You are on page 1of 10

MAKALAH TENTANG GANGGUAN TIDUR (INSOMNIA)

DISUSUN OLEH

1. DEDE WIDIANINGSIH
2. FENI FERNIANSYAH
3. JULIA NINGSIH

YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM NUSA TENGGARA BARAT


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATANYARSI MATARAM
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN JENJANG S.1
MATARAM
2018

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah Swt yang telah melimpahkan rahmat-Nya,


sehingga kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Insomnia”. Makalah
ini disusun untuk memenuhi salahsatu tugas perkuliahan yakniKeperawatan
Dasar1
Kami menyadari bahwa makalah ini dapat membantu saya lebih memahami
lagi tentang “Insomnia” Selain itu juga dapat membantu kami untuk mengetahui
cara yang baik dalam merawat dan menjaga kebugaran tubuh dengan tidur yang
cukup.

Narmada, 9 September 2018

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL .................................................................................... i


KATA PENGANTAR ..................................................................................... ii
DAFTAR ISI .................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ..................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Definisi ................................................................................................. 2
B. Etiologi ................................................................................................. 3
C. Tanda Gejala ........................................................................................ 3
D. Komplikasi ........................................................................................... 4
E. Metode Pencegahan ............................................................................. 4
F. Metode Pengobatan .............................................................................. 5
BAB III PENUTUP
Kesimpulan ...................................................................................................... 6
DAFTAR PUSTAKA

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Rosacea merupakan kelainan folikuler umum yang mengenai folikel
sebasea (folikel rambut) yang rentan dan paling sering ditemukan di daerah
muka, leher serta badan bagian atas
Keadaan ini sering dialami oleh mereka yang berusia remaja dan
dewasa muda dengan insiden tertinggi antara usia 14 dan 17 tahun untuk anak
perempuan serta antara usia 16 dan 19 tahun untuk anak laki-laki. Munculnya
jerawat sering terjadi pada masa pubertas, tubuh mengalami perubahan
hormonal disertai peningkatan jumlah kelenjar minyak. Peningkatan produksi
minyak mengakibatkan muara kelenjar tersumbat dan timbul bintil-bintil kasar
pada kulit (komedo). Penyumbatan dapat pula akibat sisa kulit mati, sisa
kosmetik atau kotoran pada kulit yang disebabkan oleh peningkatan hormon.
Kadar hormon androgen yang disebut sebagai penyebab jerawat, sepanjang
masa kehidupan perempuan, kadarnya relatif tidak turun secara drastis. Ini
memungkinkan jerawat muncul dalam masa kehidupan perempuan. Hormon
androgen ini berasal dari suatu mekanisme perubahan lemak, khususnya
kolesterol.

1
BAB II

PEMBAHASAN

A. Definisi

Rosacea(Roz-ay-sha) adalah kemerahan pada wajah, kondisi kulit seperti jerawat


yang mempengaruhi banyak orang di seluruh dunia. Kebanyakan orang dengan rosacea
adalah kaukasa dan memiliki kulit yang rata. Gejala utama dari rosacea termasuk bercak
merah atau merah muda, terlihat pembuluh darah kecil yang pecah, benjolan merah kecil,
kadang-kadang berisi nanah, kista merah, dan mata merah muda atau teriritasi.
Kebanyakan orang dengan penyakit ini mungkin tidak tahu mereka telah menderita
rosacea atau bahwa itu adalah kondisi yang didiagnosis rosasea dan harus diobati. Banyak
orang yang memiliki rosasea mungkin hanya menganggap keadaan biasa atau sekadar
menyiram dengan mudah atau hanya sekadar keadaan sangat sensitif matahari.Rosacea
dianggap sebagai, kondisi kulit kronis di daerah sentral wajah disertai episode
peradangan. Berbeda dengan jerawat tradisional atau remaja, kebanyakan pasien dewasa
tidak mengatasi rosasea. Rosacea khas melibatkan daerah tengah wajah, menyebabkan
kemerahan persisten atau kemerahan sementara di atas area wajah dan hidung yang
biasanya terdapat terutama dahi, dagu, dan bagian bawah hidung. Hal ini paling sering
terlihat pada orang dengan kulit terang.

Definisi Rosacea adalah ruam wajah umum dewasa. Rosacea memiliki tiga tahap.
Pada tahap pertama wajah akan memerah. Kemerahan ini seringkali terjadi setelah
terpapar udara dingin atau iritan seperti sabun. Seiring waktu, pembuluh darah kecil
mengembang sehingga membuat kemerahan lebih nyata. Banyak pasien akan
mengembangkan sensasi kulit terbakar dan terasa kaku. Kulit terasa seperti terbakar
ketika terpapar sinar matahari ringan, tersenyum, mengerutkan kening, atau menyipitkan
mata. Pada tahap kedua, kemerahan mencakup area yang lebih besar dari wajah. Sedikit
pembengkakan, jerawat, dan pustula berkembang. Hal ini terutama terlihat di hidung,
pertengahan dahi, dan dagu. Pori-pori wajah yang menonjol dapat berkembang. Tahap
ketiga ditandai dengan pembengkakan hidung, tengah wajah dan mungkin telinga. Tahap
ini dikenal sebagai rhinofima. Kebanyakan pasien sampai ke tahap ketiga dari rosa

2
B. Etiologi

Beberapa tanda atau gejala umum yang harus diperhatikan jika terkena penyakit ini adalah:

1. Muncul warna merah di pipi, di dagu dan dahi tanpa sebab. Warna merah di wajah ini
juga bisa muncul pada bagian lain, semisal di leher, dada atau telinga.

2. Pembuluh darah terlihat dan berkembang di kulit.

Rosacea, juga dibedakan menjadi beberapa macam tahap. Pada tahap awal, penyakit ini
akan menyebabkan pipi menjadi merah dengan cepat. Bagi beberapa pasien yang cepat
tanggap, hal tersebut bisa diatasi. Namun, untuk yang tidak, malah akan menghadapi
tahap lanjutan, yaitu akan muncul benjolan atau jerawat di pipi. Bentuk dari rosacea
tersebut, akan lebih terlihat parah pada penderita pria, yang muncul di sekitar hidung
yang mengalami penebalan, yang biasa disebut rhinophyma (bulatan besar, berbentuk
bola lampu, berwarna merah kemerahan di hidung.)

2. Perlu Anda ketahui juga bahwa rosacea yang bertipe rhinophyma atau hidung bulat, tak
selamanya akan diderita jika diobati dengan tepat.

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang berusia diatas 30 tahun, lebih berpotensi
terkena penyakit ini. Dan harus diketahui, penyakit ini tidak kenal jenis kelamin dalam
menyerang, jadi siapa pun bisa. Orang yang biasa terkena penyakit ini memang keturunan
orang Inggris atau Irlandia, tapi tidak menutup kemungkinan untuk terkena penyakit ini
bagi siapapun.

C. Tanda Gejala

Gejala dan tanda rosacea yaitu:

Kulit memerah, banyak penderita rosacea memiliki riwayat sering mengalami kemerahan
pada kulit. Kemerahan dapat hilang dan timbul kembali, namun hal ini sering menjadi
gejala awal rosacea

Muka merah berkelanjutan atau terbakar matahari, dan tidak juga menghilang

Ruam atau pustul,benjolan atau jerawat merah ini sering berkembang menjadi rosacea.
Terkadang ruam terlihat seperti jerawat, tapi tidak tidak memiliki kepala hitam. Atau,
pasien dengan rosacea dapat merasakan sensasi seperti ditusuk-tusuk

3
Penampakan pembuluh darah, pembuluh darah kecil tampak jelas pada kulit

Iritasi mata, mata dapat teriritasi, berair atau merah tampak pada beberapa penderita
rosacea. Kondisi ini dinamakan mata rosacea, yang juga menyebabkan kista jerawat,
kelopak mata yang merah dan bengkak. Jika kondisi serius tidak diterapi, kondisi ini
dapat menyebabkan kerusakan kornea dan hilangnya penglihatan

Rasa terbakar atau ditusuk-tusuk, gatal yang terasa seperti terbakar atau menusuk-nusuk
pada wajah

Kulit kering, kulit terasa kasar di tengah, karena kulit menjadi sangat kering

Kemerahan di satu area tertentu, warna merah dapat terbentuk tanpa perubahan kulit
sekitar

Pada beberapa kasus rosacea, kulit dapat menebal dan membesar karena sel yang
berlebihan. Kondisi ini biasanya terjadi pada hidung, menyebabkan hidung berbentuk
tonjolan, yang disebut dengan hidung singa (rhinophyma)

Gejala dan tanda rosacea terjadi pada wajah dan area yang berdekatan dengan
wajah seperti leher, dada dan telinga.

D. Komplikasi

Rosacea yang dibiarkan begitu saja tanpa diobati berpotensi menyebabkan dampak-
dampak permanen. Beberapa di antaranya adalah: Penebalan pada kulit wajah, gangguan
pada mata (seperti nyeri, fotofobia / sensitif terhadap cahaya), penurunan daya
penglihatan, bahkan kebutaan.

Selain komplikasi pada fisik, sebagian besar pengidap rosacea juga akan mengalami
dampak secara kejiwaan. Ini terjadi karena rosacea sangat memengaruhi penampilan
pengidapnya.

E. Metode Pencegahan

- Hindari sengata sinar matahari secara langsung atau gunakan tabir surya
- Jangan terlalu lama tinggal ditempat panas
- Kurangi stres

4
- Melakukan perawatan kulit dengan baik seperti menggunakan masker alami
- Hindari makanan pedas
- Hindari alkohol
- Hindari makanan panas

F. Motode Pengobatan

Untuk menyembuhkan penyakit Rosacea sebaiknya pergi ke dokter kulit untuk


melakukan konsultasi, namun jika ingin melakukan pengobatan tradisional, bisa juga
melakukannya sendiri dirumah.

Ada beberapa cara yang bisa diilakukan untuk mengobati penyakit Rosacea. Berikut cara
alami mengobati Rosacea.

1. Flax seed oil


Flax seed oil mengandung banyak omega 3 asam lemak esensial. Hal ini dapat
memperbaiki kondisi kulit serta mengurangi peradangan sel, juga membantu
meningkatkan kesehatan seluler dan memberikan keseimbangan hormon.

2. Lidah buaya
Lidah buaya mampu melembabkan kulit dan meremajakan kulit serta membantu kulit
menjadi lebih halus.

3. Chamomile
Chamomile yaitu minyak yang dapat menembus lapisan epidermis untuk meringankan
peradangan dan menstimulasi regenerasi sel sehat. Hal ini merupakan hal sangat penting
dalam penyembuhan penyakit Rosacea.

4. Minyak borage
Minyak borage yaitu minyak yang kaya asam gamma linolenat (GLA), lemak baik yang
memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Minyak borage ini dapat mengurangi
peradangan kulit, kulit kering, kulit gatal dan lain sebagainya.

5. Evening primose oil


Evening primose oil yaitu minyak yang mengandung asam gamma linolenat (GLA) yang
cukup tinggi. GLA merupakan lemak yang sangat menyehatkan sekali bagi tubuh dan
kult kita. Evening primose oil ini dapat mengurangi peradangan. merangsang sintensis
oil, memperbaiki kerusakan pada kulit.

5
BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Acne rosacea adalahruam wajah umum dewasa. Penyakit ini memiliki tiga tahap.
Pada tahap pertama wajah akan memerah. Kemerahan ini seringkali terjadi setelah
terpapar udara dingin atau iritan seperti sabun. Seiring waktu, pembuluh darah kecil
mengembang sehingga membuat kemerahan lebih nyata. Banyak pasien akan
mengembangkan sensasi kulit terbakar dan terasa kaku. Kulit terasa seperti terbakar
ketika terpapar sinar matahari ringan, tersenyum, mengerutkan kening, atau menyipitkan
mata.

Dengan munculnya jerawat pada masa remaja, maka kesadaran akan


pentingnya penampilan diri dalam kehidupan sosial yang pada akhirnya dapat
mempengaruhi konsep diri remaja putri.

6
DAFTAR PUSTAKA

http://www.perawatankulitwajah212.com/2016/04/penyebab-dan-cara-mengobati-
penyakit-rosacea.html

http://tipskesehatanlengkap.com/rosacea-gangguan-pada-wajah-yang-harus-
diwaspadai

https://www.alodokter.com/rosacea.html