You are on page 1of 2

MOTIVATION LETTER

Saat SMA dulu saya tidak begitu tertarik pada hal-hal keorganisasian. Dulu saya
hanya memprioritaskan akademik saya karena memang dari awal masuk SMA ingin bisa
masuk perguruan tinggi lewat jalur undangan. Orang tua saya juga mengingatkan saya
untuk lebih focus di bidang tersebut daripada hal lain. Namun karena hal tersebut saya
merasa kurang bersosialisasi dengan teman-teman SMA saya. Lama-kelamaan saya
tertarik untuk mengikuti berbagai kegiatan non-akademik di sekolah saya.

Saya mulai mengikuti kepanitiaan event dan mengikuti organisasi anti narkoba
yang sekiranya masih terbilang “selo” kegiatannya. Namun prioritas utama masih di
bidang akademik. Dari mengikuti organisasi dan kepanitiaan saya menjadi seseorang
yang lebih percaya diri di depan umum dan aktif mengikuti berbagai kegiatan. Selain itu
saya jadi lebih kenal dengan banyak orang dan menambah begitu banyak pengalaman
berharga. Dari manfaat-manfaat tersebutlah saya merasa ketagihan untuk mengikuti
berbagai organisasi dan kepanitiaan. Saya memang awalnya orang yang pendiam dan
malu jika harus berbicara di depan orang yang baru dikenal, tertama jika menyangkut
mengungkapkan ide dan pikiran saya. Saya tipe orang yang kadang memiliki ide namun
kurang mampu untuk menyampaikan ide saya kepada orang lain.

Kemudian kesadaran untuk ikut berpartisipasi dan berorganisasi di SMA baru


muncul ketika saya sudah menginjak semester 2 di kelas 11. Sudah terlambat untuk
mengikuti organisasi-organisasi di sekolah mengingat open recruitmen hanya
diperuntukkan untuk siswa baru. Dan di kelas 12 tentunya tidak mungkin bisa ikut aktif
berkegiatan karena ujian nasional dan ujian masuk perguruan tinggi sudah menanti
sehingga saya harus benar-benar focus belajar.

Dari pengalaman itulah saya termotivasi untuk tidak melakukan kesalahan yang
sama yaitu terlambat untuk ikut mendaftar organisasi atau kepanitiaan. Rencana awal
saya adalah bisa dapat ikut banyak kegiatan selama tahun-tahun awal di kuliah untuk
menambah pengalaman juga kedepannya. Karena mahasiswa baru masih memiliki waktu
yang senggang sehingga mengapa kita tidak memanfaatkannya untuk kegiatan yang
bermanfaat? Kalau kata beberapa kakak tingkat, percuma bayar ukt mahal-mahal jika
kerjaan kita selama di kampus hanya kuliah lalu pulang.

Apalagi di kampus banyak sekali kegiatan-kegiatan di luar kuliah yang tentunya


menyenangkan dan merupakan sesuatu hal yang baru. Saya ingin mencoba hal-hal baru
dan keluar dari zona nyaman saya. Saya ingin menyibukkan diri di berbagai kegiatan
selama saya duduk di bangku kuliah karena hal ini adalah pengalaman sekali seumur
hidup sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Saya ingin ikut berkontribusi terutama untuk TETI karena sebagai salah satu
mahasiswa di TETI tentu kita harus ikut berkontribusi dan mengembangkan jurusan kita
ini. Selain itu motivasi untuk ikut KMTETI terutama karena saya ingin menambah relasi,
berkenalan dengan pengurus departemen dan kakak tingkat, serta menambah softskill
saya seperti contohnya berpendapat dan berbicara di depan umum.

Pernah saya mendengar salah satu orang berkata lebih baik mengurus
keluarga/rumahmu dulu daripada yang lain. Ibaratkan KMTETI ini merupakan rumah
kedua bagi kita sehingga harus diurus dan dikembangkan sehingga kedepannya menjadi
lebih baik lagi. Karena belum tentu organisasi lain yang setingkat fakultas maupun
universitas mengembangkan rasa kekeluargaan seperti organisasi KMTETI ini. Jadi saya
juga tidak banyak mendaftar organisasi lain di luar KMTETI karena saya juga ingin bisa
focus pada satu hal karena focus pada satu hal saja dan membuahkan hasil yang baik
lebih baik daripada focus ke banyak hal tetapi kurang konsisten dan mengabaikan hal
lainnya.

Semoga kedepannya jika saya terpilih sebagai pengurus KMTETI saya dapat
terus mengingat motivasi-motivasi yang saya tulis ini sehingga sebagai penyemangat
saya dalam bekerja dan berkontribusi di KMTETI. Jikalaupun tidak diterima semoga
pengurus-pengurus yang diberi amanah mengemban tugas di organisasi ini dapat bekerja
dengan maksimal dan sebaik mungkin. Semoga nantinya KMTETI dapat lebih baik
dengan para pengurus baru yang nantinya akan mengurus keluarga dan rumah kedua kita.