You are on page 1of 5

BAB 3 – Kedaulatan

 ‘daulat’ dari kata ‘daulah’  Arab : tertinggi
 Kedaulatan  kekuasaan tertinggi

Definisi Kedaulatan menurut :
1. Jean Bodin (ahli hukum Perancis)  kekuasaan tertinggi dalam suatu Negara untuk
menentukan hukum
Berkembang menjadi pemerintah berdaulat adalah  pemerintah yang mempunyai kekusaan
tertinggi atas rakyatnya di dalam negaranya
2. Miriam Budiardjo  kekuasaan tertinggi untuk membentuk UU dan melaksanakan dengan
berbagai cara (termasuk secara paksa)

Kedaulatan ada 2 macam:
a. Kedaulatan ke dalam
 Artinya  kewenangan Negara untuk memonopoli wilayah tanpa tandingan
 Semua tunduk pada kekuasaan yang dibatasi hukum yang berlaku
 Kedaulatan ke dalam di Indonesia tercantum di UUD 1945 
melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,
o memajukan kesejahteraan umum dan
o mencerdaskan kehidupan bangsa

b. Kedaulatan ke luar / external sovereignty
 Artinya  kebebasan suatu Negara untuk tidak tunduk kekuasaan lain dan menghormati
kedaulatan Negara lain
 Ada hak menjalin kerjasama dengan Negara lain
 Termuat di UUD 1945 :
o Turut menjaga perdaiman dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi
dan keadilans osial
o Presiden mengangkat duta dan konsul
o Presiden dengan persetujuan DPR : membuat pernyataan perang, perdamaian
dan perjanjian dengan negara lain

Sifat Kedaulatan:
1. Asli  tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi
2. Permanen  ketetapan kedaulatan lselama Negara tersebut berdiri
3. Tunggal  satu-satunya kekuasaan tertinggi Negara yang tidak dibagi atau diserahkan ke
pihak lain
4. Tidak terbatas  absolute ; tidak ada pembatasan oleh pihak lain
Jika sifat tersebut tidak ada  kedaulatan dianggap hilang/tidak berlaku

Teori Kedaulatan
a. Teori Kedaulatan Tuhan
 Raja / Penguasa dipandang sebagai utusan Tuhan atau Dewa dan memperoleh kekuasaan
dari-Nya.
 Rakyat harus tunduk pada perintah kekuasaan (baik benar atau tidak benar)
 Pelopor teori ini :
o Augustinus 354 – 430
o Thomas Aquinas 1215 – 1274
o F Hegel 1770 – 1831
o FJ Stahl 1802 – 1862
 Berlaku di :
o Mesir kuno
o Kekaisaran Tiongkok
o Kerajaan di Jawa pada masa Hindu (penjelmaan dari Dewi Wisnu)

b. Teori Kedaulatan Raja
 Ada di Abad Pertengahan (perkembangan dari teori kedaulatan Tuhan)
 Dalam teori ini :
(1) Raja sebagai bayangan Tuhan (Jean Bodin)
(2) Raja memiliki kekuasaan multak dan tak terbatas agar Negara kuat (Nicolo Machiavelli)
(3) Rakyat haru rela menyerahkan hak asasi dan kekuasaan secara mutlak karena Raja di
atas UU (Thomas Hobbes)
 Raja hanya bertanggung jawab pada diri sendiri
 Kekuasaan Raja di atas konstitusi
 Pelopor :
o Nicolo Machiavelli (1467-1527)
o Jean Bodin 1530 – 1596
o Thomas Hobbes 1588 – 1679
o Friedrich Hagel 1770 - 1831
 Berlaku di :
o Perancis masa Louis XIV 1643 – 1715 (negara adalah saya)

c. Teori Kedaulatan Negara
 Kedaulatan ada bersamaan dengan berdirinya suatu Negara yang memiliki kekuasaan tidak
terbatas  karena Negara yang menciptakan hukum dan konstitusi, Negara tidak tunduk
pada hukum yang berlaku tetapi diabdikan untuk kepentingan Negara
 Pelopor :
o G Jellinek 1851 – 1911
o Paul Laband 1879 - 1958
 Berlaku saat :
o Di Rusia pada masa Tsar
o Di Jerman pada masa Hitler
o Di Italia pada masa Mussolini
 Hitler & Mussolini  menganggap dirinya adalah pusat kekuasaan Negara sehingga
pemerintahannya totaliter dan sentralistis

d. Teori Kedaulatan Hukum
 Kekuasaan berasal dari hukum yang berlaku
 Teori :
1. Pemerintah (Negara) bertugas melindungi hak asasi manusia yang tidak berhubungan
dengan urusan social-ekonomi masyarakat
2. Negara berkewajiban mewujudkan kesejahteraan
3. Segala tindakan Negara harus berlandaskan hukum
 Pelopor :
o Hugo de Groot 1583-1645
o Immanuel Hant 1724-1804
o Leon Duguit 1859-1928
o Hugo Krabbe 1857-1936
 Berlaku saat :
o Di Amerika Serikat (dalam pemerintahannya)

e. Teori Kedaulatan Rakyat
 Ciri umum  kedaulatan ada di tangan rakyat
 Ciri-ciri teori ini :
o Pemegang kekuasaan tertinggi adalah rakyat
o Sebagian hanya diberikan untuk kepentingan bersama
o Pemimpin dipilih berdasarkan kehendak rakyat melalui perwakilan dalam
pemerintahan
o Hak sipil kemudian dikembalikan kepada rakyat
o Konstitusi dapat menjamin hak asasi manusia
 Contoh Negara : Indonesia
 Pelopor :
o JJ Rousseau 1712-1778
o Montesquieu 1689-1755
o John Locke 1632-1704
 A
 A
 a