You are on page 1of 2

Daftar Pustaka

1. Prawirohardjo, Sarwono.(2008). Ilmu Kebidanan. Jakarta: P.T Bina Pustaka


2. Prawirohardjo, Sarwono. 2010. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo
3. Prawirohardjo,S., 2011. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo.
4. Sherwood L. Fisiologi manusia dari sel ke sistem. 8th ed. Jakarta: Penerbit Buku
Kedokteran EGC; 2014
5. Obstetri Fisiologi. Bagian Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas
Padjadjaran Bandung
6. Wiknjosastro H. Ilmu Kebidanan. Edisi ke-4 Cetakan ke-2. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka
Sarwono Prawirohardjo. 2009. hal 523-529.
7. Eva. 2010. Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Trans Info Media
8. Depkes RI, (2009). Kunjungan Antenatal care. Jakarta. Departemen Kesehatan.
9. Departemen Kesehatan RI Indonesia. Pedoman pelayanan antenatal. Jakarta : Departemen
Kesehatan RI, 2007.
10. Manuaba, Ida Bagus Gde. (2003). Penuntun Kepaniteraan Klinik Obstetri dan Ginekologi.
Edisi 2. Jakarta : EGC.
11. F. Garry Cunningham, Obstetri Williams, edisi 21, EGC. Jakarta; 2006
12. DeCherney. Operative delivery. In : Current Diagnosis and Treatment Obstetrics &
Gynecologist. 10th edition. New York : McGraw Hill Companies. 2007
13. Harti, A.S., Estuningsih, Heni, N. Pemeriksaan HCG (Human Chronic Gonadotropin)
Untuk Deteksi Kehamilan Dini Secara Immunokromatografi. Jurnal KesMaDaSka. Januari
2013.
14. Jeanty, Philippe, dan Roberto Romero. Obstetrical Ultrasound. Singapura : McGrawHill
Book Company. 1996.
15. Pfeifer SM, Abortus, National Medical Series For Independent Study, Sixth Editon
16. Miller D, Assesment and Management of Misscariage. Nrzp 35(3); 2008
17. Manuaba, 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta : EGC.
18. Leveno KJ, Cunningham FG, Gant NF, et al. Obstetri Williams: Panduan Ringkas. Edisi
19. Yudha EK, Subekti NB, translator. Jakarta: EGC; 2009
20. Sevi,Giakoumelou,et al. The role of infection in miscarriage. Hum Reprod Update. 2016
Jan; 22(1): 116–133.
21. Suratun dkk, 2008. Pelayanan Keluarga Berencana dan Pelayanan Kontakibat pertemuan
antara sel telur yang matang dengan sel sperma. Untuk itu, maka yrasepsi. Trans Info
Media. Jakarta.
22. Monintja, H.E. (2005), Penyakit-Penyakit Dalam Masa Neonatal, dalam Ilmu Kebidanan,
Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, Jakarta.
23. Ardy, Chairul Adila. G3P2A0, 38 tahun, gravid 28 minggu, janin tunggal mati, intrauterin,
presentasi bokong, letak sungsang, belum inpartu dengan Intrauterine Fetal Death
(IUFD). Jurnal Medula, 2013, 1.02: 11-18.
24. Norwith, Errol dan john O Schorge. 2008. At A Glande Obstetri & Ginekologi. Jakarta:
Penerbit Erlangga
25. Nugroho. Taufan. Patologi Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika. 2012.
26. Aslam, Mohamed, 2003, Penggunaan Obat pada Masa Kehamilan dan Menyusui, dalam:
Aslam, M., dan Tan, C. K., Farmasi Klinis (Clinical Pharmacy), Elex Media Komputindo,
Jakarta.
27. Nuada, I Nyoman. Karkata, Made Kornia. Suastik, Ketut. Risiko Partus Prematurus Iminen
pada Kehamilan dengan Infeksi Saluran Kemih. Cermin Dunia Kedokteran No. 145.2004.
hal.26-30.
28. Jonathan gleadle. At a glance anamnesis dan pemeriksaan fisik. Jakarta: Erlangga. 2007
29. Gilman,Godman. Dasar farmakologi terapi. edisi 10 jilid 2. EGC : Jakarta .2008
30. Saifuddin, AB, dkk. Buku panduan praktis kontrasepsi. Ed 2. Jakarta. PT Bina Pustaka
Prawihardjo.2010
31. Maryuni, 2008 diabetes mellitus gastasional, Jakarta