oleh pimpinan. Karier berdasarkan spesialisasi. Melibatkan diri dalam kepemimpinan organisasi. kepercayaan dan perasaan tanggung jawab bersama) dengan gaya manajemen Amerika (pendekatan secara struktural/formal organisasi).

Kendala Birokrasi di Indonesia: 1. e. Dinamisator (menggerakkan). Dalam struktur mengarah pada pola mekanik. Mental aparat birokrasi yang rapuh. d. Mengembangkan hubungan menyeluruh. BIROKRASI INDONESIA pengertian Sistem pemerintahan yang dijalankan oleh pegawai bayaran yang tidak dipilih oleh rakyat. Perumusan tugas pokok dan fungsi yang jelas. 10 Prinsif Birokrasi Pemerintah Indonesia (Kepres No. Cara pemerintahan yang sangat dikuasai oleh pegawai. b. Aparatus birokrasi b. d. Arbitrator dan moderator (perantara). Peranan Birokrasi Pemerintah Indonesia Stabilisator (menciptakan suasana aman dan stabil). 15 tahun 1984) Pembagian habis tugas. Koordinasi horizontal (kelemahan komunikasi dan unsur psikologis) 2. Kelemahan komunikasi. tanggung jawab satu bidang tugas. Kendala dalam pendelegasian wewenang. Hubungan antara atasan dan bawahan. Kesederhanaan. dan integrasi. Fungsionalisasi. memandang tugasnya lebih penting. Struktur organisasi a. f. Kendali psikologis. Kontinuitas. . Pendelegasian wewenang yang jelas. Kapasitas kerja yang belum maksimal. Jalur dan staf. 3. Inovator (pembaharuan). Asas fleksibelitas.Menciptakan bidang-bidang untuk berprestasi. sinkronisasi. Kendala komunikasi ke atas. c. Pengelompokan sehomogen mungkin. Koordinasi. prinsip pembagian habis tugas akibatnya terjadi pengkotakan.

. berhati lembut. kurang bermutu/asal jadi. tukang tiru kejam. terjadi pengkotak-kotakan (kaku). saling menjaga. korupsi. ikatan kekeluargaan yang mesra. Artistik. Pemerintahan milik masyarakat: memberi wewenang ketimbang melayani. menindas. Jumlah pegawai relatif banyak. Merasa dirinya/unitnya yang paling penting. rasa humor. Loyalitas pada atasan. Menunggu petunjuk/arahan. Ciri Manusia Indonesia (Mochtar Lubir. Percaya takhyul. Watak lemah. bisa meledak. khianat. Tidak bertanggung jawab. memeras. bermalas-malas. yang lain tidak/kurang penting (sok penting). Lain-lain (tidak hemat /boros. Belum didukung teknologi menyeluruh. Seseorang bawahan mendapat perintah dari satu atasan mengenai hal yang sama. mudah dilatih. menipu. ngamuk. tukang menggerutu. sabar. gampang senang dan bangga. Memerintahan yang kompetitif: menyuntikkan persaingan ke dalam pemberian pelayanan. suka berdamai. bukan organisasi. Usaha Penyehatan Birokrasi Menata ulang organisasi pemerintah (reinventing government) (David Osborne & Ted Gaebler) Pemerintahan katalis: mengarahkan ketimbang mengayuh. tukang tiru. Sanksi terhadap pelanggaran tidak tegas (banyak pertimbangan). bekerja keras tanpa mencari untung. kurang sabar. khianat. Terlalu banyak bawahan yang harus diawasi – kewalahan (rakus).Patologi (Penyakit) Birokrasi Pemerintahan Budaya feodalistik. manusia memajukan dunia dll). Budaya melayani rendah. cepat cemburu/dengki. membakar. tidak merata. tetapi tidak dirumuskan secara rinci dan jelas (tidak membumi). Belum berorientasi prestasi. mencuri. Ekonomi biaya tinggi. Feodal. cepat belajar. sok. 2001: 18-36) Hipokratis (munafik). dengki. struktur masyarakat berdasarkan suku (exogam=haram kawin di dalam suku). bukan pekerja keras. Anggota hanya mau bekerja sesuai dengan tugasnya. Pembagian tugas tidak adil. hipokrit. tidak tuntas dan tidak jelas batas-batas (tidak adil). Pemberian tanggung jawab yang tidak seimbang dengan wewenang (zalim). membunuh. tolong menolong. Penyakit Organisasi Tujuan telah ditetapkan. tetapi perintahnya saling bertentangan (plin plan).

Pemerintahan yang digerakkan oleh misi: mengubah organisasi yang digerakkan oleh peraturan. Agar Birokrasi Pemerintah Lebih Efisien dan Efektip: (Inu Kencana Syafi’i. 3. 7. 4. Efficiency and effectiveness (efisiensi dan efektivitas). Pemerintahan berorientasi pelanggan: memenuhi kebutuhan pelanggan. Profesionalisme. Prinsif Organisasi Pemerintahan Yang baik (Good Governance) (Sarundajang. Transparansi. Pemerintahan yang berorientasi hasil: mebiayai hasil. Transprancy (kebebasan memperoleh informasi).2003:157-161) Partisipasi. Karakteristik Good Governance (Menurut UNDP) 1. Konsekuensi terhadap kinerja organisasi (strategi konsekuensi). 9. Equity (kesempatan yang sama). bukan birokrasi. 6. Pengawasan.2003:90-92) . perasaan. Particifation (keterlibatan masyarakat). Accountability (pertanggungjawaban publik). bukan masukan. Rule of law (penegakan hukum yang adil). Kesetaraan. Pemerintahan desentralisasi: dari hierarki menuju partisipasi dan tim kerja. Efisiensi dan efektivitas. Wawasan Ke depan. Akuntabilitas. Pemerintahan berorientasi pasar: mendongkrak perubahan melalui pasar Strategi Memperbaharui Organisasi Pemerintah (Birokrasi): (David Osborne dan Peter Plastik) Memperjelas tujuan/maksud organisasi (strategi inti). 2. Consensus Orientation (berorientasi pada kepentingan masyarakat). Daya Tanggap. Pemerintahan antisipatif: mencegah daripada mengobati. dan berfikir pegawai (strategi budaya). Pertanggung jawaban terhadap publik (strategi pelanggan/masyarakat). Strategic vision (visi ke depan). Pemerintahan wirausaha: menghasilkan ketimbang membelajakan. Penegakan hukum. 8. Organisasi dan pegawai berinovasi (strategi kontrol). 5. Mengubah perilaku. Responsiveness (cepat dan tanggap).

Growth (pertumbuhan) Anggaran biaya. b. Tujuan tunggal dan tujuan ganda Tujuan tunggal. Kadang-kadang diperlukan kebijaksanaan. bangunan fisik. Tujuan ganda (multiplicity goals) a. Desentralisasi demokratis. keuntungan. Untuk memenuhi kepuasan pelanggan (masyarakat) dan kesejahteraan social (Stephen Robins). TUJUAN ORGANISASI Tujuan adalah keadaan yang dikehendaki pada masa yang akan datang yang senantiasa dikejar oleh organisasi agar dapat direalisasikan (Amitai Etzooni). Sistematis (terstruktur). Impersonal (tanpa pandang bulu). Obedience (taat dan patuh). Kesempatan memberikan saran yang produktif. meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Disipline (tidak melanggar ketentuan). Tujuan ke dalam. Otoritas (tersentralistis). dijaga agar tidak kalah dalam . Balance (menyeimbangkan) Antara Birokrasi Dengan Kebijaksanaan: Mengkoordinasikan tugas. Hirarkis (pengaturan dari atas ke bawah). Formal (penyelenggaraan resmi). sebagai berikut: Tujuan ke dalam Profitability (keuntungan) penanaman modal kembali (kelangsungan hidup organisasi). Seni penyelenggaraan pemerintahan. Tujuan keluar. Dus tujuan adalah suatu akhir terhadap mana seluruh kegiatan organisasi diarahkan.Rule (kerja taat pada aturan). jumlah pegawai. Zakelijk (kaku dan sederhana). Rasional (berdasarkan logika). Spesialisasi (tugas khusus). Meningkatkan kepuasan kerja dan kesejahteraan pegawai serta meningkatkan produktivitas dan hasil.

Kepemimpinan Kepemimpinan adalah sumber pembaharuan dalam menciptakan produk-produk baru dan jasa. Masing-masing kegiatan memiliki sasaran tertentu. yaitu akhir dari kegiatan yang lebih khusus. Sumber legitimasi untuk membenarkan segala kegiatan yang akan dilaksanakan (landasan bagi organisasi yang bersangkutan). Dasar rasionalitas bagi kegiatan berorganisasi (menentukan program.persaingan. Standard (tolok ukur) pelaksanaan dimana segala kegiatan harus berorientasi pada tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya(menentukan macam aktivitas yang akan dilakukan). Sumber motivasi bagi pegawai untuk bekerja lebih produktif. Sasaran adalah titik akhir seluruh kegiatan khusus atau tertentu diarahkan. pelaksanaan dan pengawasan (pedoman ke arah mana organisasi akan dibawah). KISS ME Sasaran I Anak sasaran D Sasaran II . Untuk mencapai sasaran. Sasaran dan anak sasaran Untuk mencapai tujuan. Perluasan pasar Pertumbuhan yang tidak diimbangi dengan perluasan pasar hasil produksi tidak ada artinya. Dus dengan lahirnya produk-produk baru maka organisasi (untuk beberapa lama) dapat merebut pasaran yang pada akhirnya mendatangkan keuntungan. prosedur. Anak sasaran A Anak sasaran B Anak sasaran C Tujuan Anak sasaran E Anak sasaran F Fungsi Tujuan Sebagai: Pedoman bagi perencanaan. Sasaran yang lebih khusus disebut anak sasaran (sub-goals). harus melakukan kegiatan. dilakukan beberapa kegiatan yang lebih khusus yang memiliki sasaran yang lebih khusus. Produktivitas Kemampuan memproses bahan (masukan/input) menjadi (keluaran/output) yang bermutu tinggi dengan biaya yang serendah-rendahnya (asas efisiensi).

biaya. Tujuan harus jelas batas-batas yang hendak dicapai. Dalam merumuskan tujuan harus melibatkan seluruh individu. Realistis Tujuan harus realistis/sesuai keadaan (eksternal dan internal organisasi). Jelas batas-batas. Simplikasi. Pembagian tugas. Tidak ada kerjasama Kurang adanya kerjasama yang baik.(Koordinasi. Integrasi. menyebabkan kegiatan menjadi kurang selaras mengarah pada tujuan bersama (kegiatan terkotak-kotak – kepala bagian hanya memikirkan bagiannya saja). . kadang-kadang tujuan dapat berubah-ubah/penukaran tujuan (pengaruh lingkungan. hasil yang diharapkan. Sinkronisasi. tugas masing-masing. pimpinan harus meneliti apa penyebabnya dan melakukan tindakan koreksi. Pertentangan Antara tujuan pribadi dan tujuan organisasi dan antara tujuan-tujuan sendiri. dan Mekanisasi). Tujuan tidak bertentangan. Dalam merumuskan tujuan ada pembagian tugas (pucuk pimpinan=tujuan umum. Tujuan bidang/fungsional tidak boleh bertentangan dengan tujuan umum. Kendala Dalam Mencapai Tujuan Tujuan berubah-ubah Organisasi yang kurang stabil. MBO adalah suatu proses dimana atasan dan bawahan merumuskan secara bersama-sama sasaran organisasi. Pimpinan terpusat pada satu bagian Pimpinan hanya memusatkan pada suatu bagian saja dari tujuan sehingga bagian lain dari tujuan tadi terabaikan. penemuan baru. menetapkan tanggung jawab. dll). Tindakan koreksi Bila tujuan tidak tercapai. Merumuskan Tujuan Pendekatan yang sering digunakan dalam merumuskan sasaran bidang (unit) organisasi adalah “Management By Objective” (MBO). menengah=merumuskan/menjabarkan sesuai bidang dst). Agar Tujuan Efektip Melibatkan seluruh individu.

tercipta keadilan. Penambahan/pengurangan pegawai sesuai kebutuhan dan volume kerja. kecakapan. Kesiagaan. Efektivitas Organisasi (Richard M. Setiap orang diberi daftar tugas yang harus dijalankan. Stabilitas. dan kemampuan. Turnover (keluar masuk pegawai). Perencanaan tindakan (action planning). Meskipun tugas bervariasi. kepuasan. Beban tugas rerata sama.dan ukuran-ukuran yang digunakan sebagai pedoman untuk operasi kesatuan (unit) dan memperkirakan pengarahan pegawai. pembawaan. 1980:43-45) Kualitas. Pertumbuhan. Efisiensi. Fungsi diikuti dengan kegiatan-kegiatan. Pembagian Kerja (Departementasi) Pedoman Pembagian Kerja Tujuan dijabarkan dalam tugas-tugas pokok. dan Laporan kemajuan secara berkala. Keluwesan adaptasi. dan kegairahan kerja. Kepuasan kerja. Laba/penghasilan. Penerimaan tujuan organisasi.satu dengan yang lain berkaitan. Steers. Tugas pokok dijabarkan dalam fungsi. Penempatan orang sesuai dengan keahlian. Kecelakaan. Motivasi. Kemangkiran. Pengawasan sendiri (self control). Kepaduan antara konflik – kompak. Pertimbangan Pembagian Kerja . Penilaian pihak luar. Pemanfaatan lingkungan. Semangat kerja. Empat Langkah Proses MBO Rumusan sasaran (goals setting). Produktivitas. Mutasi pegawai didasarkan atas terciptanya kondisi kerja yang baik/mendidik.

Fungsi. propinsi. kelurahan/desa. Jasa yang diberikan (pemadam kebakaran) Alat perlengkapan yang digunakan PELIMPAHAN WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Penyerahan sebagian wewenang atasan kepada bawahan setelah diadakan penyerahan tugas pekerjaan kepada yang bersangkutan. Memperlancar pengawasan. Memanfaatkan keahlian dan pengetahuan yang bersifat khusus. Proses Pembagian Kerja Menetapkan dan merumuskan tujuan. Menetapkan kegiatan (menjabarkan dalam tugas pokok. siang. Penghematan biaya. Waktu. kabupaten/kota. Memerintah bawahan. Manfaat Pembagian Kerja Meringankan tugas koordinasi. kecamatan. Membuat bagan organisasi (sesuai tipe yang dipilih). kodam. dan kegiatan. Melimpahkan wewenang (macam dan batas wewenang ditentukan). Waktu (pagi. malam). fungsi dan kegiatan). rw. Menyusun daftar kegiatan yang akan dilaksanakan. Manfaat Pelimpahan Wewenang dan Tanggung Jawab . rumah tangga dll). Merinci tugas (berdasarkan keahlian). Jenis produksi Langganan yang dilayani Fungsi/rangkaian kerja (bagian kepegawaian. Menggunakan fasilitas/peralatan. dalam hal wewenang: Menjalankan tugas.Wilayah kerja. kodim). Dasar Pembagian Kerja Wilayah/terotorial (rt. Menetapkan rentang pengawasan (pertimbangan orbyektif dan subyektif). Alat yang digunakan. Mengeratkan hubungan antar manusia. Membuat kelompok-kelompok kegiatan (dengan dasar tujuan sama). tugas. hukum.

bukan pada atasan). Tanggungjawab Bedakan! Tanggung jawab hukum (dilimpahkan melalui saluran hukum. pengawasan mutu dsb=rentang pengawasan melebar). pembangunan. Dapat menghidari sikap menunggu perintah. Perencanaan yang dibutuhkan (sedikit perencanaan=rentang pengawasan melebar). Tingkat koordinasi pengawasan yang dibutuhkan (kurang tingkat koordinasi=rentang pengawasan melebar). Tanggung jawab politik (dilandasi pada partai politik. Tanggung jawab jabatan (dilakukan seseorang dalam jabatan yang dipangkunya). Bantuan organisasional yang tersedia bagi pengawas (banyak bantuan operasional. bimbingan. Tantangan Organisasi (Widodo. bawah=operasional). menengah=taktis. 2005:2-3) Lingkungan strategis yang senentiasa berubah. dan Kondisi masyarakat yang mengalami dinamika. Pergeseran paradigma penyelenggaraan pemerintahan. Keputusan dapat diambil dengan cepat. Span of Control Faktor-faktor yang mempengaruhi Span of Control Kesamaan fungsi (banyak kesamaan=rentang pengawasan melebar). Pemberi wewenang tetap melakukan pengarahan. Pedoman Pelimpahan Wewenang dan Tanggung Jawab Batas wewenang dan tanggung jawab jelas dan seimbang. Bawahan dapat berpartisipasi banyak. Tingkat pengawasan langsung yang dibutuhkan (sedikit pengawasan langsung=rentang pengawasan melebar). Pelayanan dapat berjalan terus (meskipun pejabat tidak ada di tempat). Percaya bahwa penerima wewenang mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab.Pemimpin dapat melaksanakan tugas-tugas pokok/strategis. dan pengawasan (agar tugas berjalan baik). Tiap tugas dikerjakan oleh tingkatan yang tepat (atas=makro/strategis. seperti penataran. Memperhatikan pendapat yang akan menerima wewenang. Kedekatan geografis (dekat=rentang pengawasan melebar). Tanggung jawab kelembagaan (tanggungjawab setiap anggota organisasi). Berguna sebagai bahan latihan untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi. dan layanan masyarakat. Paradigma Pergeseran Organisasi .

Lebih mengutamakan mengkaji elemen sistem yang lebih besar dan saling berinteraksi daripada mengkaji bagian-bagian kecil dari suatu sistem. . 1990).Menekankan perasaan negatip. Memiliki daya tangkal terhadap intervensi pihak eksternal.Bermula dari visi individu. Suatu organisasi yang memiliki keterampilan menciptakan.Kreativitas akan muncul jika seseorang tidak puas dengan kondisi saat ini yang mendorong dirinya untuk berubah. Karakteristik Organisasi Pembelajaran (The Fifth Diciplines.Birokratis (bureaucratic organization) weberian – rasional oleh Max Weber Performance based organization (organisasi kinerja) oleh Peter Druker Leaning Organization (organisasi pembelajaran) oleh Peter Senge. Building shared vision . Peter Senge.Kendala antara “dimana keberadaan seseorang saat ini “dengan “keinginan” disebut “creative tension”.Dicapai melalui suatu proses peningkatan berkelanjutan atau disebut “generative learning” (senge. menguasai dan mempelajarkan pengetahuan serta dengan perubahan perilakunya mampu melakukan kilas balik terhadap pengetahuan baru serta pandangannya (David Garvin). .Visi seseorang seringkali dimaknai sebagai sasaran yang hendak dicapai. .Memaksimalkan menang dan meminimalkan kalah. Memiliki otonomi.Bagi pemimpinan ini berarti bahwa visi organisasi tidak boleh diciptakan hanya oleh pimpinan. yaitu sesuatu yang dipegang teguh sebagai kebenaran. tetapi harus berasal dari hasil interaksi antar individu di dalam organisasi tersebut.Tetap dalam mental unilateral. 2000) Organisasi Pembelajaran Adalah suatu organisasi yang senantiasa mengembangkan kapasitasnya untuk membangun masa depan (Peter Senge). .Suatu organisasi haruslah dibangun di atas visi para anggotanya. . Personal Mastery . . . Mental models . . dan .Berupaya serasional mungkin dimana seseorang mendefenisikan tujuannya serta mengevaluasi perilakunya menurut ukuran apakah dia telah atau belum mencapai tujuannya itu. Menghasilkan kualitas asli (Genuine Quality).Fokus terhadap bagaimana sesuatu masalah akan dipecahkan melalui interaksi antar elemen dalam suatu sistem. 1996) Systems Thinking . .

01. Paradigma Penyelenggaraan Organisasi Pemerintah (Organisasi Publik) (Thoha. tim pekerja merupakan unsure bangunan organisasi. 2005:3) No. memiliki prinsif kepemimpinan. 03. 07.. proses. e. b.Peran pemimpin dalam menciptakan “shared vision” adalah bersinergi dengan bawahan untuk menciptakan visi organisasi (jangan memaksa kehendak) dengan cara berdialog. struktur dibentuk berlandaskan orientasi hasil capaian. 06. sistem serta hubungan kemitraan antar mereka untuk mencapai kesuksesan. .Fundamental bellets sebuah tim: a. adalah: a. memiliki standard mutu. memiliki dukungan dan pengakuan eksternal. c. g. . lingkungan kerjasama kondusif. 04. Lama Baru Rule government Good governance Sentralisasi Desentralisasi Rule/government Private sector/civil society Masyarakat Powerless Masyarakat Powerful Suka Mengatur Suka Melayani Pendekatan Kekuasaan Fleksibel/Kolaboratis/Dialogis Sloganis Realistis/Pragmatis Pergeseran Paradigma Organisasi (dari second wave ke third wave) Ancok (dalam Usman. 05. b. Dimensi Second wave Third wave 01 Sifat Organisasi Hierarchy (jejang) Networking (jaringan) 02 Keluaran (output) organisasi Market share (memperbesar pangsa pasar) Creation (produk baru) 03 Pengambilan keputusan Institusi Individu (empowerment) 04 Gaya kerja organisasi Kaku Fleksibel 05 Kekuatan organisasi Stabilitas organisasi Kemampuan adaptasi 06 Orientasi organisasi Self sufficiency Interdepencies (saling ketergantungan) 07 Tujuan organisasi Perencanaan strategic dan tujuan yang ingin dicapai Kualitas prima 08 Orientasi kepemimpinan Tertumpu pada pandangan dogmatic Gaya kepemimpinan . 02. h. dalam Widodo. Team learning . anggota tim memiliki kompetensi. f. bersatunya komitmen. 2000:138-139) No.Tim adalah sekumpulan orang-orang yang mengerjakan sesuatu secara bersama-sama (Robinson dan Finley). memiliki sasaran yang jelas dan senantiasa meningkat.Karakteristik team learning yang handal. tim harus mampu mengelola “kultur. d.

Sedangkan Atmosudirdjo (1997) akan halnya David Osborne & Ted Gaebler (2003) mengusulkan (1) perlunya semangat kewirausahaan dan (2) peningkatan kinerja. dan Kristiadi (1997) mengusulkan perlunya penerapan manajemen modern. dan (3) membangun visi dan orientasi baru (Hardjosoekarto. dan Electronic Government (EG) Model/ Dimensi OPA NPM NPS EG tujuan Efisien dan profesional Palayanan prima Kualitas pelayanan Pelayanan dengan pemberdayaan insentif Fungsional struktural System konsekuen Fungsional structural swasta System konsekuen Pertanggung jawaban Pada klien dan konsituen secara hirarkis Pada customer ala pasar Pada warga Negara (citizens) secara multidimensional Pada customer ala pasar Kekuasaan Pada top management Pada pekerja dan pengguna jasa Pada warga negara Pada pekerja dan pengguna jasa Budaya Arogan rutin Menyentuh hati. winning minds Penekanan pada ketaatan menjalankan aturan dan efisiensi Penekanan pada perombakan visi . (2) memiliki jiwa entrepreneur. dan (3) mampu bertindak sebagai fasilitator.bervisi. Usul lain yang agak lebih lengkap. Manajemen pelayanan public menjadi lebih bersifat administrative. New Public Management (NPM). Enterpreneural Government (EG). dan New Public Servis (NPS). khasnya manajemen pelayanan public. New Public Service (NPS). Formula tesebut dikenal sebagai New Publik Manajemen (NPM). menuntut agar manajemen pelayanan public (1) lebih professional. dengan perbandingan secara ringkas sebagai berikut ini: Perbandingan Old Publik Administration (OPA). 09 Kualitas produk Kurang maksimal menekankan tingginya kualitas produk Kualitas prima 10 Orientasi pegawai bekerja Memperoleh rasa aman (security) Pengembangan diri (personal growth) 11 Orientasi pegawai pada pekerjaan Pengejaran status dan pangkat Berbuat sesuatu yang berbeda melebihi prestasi orang lain 12 Kekuatan sumberdaya Pemilikan uang tunai dalam jumlah yang besar (cash) Pemilik informasi 13 Motivasi bekerja menyelesaikan pekerjaan Membangun sesuatu yang baru 14 Kultur organisasi Menghindari resiko (risk aversive) Keberanian menghadapi resiko (risk prone) Ada banyak formula untuk membenahi manajemen. (2) pelayanan prima. yaitu: (1) privatisasi. antara lain melalui strategi pembenahan. Manajemen Pelayanan yang berwatak Entrepeneuralship atau Entrepreneurial Government (EG). 1997). dan oleh karena itu penegasan kembali mengenai pelayanan public yang “apolitis” sangat diperlukan. winning minds Ramah inovatif Menyentuh hati.

pertumbuhan ekonomi meningkat. (b) Model 2 Downsizing and decentralization. ENTERPRENEURAL GOVERNMENT (EG) Istilah lain manajemen pelayanan public. 2003). dengan ciri-ciri: (e) mengedepankan kompetisi. tidak pada aktivitas kebijakan. mencoba melihat manajemen pelayanan public pada segi kinerja (performance appraisal) dan efisiensi. dan . (c) Model 3 in search of excellence (d) Model 4 Public service orientation penerapan model ini pertama kali dilakukan di Inggris oleh Margaret Thatcher di tahun 1980-an dengan mengusung sejumlah ahli yang sukses memimpin organisasi-organisasi bisnis ke pemerintahannya sebagai penasehat ahli. 1997:10-15): (a) Model 1 the efficiency drive. dan kebebasan pengelolaan (Rhodes. tidak dari segi politis. dilakukan pemecahan manajemen pelayanan public menjadi badan-badan kecil dan sederhana yang berkaitan langsung dengan kepentingan dasar pengguna jasa (user-pay bases). Negara-negara yang sukses menerapkan model ini adalah Australia. dan New Zealand. cara tersingkat. ada empat model NPM (Ferlie. penggunaan insentif moneter. menggunakan landasan pasar (quasimarkets) sebagai daya dorong bagi terciptanya kompetisi. dan uang Negara banyak dihemat penggunaannya. (g) berorientasi pada hasil (outcome).dan misi Penekanan pada perombakan kultur pelayanan Penekanan pada perombakan DNA birokrasi Peranan pemerintah Rowing (mendayung) sterring serving sterring Konsef kepentingan publik Kepentingan public tercermin dalam UU yang secara politis sudah didesain pemerintah Kepentingan public merupakan aggregate kepentingan individu Kepentingan public merupakan hasil dialog mengenai nilai Kepentingan public merupakan aggregate kepentingan individu Electronic -Government (E-G) Solusi paling rasional NEW PUBLIC MANAGEMENT (NPM) memfocuskan aktivitasnya hanya pada kegiatan manajemen. Negara-negara dengan sebutan Anglo Saxon termasuk UK (Janet dan Robert Denhardt. (f) mampu memberdayakan masyarakat (dengan membatasi peran birokrasi). angka pengangguran berkurang. semangat efisiensi dan penyerahan urusan public ke pihak swasta dalam pemerintahannya menjadi sangat besar (menuai hasil yang luar biasa). 1994:2). (i) mencoba semaksimal mungkin mencegah (prevent) persoalan yang muncul ketimbang memecahkannya. mengadopsi mekanisme pasar dalam manajemen pelayanan public. (k) mengedepankan desentralisasi dan mendorong partisipasi. (h) lebih menggunakan misi ketimbangan aturan sebagai daya dorongnya. Kandada. ditandai dengan gaya manajemen yang berorientasi pada output. pemangkasan ekonomi biaya tinggi sehingga ongkos untuk memperoleh pelayanan menjadi lebh murah. (j) menggunakan semua potensi yang ada untuk earning money ketimbang membelajakannya.

model ini diterapkan pertama kali di Inggris dan di beberapa Negara lain seperti Australia. mematuhi standar-standar umum dan menggunakan infrastruktur yang sama untuk melayani warga masyarakat tanpa sekat. serta interes warganegara. maksudnya badan-badan/dinas-dinas dan lembaga pemerintah berusaha menghindari duplikasi usaha. antara lain.(l) mengutamakan peran sebagai katalisator ketimbang sebagai pengelola pelayanan pulbik. layanan ini diberikan oleh pemerintah kepada masyarakatnya dengan memanfaatkan internet. memiliki struktur yang terbuka dan kepemimpinan yang kolaboratif. pertumbuhan ekonomi meningkat pesat. penerapan model ini pertama kali dilakukan oleh Clinton di Amerika Serikat (sukses). New Zealand. semangat yang ada dalam birokrasi public ketika berhadapan dengan pengguna jasa bukanlah “how to steer” tetapi how to serve”. teori pemberdayaan masyarakat sipil. dilakukan dengan mengutamakan dialog untuk mencapai kesepakatan pelayanan. memiliki motivasi yang kuat untuk melayani dan berkonstribusi pada masyarakat banyak. menganggap pengguna jasa sebagai warganegara (citizen) dengan hak dan kewajibannya yang melekat. dan Belgia. dengan indikasi angka pengangguran menurun tajam. norma-norma politik. dilakukan secara demokrasi. nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. tetapi warga Negara (citizen). Perancis. teori organisasi yang humanis. memperhatikan aturan yang telah disepakati bersama. ide dasarnya adalah pada kebijakan buatlah sekali saja. ekonomi. standard pelayanan professional. serta organisasi. harus ada perjanjian antara birokrasi public sebagai penyedia layanan dengan warga Negara sebagai pengguna jasa (citizen charter) yang memberikan kepastian kepada pengguna jasa akan diberikan pelayanan standar dengan segala macam konsekuensinya ketika pelayanan tersebut tidak didapatkannya. kritik model ini terhadap model NPM dan EG adalah: pelayanan public yang dilakukan oleh birokrasi bukanlah melayani pelanggan (customer). birokrasi public haruslah berfikir secara strategix (think strategically) dan bertindak secara demokratis (act democratically). dan peluang kerja terbuka lebar. TEKNOLOGI INFORMASI ATAU E-GOVERNMENT DALAM PELAYANAN PUBLIK 1. seperti teori demokrasi citizen. E-Government adalah system manajemen informasi dan manajemen layanan masyarakat berbasis internet. Doktrik NPS. NEW PUBLIC SERVICE (NPS) Muncul atas landasan teori sebelumnya. dilakukan secara strategis dan rational atas dasar pertimbangan politik. 2. akan muncul sangat banyak pengembangan modus layanan dari pemerintah kepada masyarakat yang memungkinkan peran aktif masyarakat dimana diharapkan masyarakat dapat . memberlakukan diskresi dan akuntabel meski banyak kendala. 4. 3. responsive terhadap kebutuhan warganegara. dan teori posmo administrasi public.

05. Urwick. setiap orang dalam organisasi (tinggi atau rendah). Science/ilmu Art/Seni Berkembang secara teoritis Berkembang secara praktis Membuktikan Merasa Meramalkan Menerka Memberikan defenisi Menguraikan/mengajarkan Memberikan kepastian/ukuran Memberikan pendapat Seni (art) adalah sesuatu kreativitas pribadi yang kuat dan disertai keterampilan. 04. melakukan pembayaran secara langsung untuk setiap perijinan dan layanan public lainnya. 01. 1903). missal unit pelayanan masyarakat terpadu. 7. Tokoh: Taylor. keuntungan e-government di kabupaten/kota. 03. hubungan yang dinamis dan harmonis perlu dibina. focus pada produktivity dan memudahkan pekerjaan. 6. Sedangkan ilmu (science) mengajarkan tentang suatu (pengetahuan). 5. sehingga proses akan menjadi lebih efisien dan hemat. dengan menggunakan teknologi online. muncul time and motion studi (studi gerak dan waktu didalam melaksanakan pekerjaan) prinsif-prinsif kerja. Fayol. perlu dikembangkan metode kerja dan standard kerja. memantau proses penyelesaian. mendorong aplikasi fungsional tiap dinas di kabupaten/kota. e-government diharapkan: mendorong perbaikan layanan masyarakat umum. dengan bantuan teknologi internet akan dapat dilakukan darimana saja dan kapan saja. Gulick. 02. hal ini akan banyak mengurangi penggunan kertas (paperwork). database dan proses terintegrasi. dengan memanfaatkan system e-government masyarakat akan menjadi lebih produktif (tidak perlu antri dalam waktu yang lama). harus diberi perlengkapan kerja (yang standard) dan insentif yang tinggi agar hasil kerja berkualitas. . Dalam sejarah perkembangannya teori manajemen telah mengalami tiga kali perubahan. mengurangi kesalahan identitas dan lain-lain. dll 9. masyarakat dapat memanfaatkan banyak waktunya untuk melakukan pembangunan yang lain sehingga diharapkan produktivitas daerah meningkat yang juga akan meningkatkan produktivitas nasional. Reothlisberger. mendorong untuk berpraktek atau mengajarkan bagaimana sesuatu hal dilakukan. antara lain: peningkatan kualitas pelayanan (layanan public 24 jam berkat adanya teknologi internet). tahun 1930) Tokoh: Follet. yaitu: Scientific Management (teori insentif. dengan adanya on line system. banyak proses yang dapat dilakukan dalam format digital.secara mandiri melakukan registrasi perijinan. sanggahan teori finansial – untuk meningkatkan produktivitas kerja. No. Human Relation (teori hubungan manusia. pendaftaran paten dan hak cipta produk-produk pengembangan dari kecamatan-kecamatan. 8. Mayo. akurasi data lebih tinggi. Semua proses transparan karena semua berjalan secara online. Mengurangi KKN. missal: pengembangan data hasil pengelolaan data potoensi di tiap dinas yang dapat diolah dalam bentuk-bentuk yang informative (grafik yang harus tersedia untuk perencanaan selanjutnya).

termasuk manajemen kualitas total (total quality management atau TQM). Ciri utama memadukan antara kualitas. pendekatan ilmiah serta kerja tim dalam suatu segitiga yang dimanakan “joiner triangle”. mulai berkembang teori-teori kepemimpinan. pengembangan proses berpikir serta mengambil keputusan berdasarkan data. Drucker. pelopor Peter F. yaitu: Generasi I (Jungle Management) Pekerjaan lebih banyak dikerjakan sendiri. berikan insentif sesuai dengan tingkat keperluannya.mengalir bersama-sama orang yang saling bekerjasama. Joiner. Generasi II (Management by direction) Manajemen sudah mulai kokoh sebagai sebuah ilmu. pendekatan ilmiah merupakan suatu proses pelajar mengajar (pembelajaran) mengelola organisasi sebagai suatu sistem. fokus pada prilaku kerja yang kooperatif dalam organisasi formal (works behavior in formal organizational). 1950) Tokoh: Chester I Barnard dan Herbert Simon. tingkatkan produktivitas individu. anggota organisasi kurang memiliki kebebasan untuk berkreasi. mengutamakan kualitas melalui kepuasan individu (pelanggan maupun anggota organisasi). cirinya penggunaan wewenang untuk mengarahkan anggota organisasi mencapai tujuan – sering disertai penggunaan paksaan. dan akan dikerjakan – dicatat dalam ingatan orang-orang yang menjalankan manajemen. ilmu politik dan ekonomi). untuk meningkatkan produktivitas organisasi. tidak ada catatan tertulis tentang apa yang telah. ciri utamanya adalah bagaimana mengintegrasikan perusahaan . Generasi IV (Value Creative Management) Tokoh: Brian L. belum memperhitungkan kepuasaan pelanggan maupun kepuasan anggota organisasi. pekerjaan dijalankan secara naluriah . Generasi III (Management by Targetting/Management by Objective) Anggota organisasi diberi kebebasan supaya memiliki daya inovasi dan kreativity – kebebasan diimbangi dengan pemenuhan target-target pekerjaan yang ditetapkan secara kuantitatif untuk mencapai tujuan organisasi – dalam kenyataan target pekerjaan terlampau berat akhirnya membelenggu anggota organisasi kemudian menimbulkan stress. Generasi V (Knowledge and Human Networking Management) Tokoh Charles M. berangkat dari rasa percaya pada setiap orang dengan memperlakukan manusia berdasarkan harga dirinya. pelopornya adalah Frederick Winslow Taylor (1856-1915) – bapak manajemen ilmiah. . “produktivitas kerja individu akan membawa produktivitas kerja organisasi dan akan tergantung pada prilaku orang-orang didalam organisasi” – “prilaku orang akan tergantung pada keperluannya. kepercayaan dan rasa hormat serta bekerja atas dasar pendekatan menang-menang (win-win approach). pencapai kualitas dijalankan melalui pelbagai pendekatan ilmiah yang berteraskan pada penelitian. sedang. dinamakan “management by direction”.Behavior science (teori perilaku. Savage bukunya Fith Generation Management – integrating enterprises through human networking. 1990. prinsif: doing thing by ourself. mengutamakan nilai produktivitas. gabungan dari teori insentif dan teori hubungan manusia (psikologi. focus pada kualitas produk yang dihasilkan dalam rangka memberikan kepuasan pada pelanggan (customer satisfaction) disertai kepuasan dari para anggota organisasi – kualitas yang dimaksudkan adalah sebagaimana yang didefenisikan oleh para pelanggan. prinsip: “doing thing through by the other people” lahir. sosiologi. Dan manajemen juga telah pula mengalami perkembangan sebanyak lima generasi.

No. Tokoh pelopor (antara lain) Semua orang yang bekerja bersama Frederick W. individu anggota organisasi bukan hanya sekedar alat produksi. Sumber kekuatan Diri sendiri pemimpin Pemimpin dan tim kerja Nilai-nilai yang disepakati bersama Jaringan antara profesional 04. G. Unsur Generasi I Generasi II Generasi III Generasi IV Generasi V 01.1800-1980 1970-1990 1990-sekarang 1990-sekarang . Sebutan Jungle Management Management by direction Management by targeting (management by objectives) Value Creative Management Knowledge and Human Networking Management 02. R.melalui jejaringan manusia. 03. Ciri Utama Doing things by ourself Doing thing through by the other people Mengutamakan target kuantitatif Mengutamakan target kualitatif. unsur manusia di dalam organisasi dihargai sangat tinggi sebagai individu yang memiliki keahlian-keahlian tertentu. Savage 06. Taylor. Drucker Brian L. kepuasan pelanggan dan pekerja Mengutamakan keunggulan perorangan dalam bekerjasama jaringan. Tipe organisasi Tidak ada organisasi Feodal hierarkis Struktural dan fungsional Struktural dan fungsional Jaringan 05. Joiner Charles M. Terry Peter F. Tahun Perkembangan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful