You are on page 1of 3

ANALISIS DAN RENCANA TINDAK LANJUT

MASUKAN TOKOH MASYARAKAT TERHADAP UKM


UPT PUSKESMAS SIMPANG EMPAT 2

Pelaksanaan survey masukan tokoh masyarakat dilakukan sebanyak 4 kali dalam


setahun, yaitu pada saat lokakarya mini lintas sektor yang diadakan oleh puskesmas yang
mengundang para tokoh masyarakat dan pejabat lainnya yang terkait dan pada saat
Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) bidang kesehatan di desa.
Identifikasi masukan tokoh masyarakat dan rencana tindak lanjut dengan metode
PDCA adalah sebagai berikut :
A. Administrasi dan Manajemen Puskesmas
1. Adanya kejelasan biaya pengobatan di UGD UPT Puskesmas Simpang Empat 2
Plan (P) : Adanya sosialisasi tentang biaya pelayanan/pengobatan di UGD

Do (D) : 1. Pembuatan kuitansi biaya pelayanan/pengobatan di UGD


2. Adanya papan/banner jenis pelayanan dan biaya pelayanan

Check (C) : 1. Jenis pelayanan yang diberikan


2. Jam atau waktu pelayanan
3. Biaya pelayanan yang sesuai dengan peraturan yang berlaku
4. Penyediaan kuitansi biaya pelayanan/pengobatan di UGD
5. Penyediaan papan/banner untuk sosialisasi

Action (A) : Sudah ada daftar tarif pelayanan dari Perda.

2. Adanya perawat perempuan yang berjaga di UGD untuk melayani pasien perempuan
Plan (P) : 1. Pengaturan jadwal perawat jaga untuk UGD
2. Pengaturan jadwal pelayanan Pondok Bersalin UPT
Puskesmas Simpang Empat 2
Do (D) : 1. Menganalisis penyebab masyarakat memerlukan perawat
perempuan di UGD
2. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap jadwal jaga di
UGD dan pondok bersalin
3. Membuat kesepakatan/kebijakan terkait jadwal jaga, yaitu
masyarakat, khususnya perempuan yang memerlukan
pelayanan KB, untuk dianjurkan/diarahkan menuju pondok
bersalin dan mendapatkan pelayanan dari bidan jaga.
Check (C) : 1. Menganalisis kebutuhan masyarakat terkait perawat jaga
perempuan (untuk pelayanan KB)
2. Memonitoring jadwal jaga UGD dan jadwal jaga pondok
bersalin
3. Mengevaluasi jadwal jaga UGD dan jadwal jaga pondok
bersalin
Action (A) : Masyarakat yang memerlukan pelayanan KB dianjurkan/diarahkan
untuk mendapat pelayanan di pondok bersalin
3. Petugas kesehatan diharapkan meningkatkan efektifitas dan efisiensi waktu dalam
melakukan pelayanan kesehatan
Plan (P) : Meningkatkan efektifitas dan efisiensi waktu pelayanan

Do (D) : Mematuhi SOP alur pelayanan yang berlaku

Check (C) : 1. Adanya alur pelayanan yang jelas


2. Kepatuhan petugas kesehatan terhadap SOP alur pelayanan
3. Kepatuhan petugas kesehatan terhadap SOP-SOP pelayanan
kesehatan di puskesmas

Action (A) : 1. Sudah di buat alur pelayanan.


2. Sudah dilaksanakan.

4. Diadakannya pengobatan massal gratis untuk masyarakat


Plan (P) : Puskesmas tidak memiliki program pengobatan massal gratis untuk
masyarakat. Puskesmas hanya bisa bekerjasama dengan stakeholder
yang memiliki program pengobatan massal gratis
Do (D) : Puskesmas akan bekerjasama dengan stakeholder pemilik program
pengobatan massal gratis
Check (C) : 1. Surat kesepakatan kerjasama (MoU) dengan stakeholder
terkait
2. Pelaksanaan sesuai dengan SOP kerjasama lintas sektor
3. Pengaturan mekanisme kegiatan yang akan dilaksanakan
4. Pembuatan jadwal kegiatan dan daftar petugas kesehatan yang
akan melaksanakan kegiatan tersebut
Action (A) : Dilaksanakan apabila ada kerjasama lintas sektor atau stakeholder
terkait