PT Bank Central Asia Tbk dan anak perusahaan

Laporan keuangan konsolidasi
beserta laporan auditor independen tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007

Laporan Tahunan BCA 2008 BCA 2008 Annual Report

95

96

Laporan Tahunan BCA 2008

Laporan Tahunan BCA 2008

97

630 39.348 per 31 Desember 2008 dan 2007 Piutang pembiayaan konsumen .702.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp41.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp1.608 7.12 4.044.2p.810.4 2j.10 2m.11 2c.2p.718 2.702 45.388.8 2l.391.645 dan Rp3.909.757.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp120.494 21.784.186.252 per 31 Desember 2008 dan 2007 Tagihan akseptasi .549 dan Rp54.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.6 7.315.461 2o.2p 11.408 6.429 2k.152) 80.960.268 81.696. 98 Laporan Tahunan BCA 2008 .bersih Investasi dalam sewa guna usaha .setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp682 dan Rp227 per 31 Desember 2008 dan 2007 Kredit yang diberikan Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan .2n.871.847.955 2j.406 303.481 2p.336 (2.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp36.211 111.2p.633 (1.668.177 dan Rp1.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp79.468 dan Rp103.686.723 20.2p 1.532 27.9 50.921 9.703 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.403 2l.936.228 per 31 Desember 2008 dan 2007 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain .3 67.409.11 2h.647 dan Rp24.2p.675.821 824.737 2i.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp512.068 per 31 Desember 2008 dan 2007 Surat-surat berharga .2p.798.475) 110.933 46.5 2008 2007 10.286 1.137 dan Rp39.950 2g.253 per 31 Desember 2008 dan 2007 2j. kecuali dinyatakan lain) Catatan AKTIVA Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain .861 692.7 4.347.777.026.125 112.365 82.071 per 31 Desember 2008 dan 2007 Obligasi pemerintah Tagihan derivatif .

13.468 dan Rp2.264. Laporan Tahunan BCA 2008 99 .008 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.856 3.291 per 31 Desember 2008 dan 2007 Aktiva lain-lain .154 2r.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.841 2c. kecuali dinyatakan lain) Catatan AKTIVA (lanjutan) Penyertaan .005.077 per 31 Desember 2008 dan 2007 JUMLAH AKTIVA 2008 2007 2p.493 376.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp11.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp35.962 dan Rp9.603 770.16 24.238.3 3.078.2p.924 218.526 dan Rp13.785 2.2q 2w.248 per 31 Desember 2008 dan 2007 Aktiva pajak tangguhan .setelah dikurangi akumulasi penyusutan masing-masing sebesar Rp2.bersih Aktiva tetap .569.216 245.21 2.517.686 1.644.259.

19 1.8 2g.010.048.095 33.18 2w. kecuali dinyatakan lain) Catatan KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN Kewajiban segera Simpanan dari nasabah Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Kewajiban derivatif Kewajiban akseptasi Surat-surat berharga yang diterbitkan Pinjaman yang diterima Estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Hutang pajak Beban yang masih harus dibayar Kewajiban lain-lain JUMLAH KEWAJIBAN EKUITAS Modal saham dengan nilai nominal Rp62.000.327.277 1a.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.290.000.394 3.082 197.064.871 131.563.933 273.494 1.938 2z.853 500.742 448.420 189.933 207. 100 Laporan Tahunan BCA 2008 .432 209.505.382 535.700 222.50 (nilai penuh) dan Rp125 (nilai penuh) per saham per 31 Desember 2008 dan 2007: Modal dasar: 88.540.20 2d 2q 3.921 4.498 1.782 1.771 189.356 1.528.226 1.857 2.362.903 531.000.325 54.158.385 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.172.142 49.337 1.10 2o.000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007 Tambahan modal disetor Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan 2t.664.895.942 31.892 80.000 saham dan 12.233 504.938 3.15 2v 17 2p.323 41.489 209.540.000 saham dan 44.16 2s.691.083.14 2c.546 931.138.487.895.14 2u.000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007 Modal ditempatkan dan disetor penuh: 24.635 107.655.000.191 2.995 61.109.3 2008 2007 1.2aa.1c.

512.21 29 37.036 17.036 13.493.008 Saldo rugi sebesar Rp25.996) 20.441.2ac. Laporan Tahunan BCA 2008 101 .717 1c. kecuali dinyatakan lain) Catatan KEWAJIBAN DAN EKUITAS (lanjutan) Laba yang belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan Selisih penilaian kembali aktiva tetap Saldo laba*) Telah ditentukan penggunaannya Belum ditentukan penggunaannya Modal saham diperoleh kembali (treasury stock): 289.313 1.19 (808.000 saham dan 45.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.782 392.907 392.853.162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi reorganisasi per 31 Oktober 2000 (Catatan 2aa).279.569.946.310 245.356 22.856 (190. Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007.005.767.585) 23.731 218.059. harga perolehan JUMLAH EKUITAS JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS *) 2008 2007 2l 2r.

24 2008 2007 2c.833) 12.942 2.166 (188.348 2.641) (6.996 1.870) (193.884.3.181 (6.825.976.878.748.616.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.2g 2l 2l 2c.667.786) 2p.052 (1.250 237.897 686.18 13.860) 7.965) (3.398 (6.283.260 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.907 (2.151) 6.649) (6.718 3.26 27 2l (3.754.538.23 2f 18. kecuali dinyatakan lain) Catatan PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL Pendapatan bunga Pendapatan bunga Provisi dan komisi Jumlah pendapatan bunga Beban bunga Beban bunga Beban pendanaan lainnya Jumlah beban bunga PENDAPATAN BUNGA .076) 9.441 650.870.516 (21.356.168 685.859.291) 2y.207) (2.846.944.331.579.2e.724 16.BERSIH Pendapatan operasional lainnya Provisi dan komisi lainnya Laba selisih kurs .735 4.580) (154.608 55.3.301.631 571.bersih Keuntungan dari penjualan surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Keuntungan dari kenaikan nilai surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Lain-lain Jumlah pendapatan operasional lainnya Beban penyisihan penghapusan aktiva Pemulihan (beban) estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Beban operasional lainnya Beban karyawan Beban umum dan administrasi Kerugian dari penurunan nilai surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Lain-lain Jumlah beban operasional lainnya LABA OPERASIONAL 2p 25 2d.332.674 551.322 1.327.746. 102 Laporan Tahunan BCA 2008 .775.149) 15.2e.345) (4.013 19.376) (15.940.435) (1.364) (5.488) (6.

974 19.136 7.bersih Laba penjualan aktiva tetap Pendapatan sewa Lain-lain .PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.647 (1.938.bersih LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN Pajak tahun berjalan Pajak tangguhan Jumlah beban pajak LABA BERSIH LABA PER SAHAM (nilai penuh): Laba operasional Dasar Laba bersih Dasar 2x.570 (1.114 52.489.775 33.542 70.28 2w.053 21.474) 398.630 (1.943.912.043 (2.139 2007 15.252 314 236 258 183 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.720.bersih Jumlah pendapatan non-operasional .904) 5.16 2r 2008 5.401. Laporan Tahunan BCA 2008 103 .776.048 27.342. kecuali dinyatakan lain) Catatan PENDAPATAN NON-OPERASIONAL .025) 25.378) 4.370 6.

385 22.441.360 4. kecuali dinyatakan lain) Saldo Laba*) Tambahan Modal Disetor 3.206.162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi reorganisasi Bank pada tanggal 31 Oktober 2000.427) 13.907 14.230 3.907 (190.252 10.032) (2.933 193.498 1.252 Jumlah Ekuitas 18.489.087.717 14.313 1.996) 42.895.941) 1.059.230 10.385 1.941) (42.036 (53.895.865 4.059.021 12.032) (2.489.938 *) Saldo rugi sebesar Rp25.083 1.427 392.477 (190.067.385 20.087.104 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.540. .609 Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap Modal Saham Diperoleh Kembali (Treasury Stock) Telah Ditentukan Penggunaannya Laba yang Belum Direalisasi atas Surat-surat Berharga dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia Untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan Belum Ditentukan Penggunaannya 11.477 (53.731 Laporan Tahunan BCA 2008 Catatan Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saldo per 31 Desember 2006 1.996) 349.540.512.938 Laba bersih - Laba yang belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan 2l - Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 2d - Tantiem Dewan Komisaris dan Direksi 29 - Dividen kas 29 - Penyisihan saldo laba untuk cadangan umum 29 - Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan 2q - Saldo per 31 Desember 2007 1.853.933 207. Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi reorganisasi Bank pada tanggal 31 Oktober 2000.469 - 2l - - - 15.469 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 3.441.858 (2.139 Saldo per 31 Desember 2007 1. 105 .19 - Saldo per 31 Desember 2008 1.938 Laba bersih - Laba yang belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan 15.036 - Tambahan Modal Disetor Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap Modal Saham Diperoleh Kembali (Treasury Stock) Telah Ditentukan Penggunaannya Laba yang Belum Direalisasi atas Surat-surat Berharga dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia Untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan Belum Ditentukan Penggunaannya 13.717 5.585) 392.059.895.731 5.059.139 Jumlah Ekuitas 20.782 109 (1.540.279.858 - 2d - (617.2ac.895.589) 23.494 37.776.907) 65.407) 17.059.310 Selisih karena penilaian kembali aktiva tetap 2r.356 65.540.996) Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 392.385 22.907 (2.402.21 - Dividen kas 29 - Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan 2q - Modal saham diperoleh kembali (treasury stock) 1c.036 1.933 273.407) 109 (617.402.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.776.933 207.946. kecuali dinyatakan lain) Saldo Laba *) Catatan 3.938 *) Saldo rugi sebesar Rp25.853.356 1.907 (190.313 1.498 1.512. Laporan Tahunan BCA 2008 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.589) (808.

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.343 2.684.440.949 (6.316) (4.332) 1.861) 1.676) (2.730.824) Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.072 (5.072 (7.327.906 51 4.412.774 (6.892 23.620 (4.754.713. 106 Laporan Tahunan BCA 2008 .702) (20.937.042 (6.186 205.890 465.778) 16.743.780 (25.445 (6.118) (244.251.534.831 (268.555.618 55.995.833) (2.489.960 335.858.810.780.837 49. kecuali dinyatakan lain) 2008 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan bunga.531 (9.950) (2.243.002 (28.004 (441.205.176 (10.974) (549.345) 12.349) 3.742) 698.095) 390.821.020 352.bersih dari transaksi valuta asing Penerimaan dari pendapatan operasional lainnya Penerimaan dari pendapatan non-operasional Pembayaran untuk beban operasional lainnya Pembayaran pajak penghasilan Kenaikan/penurunan lainnya yang mempengaruhi kas: Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Surat-surat berharga untuk tujuan diperdagangkan Obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan Kredit yang diberikan Investasi dalam sewa guna usaha Piutang pembiayaan konsumen Tagihan akseptasi Aktiva lain-lain Kewajiban segera Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Surat-surat berharga yang diterbitkan Kewajiban lain-lain Kas bersih yang (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Perolehan aktiva tetap Hasil penjualan aktiva tetap Pembelian penyertaan dalam saham Pembelian obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual Penerimaan dari obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual yang dijual dan jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian obligasi pemerintah untuk dimiliki hingga jatuh tempo Penerimaan dari obligasi pemerintah untuk dimiliki hingga jatuh tempo yang jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual Penerimaan dari surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual yang jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo Penerimaan dari surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo yang jatuh tempo selama tahun berjalan Penerimaan dividen kas Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi 16.248.611 (383.455) 13.699.930) 573.697) 200.377) 3.728 495.289) 376.737) (162.824) (1.109) 89.808) (165.011.685) 3.376 (69.320.806.403.914.690 35.297.000 (2.433.091) 79.014.915.096 8.483) 17. provisi dan komisi (Pembayaran untuk) penerimaan .637) 10.087 (1.737.317 (5.223) 28.764) 2007 14.779.264 3.029 84 (2.381) (342. provisi dan komisi Pembayaran bunga.344.452 2.413.649 48.007 (1.

989.657 28.677.032) (1.589) (2.513.858.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.051 28.637.894 1.854. kecuali dinyatakan lain) 2008 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Pembayaran dividen kas (Pembayaran untuk) penarikan bersih atas pinjaman yang diterima Pembayaran tantiem Dewan Komisaris dan Direksi Pembelian kembali saham beredar Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan (PENURUNAN) KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN Kas dan setara kas terdiri dari: Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain Jumlah kas dan setara kas INFORMASI TAMBAHAN UNTUK AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN YANG TIDAK MEMPENGARUHI ARUS KAS: Reklasifikasi obligasi pemerintah dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual Reklasifikasi surat-surat berharga dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo dan kelompok diperdagangkan ke kelompok tersedia untuk dijual Penyisihan saldo laba untuk dividen interim (1.549.798.087.995) (397.675.955 306.608 7.854.668.173) 4.580 7.885.723 20.359 852. Laporan Tahunan BCA 2008 107 .113) (617.758.580 2007 (2.245 28.670) (56.820 11.784 - Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.335 28.341.921 9.941) 382.335 10.623) (635.090 24.456.800 (53.854.871.755) 28.335 16.456.

1871 pada Berita Negara No.TH. Bank beroperasi sebagai bank umum. termasuk perubahan yang dilakukan sehubungan dengan Penawaran Umum Perdana saham Bank pada bulan Mei 2000. Bank memperoleh izin untuk melakukan kegiatan usaha devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. dilakukan dengan Akta Notaris Hendra Karyadi. tanggal 21 Mei 1974 No.01.04-797 tanggal 18 Januari 2007 dan diumumkan dalam tambahan No.H. 144. dimana eksekusi opsi telah dilakukan hingga 31 Desember 2006.01. Thamrin No. Bank bergerak di bidang perbankan dan jasa keuangan lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. yang antara lain. 30 tanggal 14 April 2000. Sesuai dengan pasal 3 dari Anggaran Dasarnya.II tanggal 14 Maret 1957. Perubahan ini dilakukan dengan Akta Notaris Hendra Karyadi. 38 dengan nama “N.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. 897 pada Berita Negara No. Perubahan terakhir sehubungan dengan penerbitan saham baru dalam rangka Program Kompensasi Manajemen Berbasis Saham. 9/110/Kep/Dir/UD tanggal 28 Maret 1977.04. Bank memperoleh izin untuk melakukan aktivitas-aktivitas tersebut berdasarkan surat keputusan Menteri Keuangan No. S. 15 tanggal 20 Februari 2007. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory”. Akta ini disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan No. 1.04. PT Bank Central Asia Tbk (“Bank BCA” atau “Bank”) didirikan di negara Republik Indonesia dengan Akta Notaris Raden Mas Soeprapto tanggal 10 Agustus 1955 No. yang disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan No. J. Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. 62 tanggal 3 Agustus 1956. tanggal 9 Januari 2007 No.V. 68 tanggal 25 Agustus 2006. Bank berkedudukan di Jakarta dengan kantor pusat di Jalan M.H. 62.2006 tanggal 20 Juli 2006 dan diumumkan dalam tambahan No. S. Akta ini disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. S. nama Bank diubah menjadi PT Bank Central Asia. mengubah status Bank menjadi perusahaan terbuka dan nama Bank menjadi PT Bank Central Asia Tbk. 108 Laporan Tahunan BCA 2008 . kecuali dinyatakan lain) 1.01. Kantor-kantor perwakilan luar negeri berlokasi di Hong Kong dan Singapura.99 tanggal 31 Desember 1999 dan diumumkan dalam Tambahan No. Anggaran Dasar Bank telah mengalami beberapa kali perubahan. Nama Bank telah diubah beberapa kali. 1. 42855/U..H.5/89/19 tanggal 10 Oktober 1955 dan diumumkan dalam Tambahan No.. pengganti Notaris Ridwan Suselo. C-21020 HT.H.TH. 595 pada Berita Negara No. C-21311 HT.A. Perubahan yang menyatakan pernyataan kembali seluruh pasal dalam Anggaran Dasar telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.M. UMUM a. Bank mulai beroperasi di bidang perbankan sejak tanggal 12 Oktober 1956. tanggal 29 Desember 1999 No.. W7-HT. 185 pada Berita Negara No. Bank memiliki sejumlah cabang dan kantor perwakilan sebagai berikut: 2008 Cabang dalam negeri Kantor perwakilan luar negeri Jumlah 842 2 844 2007 807 2 809 Cabang-cabang dalam negeri berlokasi di berbagai pusat bisnis utama yang tersebar di seluruh Indonesia. terakhir berdasarkan Akta Wargio Suhardjo.

000 melalui Bank Indonesia).000 (terdiri dari obligasi dengan tingkat bunga tetap sejumlah Rp2.H.771.877. Berdasarkan surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. Bank menawarkan 662.400.000 dari Pemerintah Republik Indonesia. Untuk memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam Peraturan Bank Indonesia No. sejumlah Rp8. status Bank diubah menjadi Bank Taken Over (BTO). SK-501/BPPN/0400 tanggal 25 April 2000. dan (ii) bunga yang masih harus diterima atas kredit yang diberikan kepada perusahaan afiliasi terhitung sejak tanggal efektif pengalihan sampai dengan tanggal 30 April 1999. S. Pada tanggal yang sama.000 saham dengan jumlah nilai nominal Rp147. No.H. kecuali dinyatakan lain) 1. yang disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 18 April 2001. UMUM (lanjutan) b.000 dan obligasi dengan tingkat bunga variabel sejumlah Rp58.000.100. c. Penawaran umum ini dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tanggal 10 Juli 2001. 117/KMK. Berdasarkan surat keputusan Ketua BPPN No.199. Sesuai dengan keputusan tersebut. tanggal 12 April 2001 No. Bank menawarkan lagi 588. Berdasarkan surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. Laporan Tahunan BCA 2008 109 .000 saham melalui Penawaran Umum Perdana dengan jumlah nilai nominal Rp331. sebagai bagian dari divestasi pemilikan saham Republik Indonesia yang diwakili oleh BPPN.877. Bank Indonesia mengumumkan melalui Peng.000 atas pembayaran rekapitalisasi dari Pemerintah melalui BPPN sejumlah Rp28..000. 25) menetapkan untuk dilakukannya pemecahan nilai nominal saham (“stock split”) dari Rp500 (nilai penuh) per saham. 30.125. BPPN mengambil alih operasi dan manajemen Bank. S-1037/PM/2000 tanggal 11 Mei 2000.400 (nilai penuh) per saham).975. pada tanggal 28 Mei 1999 Bank menerima pembayaran sebesar Rp60.000 yang dialihkan secara efektif pada tanggal 26 April 1999).. Jumlah ini terdiri dari (i) nilai pokok kredit yang diberikan kepada perusahaan afiliasi yang telah diserahkan kepada BPPN (terdiri dari Rp47.800. Stock split dilakukan dengan Akta Notaris Hendra Karyadi. menjadi Rp250 (nilai penuh) per saham dan meningkatkan jumlah saham ditempatkan sebanyak 147. dikurangi dengan (iii) kelebihan saldo Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (termasuk bunga) sejumlah Rp29. S-1611/PM/2001 tanggal 29 Juni 2001. Sehubungan dengan program rekapitalisasi. bahwa program pemulihan termasuk restrukturisasi Bank telah selesai dan Bank telah dikembalikan ke dalam pengawasan Bank Indonesia. BPPN mengembalikan Bank kepada Bank Indonesia yang berlaku efektif pada tanggal tersebut. yang merupakan 22% dari modal saham yang ditempatkan dan disetor. Berdasarkan surat keputusan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) No.480.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. sebagai bagian dari divestasi pemilikan saham Republik Indonesia yang diwakili oleh BPPN.600 saham setelah stock split) melalui Program Kompensasi Manajemen Berbasis Saham (“MSOP”). S. 2/11/PBI/2000 tanggal 31 Maret 2000.200 (harga penawaran Rp900 (nilai penuh) per saham).000 yang dialihkan secara efektif pada tanggal 21 September 1998 dan Rp4. Bank menggunakan penerimaan tersebut untuk membeli obligasi pemerintah yang baru diterbitkan sejumlah Rp60. Bank ditetapkan untuk ikut serta dalam program rekapitalisasi bank berdasarkan keputusan bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia No. 31/15/KEP/GBI tanggal 26 Maret 1999 mengenai pelaksanaan program rekapitalisasi bank untuk Bank Taken Over. Penawaran umum ini dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tanggal 31 Mei 2000.752.300 saham (atau sejumlah 294.017/1999 dan No. yang merupakan 10% dari modal saham ditempatkan dan disetor saat itu.398. 2/4/Bgub tanggal 28 April 2000.200 (harga penawaran Rp1. 19/BPPN/1998 tanggal 28 Mei 1998. dengan Akta No. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 12 April 2001 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi.751.

AHU-AH.01. Stock split dilakukan dengan Akta Notaris Hendra Karyadi. jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak melebihi 1% dari jumlah seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Bank hingga tanggal 27 April 2007 atau seluruhnya 123.160. 7/7/DPwB2/PwB24/Rahasia tanggal 16 November 2005. S. 10/116/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 20 Agustus 2008. RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2008 memutuskan untuk mengangkat Bapak Sigit Pramono selaku Komisaris Independen Bank. 42) menyetujui untuk dilakukannya pembelian kembali saham (buy back shares) oleh Bank.H. RUPSLB tanggal 28 November 2007 memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Bapak Renaldo Hector Barros selaku Komisaris Independen Bank dan mengangkat Bapak Renaldo Hector Barros dan Bapak Henry Koenaifi. kecuali dinyatakan lain) 1. yaitu sebanyak 615.. tanggal 11 Desember 2007 yang diterima dan dicatat oleh Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Laporan Akta Perubahan Anggaran Dasar No. dengan ketentuan bahwa pembelian kembali saham disetujui oleh Bank Indonesia serta dilakukan dari waktu ke waktu selama 18 bulan terhitung sejak tanggal rapat tersebut. dengan Akta No. 16) menetapkan untuk dilakukannya stock split dari Rp250 (nilai penuh). jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak melebihi 5% dari jumlah seluruh saham Bank yang telah diterbitkan hingga tanggal 31 Desember 2004. S.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Bapak Henry Koenaifi selaku Direktur Bank.H.50 (nilai penuh) per saham dan karenanya diputuskan pula perubahan ayat 1.. RUPSLB tanggal 15 Mei 2007 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi. dengan Akta No. efektif sejak tanggal 8 Februari 2008.H. dan ayat 3 Pasal 4 Anggaran Dasar Bank. Selain itu. telah menyetujui pemecahan saham Bank (stock split) dari Rp125 (nilai penuh) per saham menjadi Rp62. per saham menjadi Rp125 (nilai penuh). per saham.. S. efektif sejak tanggal 20 Agustus 2008 setelah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia melalui surat persetujuan No.153.H. dan b. Dengan surat No. 110 Laporan Tahunan BCA 2008 .10-0247 tanggal 3 Januari 2008. Bank telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia terkait dengan Pembelian Kembali Saham Tahap II. Bank Indonesia tidak berkeberatan dengan rencana pembelian kembali saham Bank. 33). ayat 2.. yang disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 26 Mei 2004. setelah melepaskan jabatannya selaku Direktur Utama PT BCA Finance sebagai Direktur Bank. dengan akta No.060. S. efektif tanggal 13 Februari 2008. setelah Bank menyampaikan surat No.H. dengan Akta No. Bapak Renaldo Hector Barros selaku Direktur Bank. Dengan surat No. S. Bank telah menerima surat persetujuan dari Bank Indonesia No.675 saham dan jumlah dana untuk pembelian kembali saham tidak melebihi Rp2. S.013. dengan ketentuan bahwa pembelian kembali saham disetujui oleh Bank Indonesia.275. 10/19/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 8 Februari 2008 yang menyetujui pengangkatan: a. 6) menyetujui untuk dilakukannya pembelian kembali saham (buy back shares) tahap II oleh Bank. 9/160/DPB 3/TPB 3-2 tanggal 11 Oktober 2007. Perubahan Anggaran Dasar Bank dilakukan dengan Akta Notaris Hendra Karyadi. 40. UMUM (lanjutan) Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) tanggal 6 Mei 2004 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi. masing-masing berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia. RUPSLB tanggal 26 Mei 2005 (notulen rapat dibuat oleh notaris Hendra Karyadi.050 saham dan jumlah dana untuk pembelian kembali saham tidak melebihi Rp678. tanggal 18 Mei 2004 No.H. 080/DIR/2008 tanggal 12 Februari 2008 kepada Bank Indonesia mengenai pemberhentian dengan hormat Bapak Henry Koenaifi selaku Direktur Utama PT BCA Finance.. RUPSLB tanggal 28 November 2007 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi.

TRIM. RUPSLB tanggal 18 Desember 2008 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Dr. kecuali dinyatakan lain) 1.562 lot atau 198.781. d. 114).000 lembar saham dengan nilai keseluruhan pembelian Rp808.257.H.000 lembar dengan rata-rata perolehan Rp3.500 saham. Susunan pengurus Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 Komisaris Presiden Komisaris Komisaris Eugene Keith Galbraith Tonny Kusnadi Cyrillus Harinowo*) Raden Pardede*) Sigit Pramono*) Djohan Emir Setijoso Jahja Setiaatmadja Dhalia Mansor Ariotedjo Anthony Brent Elam Suwignyo Budiman Tan Ho Hien/Subur Tan***) Renaldo Hector Baros Henry Koenaifi 2007 Eugene Keith Galbraith Tonny Kusnadi Cyrillus Harinowo*) Renaldo Hector Barros*) Raden Pardede*) Djohan Emir Setijoso Aswin Wirjadi**) Jahja Setiaatmadja Dhalia Mansor Ariotedjo Anthony Brent Elam Suwignyo Budiman Tan Ho Hien/Subur Tan***) Direksi Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur Direktur *) **) ***) Komisaris Independen Mengundurkan diri efektif mulai tanggal 1 Januari 2008 Direktur Kepatuhan Laporan Tahunan BCA 2008 111 .585 (Catatan 19). Irawan Soerodjo. termasuk kemungkinan apabila Bank bermaksud untuk mengalihkan sebagian saham PT Bank UIB kepada pihak lain yang disetujui oleh Bank sebagai strategic partner dalam mengembangkan Bank Umum Syariah tersebut. S. menyatakan bahwa aktivitas Pembelian Kembali Saham Tahap II periode 11 Februari 2008 sampai dengan 13 November 2008 telah selesai dilaksanakan dengan jumlah pembelian sejumlah 397. dengan harga pembelian akhir sebesar Rp248.767.. berkedudukan di Jakarta Timur. telah menyetujui pengambilalihan seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam PT Bank UIB. Berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. persetujuan mana termasuk tetapi tidak terbatas pada persetujuan terhadap rancangan akuisisi.88 (nilai penuh) per lembar saham. dengan akta No.106. sejumlah 42. ringkasan rancangan akuisisi dan konsep akta akuisisi dalam rangka pengambilalihan tersebut. 038/IQ-ECM/LTR/HFJ/XI/2008. 187 tanggal 24 Oktober 2008. dimana untuk selanjutnya PT Bank UIB tersebut akan diubah kegiatan usahanya menjadi Bank Umum Syariah.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. sehingga Bank akan menjadi pemegang 100% saham PT Bank UIB. MSi. tanggal 26 November 2008. Bank telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli dengan pemilik PT Bank UIB dalam rangka akuisisi PT Bank UIB. Sehingga jumlah pembelian kembali saham yang telah dilakukan sampai dengan 13 November 2008 sebanyak 289. UMUM (lanjutan) Berdasarkan Surat No.

yang termasuk setara kas adalah kas. UMUM (lanjutan) Per 31 Desember 2008 dan 2007. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN Dalam pembukuan dan pelaporan keuangannya. 604/DIR/2007 tanggal 4 Oktober 2007. Untuk keperluan laporan arus kas konsolidasi. Bank dan Anak Perusahaan menganut kebijakan akuntansi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.303 dan 20. kecuali untuk surat-surat berharga dan Obligasi Pemerintah yang diperdagangkan dan tersedia untuk dijual. kecuali dinyatakan lain) 1. Laporan keuangan konsolidasi disusun dengan metode akrual kecuali laporan arus kas dan tagihan bunga atas aktiva produktif non-performing yang dicatat pada saat kas diterima (cash basis). Laporan arus kas konsolidasi disusun berdasarkan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas-aktivitas operasional. adalah sebagai berikut: a. Bank mempekerjakan masing-masing 20.LK). Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. dibuat oleh Dr. 112 Laporan Tahunan BCA 2008 .389 karyawan tetap (tidak diaudit). investasi dan pendanaan. Komite Audit Bank terdiri dari: 2008 Ketua Anggota Anggota Anggota *) 2007 Cyrillus Harinowo Herman Yoseph Susmanto Rodulphus Aquaviva Supriyono : : : : Cyrillus Harinowo Herman Yoseph Susmanto Rodulphus Aquaviva Supriyono Inawaty Suwardi*) Diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. yang diterapkan secara konsisten dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. S. giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank lain. Kebijakan-kebijakan akuntansi yang signifikan. Irawan Soerodjo. tagihan dan kewajiban derivatif yang dicatat berdasarkan nilai wajar. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi Bank dan Anak Perusahaan telah disajikan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. e. MSi.. 31 (Revisi 2000) mengenai “Akuntansi Perbankan“ dan prinsip akuntansi yang berlaku umum lainnya yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia serta praktik-praktik akuntansi dan pedoman pelaporan dan akuntansi perbankan yang ditetapkan oleh otoritas perbankan Indonesia dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam .H. 87. bangunan serta peralatan tertentu yang telah direvaluasi. 2. Laporan keuangan konsolidasi telah disajikan berdasarkan nilai historis.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. 173/SK/DIR/2008 tentang Pengangkatan dan Perubahan Keanggotaan Komite Audit Sesuai dengan surat No. penyertaan saham tertentu yang dicatat dengan metode akuntansi ekuitas dan tanah. Susunan pengurus Bank berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. Bank telah menyampaikan pengunduran diri Bapak Aswin Wirjadi selaku Wakil Presiden Direktur Bank yang efektif per tanggal 1 Januari 2008. tanggal 11 September 2008.

Jakarta. Akta tersebut disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dengan No. S.01.988. C-08091 HT. sebuah perusahaan yang berdomisili di Hong Kong dan berlokasi di Room 3211-3215. 1 Connaught Place. yang dikonsolidasi pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 PT BCA Finance (dahulu PT Central Sari Finance) BCA Finance Limited 100 100 2007 100 100 Jumlah aktiva semua Anak Perusahaan tersebut per 31 Desember 2008 dan 2007 (sebelum eliminasi) berjumlah Rp1. (4) Laporan arus kas menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 16:00 WIB pada tanggal neraca.81% dan 0. secara langsung dan tidak langsung.013 atau 0. BCA Finance Limited (“BFL”). atau Bank dapat menentukan kebijakan keuangan dan operasi dari Anak Perusahaan. Prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi meliputi laporan keuangan Bank dan Anak Perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki atau dikendalikan oleh Bank.H. sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi di Wisma Milenia Lantai 1. (2) Pendapatan.. Central. PT BCA Finance. Budi Santoso Isbandi.2005 tanggal 28 Maret 2005. Hong Kong.menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 16:00 WIB pada tanggal neraca. Untuk tujuan konsolidasi. komitmen dan kontinjensi .X. kecuali dinyatakan lain) 2. beban. Suatu pengendalian atas suatu Anak Perusahaan lain dianggap ada bilamana Bank menguasai lebih dari lima puluh persen (50%) hak suara pada Anak Perusahaan. (3) Akun ekuitas . Jalan MT Haryono 16.04. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) b. bergerak di bidang money lending dan telah beroperasi sejak tahun 1975. tanggal 7 Maret 2005 No. Berdasarkan Akta Notaris F. Persentase kepemilikan Anak Perusahaan. atau mempunyai kemampuan untuk memberhentikan atau menunjuk mayoritas anggota Direksi pada Anak Perusahaan. 25. laba dan rugi . Jardine House. PT Central Sari Finance diubah namanya menjadi PT BCA Finance.537 dan Rp1. kecuali akun-akun laba rugi menggunakan kurs tengah rata-rata dan unsur-unsur ekuitas menggunakan kurs historis.merupakan akumulasi dari laporan laba rugi bulanan selama tahun berjalan yang dijabarkan ke dalam rupiah dengan rata-rata kurs tengah Reuters untuk bulan yang bersangkutan. bergerak di bidang sewa guna usaha (multifinance) dan beroperasi sejak tahun 1995. Seluruh transaksi dan saldo antar perusahaan yang signifikan telah dieliminasi dalam laporan keuangan konsolidasi.TH. Laporan Tahunan BCA 2008 113 .PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.851.menggunakan kurs historis.85% dari jumlah aktiva konsolidasi. laporan keuangan dalam mata uang asing milik Anak Perusahaan luar negeri Bank dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan dasar sebagai berikut: (1) Aktiva dan kewajiban.

baik secara langsung maupun tidak langsung. dengan perusahaan pelapor (termasuk holding companies. yaitu orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan. dan anggota keluarga dekat dari perorangan tersebut (yang dimaksudkan dengan anggota keluarga dekat adalah mereka yang dapat diharapkan mempengaruhi atau dipengaruhi perorangan tersebut dalam transaksinya dengan perusahaan pelapor). atau berada di bawah pengendalian bersama. (ii) perusahaan asosiasi (associated company). Penjabaran transaksi dalam valuta asing Bank menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam Rupiah. direksi dan manajer dari perusahaan serta anggota keluarga dekat orang-orang tersebut. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) b. Ini mencakup perusahaan-perusahaan yang dimiliki anggota dewan komisaris. Saldo akhir tahun aktiva moneter dan kewajiban moneter dalam valuta asing dijabarkan ke dalam rupiah dengan kurs tengah Reuters pukul 16:00 WIB pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. mengendalikan. 7. memimpin dan mengendalikan kegiatan perusahaan pelapor yang meliputi anggota dewan komisaris. “Pengungkapan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa”. (iv) karyawan kunci. Seluruh transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa. (v) perusahaan di mana suatu kepentingan substansial dalam hak suara dimiliki baik secara langsung maupun tidak langsung oleh setiap orang yang diuraikan dalam (iii) atau (iv). direksi atau pemegang saham utama dari perusahaan pelapor dan perusahaan-perusahaan yang mempunyai anggota manajemen kunci yang sama dengan perusahaan pelapor.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Prinsip konsolidasi (lanjutan) Selisih yang timbul dari proses penjabaran laporan keuangan tersebut disajikan sebagai “Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing” pada kelompok Ekuitas dalam neraca konsolidasi. atau dikendalikan oleh. suatu kepentingan hak suara di perusahaan pelapor yang berpengaruh secara signifikan. (iii) perorangan yang memiliki. yang dilakukan dengan syarat dan kondisi yang sama maupun berbeda dengan pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa. d. Transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa Dalam laporan keuangan konsolidasi ini. 114 Laporan Tahunan BCA 2008 . subsidiaries dan fellow subsidiaries). diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasi. sebagai berikut: (i) perusahaan yang melalui satu atau lebih perantara (intermediaries). atau perusahaan di mana setiap orang tersebut mempunyai pengaruh signifikan atas perusahaan tersebut. Transaksi-transaksi dalam valuta asing dijabarkan ke dalam rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal transaksi. c. istilah pihak yang mempunyai hubungan istimewa digunakan sesuai dengan PSAK No. kecuali dinyatakan lain) 2.

266 6.384 13. diragukan dan macet.533 1. Diskonto dan premi diamortisasi dengan metode garis lurus dan dicatat sebagai penyesuaian atas bunga.755 12.822 Laba (rugi) kurs.204 18. Seluruh penerimaan kas yang berhubungan dengan kredit non-performing yang digolongkan sebagai diragukan dan macet diakui terlebih dahulu sebagai pengurang pokok kredit. Kelebihan penerimaan kas di atas pokok kredit diakui sebagai pendapatan bunga dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. Bunga yang telah diakui tetapi belum tertagih akan dibatalkan pada saat kredit diklasifikasikan sebagai non-performing.406 15. atau kredit yang pembayarannya secara tepat waktu diragukan. e.065 15. dikreditkan (dibebankan) dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. secara umum diklasifikasikan sebagai kredit non-performing. yang telah maupun yang belum direalisasi.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Pendapatan bunga dari kredit dan aktiva produktif lainnya yang diklasifikasikan sebagai non-performing dilaporkan sebagai tagihan kontinjensi dan diakui sebagai pendapatan pada saat pendapatan tersebut diterima (cash basis). Pendapatan bunga dari kredit yang dibeli dari BPPN diakui pada saat pendapatan tersebut diterima (cash basis). Pengakuan pendapatan bunga dari kredit dan aktiva produktif lainnya dihentikan pada saat kredit dan aktiva produktif lainnya tersebut diklasifikasikan sebagai non-performing (kurang lancar. kecuali dinyatakan lain) 2. Pendapatan bunga dari kredit yang direstrukturisasi hanya dapat diakui apabila telah diterima secara tunai sebelum kualitas kredit menjadi lancar sebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia No. Penjabaran transaksi dalam valuta asing (lanjutan) Kurs yang digunakan untuk menjabarkan mata uang asing ke dalam Rupiah adalah sebagai berikut (nilai penuh): Valuta asing 1 1 1 1 1 100 1 Dolar Amerika Serikat (USD) Dolar Australia (AUD) Dolar Singapura (SGD) Dolar Hong Kong (HKD) Poundsterling Inggris (GBP) Yen Jepang (JPY) EURO (EUR) 2008 10.356 2007 9. Pendapatan dan beban bunga Pendapatan dan beban bunga diakui dengan menggunakan metode akrual. Kredit non-performing terdiri dari kredit yang digolongkan sebagai kredit kurang lancar. Laporan Tahunan BCA 2008 115 . 7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum.761 8.554 7. Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau bunganya telah lewat 90 hari atau lebih setelah jatuh tempo.900 7.588 1.393 8. diragukan dan macet). IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) d.

tergantung pada jenis transaksi dan efektivitas dari lindung nilai tersebut. Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar dan kurs tengah Reuters pada tanggal laporan. Tagihan sewa guna usaha disajikan sebesar nilai pokok pinjaman yang belum dibayar dikurangi penyisihan penghapusan tagihan sewa guna usaha. g. 55. diakui sebagai pendapatan ditangguhkan dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama jangka waktu kredit. Pendapatan provisi dan komisi Pendapatan provisi dan komisi. Instrumen derivatif Transaksi derivatif diakui sesuai dengan PSAK No. diakui sebagai pendapatan pada saat penyelesaian kredit. Pendapatan provisi dan komisi yang tidak berkaitan langsung dengan jangka waktu tertentu diakui pada saat terjadinya transaksi. yang akan diakui sebagai pendapatan sesuai dengan jangka waktu kontrak sewa guna usaha. termasuk adanya dokumentasi formal pada awal lindung nilai. yang mensyaratkan bahwa semua instrumen derivatif diakui dalam laporan keuangan konsolidasi pada nilai wajarnya. 116 Laporan Tahunan BCA 2008 . IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) f. Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun berjalan. “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai”. Pendapatan sewa guna usaha dari kontrak yang dikategorikan sebagai direct financing lease dihitung dengan menggunakan metode pembiayaan (financing method). PSAK No. (iii) Masa sewa guna usaha minimum 2 (dua) tahun. kontrak sewa guna usaha yang dilakukan Anak Perusahaan dikategorikan sebagai direct financing lease apabila memenuhi semua kriteria sebagai berikut (Catatan 2r): (i) Penyewa guna usaha memiliki hak opsi untuk membeli aktiva yang disewagunausahakan pada akhir masa sewa guna usaha dengan harga yang telah disetujui bersama pada saat dimulainya perjanjian sewa guna usaha. sebagai pendapatan perusahaan sewa guna usaha (full payout lease). maka transaksi sewa guna usaha dikelompokkan sebagai transaksi sewa-menyewa biasa (operating lease). termasuk yang berhubungan langsung dengan kegiatan pemberian kredit dan/atau mempunyai jangka waktu tertentu dan jumlahnya signifikan. kecuali dinyatakan lain) 2. kelebihan dari tagihan sewa guna usaha dan nilai sisa aktiva yang disewagunausahakan di atas harga perolehan aktiva yang bersangkutan dicatat sebagai pendapatan sewa guna usaha yang ditangguhkan. Dengan metode ini. perubahan nilai wajar yang berkaitan dengan lindung nilai diakui sebagai penyesuaian terhadap aktiva atau kewajiban yang dilindung nilai dalam laba rugi konsolidasi tahun berjalan atau disajikan dalam ekuitas. Untuk memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai. h. Jika instrumen derivatif dirancang dan memenuhi syarat lindung nilai. Saldo pendapatan provisi dan komisi yang ditangguhkan dari kredit yang diselesaikan sebelum jatuh tempo. 55 mensyaratkan beberapa kriteria tertentu yang harus dipenuhi. Akuntansi untuk transaksi sewa guna usaha Sebelum tanggal 1 Januari 2008. (ii) Seluruh pembayaran berkala yang dilakukan oleh penyewa guna usaha ditambah dengan nilai sisa mencakup pengembalian harga perolehan barang modal yang disewagunausaha serta bunganya. Jika salah satu kriteria tersebut di atas tidak terpenuhi.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.

Akuntansi untuk transaksi sewa guna usaha (lanjutan) Pengakuan pendapatan sewa guna usaha dihentikan. indikasi ini berupa keterlambatan pembayaran angsuran bulanan (pokok dan bunga) lebih dari tiga bulan. Anak Perusahaan mengakui aset berupa piutang sewa pembiayaan di neraca konsolidasi sebesar jumlah yang sama dengan investasi sewa neto. Pendapatan pembiayaan konsumen yang ditangguhkan merupakan selisih antara jumlah angsuran yang belum dibayar dengan nilai pokok pembiayaan dan diakui sebagai pendapatan selama jangka waktu perjanjian berdasarkan tingkat pengembalian efektif. giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank lain. kecuali dinyatakan lain) 2. Dalam sewa menyewa biasa. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) h. jika menurut manajemen terdapat indikasi bahwa penyewa guna usaha tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran angsuran bulanannya secara tepat waktu. jika sewa tidak mengalihkan secara substantial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset (Catatan 2r). Pendapatan sewa guna usaha dari tagihan sewa guna usaha non-performing ini diakui sebagai pendapatan dalam laporan laba rugi konsolidasi pada saat kas diterima (cash basis). diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. apabila ada. Penerimaan piutang sewa diperlakukan sebagai pembayaran pokok dan penghasilan pembiayaan. dalam sewa pembiayaan. Selanjutnya. 30 (1990) ”Akuntansi Sewa Guna Usaha”.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. dikurangi penyisihan penghapusan penempatan pada bank lain tersebut. k. PSAK No. Pengakuan penghasilan pembiayaan didasarkan pada suatu pola yang mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan atas investasi bersih Anak Perusahaan sebagai lessor dalam sewa pembiayaan. Berdasarkan PSAK No. Efektif tanggal 1 Januari 2008. i. 30 (Revisi 2007). “Sewa” menggantikan PSAK No. 30 (Revisi 2007). Pendapatan sewa operasi diakui sebagai pendapatan atas dasar garis lurus selama masa sewa. Penempatan pada bank lain disajikan sebesar saldo penempatan. diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya. Akuntansi untuk pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen disajikan sebesar jumlah angsuran yang belum dibayar dikurangi pendapatan pembiayaan konsumen yang ditangguhkan. Anak Perusahaan mengakui aset untuk sewa operasi di neraca konsolidasi sesuai sifat aset tersebut. Laporan Tahunan BCA 2008 117 . dikurangi bunga diterima di muka. Secara umum. Biaya langsung awal sehubungan proses negosiasi sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui sebagai beban selama masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa. yang jumlahnya ditentukan berdasarkan evaluasi manajemen atas kolektibilitas masing-masing penempatan pada akhir tahun. Rental kontinjen. sewa yang mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. 30 (Revisi 2007). Berdasarkan PSAK No. suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi. j. Menurut PSAK revisi ini. Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas. penentuan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset dan perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan aset tersebut. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Penempatan pada Bank Indonesia disajikan sebesar saldo penempatan.

Kredit yang diberikan Kredit yang diberikan disajikan sebesar jumlah pokok kredit dikurangi penyisihan penghapusan kredit yang diberikan. Laba atau rugi. bunga. kemudian disesuaikan dengan biaya-biaya yang akan dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tersebut. Investasi dalam surat-surat berharga dan obligasi pemerintah diklasifikasikan ke dalam salah satu dari kelompok berikut ini: dimiliki hingga jatuh tempo (held-to-maturity). Surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Surat-surat berharga terdiri dari Sertifikat Bank Indonesia. m. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) l. Jumlah bruto kredit yang direstrukturisasi mencakup pokok kredit. wesel tagih. estimasi atas nilai wajar surat berharga ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya adalah sama atau dihitung berdasarkan arus kas yang diharapkan terhadap aktiva bersih surat berharga tersebut. Selisih antara nilai wajar dan harga perolehan surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual. Untuk surat-surat berharga yang tidak mempunyai harga penawaran pasar. 118 Laporan Tahunan BCA 2008 . Surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan dan tersedia untuk dijual dinilai dengan nilai wajar pada tanggal neraca. Laba atau rugi yang direalisasi dari penjualan surat-surat berharga dan obligasi pemerintah diakui atau dibebankan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan berdasarkan metode identifikasi khusus. Penurunan nilai wajar di bawah harga perolehan (termasuk amortisasi premi dan diskonto) yang tidak bersifat sementara dicatat sebagai penurunan permanen nilai investasi dan dibebankan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. dan beban lainnya yang dikapitalisasi ke pokok kredit. yang telah maupun yang belum direalisasi akibat selisih antara nilai wajar dan harga perolehan surat-surat berharga dan obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan. kecuali dinyatakan lain) 2. dan tersedia untuk dijual (available-for-sale). Bunga yang dikapitalisasi ke pokok kredit tersebut diakui sebagai pendapatan bunga ditangguhkan. Penurunan nilai wajar permanen atas surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo dan tersedia untuk dijual dibebankan pada laba rugi konsolidasi tahun berjalan. Pendapatan bunga yang ditangguhkan diakui sebagai pendapatan hanya apabila harga perolehan/harga beli dari kredit tersebut sudah diterima seluruhnya (sebesar pembayaran dari debitur yang bersangkutan).PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. surat berharga pasar uang dan Surat Perbendaharaan Negara. yang belum direalisasi. nilai wajar tersebut umumnya ditentukan dengan mengacu pada harga penawaran pasar yang terjadi di bursa efek pada tanggal yang terdekat dengan tanggal neraca. Surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo disajikan dalam neraca konsolidasi sebesar harga perolehan setelah amortisasi premi atau diskonto. Medium Term Notes. Pendapatan bunga yang ditangguhkan merupakan selisih antara nilai pokok pinjaman dan harga perolehan/harga beli. dicatat sebagai unsur ekuitas setelah pengaruh pajak tangguhan dan akan diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi pada tahun dimana surat-surat berharga dan obligasi pemerintah tersebut dijual. diperdagangkan (trading). Kredit yang dibeli dari BPPN disajikan sebesar saldo nilai pokok pinjaman dikurangi penyisihan penghapusan kredit dan pendapatan bunga yang ditangguhkan. Untuk surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar keuangan yang terorganisasi. obligasi korporasi. unit penyertaan di reksa dana. diakui atau dibebankan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. Investasi dalam unit penyertaan di reksa dana dinilai berdasarkan Nilai Aktiva Bersih (Net Asset Value) pada tanggal neraca.

tagihan derivatif. kredit yang diberikan. jenis restrukturisasi kredit bermasalah adalah dengan modifikasi persyaratan kredit. penyisihan penghapusan aktiva non produktif (agunan yang diambil alih. dan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif. kredit dalam rangka pembiayaan bersama (joint financing) dan kredit penerusan (channeling loan) diakui sebesar pokok kredit yang merupakan porsi kredit yang risikonya ditanggung oleh Bank. Kredit yang diberikan (lanjutan) Kredit sindikasi. o. n. surat-surat berharga kecuali Sertifikat Bank Indonesia. Jumlah pengurangan tersebut diakui sebagai kerugian dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. Jika nilai tunai penerimaan kas masa depan sebagaimana ditentukan dalam persyaratan baru dari kredit yang diberikan tersebut lebih rendah daripada nilai tercatat kredit yang diberikan. Penyisihan penghapusan aktiva dan estimasi kerugian ini dibentuk berdasarkan estimasi atas kerugian yang mungkin timbul. penempatan pada bank lain. 8/2/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan Peraturan Bank Indonesia No.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. piutang pembiayaan konsumen. investasi dalam sewa guna usaha. Laporan Tahunan BCA 2008 119 . yang menurut manajemen cukup untuk menutup risiko kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya aktiva dan transaksi rekening administratif. kemampuan membayar dan faktor-faktor lain yang relevan. Surat Perbendaharaan Negara dan obligasi pemerintah. Tagihan akseptasi disajikan bersih setelah dikurangi dengan penyisihan penghapusan. 7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 dan perubahannya yaitu Peraturan Bank Indonesia No. Tagihan dan kewajiban akseptasi Tagihan dan kewajiban akseptasi dinyatakan sebesar nilai nominal letters of credit (L/C) atau nilai realisasi L/C yang diaksep oleh bank pengaksep (accepting bank). termasuk keadaan ekonomi/prospek usaha saat ini maupun yang diantisipasi untuk masa yang akan datang. Restrukturisasi kredit bermasalah Selama tahun 2008 dan 2007. Jumlah penyisihan dan estimasi kerugian ini. Evaluasi manajemen atas kolektibilitas masing-masing aktiva dan transaksi rekening administratif dilakukan berdasarkan sejumlah faktor subjektif. p. 9/6/PBI/2007 tanggal 30 Maret 2007. didasarkan atas evaluasi kolektibilitas masing-masing aktiva dan transaksi rekening administratif. saldo kredit yang diberikan harus dikurangi ke suatu jumlah yang sama dengan jumlah nilai tunai penerimaan kas masa depan. kecuali jika jumlahnya melebihi nilai tunai penerimaan kas masa depan yang ditentukan dalam persyaratan baru. kecuali dinyatakan lain) 2. Penyisihan penghapusan aktiva dan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Bank membentuk penyisihan penghapusan aktiva produktif (terdiri dari giro pada bank lain. dampak restrukturisasi tersebut dicatat secara prospektif dan tidak mengubah nilai tercatat kredit yang diberikan pada tanggal restrukturisasi. penyertaan dan aktiva lain-lain). IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) m. rekening antar kantor dan suspense account). Dalam hal restrukturisasi kredit bermasalah yang dilakukan hanya dengan modifikasi persyaratan kredit. properti terbengkalai. dimana khusus untuk Bank. selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 dibentuk sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Bank Indonesia No. tagihan akseptasi. kondisi keuangan.

Penyertaan Penyertaan dalam saham dengan kepemilikan kurang dari 20% dicatat dengan metode biaya (cost method).PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. diragukan dan macet dihitung atas jumlah pokok pinjaman setelah dikurangi dengan nilai agunan yang diperkenankan. Penyisihan umum sekurang-kurangnya 1% dari saldo aktiva produktif dan transaksi rekening administratif dengan kualitas lancar. Untuk kredit yang telah direstrukturisasi. maupun pemulihan aktiva dan transaksi rekening administratif yang telah dihapuskan sebelumnya. Penyisihan khusus untuk aktiva dan transaksi rekening administratif dengan kualitas: Klasifikasi Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet Persentase minimum 5% 15% 50% 100% Penyisihan khusus untuk aktiva produktif dan transaksi rekening administratif dengan kualitas dalam perhatian khusus. kurang lancar. Penyertaan dengan kepemilikan lebih dari 50% dikonsolidasikan (Catatan 2b). sementara untuk kepemilikan antara 20% . evaluasi manajemen Bank atas kolektibilitas kredit selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 dibentuk sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Bank Indonesia No. diakui sebagai bagian dari ekuitas sebagai “Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan”. Estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif yang mempunyai risiko kredit disajikan di sisi kewajiban pada neraca konsolidasi. Penyesuaian atas penyisihan penghapusan aktiva dan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif dicatat dalam periode dimana penyesuaian tersebut diketahui atau dapat ditaksir secara wajar.50% dicatat dengan menggunakan metode ekuitas (equity method). IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) p. Penurunan nilai penyertaan di bawah harga perolehan yang tidak bersifat sementara dicatat sebagai penurunan nilai penyertaan dan dibebankan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. 7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 dan perubahannya yaitu Peraturan Bank Indonesia No. Penyesuaian ini termasuk penambahan penyisihan penghapusan aktiva dan penambahan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif. 120 Laporan Tahunan BCA 2008 . 8/2/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan Peraturan Bank Indonesia No. apabila menurut manajemen aktiva dan transaksi rekening administratif tersebut tidak mungkin tertagih lagi. Akun ini akan diperhitungkan di dalam penentuan laba atau rugi Induk Perusahaan pada saat pelepasan investasi tersebut. Bagian laba (rugi) dari penyertaan yang dicatat dengan metode ekuitas dikreditkan (dibebankan) dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. Aktiva dan transaksi rekening administratif dihapuskan dengan mengurangi penyisihan penghapusan yang bersangkutan atau estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif. Penyisihan penghapusan aktiva dan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif (lanjutan) Pembentukan penyisihan penghapusan aktiva dan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif yang diterapkan oleh Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 1. Perubahan nilai investasi pada Anak Perusahaan yang disebabkan terjadinya perubahan nilai ekuitas Anak Perusahaan yang bukan merupakan transaksi antara Bank dengan Anak Perusahaan. q. kecuali dinyatakan lain) 2. 9/6/PBI/2007 tanggal 30 Maret 2007. 2.

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) r. Aktiva tetap dan aktiva sewa guna usaha Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 384/KMK.04/1998 tanggal 14 Agustus 1998, Bank telah melakukan penilaian kembali aktiva tetap tertentu pada tanggal 31 Desember 1998 dan 31 Oktober 2000 (Catatan 2aa). Jumlah selisih penilaian kembali aktiva tetap sebesar Rp1.059.907 (Catatan 21) merupakan selisih antara nilai wajar dan nilai tercatat aktiva tetap pada tanggal 31 Desember 1998 dan 31 Oktober 2000. Selisih penilaian kembali aktiva tetap disajikan sebagai akun terpisah di bagian ekuitas di neraca. Aktiva tetap yang telah dinilai kembali tersebut dicatat sebesar nilai wajar/nilai revaluasi dan disusutkan berdasarkan sisa umur aktiva. Sebelum tanggal 1 Januari 2008, aktiva tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan (kecuali aktiva tetap tertentu yang telah dinilai kembali pada tahun 1998 dan 2000 berdasarkan peraturan pemerintah) dikurangi akumulasi penyusutan (kecuali tanah yang tidak disusutkan). Selisih penilaian kembali aktiva tetap disajikan sebagai bagian dari ekuitas dalam neraca konsolidasi. Efektif tanggal 1 Januari 2008, Bank dan Anak Perusahaan menerapkan PSAK No. 16 (Revisi 2007), “Aset Tetap”, yang menggantikan PSAK No. 16 (1994), “Aktiva Tetap dan Aktiva Lain-lain” dan PSAK No. 17 (1994), “Akuntansi Penyusutan”. Bank telah melakukan revaluasi aktiva tetap sebelum penerapan PSAK No. 16 (Revisi 2007) dan memilih model biaya, maka nilai revaluasi aktiva tetap tersebut dianggap sebagai biaya perolehan (deemed cost) dan biaya perolehan tersebut adalah nilai pada saat PSAK 16 (Revisi 2007) diterbitkan. Seluruh saldo selisih penilaian kembali aktiva tetap yang masih dimiliki pada saat penerapan pertama kali PSAK No. 16 (Revisi 2007) yang disajikan sebagai bagian dari ekuitas dalam neraca konsolidasi telah direklasifikasi ke saldo laba konsolidasi pada tahun 2008 (Catatan 21). Aktiva tetap (selain tanah) dan aktiva tetap yang telah dinilai kembali disajikan sebesar harga perolehan/nilai revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penilaian. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi pada saat terjadinya. Penyusutan dihitung sejak bulan aktiva yang bersangkutan digunakan, dengan metode garis lurus (straight-line method) untuk bangunan, dan metode saldo menurun ganda (double-decliningbalance method) untuk aktiva tetap lainnya, berdasarkan estimasi masa manfaat sebagai berikut: Bangunan Peralatan kantor dan perabot Kendaraan : : : 20 tahun 2 - 8 tahun 4 - 8 tahun

Tanah disajikan sebesar harga perolehan/revaluasi dan tidak diamortisasi. Aktiva dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aktiva tetap. Ketika aktiva dalam penyelesaian telah selesai dan siap digunakan, akumulasi biaya perolehan direklasifikasi ke akun aktiva tetap yang sebenarnya. Jumlah tercatat aktiva tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aktiva (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aktiva) dimasukkan dalam laporan laba rugi konsolidasi pada tahun aktiva tersebut dihentikan pengakuannya.

Laporan Tahunan BCA 2008

121

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) r. Aktiva tetap dan aktiva sewa guna usaha (lanjutan) Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan di-review, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif. Sebelum tanggal 1 Januari 2008, aktiva tetap yang diperoleh melalui sewa guna usaha dicatat sebesar nilai tunai dari pembayaran minimum sewa guna usaha. Pada awal periode sewa, suatu kewajiban, yang setara dengan nilai tunai dari pembayaran minimum sewa guna usaha, diakui, yang akan berkurang sejalan dengan pembayaran komponen pokok sewa guna usaha dari setiap pembayaran minimum sewa dilakukan. Komponen beban bunga dari pembayaran minimum sewa diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun berjalan. Aktiva sewa guna usaha dikapitalisasi hanya jika semua kriteria terpenuhi (Catatan 2h). Aktiva sewa guna usaha disusutkan dengan metode yang sama dan berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis yang sama dengan aktiva tetap yang diperoleh secara langsung. Efektif tanggal 1 Januari 2008, PSAK No. 30 (Revisi 2007), “Sewa” menggantikan PSAK No. 30 (1990) ”Akuntansi Sewa Guna Usaha” (Catatan 2h). Berdasarkan PSAK No. 30 (Revisi 2007), dalam sewa pembiayaan, Bank mengakui aset dan kewajiban dalam neraca konsolidasi pada awal masa sewa, sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Pembayaran sewa dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan pelunasan kewajiban sewa. Beban keuangan dialokasikan pada setiap periode selama masa sewa, sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo kewajiban. Rental kontinjen dibebankan pada periode terjadinya. Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasi. Aset sewaan (disajikan sebagai bagian aset tetap) disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset sewaan dan periode masa sewa, jika tidak ada kepastian yang memadai bahwa Bank akan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir masa sewa. Dalam sewa operasi, Bank mengakui pembayaran sewa sebagai beban dengan dasar garis lurus (straight-line basis) selama masa sewa. PSAK No. 48 tentang “Penurunan Nilai Aktiva” mensyaratkan bahwa nilai tercatat aktiva tetap dikaji ulang setiap tanggal neraca untuk menilai apakah aktiva tetap tersebut nilai tercatatnya lebih tinggi dari jumlah yang dapat diperoleh kembali (recoverable amount) dari aktiva tetap tersebut. Jika nilai tercatat aktiva melebihi estimasi jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aktiva tetap tersebut, nilai tercatat aktiva tetap harus diturunkan menjadi nilai yang dapat diperoleh kembali dari aktiva tetap tersebut.

122

Laporan Tahunan BCA 2008

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) s. Simpanan dari nasabah Giro dinyatakan sebesar nilai kewajiban kepada pemegang giro. Tabungan dinyatakan sebesar nilai kewajiban kepada pemilik tabungan. Deposito berjangka dinyatakan sebesar nilai nominal sesuai dengan perjanjian antara pemegang deposito berjangka dengan Bank. t. Simpanan dari bank lain Simpanan dari bank lain terdiri dari kewajiban terhadap bank lain, baik lokal maupun luar negeri, dalam bentuk giro, tabungan, inter-bank call money dengan periode jatuh tempo menurut perjanjian kurang dari atau 90 hari, deposito berjangka dan sertifikat deposito. Semuanya dinyatakan sesuai jumlah kewajiban terhadap bank lain. u. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) disajikan sebagai kewajiban sebesar harga pembelian kembali yang disepakati dikurangi beban bunga yang belum diamortisasi. Beban bunga yang belum diamortisasi merupakan selisih antara harga jual dan harga beli kembali yang disepakati tersebut dan diakui sebagai beban bunga selama jangka waktu sejak efek dijual hingga dibeli kembali. Efek yang dijual tetap dicatat sebagai aktiva dalam neraca karena secara substansi kepemilikan efek tetap berada pada pihak Bank sebagai penjual. v. Surat-surat berharga yang diterbitkan Surat-surat berharga yang diterbitkan oleh Bank dan Anak Perusahaan termasuk travelers’ cheques dan obligasi dicatat sebesar nilai nominal. Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan obligasi ditangguhkan dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama jangka waktu obligasi. Saldo biaya emisi obligasi ditangguhkan dicatat sebagai pengurang terhadap saldo hutang obligasi. w. Taksiran pajak penghasilan Bank dan Anak Perusahaan menerapkan metode kewajiban (liability method) untuk menentukan beban pajak penghasilan. Menurut metode kewajiban, aktiva dan hutang pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai aktiva dan kewajiban yang tercatat di neraca dengan dasar pengenaan pajak atas aktiva dan kewajiban tersebut pada setiap tanggal pelaporan. Metode ini juga mensyaratkan adanya pengakuan manfaat pajak di masa datang seperti rugi menurut pajak yang belum digunakan apabila besar kemungkinan bahwa manfaat tersebut dapat direalisasikan di masa yang akan datang. Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal neraca. Perubahan nilai tercatat aktiva dan kewajiban pajak tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. Koreksi atas kewajiban pajak diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima, atau apabila diajukan keberatan dan atau banding, maka koreksi diakui pada saat keputusan atas keberatan dan atau banding tersebut diterima.

Laporan Tahunan BCA 2008

123

kecuali dinyatakan lain) 2. SE/DIR/HRD/001/DPB/05/95 tanggal 3 Februari 1995 perihal Dana Pensiun BCA. Bank menyelenggarakan program Dana Pensiun Iuran Pasti bagi pekerja menurut ketentuan Undang-undang No. Saham yang diterbitkan untuk dijual secara kas diperhitungkan dalam jumlah rata-rata tertimbang saham beredar apabila kas telah diterima. Beban kompensasi dinilai pada tanggal pemberian opsi saham dengan menggunakan nilai wajar dari opsi saham tersebut dan diakui selama masa bakti karyawan hingga opsi saham tersebut menjadi hak karyawan (vesting period) (Catatan 20). Program kompensasi manajemen berbasis saham Bank memberikan opsi saham kepada manajemen dan karyawan tertentu. Keuntungan dan kerugian aktuarial diakui sebagai penghasilan atau beban apabila akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum diakui pada akhir periode pelaporan sebelumnya melebihi 10% dari nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal tersebut. dikurangi dengan nilai wajar aktiva bersih dana pensiun. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) x. 124 Laporan Tahunan BCA 2008 . Perhitungan dilakukan oleh aktuaris independen dengan metode projected unit-credit cost.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. 13 Tahun 2003 dan revisi atas PSAK No. 76 tahun 1992 tentang Dana Pensiun Pemberi Kerja dan peraturan pelaksanaannya sejak tanggal 25 Januari 1995 melalui Surat Edaran No. y. Nilai wajar dari opsi saham yang diberikan ditaksir dengan menggunakan metode penentuan harga opsi Binomial (Binomial option pricing model). z. Kewajiban imbalan pasca-kerja Jumlah estimasi kewajiban didasarkan pada perhitungan yang dilakukan oleh aktuaris independen sesuai dengan Undang-undang Tenaga Kerja No. Peserta Dana Pensiun Bank adalah karyawan atau karyawati tetap Bank dengan masa kerja sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun dan berusia minimal 18 (delapan belas) tahun atau telah menikah. 11 tahun 1992 tentang Dana Pensiun dan Peraturan Pemerintah No. Laba per saham Laba per saham dasar dihitung berdasarkan laba operasional bersih atau laba bersih dibagi dengan jumlah rata-rata tertimbang saham beredar pada akhir tahun yang bersangkutan setelah memperhitungkan efek stock split dan pembelian kembali saham. Biaya jasa lalu diakui selama periode sampai dengan imbalan tersebut menjadi hak pekerja atau vested. 24 mengenai ”Imbalan Kerja”. Biaya jasa lalu terjadi ketika Bank memperkenalkan program imbalan pasti atau mengubah imbalan terhutang pada program imbalan pasti yang ada. Besarnya keuntungan dan kerugian aktuarial tersebut. Uang Penghargaan Masa Kerja dan Ganti Rugi di perusahaan. diakui selama rata-rata sisa masa kerja dari para pekerja dalam program tersebut. 13/2003 (UU No. Kewajiban Bank atas imbalan pasca-kerja dihitung sebesar nilai kini dari estimasi jumlah kewajiban imbalan pasca-kerja di masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan pada masa kini dan masa lalu. 13/2003) tanggal 25 Maret 2003 terutama ketentuan yang mengatur mengenai penyelesaian Pemutusan Hubungan Kerja dan Penetapan Uang Pesangon. Bank mengakui penyisihan uang penghargaan terhadap pegawai berdasarkan Undang-undang Tenaga Kerja No.

50 (Revisi 2006). kecuali dinyatakan lain) 2. Penerapan kuasi reorganisasi ini telah disetujui oleh Bank Indonesia melalui surat No. Pendapatan dari setiap segmen diakui berdasarkan lokasi aktiva dan pelanggannya. Kuasi reorganisasi Pada tanggal 31 Oktober 2000. ae. ad. dividen.H. Harga antar segmen ditentukan secara wajar (arm’s length basis). Informasi segmen Bank mengidentifikasi segmen operasi berdasarkan lokasi cabang. 51. Dengan penerapan kuasi reorganisasi. Persyaratan penyajian tersebut diterapkan terhadap klasifikasi instrumen keuangan. manajemen telah menggunakan estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasi.853. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) aa. pengklasifikasian yang terkait dengan suku bunga. S. dalam aset keuangan. 25). Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh setiap segmen sama dengan yang dijelaskan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi yang signifikan.162 telah dieliminasi ke akun tambahan modal disetor. Pernyataan standar akuntansi keuangan yang direvisi Berikut ini ikhtisar revisi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia tetapi belum berlaku pada tahun 2008: (1) PSAK No. untuk mendapatkan laporan yang dimulai dari “awal yang baik” (fresh start). Modal saham diperoleh kembali (treasury stock) Bank menetapkan metode biaya (cost method) dalam mencatat modal saham diperoleh kembali (treasury stock).. “Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan”. Bank menerapkan PSAK No. kewajiban keuangan. berisi persyaratan penyajian dari instrumen keuangan dan pengidentifikasian informasi yang harus diungkapkan. Modal saham diperoleh kembali dicatat sebesar harga perolehan kembali saham dan disajikan sebagai pengurang modal saham. Pelaporan “fresh start” mengharuskan penilaian kembali seluruh aktiva dan kewajiban yang tercatat dengan menggunakan nilai wajarnya dan eliminasi atas saldo rugi (defisit).PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. informasi mengenai faktor Laporan Tahunan BCA 2008 125 . Apabila harga pasar tidak tersedia atau tidak mencerminkan ukuran yang relevan untuk nilai wajar. dan keadaan dimana aset keuangan dan kewajiban keuangan akan saling hapus. Beban yang timbul akan dibebankan pada setiap segmen pada saat beban terjadi. Nilai wajar dari aktiva dan kewajiban Bank ditentukan berdasarkan harga pasar. 3/165/DPwB2/IDWB2 tanggal 21 Februari 2001 dan oleh para pemegang saham di dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 12 April 2001 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi. estimasi nilai wajar didasarkan pada nilai tunai atau diskonto penerimaan kas masa depan dengan mempertimbangkan tingkat risiko yang dihadapi. “Akuntansi Kuasi Reorganisasi”. Seluruh transaksi antar segmen telah dieliminasi. antara lain. Penggunaan estimasi Dalam penyajian laporan keuangan konsolidasi yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. saldo rugi Bank pada tanggal 31 Oktober 2000 sebesar Rp25. kerugian dan keuntungan. ac. Pernyataan ini mensyaratkan pengungkapan. dari perspektif penerbit. Setiap segmen memberikan berbagai pelayanan jasa perbankan dan keuangan. Adanya unsur ketidakpastian yang melekat dalam melakukan estimasi dapat menyebabkan jumlah sesungguhnya yang dilaporkan pada periode yang akan datang berbeda dengan jumlah yang diestimasikan. dan instrumen ekuitas. ab. dalam Akta No.

PSAK No.420 403 160 19. kewajiban keuangan. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) ae. Penerapan lebih dini diperkenankan dan harus diungkapkan.4680% 0.1255% 0. Bank sedang mengevaluasi dampak dari PSAK revisi tersebut.6658% 0. memberikan definisi dan karakteristik terhadap derivatif.8660% 0. Pernyataan standar akuntansi keuangan yang direvisi (lanjutan) yang mempengaruhi jumlah.268 364. 50 (Revisi 2006) ini menggantikan PSAK No. 55.0175% 0.0194% 1.7857% 0. Perincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa yang tidak dikonsolidasikan pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. pengakuan dan pengukuran. ”Akuntansi Investasi Efek Tertentu”. 55 (Revisi 2006).116 Persentase dari jumlah 0.947 67. (2) PSAK No.802 893 2007 Persentase dari jumlah 0.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. serta tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut adalah sebagai berikut: 2008 Jumlah Kredit yang diberikan (Catatan 11) Aktiva lain-lain*) Simpanan dari nasabah dan bank lain (Catatan 14) Fasilitas L/C yang diberikan kepada nasabah (Catatan 22) Bank garansi yang diberikan kepada nasabah (Catatan 22) Pendapatan bunga (Catatan 23) Beban bunga (Catatan 24) 824. dan kontrak pembelian dan penjualan items non-keuangan.545 1. yang dilakukan sesuai dengan syarat dan kondisi yang serupa seperti yang dilakukan dengan pihak ketiga. “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”.0161% Jumlah 692.0100% 0.620 27. 126 Laporan Tahunan BCA 2008 .0062% 0. waktu dan tingkat kepastian arus kas masa datang yang terkait dengan instrumen keuangan dan kebijakan akuntansi yang diterapkan untuk instrumen tersebut. 3.211 358.489 29.7308% 10. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Bank melakukan transaksi keuangan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa.0132% *) Merupakan pembayaran uang muka sewa dan uang jaminan sewa kepada PT Grand Indonesia (Catatan 37).3628% 0. kategori dari instrumen keuangan.007 41. antara lain. 50.8402% 11. akuntansi lindung nilai dan penetapan dari hubungan lindung nilai. Pernyataan ini. dan diterapkan secara prospektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2009 (yang selanjutnya direvisi menjadi pada atau setelah tanggal 1 Januari 2010). “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai”. mengatur prinsip-prinsip dasar pengakuan dan pengukuran aset keuangan. Penerapan lebih dini diperkenankan dan harus diungkapkan. 55 (Revisi 2006) ini menggantikan PSAK No. dan diterapkan secara prospektif untuk laporan keuangan yang mencakup periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2009 (yang selanjutnya direvisi menjadi pada atau setelah tanggal 1 Januari 2010). PSAK No. kecuali dinyatakan lain) 2.414 33.

051 (30) (79.615) (79.042 10.482.215) (3. Pemenuhan GWM Sekunder dalam rupiah mulai berlaku pada tanggal 24 Oktober 2009.368. GIRO PADA BANK INDONESIA 2008 Rupiah Valuta asing 9. Sementara menurut PBI No.14%) dan dalam Dolar Amerika Serikat adalah sebesar 1.155 20.5% dari DPK dalam Rupiah.608 2007 20.429 Laporan Tahunan BCA 2008 127 .858 299.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing 1.871.301.879 349.127 dan Rp4.800 570.508 7. 10/19/PBI/2008 tanggal 14 Oktober 2008 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Pada Bank Indonesia Dalam Rupiah dan Valuta Asing menyatakan bahwa Giro Wajib Minimum (GWM) Utama dalam rupiah sebesar 5% dari Dana Pihak Ketiga (DPK) dalam Rupiah (Catatan 36) dan GWM Sekunder dalam rupiah sebesar 2.657 (13) (3.543 7.765 306.675.723 Saldo kas dalam mata uang Rupiah termasuk jumlah kas pada ATM masing-masing sebesar Rp5.04%). GIRO PADA BANK LAIN Pihak ketiga: 2008 Rupiah Valuta asing Jumlah giro pada bank lain.955 Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan untuk memenuhi persyaratan giro wajib minimum dari Bank Indonesia. 10/19/PBI/2008 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Pada Bank Indonesia Dalam Rupiah dan Valuta Asing menyatakan bahwa GWM dalam valuta asing ditetapkan sebesar 1% dari DPK dalam valuta asing (Catatan 36).750 9.391. Giro wajib minimum Bank dalam Rupiah tahun 2008 adalah sebesar 5.921 2007 7.645) Jumlah giro pada bank lain.849 192.668.08% (2007: 12.168.798.05% (2007: 3. 10/25/PBI/2008 tanggal 23 Oktober 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.874 7.909. Menurut Peraturan Bank Indonesia No. 5.516 pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.406 2007 892 305.987. bersih 7. 6. KAS 2008 Rupiah Valuta asing 10.228) 303.989. kecuali dinyatakan lain) 4.449.

251 1.315 5.10% 0. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) Bank tidak memiliki giro pada bank lain yang mempunyai hubungan istimewa.000 1.755.244 128 Laporan Tahunan BCA 2008 .498) 98 (79.127 849.000 2.090 4.755.209.13% 2007 Rupiah Saldo awal tahun Pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (23) 10 (13) Valuta asing (4.000 2.645) 2007 1.899.228) (76. Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.701. Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Rupiah Valuta asing Mutasi penyisihan penghapusan giro pada bank lain adalah sebagai berikut: 2008 Rupiah Saldo awal tahun Penambahan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (13) (17) (30) Valuta asing (3.215) Jumlah (4.786 7.228) Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya giro pada bank lain. kecuali dinyatakan lain) 6. seluruh saldo giro pada bank lain diklasifikasikan sebagai “lancar”. 7.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.841) 1.215) (76.36% 1.000 100.769.08% 7.929 425.818) 1.785 (172) (3.775 (172) (3.615) Jumlah (3.515) 98 (79. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN Jangka waktu Pihak ketiga: Bank Indonesia Rupiah Call money: Rupiah Valuta asing 2008 2007 Hingga 1 bulan Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan hingga 3 bulan Lebih dari 12 bulan Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan hingga 3 bulan 729.

070) (31.068) 6.673 28.936.068) Laporan Tahunan BCA 2008 129 .bersih 4. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing Bank tidak memiliki penempatan pada bank lain yang mempunyai hubungan istimewa.323) (22.977.471 (22.790 6.883 264.097 (1. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN (lanjutan) Jangka waktu Deposito: Rupiah Valuta asing Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan hingga 3 bulan Lebih dari 12 bulan 2008 5.029) 13.563 (3.391.445. Termasuk dalam deposito adalah penempatan pada bank lain sehubungan dengan jaminan atas sewa gedung masing-masing sebesar Rp5.397) (21.513) (41.855) Valuta asing (42. Mutasi penyisihan penghapusan penempatan pada bank lain adalah sebagai berikut: 2008 Rupiah Saldo awal tahun Pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (22.403 Jumlah penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain.017 per 31 Desember 2008 dan 2007.933 dan Rp5.224 276.160 dan Rp12.070) (54.855) (31.213) Jumlah (62.549) Jumlah penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain .886 (3.819 (20. kecuali dinyatakan lain) 7.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.068) 13.437 281.213) (54.408 2007 5.036) Valuta asing (31. seluruh saldo penempatan pada bank lain diklasifikasikan sebagai “lancar”.916 (1.957 (20.532) (2.554 258.561) 11.213) 11.830 Lain-lain: Valuta asing Lebih dari 6 bulan hingga 12 bulan 4.855) 2.549) 2007 Rupiah Saldo awal tahun (Penambahan) pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (20. Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.513) Jumlah (54.036) (21.933 242.554 per 31 Desember 2008 dan 2007 dan penempatan kepada Bank of New York sehubungan dengan jaminan atas penggunaan jasa Visa dan Mastercard masing-masing sebesar Rp14.397) (41.

tidak terdapat penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain yang digunakan sebagai jaminan.211 3.70% 2. kecuali dinyatakan lain) 7. Surat-surat berharga untuk diperdagangkan: Rupiah: Sertifikat Bank Indonesia Laba (rugi) belum direalisasi 2007 6.71% 5.369.182.654) 229. Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Bank Indonesia dan Call money: Rupiah Valuta asing Deposito: Rupiah Valuta asing Lain-lain: Valuta asing 8.798 130 Laporan Tahunan BCA 2008 .182.47% 8.525 (32.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.000 2.314 552.92% 6.18% 4.346 2.43% 9.697 3.646. SURAT-SURAT BERHARGA Akun ini terdiri dari surat-surat berharga untuk tujuan diperdagangkan. Per 31 Desember 2008 dan 2007.12% 3. tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo.417.559. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN (lanjutan) Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya penempatan pada bank lain.638 - 38.10% - Nilai wajar 38.638 b. sebagai berikut: 2008 Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) a. Surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual: Rupiah: Obligasi korporasi Unit penyertaan di reksa dana Surat Perbendaharaan Negara Jumlah surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual 400.514) 190.273 367.83% 5.755 545.441 (6.

551.810 325.954.886.228 2.441 3.551.269 Laporan Tahunan BCA 2008 131 .243.060 545.755 Jumlah surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo Jumlah surat-surat berharga.352) (512.262.941.501 92.954.635.274 (9) 28.098 (388.551.501.961 370.314 415.551.192 5.000 620.905 362.966.905 362.687 370.000 620.441 25. SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) 2008 Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) c.810 325.219 2.706 549.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.755 8.559 92.907 - 3.200 36.116) (124.468) Valuta asing: Surat berharga pasar uang Medium Term Notes Wesel tagih 1.bersih 50. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing Jumlah surat-surat berharga .314 415.648 1.501.699 36.662 50. kecuali dinyatakan lain) 8.635. Surat-surat berharga untuk diperdagangkan: Rupiah: Sertifikat Bank Indonesia Unit penyertaan di reksa dana Jumlah surat-surat berharga untuk diperdagangkan b.150.563 3.814.860 598.860 691.000 1. Surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual: Rupiah: Obligasi korporasi Unit penyertaan di reksa dana Surat Perbendaharaan Negara Jumlah surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual Laba (rugi) belum direalisasi Nilai wajar 35.044.000 1.089 1.262.907 1.501 35.557. Surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo: Rupiah: Obligasi korporasi Wesel tagih Medium Term Notes Surat Perbendaharaan Negara Penyisihan penurunan nilai permanen Nilai buku 3.441 3.630 2007 Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) a.857.192 5.

643 253.933 Bank tidak memiliki surat-surat berharga kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa.951. Bank melakukan reklasifikasi suratsurat berharga dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual sebesar Rp1.153 475.bersih 45.384) (14. SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) 2007 Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) c.000 608.000.186.675 45.785 5.436 411.946.004 (88.177.878 (nilai tunai sebesar Rp50.456 1.892 pada tanggal 31 Desember 2008. yang sesuai dengan perjanjian.436 411. kecuali dinyatakan lain) 8.581 - 3.153 475. Jumlah kewajiban pada nilai tercatat (“Surat Berharga yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali") pada neraca konsolidasi sebesar Rp49.644. Pada tanggal reklasifikasi. Apabila surat berharga tersebut tetap sebagai kelompok diperdagangkan. pada tanggal 5 Januari 2009 Bank harus membeli kembali SBI tersebut dengan harga Rp49.840.071) Valuta asing: Surat berharga pasar uang Medium Term Notes Wesel tagih 46. 132 Laporan Tahunan BCA 2008 . sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing Jumlah surat-surat berharga .202 1.186.359.456 1.824 sebelum reklasifikasi. pengaruh penurunan nilai pasar adalah sebesar Rp2. Surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo: Rupiah: Obligasi korporasi Wesel tagih Medium Term Notes Surat Perbendaharaan Negara Penyisihan penurunan nilai permanen Nilai buku 3. Reklasifikasi surat-surat berharga dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual dilakukan untuk surat-surat berharga yang jatuh temponya kurang dari enam bulan.821. yaitu 9 Desember 2008.581 46.785 5.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.687) (103.847. Termasuk dalam surat-surat berharga pada tanggal 31 Desember 2008 adalah Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dengan nilai tercatat adalah sebesar Rp49.000).094 6.000 608. Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008.643 253.177.143.644.094 Jumlah surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo Jumlah surat-surat berharga.202 1.840. nilai pasar pada saat transfer sebesar Rp534. Bank telah melakukan reklasifikasi surat berharga dari kelompok diperdagangkan ke kelompok tersedia untuk dijual dengan nilai wajar sebesar Rp469.509.

826 31.000 3.084 - Kurang Lancar: Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) Laba belum direalisasi dari perubahan nilai wajar surat-surat berharga untuk diperdagangkan dan yang tersedia untuk dijual - Macet : Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) Valuta asing: Lancar: Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) Dalam Perhatian Khusus: Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) Jumlah surat-surat berharga.468) 45.343 44.094 1.070 190.273 46.847. kecuali dinyatakan lain) 8.951.905.044.bersih 50. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing 100.153.630 Laporan Tahunan BCA 2008 133 .644.116) (124. SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) Surat-surat berharga berdasarkan kolektibilitas: 2008 Rupiah: Lancar: Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) Laba belum direalisasi dari perubahan nilai wajar surat-surat berharga untuk diperdagangkan dan yang tersedia untuk dijual 2007 46.384) (14.715.071) 45.086 44.274.963 121 32.740 121.933 Jumlah surat-surat berharga .004 (88.653 1.102 50.098 (388.352) (512.557.550.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.687) (103.

384) (299.29% 8. kecuali dinyatakan lain) 8. SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) Rincian surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual dan untuk dimiliki hingga jatuh tempo berdasarkan periode jatuh tempo: 2008 a.526 6.165 3.675 2.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.269 2007 Mutasi penyisihan penghapusan surat-surat berharga adalah sebagai berikut: 2008 Rupiah Saldo awal tahun Penambahan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (88.294.54% 7.732) (388.61% 2007 8.70% 11.190.984 2.828) (512.687) (104.352) Jumlah (103.95% 6.31% 8.44% 4.821.180 549.337.659.033.559.443 2.96% 11.294 8.569) (4.468) 134 Laporan Tahunan BCA 2008 .089 2.837) (4.814.52% 10. Surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual.336.116) Valuta asing (14.06% 1.662 Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Rupiah: Sertifikat Bank Indonesia Obligasi korporasi Surat Perbendaharaan Negara Medium Term Notes Valuta asing: Surat berharga pasar uang Medium Term Notes 8. Surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo.346 3.452 367.828) (124. nilai wajar: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun 3. nilai buku: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun 3.121.38% 4.798 b.925 3.65% 10.886.192.071) (404.

kecuali dinyatakan lain) 8.431 (82) (14.036) 44.id idAAidA+ idAAA idAidAA+ idAA+ idBB+ idA+ idAidAAidBBB+ idA+ idA+ idAA- Laporan Tahunan BCA 2008 135 . Berikut ini adalah ikhtisar peringkat efek yang dimiliki Bank berdasarkan laporan yang diperoleh dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PT Pefindo).687) Jumlah (89. cabang Cayman Island PT Bank Resona Perdania PT Bank Tabungan Negara (Persero) PT Bank UOB Buana Indonesia Tbk PT Bentoel Internasional Investama Tbk PT Berlian Laju Tanker Tbk PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk PT Excelcomindo Pratama Tbk PT Federal International Finance PT HM Sampoerna Tbk PT Indo Kordsa Tbk (dahulu PT Branta Mulia Tbk) PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indosat Tbk PT Indosiar Visual Mandiri Tbk PT Jasa Marga (Persero) PT Lautan Luas Tbk PT Medco Energi Internasional Tbk PT Mobile-8 Telecom Tbk PT Oto Multi Artha PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk PT Perkebunan Nusantara III (Persero) idBBB+ idAAidAA+ idA idAAidA+ A(idn) idA+ idA+ Aa1.088) (58.296) (88.id idAAidAAidAAA idAidAA+ idAA+ idAAidAidAAidCCC idAAidA+ idAA2007 idA+ idAA idAidA idAAidAidA+ idAIdAA idA+ idA+ idA idAAidBBB+ A1. PT Moody’s Indonesia (dahulu PT Kasnic Credit Rating Indonesia). SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) 2007 Rupiah Saldo awal tahun (Penambahan) pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (30.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.071) Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya surat-surat berharga.124) (13.id idAAidA+ idA idA+ A1.384) Valuta asing (59.865) (82) (103. atau Standard & Poor’s. masing-masing per 31 Desember 2008 dan 2007: 2008 BNI Securities Majapahit Holding BV Perum Pegadaian PT Alfa Retailindo Tbk PT Arpeni Pratama Ocean Line PT Astra Graphia Tbk PT Astra Sedaya Finance PT Bank Ekspor Indonesia (Persero) PT Bank Mega Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

212 640.945 47.rekapitalisasi Bank: Tingkat bunga tetap Tingkat bunga variabel Obligasi rekapitalisasi pemerintah .795 27.619. Rincian obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan. Diperdagangkan.272 36.475 19. Surat Edaran Bank Indonesia No.719 2. SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) 2008 PT Perkebunan Nusantara VII PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) PT PGN Euro Finance PT Sinar Sosro PT Surya Citra Televisi PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk PT Tunas Financindo Sarana 9.161.971 706.620 2.619.801.667.420 4. nilai wajar: Rupiah: Obligasi rekapitalisasi pemerintah . nilai wajar: Rupiah: Obligasi rekapitalisasi pemerintah . OBLIGASI PEMERINTAH Akun ini terdiri dari obligasi rekapitalisasi pemerintah yang diperoleh dalam rangka rekapitalisasi Bank (Catatan 1b) dan yang dibeli dari pasar sekunder dan obligasi non-rekapitalisasi pemerintah.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.079. tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 a.588.079.245 575.759 2.375 539.795 4. Tersedia untuk dijual. 3/18/DPM tanggal 31 Juli 2001 memperbolehkan seluruh obligasi pemerintah yang diterima dalam rangka rekapitalisasi bank untuk diperdagangkan di pasar sekunder.215 136 Laporan Tahunan BCA 2008 .259 4.272 139.569 5.dari pasar sekunder: Tingkat bunga tetap Tingkat bunga variabel Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah: Tingkat bunga tetap Jumlah obligasi pemerintah tersedia untuk dijual 2007 idA+ idAABaa2 idA idA 2007 idA idA+ idAA idA+ idA idAAA idA- 139.dari pasar sekunder: Tingkat bunga tetap Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah: Tingkat bunga tetap Jumlah obligasi pemerintah untuk diperdagangkan b. kecuali dinyatakan lain) 8.719 2.

217 550.115 4.407 41.034.322.064.656.115 46.588.488 9.719.535.048.657 34. Dimiliki hingga jatuh tempo.055.503 33.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.420 4.892.702 902.123.667.859 8.765 546.535.171 4.171 39.810.202 9.rekapitalisasi Bank: Tingkat bunga tetap Tingkat bunga variabel Obligasi rekapitalisasi pemerintah . Dimiliki hingga jatuh tempo.083. kecuali dinyatakan lain) 9.777.242 10.277 5.185 40.514 2.246 1.778 6.886.237 17.259 b.862.dari pasar sekunder: Tingkat bunga tetap Tingkat bunga variabel Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah: Tingkat bunga tetap 2007 6.778 8.795 47.374 17.950 Rincian obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual dan untuk dimiliki hingga jatuh tempo berdasarkan periode jatuh tempo: 2008 a.911 34. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 2008 c.240 41.083.215 2007 Laporan Tahunan BCA 2008 137 .322.875 Valuta asing: Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah: Tingkat bunga tetap Jumlah obligasi pemerintah yang dimiliki hingga jatuh tempo Jumlah obligasi pemerintah 1.289.765.260 24.619.928.648.491.233 9.985.965 19. Tersedia untuk dijual.863.190. harga perolehan setelah amortisasi premi/diskonto: Rupiah: Obligasi rekapitalisasi pemerintah . nilai wajar: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun 4.632.708 36. harga perolehan setelah amortisasi premi/diskonto: Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun 9.

214 30.jual: USD Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Bersih 31.018 12 5.02% 2007 8.291 11.jual: USD JPY 3.000 11.097. Swap mata uang asing .564.300. Spot mata uang asing .195 30. kecuali dinyatakan lain) 9.494 21.180 21 11.549 80. Bank melakukan reklasifikasi obligasi pemerintah dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual sebesar Rp16.637. Spot mata uang asing .078.217. Kontrak berjangka .jual: USD 5.82% 10.28% 10.441 1.619 47.beli: USD 4.425.980 3.dari pasar sekunder Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah Valuta asing: Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah 9.47% 7.949 51. Swap mata uang asing .01% Frekuensi pembayaran bunga atas obligasi pemerintah adalah setiap 6 bulan kecuali untuk obligasi pemerintah dengan tingkat bunga variabel adalah setiap 3 bulan dan Obligasi Ritel Indonesia adalah setiap 1 bulan.580 14. 10.beli: USD 6.973 68. Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Rupiah: Obligasi rekapitalisasi pemerintah .32% 10.beli: USD 2.319 1.894 masing-masing pada tahun 2008 dan 2007.000 18.995 23.19% 10.869. Reklasifikasi obligasi pemerintah dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual dilakukan untuk obligasi pemerintah yang jatuh temponya kurang dari enam bulan.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.394 138 Laporan Tahunan BCA 2008 .394 80.176 (682) 67. TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF Ikhtisar transaksi derivatif adalah sebagai berikut: 31 Desember 2008 Jumlah notional (nilai penuh dalam mata uang asli) Nilai wajar Tagihan derivatif Kewajiban derivatif Instrumen Terkait Nilai Tukar 1.526 68. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.25% 7. Kontrak berjangka .rekapitalisasi Bank Obligasi rekapitalisasi pemerintah .820 dan Rp11.885.

226 Bank menggunakan instrumen derivatif sebagaimana dimaksud diatas sebagai upaya melakukan pengelolaan dan mitigasi risiko nilai tukar.329 22.048 (227) 21.715 18.beli: USD 4.400.809 22. Per 31 Desember 2008 dan 2007.736 53.bersih Mutasi penyisihan penghapusan tagihan derivatif adalah sebagai berikut: 2008 Saldo awal tahun (Penambahan) pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Saldo akhir tahun (227) (455) (682) 2007 (425) 198 (227) 68. Spot mata uang asing .449 1.729 41.082.jual: USD 5.029.000 13. Kontrak berjangka .811.419 5. Swap mata uang asing dan suku bunga: USD Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Bersih 35. Bank tidak memiliki transaksi derivatif dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Spot mata uang asing .176 (682) 67.112 71 4 100 183 4 456 625 385 24 229 8.000.000 1. Swap suku bunga: USD 2. pembiayaan kredit dan penempatan untuk melindungi posisi terbuka valuta asing yang signifikan dan memitigasi eksposur risiko suku bunga. kolektibilitas tagihan derivatif adalah sebagai berikut: 2008 Lancar Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah tagihan derivatif .821 Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tagihan derivatif. Swap mata uang asing .333 55.jual: USD EUR JPY 3.048 (227) 21.588.beli: USD 2. Swap mata uang asing . Laporan Tahunan BCA 2008 139 . Kontrak berjangka .jual: USD Terkait Suku Bunga 1.309 16.114.494 2007 22.099 701 1 115.000 3.447 31. kecuali dinyatakan lain) 10. TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF (lanjutan) 31 Desember 2007 Jumlah notional (nilai penuh dalam mata uang asli) Nilai wajar Tagihan derivatif Kewajiban derivatif Instrumen Terkait Nilai Tukar 1.821 2.000 100.329.333.beli: USD 6.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.226 31.

652.479.152) 80.211 111.702.703 692.211 459.720 5.785 122.268 43.861 140 Laporan Tahunan BCA 2008 .097.893 152 550 10.290. kecuali dinyatakan lain) 11.287 373.432 (96) 5.352 11.265 1.852.637 8.328.481 Jumlah kredit yang diberikan.072 112.131.308.965 4.132.389.388.686.336 (2.505 Pihak ketiga: Modal kerja Investasi Konsumen Kartu kredit Pinjaman karyawan 58.237 72.368 64.319 2.727 1.268 81.215 71.226) (1.130.914.757 2.784.268 164.696.149 Jumlah rupiah Valuta asing: Pihak ketiga: Modal kerja Investasi Konsumen Pinjaman karyawan Jumlah valuta asing Jumlah kredit yang diberikan Dikurangi: Penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Jumlah kredit yang diberikan.021.560 82.121 19.194 13.862.784.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.932) (2.360 6.065 (432) 824.543) (431.960.125 112. KREDIT YANG DIBERIKAN Kredit yang diberikan menurut jenisnya: 2008 Rupiah: Pihak yang mempunyai hubungan istimewa: Modal kerja Investasi Konsumen Pinjaman karyawan 2007 319.757.361. bersih 110.126. sebelum penyisihan penghapusan Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga.192.786 100.502 824.100.475) 692.325.196.758 18.504.926) (206.929 3. setelah dikurangi penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing 101.633 (1.045.244 12.026.365 82.392.

761) 63.884 (386.260.478 178.485 3.000 (3.199) 2.854 (38.921) 56.541 (377) 7.788) 2.480 88.195) 8.076 822 (42) 780 3.339 Laporan Tahunan BCA 2008 141 .328 Perdagangan.769 Jasa sosial/pelayanan masyarakat Dikurangi: Penyisihan penghapusan 603.788 (121.600.320 Pertanian dan sarana pertanian Dikurangi: Penyisihan penghapusan 3.742.138 (9. kecuali dinyatakan lain) 11.077 613.221 (517.834.346 (210.480 757.005 (451) 2.954) 10.895) 16.936 1.765) 1.898 3.763 (1.812 28.330) 2.539) 746.194) 11.164 527.134 (58) 1.149 (527.095 (32.875.369) 3.360) 6.944 (10.266) 2. restoran dan hotel Dikurangi: Penyisihan penghapusan 28.688) 167.304 (477.855) 22.655 (246.221) 22.317 (10.301 (2.541) 3.579 (4.201 7.789 16.821 (404.360 (1.577) 8.000) - 23.189 723 (362) 361 1.354 (418) 7.722) 535. pergudangan dan komunikasi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 8.193.326 Jasa bisnis Dikurangi: Penyisihan penghapusan 10.564) 27.814) 605.188 19.878 (7.044 (522) 522 225 (113) 112 4.554 66.692.035 (100.765 (22.824.623.245.036) 597.641.487 181.072.837) 170.329 - 107.532.283.885.761 (6.533 (767) 766 9.406 150 (23) 127 875 (131) 744 244 (37) 207 1.587 (6.452) 8.106 (8.318 (866) 16.799) 10.903.194 (2.761) 3.775 (25.955 8.905) 169.659 (2.551 Pertambangan Dikurangi: Penyisihan penghapusan 168.554 Konstruksi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 2.529 (234.075 Listrik.239 (24.384 (8.730 Pengangkutan.271.254.987 (1.576 17.217 11.202 (48.004.221.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.027.600 10.794 (11.426 (107. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut jenis industri: 2008 Dalam perhatian khusus Lancar PT Bank Central Asia Tbk: Rupiah: Manufaktur Dikurangi: Penyisihan penghapusan Kurang lancar Diragukan Macet Jumlah 22.452 8.719.251) 28. gas dan air Dikurangi: Penyisihan penghapusan 753.790) 4.728) 49.426) 25.929 (27.794) 22.800 584.766 (165.301 (7.618) 747.285.775) 121.228.707) 9.

376 (47.099.019 17.160) 411.309) 3.571 Kurang lancar 33.740 (137) 2.359 Pertanian dan sarana pertanian Dikurangi: Penyisihan penghapusan 724.675 (87) 8.668.722) 1.474.618 416.854.130.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.133.616 (198.090 (164) 926 - Diragukan 44.266 (4.053.393 (22.463) 441.009 (4.526 98. bersih Valuta asing: Manufaktur Dikurangi: Penyisihan penghapusan 96. pergudangan dan komunikasi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 416.987.854.141 4.675 Jumlah rupiah.603 - Lancar Lain-lain Dikurangi: Penyisihan penghapusan 20.596) 21.160 (124. restoran dan hotel Dikurangi: Penyisihan penghapusan 2.130.646 4.207 1.962 724.122 (408.243) 717.795 (1.160) 411.309) 3.169) 896.979) 1.814 (22.796 (178) 17.983) 28.803 2.588 3.979 (30.262 (7.654) 1.730 446.803 Perdagangan.160) 30.876) 20.082 2.852. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut jenis industri: (lanjutan) 2008 (lanjutan) Dalam perhatian khusus 943.571 142 Laporan Tahunan BCA 2008 .681 1.675 (87) 8.849 Jasa sosial/pelayanan masyarakat Dikurangi: Penyisihan penghapusan 8.341.802.009 (4.463) 441.880 (31.350 348.262 (7.019 Konstruksi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 17.266 (4.838) 4.901.106 (132.474 - Macet 124.243) 717.747.311) 326.099.795) - Jumlah 22.238 114.724.722 Jasa bisnis Dikurangi: Penyisihan penghapusan 446.221 (4.551 (209.849 8.618 Pengangkutan.568 (185.880 (31.384) 4.777.408) 22.049.081 (196.588 Pertambangan Dikurangi: Penyisihan penghapusan 3.406 39. kecuali dinyatakan lain) 11.796 (178) 17.

452 (1. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut jenis industri: (lanjutan) 2008 (lanjutan) Dalam perhatian khusus 328.692.310) (96) 110.486) 8.445.802.699 Perdagangan.269 (8.529 (631.395 Laporan Tahunan BCA 2008 143 .570 Pertanian dan sarana pertanian Dikurangi: Penyisihan penghapusan 2.991) 21.797) - Jumlah 11.328) 2.544) 3.214) 2.140 (14.872 (206. kecuali dinyatakan lain) 11.494) 2.610.017) 7.529 109.562.161.861 2007 Dalam perhatian khusus Lancar PT Bank Central Asia Tbk: Rupiah: Manufaktur Dikurangi: Penyisihan penghapusan Kurang lancar Diragukan Macet Jumlah 15.558 (26.389 (29.281) 26.797 (459.838 Jasa bisnis Dikurangi: Penyisihan penghapusan 7.798 (1.486 (172.694 7.757.404) 115.140) - 15.785 4.281 500 (250) 250 29 (15) 14 108.225 (54.607 Diragukan 78.082) 99.786) 4.344 (161. bersih Anak perusahaan.727 2.646 (2.881 313.601.357 134.471.220.920 (32.336 (165) 110.088 (3.598 22.561 (246.128) (96) 107.020.558) 172.022.337 (44.890.574 (331.397.084) 11.671 (334) 6.026.096 (2. restoran dan hotel Dikurangi: Penyisihan penghapusan 21.182 108 (16) 92 7.035 Lancar Jumlah valuta asing.255 (32.970 6.439 (11.356.894 (2.812 3.969.994) 2.140 112.606. rupiah dan valuta asing: Kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan konsolidasi.076.999.772.203.690 4. bersih 10.499) 2.735.337 (367) 6.685 2.561) 280.011 (20.791.746) 7.025) 15.281 (108.544 9.810 274 (41) 233 8.365) 2.558 7.487) 39. bersih Jumlah kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Jumlah kredit yang diberikan.961 (39.716 (76.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.344) 79.400 (455.780.592 Konstruksi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 2.525.707.847 110.016) 15.574 Kurang lancar 926 136.571 (4.673) 21.191.026 (41.975.269) 14.154.337 13.270) 7.474 Macet 459.186.

restoran dan hotel Dikurangi: Penyisihan penghapusan 1.559.677 (5.861 Pertanian dan sarana pertanian Dikurangi: Penyisihan penghapusan 533.706 (6.105 (1.959 Jasa sosial/pelayanan masyarakat Dikurangi: Penyisihan penghapusan 431.727 28.761 (144.619 (4.483 (255) 25.939) 4.158) 126.291 (7.923 (134.377.983 (5.516.844 (2.337) 528.340 Konstruksi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 25. kecuali dinyatakan lain) 11.349.143) 15.305) 24.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.418) 239.756 (136.499 - Macet 27.340 25.422 3.169) 3.103) 14. bersih Valuta asing: Manufaktur Dikurangi: Penyisihan penghapusan 69.943 70.715.322) 1.228 144 Laporan Tahunan BCA 2008 .501) 3.558.453) 240.037.800 - Lancar Pengangkutan.532.425.708 245.233.983) 3.195 (1.593 59.627) 1.330 504 (25) 479 706 (35) 671 750.821 3.266 (21.086 (346.506 (176) 3.138 (2.637 1.184 (928) 5. pergudangan dan komunikasi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 4.338 (139.501 (27.227) 23.973 Listrik.601 (780) 14.236 (62) 1.426 Lain-lain Dikurangi: Penyisihan penghapusan 14.174 26.880) 3.319) 4. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut jenis industri: (lanjutan) 2007 (lanjutan) Dalam perhatian khusus 15.303 Pertambangan Dikurangi: Penyisihan penghapusan 122.169 250.067 1.179 (4.660 (78.002.993.288 (16.677 (5.952 - Diragukan 43.641) 21.337) 528.607 1.228 Kurang lancar 660 (99) 561 6. gas dan air Dikurangi: Penyisihan penghapusan 241.633 134.661 533.959.097 15.316) 427.222) 120.637 Perdagangan.501) 247.483 (255) 25.530) 713.597 (37.658 Jumlah rupiah.450.625 32.205.417.341 438.256 40.166 (3.898 (49.043 Jasa bisnis Dikurangi: Penyisihan penghapusan 250.113) 34.589.000) 136.000 (3.255 3.138 (2.166) 5.550 (5.541.866 (8.756) - Jumlah 5.183 (15.501) 247.658) 430.943.

kecuali dinyatakan lain) 11.686.481 Laporan Tahunan BCA 2008 145 .056 (4.358 Pertambangan Dikurangi: Penyisihan penghapusan 3.934 152 (2) 150 9.140) - 424.182 (138.585 3.499 506.601) (229) 1.422 (64) 6.679 65.241) 419.030) 3.056 (4.030) 3.105) (432) 80.115 Jasa sosial/pelayanan masyarakat Dikurangi: Penyisihan penghapusan 6. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut jenis industri: (lanjutan) 2007 (lanjutan) Dalam perhatian khusus Lancar Pengangkutan.778) 83.241) 419.934. bersih Anak perusahaan.985) (203) 79.815 25.952 98.366 80.964 (38. bersih 9.702.764.802.358 3.100 (32. bersih Jumlah kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Jumlah kredit yang diberikan.699.984.815 6.370.140 (506.422 (64) 6.764.964 (38. pergudangan dan komunikasi Dikurangi: Penyisihan penghapusan Kurang lancar Diragukan Macet Jumlah 424.974 1.351.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.413 (47) 80.345.601) 32. rupiah dan valuta asing: Kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan konsolidasi.934 Lain-lain Dikurangi: Penyisihan penghapusan 152 (2) 150 Jumlah valuta asing.773 (993.652 (1.292 82.352 23.385.802.457 (14.231.

569 10.983 10.475) 110.633 (1.511.784.149.051 1. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut periode jatuh tempo berdasarkan perjanjian kredit: 2008 Rupiah: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah Rupiah Valuta asing: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah Valuta asing Jumlah Dikurangi: Penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Jumlah kredit yang diberikan.465.360 4.475) 110.888.864 101.526 3.784.481 146 Laporan Tahunan BCA 2008 .336 (2.bersih 55.178.663 1.784.026.757.593 21.475 101.026.686.944.937 4.472 11.192.065 (432) 82.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.091.481 Kredit yang diberikan menurut periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo: 2008 Rupiah: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah Rupiah Valuta asing: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah Valuta asing Jumlah Dikurangi: Penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Jumlah kredit yang diberikan.432 (96) 112.686.196.513 33. kecuali dinyatakan lain) 11.bersih 46.652.124.389.702.861 2007 41.335 72.196.086 3.404.539.192.505 5.065 (432) 82.802.529 2.652.117 30.757.132. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan .876.905 3.152) 80.585.389.346 18.079.107.794 11.388.322.749 4.577 8.992.768 24.072 112.336 (2.919 72.388.072 112.652.906.093.757. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan .983 12.360 5.784.375.132.487.560 82.505 3.861 2007 15.432 (96) 112.633 (1.560 82.152) 80.007.702.240 38.

785 319.221 (nilai penuh) dan Rp1.648 (2007: USD86. Bank menyatakan bahwa Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 telah memenuhi ketentuan BMPK.390.40% 6. kecuali dinyatakan lain) 11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan tersebut di atas merupakan kredit yang diberikan dalam rupiah dan valuta asing dengan berbagai bentuk jaminan termasuk real estate.095. Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Rupiah Valuta asing 11.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.368 459.978) 2007 2. aktiva berwujud lainnya.750 Laporan Tahunan BCA 2008 147 .283. rumah dan keperluan lainnya dengan berbagai jangka waktu dan dibayar kembali melalui pemotongan gaji setiap bulan. Pinjaman untuk keperluan lainnya merupakan fasilitas pinjaman darurat sebesar maksimal Rp5 yang diberikan tanpa bunga.68% masing-masing pada tahun 2008 dan 2007.211 2007 164.287 131.13% Kredit yang diberikan kepada karyawan Bank terdiri dari kredit untuk pembelian kendaraan.632 692.71% dan 0.56% .130. jaminan perusahaan dan pribadi. Giro.529. Kredit yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 PT Profesional Telekomunikasi Indonesia PT Djarum Lain-lain 373. saldo pada akhir tahun 2008 USD75.89% dan 1.523 (nilai penuh) dan Rp577. tabungan dan deposito berjangka yang dijaminkan untuk kredit yang diberikan masing-masing sebesar Rp5.88.29. baik untuk pihak yang mempunyai hubungan istimewa maupun pihak ketiga.276. Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan Bank per 31 Desember 2008 dan 2007 adalah masing-masing sebesar 0. Kredit sindikasi dengan pembagian risiko secara proporsional terhadap jumlah pendanaan Bank adalah sebagai berikut: 2008 Sebagai partisipan.383 dan Rp4.94%. partisipasi Bank berkisar antara 1. Dalam laporannya kepada Bank Indonesia.56% . bangunan.840 1.155.268 68.268 Kredit yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dilakukan dengan persyaratan dan kondisi yang sama seperti yang diberikan kepada pihak ketiga.139 824.510 per 31 Desember 2008 dan 2007 (Catatan 14).98% 7. Pinjaman Kendaraan Bermotor dan Pinjaman Perumahan diberikan dengan suku bunga efektif lima persen (5%) per tahun.21% 2007 11.

Bank tidak mempunyai komitmen untuk memberikan tambahan kredit. masing-masing sejumlah Rp674. partisipasi Bank berkisar antara 22. 148 Laporan Tahunan BCA 2008 .257 15.536 38.72. dengan penyisihan penghapusan aktiva masing-masing sejumlah Rp16. Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.710 435. kredit Bank yang telah direstrukturisasi masing-masing sejumlah Rp68. Kredit non-performing Bank (diklasifikasikan sebagai kurang lancar.038 dan Rp33. dengan pendapatan bunga atas kredit non-performing masing-masing sejumlah ekuivalen Rp97.02% dan 20% . antara lain PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk.281 Bank juga mengadakan perjanjian kerjasama pembiayaan konsumen dengan pihak ketiga.81% dari jumlah kredit yang diberikan Bank). yang mana dari jumlah tersebut tidak ada yang merupakan kredit bermasalah yang masih dalam proses restrukturisasi.846 68.50% masing-masing pada tahun 2008 dan 2007.536 2007 40.826.713 33. pengurangan tunggakan bunga dan pelunasan sebagian pokok pinjaman Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. Segala risiko atas kerugian yang timbul sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan dalam rangka pemberian fasilitas pembiayaan bersama akan ditanggung secara bersama-sama oleh kedua belah pihak secara proporsional sesuai bagian pembiayaan (partisipasi) masing-masing pihak. PT Federal International Finance dan PT Indomobil Multifinance untuk memberikan fasilitas Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) kepada konsumen.969.870 3.821. Atas kredit yang telah direstrukturisasi tersebut. saldo pada akhir tahun 2008 USD57.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. kecuali dinyatakan lain) 11.50% .917 (nilai penuh) dan Rp338.880.064.969 *) Skema restrukturisasi lain terutama terdiri dari penurunan tingkat suku bunga. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 2008 Sebagai arranger.357) 2007 968. setelah dikurangi penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit.769 dan Rp669.302.60% dan 0.697 (0.951 (nilai penuh) dan Rp66.536 dan Rp89.424 dan Rp95. diragukan dan macet) pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.600.154 3.531 1. Bank tidak melakukan novasi kredit dalam rangka restrukturisasi kredit non-performing.875 124 89.611 (2007: USD39. Berikut ini adalah jenis dan jumlah kredit yang telah direstrukturisasi selama tahun 2008 dan 2007: 2008 Perpanjangan jangka waktu kredit Pengalihan fasilitas kredit Perpanjangan jangka waktu dan pengalihan fasilitas kredit Perpanjangan jangka waktu kredit dan skema restrukturisasi lain*) 26.

479.006) (2.469) (431.358 (12.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.475) Rupiah Saldo awal tahun Penambahan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Penghapusan kredit Penerimaan kembali kredit yang telah dihapuskan Saldo akhir tahun (1.325.226) Jumlah (1.237) (52.893 (12.043) (142.592 (13. sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No.287 (11.543) ____ 2007 Valuta asing (330.469) 147.932) Jumlah (1.734.592 (13.226) (173.152) Rupiah Saldo awal tahun (Penambahan) pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Penghapusan kredit Penerimaan kembali kredit yang telah dihapuskan Saldo akhir tahun (1.517) (1.479.926) (980.517) (1.440) (52.006) (2.749 (206.757.203) 147.153.686.926) Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya kredit yang diberikan. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Mutasi penyisihan penghapusan kredit yang diberikan adalah sebagai berikut: ____ 2008 Valuta asing (206.060) 214.358 (12. Mutasi kredit yang dibeli dari BPPN selama tahun 2007.403.461) 170. adalah sebagai berikut: 2007 Rupiah Saldo awal tahun Penerimaan pembayaran kredit Selisih kurs yang timbul dari kredit yang dibeli dari BPPN dalam valuta asing Saldo akhir tahun Valuta asing 12.397) 39 Jumlah 12.060) 43.152) (1. kecuali dinyatakan lain) 11.808) 92.568) (12. Bank tidak memberikan penambahan kredit kepada debitur atas kredit yang dibeli dari BPPN. 4/7/PBI/2002 tanggal 27 September 2002.686.036 (11.235) (235.397) 39 - Laporan Tahunan BCA 2008 149 .

339. seluruh pembelian kredit dari BPPN telah lunas.089.923 922 2.538.122 3.232 3. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Mutasi pendapatan yang ditangguhkan atas kredit yang dibeli dari BPPN selama tahun 2007 adalah sebagai berikut: 2007 Rupiah Saldo awal tahun Koreksi pendapatan ditangguhkan karena penerimaan di atas nilai pembelian Selisih kurs yang timbul dari pendapatan yang ditangguhkan dalam valuta asing Saldo akhir tahun Valuta asing (2. 12.897.460 84. pihak ketiga: Rupiah Lancar Dalam perhatian khusus Valuta asing Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Jumlah tagihan kepada debitur Tagihan akseptasi kepada bank lain. jumlah pendapatan bunga dan pendapatan lainnya yang diterima dari kredit yang dibeli dari BPPN berjumlah Rp556. pihak ketiga: Rupiah Lancar Valuta asing Lancar Jumlah tagihan akseptasi kepada bank lain Jumlah tagihan akseptasi.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.477 1.467 (104) - Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007.365 5. Pada bulan Agustus 2007.467 (104) Jumlah (2.589 40. TAGIHAN AKSEPTASI a.363) 2.512 2.363) 2. kecuali dinyatakan lain) 11. Berdasarkan jenis mata uang: 2008 Tagihan akseptasi kepada debitur.299.444 9.106 4.487 1.930 208.956 150 Laporan Tahunan BCA 2008 .080 4.923 34.150 218. sebelum penyisihan penghapusan 2007 465.285 397.307.

902 (120.196 562.307.12 bulan 76.3 bulan Lebih dari 3 bulan .830.219) Jumlah (22.499 920.831) 2007 Rupiah Saldo awal tahun (Penambahan) pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (2. Laporan Tahunan BCA 2008 151 .831) (120.253) Jumlah (24.955 29. Mutasi penyisihan penghapusan tagihan akseptasi adalah sebagai berikut: 2008 Rupiah Saldo awal tahun Penambahan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (4.bersih 4.186.716 Jumlah 1.718 2007 (4.944 4. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) a.328 168.556 Jumlah 793.079) 257 (397) (20.906 1.315.339.762 863.612 1.612 2.703 b.309.6 bulan Lebih dari 6 bulan .219) (24.308 403.944 3.695 29.954 661.034) Valuta asing (20.738.061 232.816) (115.034) (782) (4.538) (397) (24.956 c.253) 2.318) (1.034) (20. Berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo: 2008 Rupiah Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan .296) 3.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.102 3.284 116.808 202.816) Valuta asing (20.400 2007 Valuta asing 708.970.260 476.647) Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya tagihan akseptasi.795) (4.902 (115.385. Berdasarkan jenis mata uang: (lanjutan) 2008 Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing (4.219) (99.239) (1.967 1.936.514) 3.649 Valuta asing 1.647) Jumlah tagihan akseptasi .794 3.171 752. kecuali dinyatakan lain) 12.253) (100.365 Rupiah 84.480 679.

482 15.046 632.291 55. 31 Desember 2008 Biaya Perolehan/Revaluasi Pemilikan langsung Tanah*) Bangunan*) Perlengkapan dan peralatan kantor*) Kendaraan bermotor Aktiva dalam penyelesaian Aktiva sewa guna usaha Jumlah biaya perolehan/revaluasi Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Pemilikan langsung Bangunan Perlengkapan dan peralatan kantor Kendaraan bermotor Aktiva sewa guna usaha Jumlah akumulasi penyusutan dan amortisasi Nilai buku bersih Pemilikan langsung Tanah Bangunan Perlengkapan dan peralatan kantor Kendaraan bermotor Aktiva dalam penyelesaian Aktiva sewa guna usaha 919.517.736) (713.771 15.236.355) (169.094 125.966 37.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.779 125.030 2.460) (15.224 1.785 Saldo Awal Penambahan**) Pengurangan Saldo Akhir 842.701 360. AKTIVA TETAP Mutasi aktiva tetap adalah sebagai berikut: Mutasi dari 1 Januari 2008 s.235 2. kecuali dinyatakan lain) 13.698 6.048 2.771 14.132 83.356 2.238.623) 464.034) (89.487 4.096) (10.782.186 1.679) (11.468 *) Direvaluasi pada tahun 1998 dan 2000 (Catatan 21) **) Termasuk dalam penambahan aktiva tetap adalah reklasifikasi dari aktiva dalam penyelesaian.532 772.430 7.d.373.771) (9.253 416.503.827) (421.162.918) 919.702 2.291.536 2.030 273.722) (63.046.283 5.532 1.800 (6.144 806. 152 Laporan Tahunan BCA 2008 .387 7.891 273.968 11.680 2.039 (6.644.835.689 1.195 22.380 368.495 2.405 2.029.532 1.504.861) (88.893 29.935 31.034 309.

291 Nilai buku bersih Pemilikan langsung Tanah Bangunan Perlengkapan dan peralatan kantor Kendaraan bermotor Aktiva dalam penyelesaian Aktiva sewa guna usaha 842.81 (nilai penuh).430 7.991.487 4.782.269) (12.966 37.462 4.918. Manajemen yakin bahwa nilai pertanggungan tersebut telah memadai untuk menutup kerugian yang mungkin terjadi atas aktiva tetap yang dipertanggungkan.938.238.210 (2.647 2. kecuali dinyatakan lain) 13.938 39.237 48. Laporan Tahunan BCA 2008 153 . Bank telah mengasuransikan aktiva tetap (tidak termasuk hak atas tanah) untuk menutupi kemungkinan kerugian terhadap risiko kebakaran.821 dan USD197.495 2.773 45.150.050) (47.271 509.224 1.186 1.d.140.291.987.213 29. 31 Desember 2007 Biaya Perolehan/Revaluasi Pemilikan langsung Tanah*) Bangunan*) Perlengkapan dan peralatan kantor*) Kendaraan bermotor Aktiva dalam penyelesaian Aktiva sewa guna usaha Saldo Awal Saldo Akhir Penambahan**) Pengurangan 812.815 1.322 3.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.541 117.316 201.476 4.271 381.207 (280) (5.158 4.998 48.161) (11.968 3.799) (118.113) (55.935 31.459 325.031 5.264.600 1.503. pencurian dan bencana alam dengan nilai pertanggungan asuransi per 31 Desember 2008 sebesar Rp1.431 1.186 630.002.945) (61.088 273.504.308 11.132 Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Pemilikan langsung Bangunan Perlengkapan dan peralatan Kantor Kendaraan bermotor Aktiva sewa guna usaha 369.961 196.841 *) Direvaluasi pada tahun 1998 dan 2000 (Catatan 21) **) Termasuk dalam penambahan aktiva tetap adalah reklasifikasi dari aktiva dalam penyelesaian.288) 842.459 11 481.030 273.697.702 2.156) 416.468 1. AKTIVA TETAP (lanjutan) Mutasi dari 1 Januari 2007 s.053 4.827) (44.968 11.785 2.046.

629 7.477.403 11.129 8.729.121 94.231.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.390 Pihak ketiga Rupiah Valuta asing 44.131 6.352 43.344.160.876.225.939 94.415.789 596 51.292 89.626 50.703.877 4.634.128.150 5.481 34.935.968 Jumlah tabungan dari nasabah Deposito berjangka: Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Rupiah Valuta asing 105.967.360.614 5.899.929.145 Jumlah giro dari nasabah Tabungan: Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Rupiah Pihak ketiga Rupiah Tahapan Tapres 51.866 52.536 29.857 509 43. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK LAIN Simpanan dari nasabah: 2008 Giro: 2007 Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Rupiah Valuta asing 988 10.726.390.998 26.551.095 154 Laporan Tahunan BCA 2008 .678 105.949.182 5.109 4.966.391 1.672 4.847 100. kecuali dinyatakan lain) 14.383.779.833 Pihak ketiga Rupiah Valuta asing Giro BCA Dolar BCA Ekstra 36.506.331 6.171.506.298 50.290 45 55 100 45 47 92 45.995 Jumlah deposito berjangka dari nasabah 52.

953.755 3.962 4.837 4.728 116.333.742.172.213 201.641 2007 33.455.420 189.779.828 8.448.453.906.506 8.528.378.033 50.716 1.258 144.629 4.346 44.383.548.255 677.739 46.014.635.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.251 1.673 Jumlah 41.813 118.598.370.941 8.272.267 196.754 8.091 447.820.888 1.400 105. kecuali dinyatakan lain) 14.051 42.500 3.968 2007 Valuta asing 4. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK LAIN (lanjutan) 2008 Jumlah simpanan dari nasabah: Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain: Giro: Pihak ketiga Rupiah Valuta asing Jumlah giro dari bank lain Deposito berjangka: Pihak ketiga Rupiah Interbank call money: Pihak ketiga Valuta asing Jumlah simpanan dari bank lain Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu: 2008 Rupiah 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan 27.352 2.003 53.610 2.768.599.641 Laporan Tahunan BCA 2008 155 .489 6.165 3.839.713 3.294.225 Valuta asing 7.146 Rupiah 37.786.113 200.548.064.968 2007 Valuta asing 4.225 Valuta asing 7.353 3.648 5.415.432 209.488 1.598.963 566.311.092 3.142 1.473.249 44.146 Rupiah 36.293 212.565 8.771 189.171.768.000 4.779.852 53.115.332.841 325.288.375 2.048.832 8.014.852 5.138.309.130.921 Jumlah 35.404 45.415.942 Deposito berjangka menurut periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo: 2008 Rupiah Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan hingga 3 bulan Lebih dari 3 bulan hingga 6 bulan Lebih dari 6 bulan hingga 12 bulan 29.590 178.983 793.133.047.814 4.366.915 2.104.495 4.489 209.023 80.503.788 4.962 45.867.770.944 4.295.191 41.776 47.906 50.890 304.688.143.487.921 Jumlah 37.145.921 622.247.743.673 Jumlah 40.

79% Valuta asing % 2.183 3. KEWAJIBAN AKSEPTASI a.65% 6.560 5.199 2007 10. pihak ketiga: Rupiah Valuta asing Jumlah kewajiban kepada debitur Kewajiban kepada bank lain.87% 6.573 4.859 8.820.382 82.48% 7.283.53% Rupiah % 1.797.879.21% 5.44% 8.383 2007 17.71% Simpanan yang dijaminkan untuk kredit yang diberikan Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Catatan 11) adalah sebagai berikut: 2008 Giro Tabungan Deposito berjangka 24.822 2.564.25% 6.87% 2.427 1.45% 0.109.869 230.330 211.130.27% 0.22% 0.84% 6.647. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK LAIN (lanjutan) Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Rupiah % Nasabah: Giro Tabungan Deposito berjangka Bank lain: Giro Deposito berjangka Interbank call money 1. Berdasarkan jenis mata uang dan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: 2008 Kewajiban kepada debitur.691.870.781 4.589 44.617 1.988 3.270 34.361 2.72% 0.042 438.92% 3.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. kecuali dinyatakan lain) 14.044 1.72% 3. pihak ketiga: Rupiah Valuta asing Jumlah kewajiban kepada bank lain 18.949 314.20% 2007 Valuta asing % 2.903 156 Laporan Tahunan BCA 2008 .510 15.33% 3.20% 3.

887 2007 Valuta asing 598.904 (15.378 Laporan Tahunan BCA 2008 157 .594 29.869. Hutang pajak 2008 Pajak penghasilan pasal 21 Pajak penghasilan pasal 23 Pajak penghasilan pasal 25/29 Pajak penghasilan pasal 26 Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pajak lainnya 66.016 Jumlah 637. Beban pajak Pada September 2008.635 b. PAJAK PENGHASILAN a.tahun berjalan: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan 2.492 3.034 1.109.760 518 500.594 29.612 2. kecuali dinyatakan lain) 15.479.257.927) (25.720) (9. Bank mencatat dampak perubahan tarif pajak tangguhan sebesar Rp78. 7 Tahun 1983 mengenai “Pajak Penghasilan” diubah untuk keempat kalinya dengan Undang-undang No.12 bulan 17.567 53.120 3.366 2.839 429.574 132.960 620.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.912.978 115.487.991 68.383 205.612 1. 2008 Beban pajak .184.025 2007 56.120 2. Berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo: 2008 Rupiah Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan .075 sebagai bagian dari beban pajak pada tahun berjalan.131 406. 36 Tahun 2008.691 Valuta asing 1.868 1.871 (398.846 8.845 26.938.691 Jumlah 1.tangguhan: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan 2007 1.900 2.866 119.492 3.622 297.382 Rupiah 39.320 92.6 bulan Lebih dari 6 bulan . Undang-undang No. Perubahan tersebut juga mencakup perubahan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya menggunakan tarif pajak bertingkat menjadi tarif tunggal yaitu 28% untuk tahun fiskal 2009 dan 25% untuk tahun fiskal 2010 dan seterusnya.651) 81 (398.3 bulan Lebih dari 3 bulan .082.647) 1.976 406. KEWAJIBAN AKSEPTASI (lanjutan) b.393 567.474 Manfaat pajak .691.903 16.599.862 84.299 504.342.022 1.167.519 429.943.944 3.944 3.570) 1.612 1.

954) 6. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) c. 2.401. 3.601 (4.817) (192. Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal 30 Desember 2008 dan mempunyai daya laku surut terhitung sejak tanggal 1 Januari 2008.523 6.573.343.LK) Nomor X. Pajak penghasilan badan dihitung untuk setiap perusahaan sebagai suatu badan hukum yang terpisah (laporan keuangan konsolidasi tidak dapat diterapkan dalam perhitungan pajak penghasilan badan). Rekonsiliasi dari laba akuntansi konsolidasi sebelum beban pajak ke laba fiskal Bank adalah sebagai berikut: 2008 Laba akuntansi konsolidasi sebelum beban pajak Eliminasi Sebelum eliminasi Laba anak perusahaan sebelum beban pajak Laba akuntansi sebelum beban pajak (Bank) Beda permanen: Kesejahteraan karyawan Beban pajak Pendapatan sewa yang dikenakan pajak final Bagian laba anak perusahaan Pendapatan lain yang tidak dapat ditambahkan/ dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak. bersih 7. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan tersebut diberikan apabila memenuhi kriteria sebagai berikut: 1.561) 158 Laporan Tahunan BCA 2008 .03/2008 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Pengawasan Pemberian Penurunan Tarif Bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan pada tanggal 30 Desember 2008 dalam Pasal 2 memutuskan bahwa Wajib Pajak dapat memperoleh penurunan tarif Pajak Penghasilan sebesar 5% (lima persen) lebih rendah dari tarif tertinggi Pajak Penghasilan Wajib Pajak Badan Dalam Negeri sebagaimana diatur dalam Pasal 17 ayat (1) huruf b Undang-undang.1 untuk setiap tahun pajak terkait.350 9.144) (162.710 1. Jumlah kepemilikan saham publiknya 40% (empat puluh persen) atau lebih dari keseluruhan saham yang disetor dan saham tersebut dimiliki paling sedikit oleh 300 (tiga ratus) Pihak. kecuali dinyatakan lain) 16.1-6 sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam .635.485) (15. Masing-masing Pihak yang dimaksud di atas hanya boleh memiliki saham kurang dari 5% (lima persen) dari keseluruhan saham yang disetor.720.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.630 171.043 201.873) (126.H.938) 2007 6. Bank telah mendapatkan surat keterangan dari Biro Administrasi Efek atas pemenuhan kriteria-kriteria di atas.921.493 (7.477 (229.903 (286. Ketentuan tersebut harus dipenuhi oleh Wajib Pajak dalam waktu paling singkat 6 (enam) bulan (183 (seratus delapan puluh tiga) hari kalender) dalam jangka waktu 1 (satu) tahun pajak.135) (148.860 7.553) 7. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. Pada tanggal 19 Januari 2009.849) (70. 238/PMK.H.847 6. Wajib Pajak harus melampirkan surat keterangan dari Biro Administrasi Efek pada Surat Pemberitahuan Tahunan PPh Wajib Pajak Badan dengan melampirkan formulir X.

337 (10.417 (18) (451. bersih 161.871.912.233.013 448 (2.285 2.414 1.244) 2.720.031.Bank Beban pajak .075 1.589.675 1.943.363 226.317.363 d.013 Perbedaan permanen dengan tarif pajak 30%: PT Bank Central Asia Tbk Kesejahteraan karyawan Beban pajak Pendapatan sewa yang dikenakan pajak final Bagian laba anak perusahaan Pendapatan lain yang tidak dapat ditambahkan/dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak.589) 44.497 282.055) (21.313. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 2008 Beda temporer: Kewajiban imbalan pasca-kerja Bagian laba perusahaan asosiasi Beban (pemulihan) penyisihan penghapusan aktiva produktif (Laba) rugi belum direalisasi dari surat-surat berharga dan obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan (Pendapatan) beban lain yang tidak dapat ditambahkan/ dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak.721 40.233.097 9.545) (4.594 2007 6.242. Perhitungan pajak kini dan hutang pajak adalah sebagai berikut: 2008 Laba kena pajak: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan 9. kecuali dinyatakan lain) 16.285 (15.912.132 59.497 2007 173.085 Laba kena pajak 9. bersih Beban pajak . Rekonsiliasi antara laba akuntansi konsolidasi sebelum pajak dikali tarif pajak maksimum yang berlaku dengan beban pajak adalah sebagai berikut: 2008 Laba akuntansi konsolidasi sebelum pajak Tarif pajak maksimum 7.460.880 (1.konsolidasi e.258.141) (44.838 6.353) (197.316.920.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.927 47.462) (38.Anak Perusahaan Efek dari tarif pajak progresif Penyesuaian tarif pajak penghasilan badan (Catatan 16c) Penyesuaian tarif pajak tangguhan Beban pajak .401 6.043 30% 2.259) 195.401.570) 78.131 52.031.593 1.904 2.489 2.630 30% 1.543) 1.396 (18) 1.201 2007 6.378 Laporan Tahunan BCA 2008 159 .

694.861 53.034 1.938.120 175.002 28.047) 269.317 30.560) (41) (9.869. kecuali dinyatakan lain) 16.342.661 205.118 297.331 160 Laporan Tahunan BCA 2008 .612 2.335 1.810 Aktiva pajak tangguhan. Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 Induk perusahaan .862 84.PT Bank Central Asia Tbk: Aktiva pajak tangguhan: Penyisihan penghapusan aktiva produktif Penerimaan dari kredit yang diberikan yang diklasifikasikan sebagai diragukan dan macet Penyesuaian nilai wajar akibat kuasi reorganisasi Pendapatan yang ditangguhkan atas restrukturisasi kredit Biaya cadangan tantiem Kewajiban imbalan pasca-kerja Lainnya 2007 474.860) (56.016) 353.826 Kewajiban pajak tangguhan: Laba belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan dan yang tersedia untuk dijual Penyusutan aktiva tetap (9.601) (985) (31) (1.373) (1. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 2008 Pajak tahun berjalan: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan 2.131 199.718 11.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.257.674) (37.833 756.354) Hutang pajak: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan 2007 1.988. bersih PT Bank Central Asia Tbk* 747.357 354.732.515 2.494) (2.025 (1.045.474 Pajak dibayar dimuka: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan (1.932 135.452 27 17.198 129 15.909 189.293 10.991 68.978 f.

seluruh permohonan banding telah dikabulkan dan telah dikembalikan.05/2007 tanggal 3 Desember 2007. seluruh permohonan banding telah dikabulkan dan telah dikembalikan.842 376. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 2008 Anak perusahaan BCA Finance Limited PT BCA Finance (dahulu PT Central Sari Finance) Jumlah aktiva pajak tangguhan. bersih 7. sisanya sebesar Rp162. Direktorat Jenderal Pajak masih mengajukan permohonan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung atas imbalan bunga tersebut. Bank mengajukan permohonan banding atas hasil keberatan tersebut.I/13/2008.595 15.693 dan Rp9. Berdasarkan Putusan Pengadilan Pajak tanggal 28 Juli 2008 dengan No. Di samping itu. g. Kep-041/WPJ. Berdasarkan Putusan Pengadilan Pajak No. Direktorat Jenderal Pajak masih mengajukan permohonan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung atas imbalan bunga tersebut. Pada tahun 2007. Bank telah membayar angsuran pertama sebesar Rp162.I/13/2008. No.05/2007 tanggal 22 November 2007.760 770. Kantor pajak dapat menetapkan/mengubah pajak-pajak tersebut dalam waktu sepuluh tahun sejak saat terhutangnya pajak.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. 14623/PP/M. Bank telah menyetorkan seluruh tambahan pajak tersebut dan mengajukan keberatan atas koreksi pajak-pajak tersebut di tahun 2006. kecuali dinyatakan lain) 16. Pajak-pajak Bank tahun 2003 telah diperiksa oleh kantor pajak dan ditetapkan kekurangan pajak yang seluruhnya berjumlah Rp160. Disamping itu.545. Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia. Bank mengajukan keberatan atas SKPKB tersebut di tahun 2007. KEP-545/WPJ. dan No. masing-masing sebesar Rp14.05/2007 tanggal 6 Februari 2007. i. Bank telah melunasi tagihan pajak Bunga atas Pajak Penghasilan pasal 26 untuk tahun 2002 dan 2004 sebesar Rp5. Namun atas Putusan Pengadilan Pajak tersebut. Laporan Tahunan BCA 2008 161 . namun keberatan tersebut ditolak oleh kantor pajak melalui surat keputusan No.717. Namun atas Putusan Pengadilan Pajak tersebut. No.967. Bank mendapatkan tambahan berupa imbalan bunga sebesar Rp74.686 2007 6.562 per 31 Desember 2008 dan 2007. KEP-561/WPJ. Pada tanggal 20 Februari 2007. 14622/PP/M. Pada tanggal 31 Desember 2006. h. Bank mengajukan permohonan banding atas hasil keberatan tersebut. Pada tanggal 14 Februari 2008.I/13/2008 tertanggal 2 April 2008.743 dilunasi di tahun 2007.742.485 yang harus dibayar dalam 7 kali angsuran. 14624/PP/M. Bank dan Anak Perusahaannya di Indonesia melaporkan/menyetorkan pajak untuk setiap perusahaan sebagai suatu badan hukum yang terpisah (pelaporan pajak penghasilan konsolidasi tidak diperbolehkan) berdasarkan sistem self assessment. fiskus menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) Pajak Penghasilan pasal 26 untuk tahun 2002 dan 2004 sebesar Rp325. Bank mendapatkan tambahan berupa imbalan bunga sebesar Rp117.19/BD. KEP-565/WPJ.05/2007 tanggal 30 November 2007. namun keberatan tersebut ditolak oleh fiskus melalui surat keputusan No.154 *) Termasuk pengaruh pajak tangguhan atas laba belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual yang dicatat di ekuitas.19/BD.19/BD.I/13/2008 dan No. 13603/PP/M.19/BD. Pada tahun 2006.803.502 15.

09 12.670 1.000 35. (1) Kredit likuiditas rupiah dari Bank Indonesia Kredit likuiditas rupiah dari Bank Indonesia merupakan fasilitas kredit yang diperoleh Bank sebagai bank swasta nasional di Indonesia.995 Valuta asing: (4) Pinjaman dari bank lain (5) Lain-lain 3.000 10.512 337.325 751.38 6.06 - 10.230 935. jatuh tempo antara 30 Juni 2007 sampai 1 Januari 2013 Kredit Koperasi (KKPA).66 327. 162 Laporan Tahunan BCA 2008 .92 5.440 184.480 (3) Pinjaman dua tahap (two-step loans): Pinjaman dari Japan Bank for International Cooperation 4.000 85.75 13.75 7.813 25.000 10. untuk disalurkan kepada debitur-debitur di Indonesia yang memenuhi persyaratan program fasilitas kredit yang bersangkutan.28 - 4. PINJAMAN YANG DITERIMA Tingkat bunga rata-rata setahun 2008 % Rupiah: (1) Kredit Likuiditas dari Bank Indonesia: Kredit Usaha Tani (KUT).66 7.64 313 896 422 71 1.75 10.083. kecuali dinyatakan lain) 17.000 90.512 448.55 19.076 (2) Pinjaman dari bank lain dan lembaga keuangan lainnya: PT Bank UOB Buana Tbk PT Bank Chinatrust Indonesia PT Bank OCBC Indonesia PT Bank Windu Kentjana International Tbk (dahulu PT Bank Multicor) 12.769 148. jatuh tempo 30 September 2000.480 121.917 110. masih dalam proses untuk penutupan perjanjian Kredit Pemilikan Rumah (KPR/KPRS/KPRSS).PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.325 Bank tidak memiliki pinjaman yang diterima dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa.000 10. jatuh tempo antara 15 April 2006 sampai 30 April 2008 2007 % 2008 2007 - - 583 583 3.000 1.50 70.

PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) (2) Pinjaman dari bank lain Merupakan pinjaman untuk modal kerja PT BCA Finance (dahulu PT Central Sari Finance) dari bank lain.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.2 dan 7 kali. Proyek-proyek yang terlibat di dalam refinancing. Fasilitas-fasilitas yang diberikan kepada Bank adalah sebagai berikut: a.000 29 Juli 2005 19 Agustus 2008 25 Agustus 2008 28 Februari 2009 Pinjaman telah lunas pada tanggal 25 Agustus 2008 dan tidak diperpanjang lagi.000 100. rasio hutang terhadap ekuitas adalah maksimum 10 kali kecuali PT Bank Chinatrust Indonesia yang mensyaratkan maksimum 8 kali. rasio laba bersih sebelum pajak terhadap beban bunga dan rasio hutang terhadap modal yang dipersyaratkan oleh PT Bank UOB Buana Tbk masing-masing adalah maksimum 1. yang bertujuan untuk membiayai proyek-proyek yang memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan investasi. bidang umum dan administrasi. kecuali dinyatakan lain) 17. yang kemudian disalurkan kepada debitur yang memenuhi persyaratan melalui bank-bank di Indonesia. kompensasi. Laporan Tahunan BCA 2008 163 . terutama untuk industri berskala kecil. Dari Export-Import Bank of Japan (sekarang Japan Bank for International Cooperation): AJDF. yang bertujuan untuk membiayai industri berskala kecil. Perjanjian pinjaman di atas mewajibkan Anak Perusahaan menjaga rasio keuangan signifikan sebagai berikut: i. Rincian fasilitas pinjaman yang diterima per 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: Pinjaman Bank PT Bank UOB Buana Tbk (dahulu PT Bank Buana Indonesia Tbk) PT Bank Chinatrust Indonesia PT Bank Windu Kentjana International Tbk (dahulu PT Bank Multicor) PT Bank OCBC Indonesia *) Jumlah fasilitas Fasilitas tersedia sejak Jatuh tempo fasilitas 150. (3) Pinjaman dua tahap (two-step loans) Pinjaman dua tahap (two-step loans) merupakan pinjaman yang pada awalnya diberikan kepada Pemerintah Indonesia. PAE Program. pajak dan cukai. dan pembelian tanah tidak diperkenankan untuk mendapatkan kredit dari program-program tersebut di atas.000 8 September 2007 18 Februari 2008 8 September 2009 18 Februari 2009 *) 37. b.000 50. yang bertujuan untuk membiayai perusahaan-perusahaan yang bermaksud untuk membeli peralatan pencegah polusi. Seluruh fasilitas pinjaman dijaminkan dengan tagihan sewa guna usaha dan piutang pembiayaan konsumen kecuali untuk fasilitas pinjaman dari PT Bank Windu Kentjana International Tbk (dahulu PT Bank Multicor) yang dijaminkan dengan deposito berjangka Anak Perusahaan dan tagihan sewa guna usaha. Dari Overseas Economic Cooperation Fund (OECF-AJDF) (sekarang Japan Bank for International Cooperation): • • SSI Program. ii.

Walaupun jumlah fasilitas pinjaman dinyatakan dalam valuta asing.000. Bank diharuskan untuk melakukan pengawasan bahwa proyek yang dibiayai tersebut: • • memperhatikan kepentingan umum dan nasional. kecuali dinyatakan lain) 17. dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar USD80.000 yang terdiri dari Tranche A sebesar USD50. saldo hutang Bank kepada Bank Indonesia/Pemerintah Republik Indonesia untuk fasilitas-fasilitas pinjaman ini akan dibayar dalam rupiah (sejumlah ekuivalen rupiah dari jumlah penarikan fasilitas pinjaman dengan menggunakan kurs pada tanggal penarikan pinjaman).PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. terhitung sejak tanggal penarikan pertama pinjaman.000.322. (4) Pinjaman dari bank lain Pinjaman dari bank lain merupakan pinjaman Bank dari Standard Chartered Bank.000. menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.000. cabang Jakarta untuk Tranche A telah dilunasi oleh Bank. berdasarkan perjanjian fasilitas tanggal 3 September 2007.797 JPY 3. dan dibayar dalam 24 kali angsuran setengah-tahunan (kecuali untuk OECF-AJDF: 30 angsuran setengah-tahunan) terhitung sejak tanggal jatuh tempo angsuran pertama. 164 Laporan Tahunan BCA 2008 .000 1994 15 Desember 1997 Dalam menyalurkan fasilitas pinjaman dua tahap (two-step loans) kepada debitur. Per tanggal 3 Oktober 2008 pinjaman Bank dari Standard Chartered Bank. cabang Jakarta.000 dan Tranche B sebesar USD30.000 1993 1993 15 Agustus 1998 15 Agustus 1998 Export-Import Bank of Japan (sekarang Japan Bank for International Cooperation): AJDF JPY 905. berdasarkan perjanjian pinjaman.000. Seluruh fasilitas telah ditarik oleh Bank dengan periode pinjaman untuk Tranche A adalah selama 1 tahun dan untuk Tranche B adalah selama 3 tahun sejak tanggal penarikan.AJDF) (sekarang Japan Bank for International Cooperation): SSI PAE JPY 435. Tingkat bunga fasilitas tersebut di atas dihitung berdasarkan suku bunga rata-rata SBI tiga-bulanan selama enam bulan terakhir dengan penyesuaian tertentu. yang tidak boleh lebih rendah dari suku bunga pinjaman yang diterima Bank ditambah 1.000. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) (3) Pinjaman dua tahap (two-step loans) (lanjutan) Persyaratan fasilitas-fasilitas pinjaman tersebut adalah sebagai berikut: Fasilitas tersedia sejak Jatuh tempo angsuran pertama Fasilitas pinjaman Overseas Economic Cooperation Fund (OECF .710.75%. Fasilitas-fasilitas pinjaman akan jatuh tempo dalam jangka waktu 15 tahun (kecuali untuk OECF-AJDF: 20 tahun) dengan tenggang waktu maksimum 3 tahun (kecuali untuk OECF-AJDF: 5 tahun).

959.938 44.010.959.516 (5. Bambang Hartono dan Sdr.353 (45. bank garansi yang diterbitkan dan transaksi rekening administratif lainnya. MODAL SAHAM Modal saham PT Bank Central Asia Tbk masing-masing per 31 Desember 2008 (setelah stock split.000 5.000 (3.000) 12. Sdr.000 (63.942 Komposisi pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.655.500.500.020.233) 2007 (38.612.000) 24.853) 13.291) (1. qq Farallon Capital Management LLC. kecuali dinyatakan lain) 18.327.012. harga perolehan (Catatan 1) Saham beredar Nilai nominal Jumlah saham 2007 Nilai nominal 88. Robert Budi Hartono*) Anthony Salim Nilai nominal % 12.911) (21.000) 24.50 (nilai penuh) dan Rp125 (nilai penuh) per saham per 31 Desember 2008 dan 2007 Belum ditempatkan Ditempatkan dan disetor penuh Modal saham diperoleh kembali (treasury stock).282.540.000.000.000 (3.767. berdasarkan Daftar Pemegang Saham yang diterbitkan oleh Biro Administrasi Efek.76 Laporan Tahunan BCA 2008 165 . Mutasi estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif selama tahun yang berakhir pada tanggal tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 Saldo awal tahun Pemulihan (penambahan) estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Selisih kurs dari estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif dalam valuta asing Saldo akhir tahun (61.365.130 51.15 1.585) 732.243.990.672.062) 1.493.853) Manajemen yakin bahwa saldo estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari transaksi rekening administratif.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.976 788.000 (190.938 (289.079.505. ESTIMASI KERUGIAN ATAS TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF Merupakan estimasi kerugian atas Letter of Credit.996) 1.000.000 (808.540.000 (31. adalah sebagai berikut: 2008 Jumlah saham FarIndo Investments (Mauritius) Ltd.000. 19.651) (61.062) 1.000) 12.000 5.896) (54. Catatan 1c) dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 Jumlah saham Modal dasar dengan nilai nominal Rp62.349.495.344.251 27.000 434.

540.426.000) 24.243. Bambang Hartono dan Sdr.05 0.628. kecuali dinyatakan lain) 19.365.251 27.282.332.600.850 1.04 0.938 (808.500 5.950 741 646 566 552 438 720.950 813 741 553 646 438 566 719.000 217. Robert Budi Hartono*) Anthony Salim Direksi: Djohan Emir Setijoso Aswin Wirjadi Jahja Setiaatmadja Dhalia Mansor Ariotedjo Anthony Brent Elam Suwignyo Budiman Subur Tan Pemegang saham publik Nilai nominal % % 0.349. qq Farallon Capital Management LLC.166.000 10.767.00 6. harga perolehan (289.024 24. Sdr.010.130 1.306.05 0.000 4.76 100.988 15.804. MODAL SAHAM (lanjutan) 2008 Jumlah saham Direksi: Djohan Emir Setijoso Jahja Setiaatmadja Anthony Brent Elam Subur Tan Dhalia Mansor Ariotedjo Suwignyo Budiman Pemegang saham publik 31.832.13 0.76 0.493.540.500 4.505.585) 732.758.000 11.000 9.000 3.13 0. 166 Laporan Tahunan BCA 2008 .15 1.000 7.200.012.000 5. 5/31/DPIP/Prz/Rahasia tanggal 9 Juni 2003.04 46.03 0.03 0.04 0.010.353 2007 Jumlah saham FarIndo Investments (Mauritius) Ltd.000) 12.530.000 11.04 0.000 Nilai nominal 1.655.000 8.996) 1.857.05 0.061. Pemegang saham publik terdiri dari pemegang saham yang memiliki kurang dari 5% jumlah saham beredar.664 1.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.500.039.04 0.942 51.327. harga perolehan (45.03 46.000 5.012 12.000 Modal saham diperoleh kembali (treasury stock).000 788.000 6.500.72 100.530.000 *) Seperti tercatat di Bank Indonesia sesuai surat No.938 (190.000.928.00 Modal saham diperoleh kembali (treasury stock).

542.853.604 (203. fiskal Selisih penilaian kembali yang dialokasikan ke tambahan modal disetor akibat kuasi reorganisasi (Catatan 2aa) Sisa selisih penilaian kembali aktiva tetap Jumlah selisih penilaian kembali aktiva tetap 344.043. KEP-04/WPJ. basis pajak.453.059.470 Selisih penilaian kembali aktiva tetap.895.437 1.560) 1.030 (498.06/KP. Bank telah melakukan penilaian kembali aktiva tetap tertentu pada tanggal 31 Desember 1998.09/1999 tanggal 3 Oktober 1999.0404/2001 tanggal 15 Juni 2001.162) 3.127 (124. Pada tanggal 31 Oktober 2000.05/KP.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.477) 141. Bank melakukan penilaian kembali aktiva tetap tertentu sehubungan dengan kuasi reorganisasi (Catatan 2aa).690) 16. di atas telah disetujui oleh Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Tamansari dengan surat No. kecuali dinyatakan lain) 20. dan menghasilkan selisih penilaian kembali aktiva tetap sebagai berikut: Nilai wajar Nilai buku fiskal Selisih penilaian kembali aktiva tetap.845 296.599.088 3.907 Selisih penilaian kembali aktiva tetap di atas telah disetujui oleh Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk Bursa dengan surat No. Laporan Tahunan BCA 2008 167 . fiskal 1. SELISIH PENILAIAN KEMBALI AKTIVA TETAP Sesuai dengan keputusan Menteri Keuangan No.007 (25. KEP-2111/WPJ. TAMBAHAN MODAL DISETOR Tambahan modal disetor pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 terdiri dari: Tambahan modal disetor dari pembayaran modal saham Eliminasi atas saldo rugi melalui kuasi reorganisasi tanggal 31 Oktober 2000 (Catatan 2aa) Tambahan modal disetor dari eksekusi opsi saham (Catatan 2z) 29. Penilaian kembali aktiva tetap tersebut berdasarkan laporan penilaian PT Ujatek Baru tanggal 24 Maret 1999 yang menggunakan pendekatan data pasar dan menghasilkan selisih penilaian kembali aktiva tetap sebagai berikut: Nilai wajar Nilai buku fiskal Selisih penilaian kembali aktiva tetap.933 21. 384/KMK/04/1998 tanggal 14 Agustus 1998. Penilaian kembali aktiva tetap tersebut berdasarkan laporan penilaian PT Ujatek Baru tanggal 20 Desember 2000 yang menggunakan pendekatan data pasar.

16 (Revisi 2007).740.905 1. KOMITMEN DAN KONTINJENSI Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.929 2.368 2.600.002 2.993 4.845 25.027 3.035.314.597. **) Termasuk fasilitas bank garansi yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan Bank masing-masing sebesar Rp27.949 205.550 *) Termasuk fasilitas L/C yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan Bank masing-masing sebesar Rp29.146 585.348 29.712 4.475 97.121 784.862.995.531 255. SELISIH PENILAIAN KEMBALI AKTIVA TETAP (lanjutan) Sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 2r atas laporan keuangan.051 339.124 335. Bank dan Anak Perusahaan telah memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya sesuai dengan PSAK No.366. dan mereklasifikasi seluruh saldo selisih penilaian kembali aktiva tetap sebesar Rp1.620 dan Rp403 per 31 Desember 2008 dan 2007. ekuivalen USD 137. 168 Laporan Tahunan BCA 2008 .245 152 5.897 23.949 2.166. 22.802.572 Kontinjensi Tagihan kontinjensi: Bank garansi yang diterima Rupiah USD 13.280.560. ekuivalen USD 230. “Aset Tetap”.805 7.750 94.017.824 355.837.338 5.925.141 35.516.340.819.837 45.031 1.958.319 Pendapatan bunga atas kredit non-performing Rupiah USD 227.845 35 95.821 Kewajiban kontinjensi: Bank garansi yang diberikan kepada nasabah**) Rupiah USD Lainnya.197.451 1.675 31.172.967 62.364 2.513.907 yang disajikan sebagai bagian dari ekuitas dalam neraca konsolidasi ke saldo laba konsolidasi pada tahun 2008.993.880. ekuivalen USD 120. komitmen dan kontinjensi Bank adalah sebagai berikut: Jumlah dalam valuta asing (nilai penuh) Jenis valuta Komitmen Tagihan komitmen: Fasilitas kredit yang belum digunakan Kewajiban komitmen: Fasilitas kredit yang belum digunakan nasabah 2008 2007 2008 2007 Rupiah 90.871 31.550 25.935 2. kecuali dinyatakan lain) 21.840 1.502.947 dan Rp160 per 31 Desember 2008 dan 2007.666 4.999 2.380 Rupiah USD Lainnya.187 3.000 313.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.220 1.960 95.661 175.106 20.880 98.588.719 2.059.325.707 Fasilitas L/C yang diberikan kepada nasabah*) Rupiah USD Lainnya.424 102.396.795 27.023 29.684 359.397 1.

950 187.775. 24.674 Termasuk dalam pendapatan bunga dari kredit yang diberikan adalah pendapatan bunga yang berasal dari pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan Bank untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 masing-masing sebesar Rp67.575 781.547 182.802.587.976. PROVISI DAN KOMISI LAINNYA Merupakan provisi dan komisi sehubungan dengan: 2008 Simpanan dari nasabah Penyelesaian pembayaran (payment settlement) Kartu kredit Pengiriman uang.114.616.506 606.143 114.468 97.509 6. 25.066 199.090 315.721 4. kliring dan inkaso Lain-lain 1.831 56.345.616.736. tabungan dan deposito berjangka adalah beban bunga atas pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan Bank untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 masing-masing sebesar Rp1.897 2007 952.544 2.611 3.315 15.937 379.138. kecuali dinyatakan lain) 23.940.206.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.954 2.746. BEBAN BUNGA Beban bunga meliputi bunga atas: 2008 Tabungan Deposito berjangka Giro Premi penjaminan pemerintah Pinjaman yang diterima Lain-lain 2.573 53.118.548.194 259.116 dan Rp893.435 Termasuk dalam beban bunga atas giro.345 2007 2. PENDAPATAN BUNGA Pendapatan bunga meliputi bunga yang diperoleh dari: 2008 Kredit yang diberikan Obligasi pemerintah Surat-surat berharga Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Lain-lain 10.011 2.653 317.875 4.216 18.250 Laporan Tahunan BCA 2008 169 .244 220.545 dan Rp19.168 2007 7.177 137.489 593.324 1.696.112 942.041 3.489 428.066 394.538.941.299 324.239 6.

438 93.790 368.754 290. LABA PER SAHAM Laba per saham dasar dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.930 536.965 3.376 28.591 82.186.631 476.796 21.859.965 2007 1.976 102.406 314 236 Rata-rata tertimbang saham beredar sudah termasuk modal saham diperoleh kembali.548 9.149.403 106.667.800 367.429 2.427.187 1.988.776.283.723 1.139 24.309.332.158 dan Rp38. BEBAN KARYAWAN 2008 Gaji dan upah Kesejahteraan dan kompensasi karyawan Pelatihan 1.231 22. sebagai berikut: Jumlah saham beredar (nilai penuh) 2008: Laba operasional Laba bersih Rata-rata tertimbang saham beredar*) Dasar Laba operasional Laba per saham dasar (nilai penuh) Laba bersih Laba per saham dasar (nilai penuh) *) 2007 615.798 2.207 Kompensasi Direksi dan Komisaris Bank yang termasuk di dalam beban karyawan pada tahun 2008 dan 2007 adalah masing-masing sebesar Rp62.062.237 383.870.277 108.753 107.112 101.725. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 2008 Keperluan kantor Sewa Promosi dan pengembangan Penyusutan aktiva tetap Perbaikan dan pemeliharaan Komunikasi Jasa tenaga ahli Air.414 120.907 5. 27.748 107. 170 Laporan Tahunan BCA 2008 .580 Rp 7.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.690 3.153 72.776 91.555 127.782 97. kecuali dinyatakan lain) 26.102 427.280 119.554 593. listrik dan bahan bakar Keamanan Komputer dan perangkat lunak Asuransi Pajak Lainnya 815.705 13.

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. c.282. dengan perkiraan jumlah saham yang hingga saat ini telah dikeluarkan Bank (tetapi tidak termasuk saham yang telah dibeli kembali) yakni 24.113. b. PENGGUNAAN LABA BERSIH Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank pada tanggal 22 Mei 2008 (notulen dibuat oleh Notaris Dr.219.024.000 saham. Membagi dividen kas sejumlah Rp2. untuk membayar dividen interim tahun buku 2008.670 (Rp91 (nilai penuh). 12. jika keadaan keuangan Bank mengizinkan. Laba bersih 2007 tidak disisihkan untuk dana cadangan dikarenakan dana cadangan Bank telah melebihi 20% dari jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor.109) memutuskan penggunaan laba bersih 2007 sebagai berikut: a.000 12.252 d.510).012. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank tanggal 22 Mei 2008 juga memutuskan pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi Bank.25% dari laba bersih tahun 2007.331. (Catatan 40).H. Laporan Tahunan BCA 2008 171 .489.. Direksi menetapkan bahwa Bank akan membayarkan dividen sementara (interim dividend) kepada pemegang saham atas laba tahun 2008 sebesar Rp35 (nilai penuh) per saham. MSi.282. dengan Akta No. Menetapkan tantiem anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dalam tahun buku 2007 sebesar maksimal 1.564.024. Menetapkan sisa laba bersih 2007 setelah dikurangi dividen sebagai laba ditahan.564. LABA PER SAHAM (lanjutan) Jumlah saham beredar (nilai penuh) 2007: Laba operasional Laba bersih Rata-rata tertimbang saham beredar: Dasar Ditambah: Dampak efek stock split Setelah memperhitungkan efek stock split Laba operasional Laba per saham dasar (nilai penuh) Laba bersih Laba per saham dasar (nilai penuh) 29.549. kecuali dinyatakan lain) 28.000 24. jumlah aktual dividen kas yang dibayarkan sebesar Rp1.000 258 183 Rp 6. Sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 22 Mei 2008.260 4. Irawan Soerodjo. per saham).623 (dividen interim tahun buku 2007 telah dibayarkan pada tanggal 18 Desember 2007 sebesar Rp675.012. Jumlah aktual tantiem yang dibayarkan sebesar Rp56. S.

Menetapkan tantiem anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dalam tahun buku 2006 sebesar maksimal 1. yang dimaksudkan sebagai wadah untuk mengelola aktiva.142. Menurut Undang-undang Ketenagakerjaan. Menyisihkan laba bersih 2006 sejumlah Rp42. Imbalan pasca-kerja ini diberikan berdasarkan masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja atau selesainya masa kerja.H. Menetapkan sisa laba bersih yang tidak ditentukan penggunaannya sebagai saldo laba.510) (273. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA-KERJA Sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia No. Tabel berikut menyajikan kewajiban imbalan pasca-kerja yang tercatat di neraca konsolidasi.412.189 172 Laporan Tahunan BCA 2008 . Direksi menentukan besarnya dividen interim tahun buku 2007 sebesar Rp55 (nilai penuh). Dengan surat No. b.568).087. d. Iuran untuk dana pensiun dihitung berdasarkan persentase tertentu dari gaji pokok karyawan. untuk membayar dividen interim tahun buku 2007. c.032.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. 30. memberikan penghasilan investasi dan membayar imbalan pasca-kerja kepada karyawan.999 (Rp170 (nilai penuh). Pada tahun sebelumnya beban tantiem diperlakukan sebagai pengurang dari saldo laba pada tahun berikutnya. 5) memutuskan penggunaan laba bersih 2006 sebagai berikut: a. S. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. non-vested Beban aktuaria yang belum diakui Kewajiban imbalan pasca-kerja 1..181.012. Dari jumlah iuran tersebut 3% ditanggung oleh karyawan. per saham.450) 792.564) 631.282. Bank membayar iuran pensiun kepada Dana Pensiun PT Bank Central Asia Tbk. jika keadaan keuangan Bank mengizinkan. akumulasi iuran Bank kepada dana pensiun tersebut dapat diperhitungkan sebagai pengurang dari kewajiban imbalan pasca-kerja. sedangkan 5% ditanggung oleh Bank. per saham). Jumlah aktual tantiem yang dibayarkan sebesar Rp53. Sejak tahun 2007. dan beban yang diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007: 2008 Nilai kini kewajiban bersih imbalan pasca-kerja Beban jasa lalu yang belum diakui. Jumlah aktual dividen kas interim yang dibayarkan sebesar Rp675.319 (211.000 saham.431 (dividen interim tahun buku 2006 telah dibayarkan pada semester dua tahun 2006 sebesar Rp675. Bank telah membentuk cadangan tantiem sebagai beban pada tahun berjalan. dengan perkiraan jumlah saham yang hingga saat ini telah dikeluarkan Bank (tetapi tidak termasuk saham yang telah dibeli kembali) yakni 12.266) (177. PENGGUNAAN LABA BERSIH (lanjutan) Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank pada tanggal 15 Mei 2007 (notulen dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi. 269/SK/KOM/2007 tanggal 7 November 2007. kecuali dinyatakan lain) 29.510.263 (237.427 sebagai cadangan umum. jumlah aktual dividen kas yang dibayarkan sebesar Rp1.603 2007 1. Bank wajib memberikan imbalan pasca-kerja kepada karyawannya pada saat pemutusan hubungan kerja atau pada saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya. mutasi kewajiban imbalan pasca-kerja. Membagi dividen kas sejumlah Rp2. dengan Akta No. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank tanggal 15 Mei 2007 juga memutuskan pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi Bank.25% dari laba bersih tahun 2006.

854 (64. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan) 2008 Kewajiban imbalan pasca-kerja. surat berharga pasar modal dan pasar uang lainnya. penagihan pendapatan. corporate action.768 117. Usia pensiun normal 55 tahun. sertifikat deposito. masing-masing sejumlah Rp10.418 225. Tingkat kecacatan 10% dari tingkat kematian.189 71.854 Asumsi utama yang digunakan oleh aktuaris independen adalah sebagai berikut: a.306 Laporan Tahunan BCA 2008 173 . deposito berjangka. awal tahun Beban imbalan pasca-kerja selama tahun berjalan Pembayaran imbalan pasca-kerja selama tahun berjalan Kewajiban imbalan pasca-kerja. 31. Tingkat diskonto 12% per tahun (31 Desember 2007: 10% per tahun). Tingkat pengunduran diri 2% pada usia 45-55 tahun.886 110.564. f. penyelesaian dan penanganan transaksi.306 (49.923. JASA KUSTODIAN Biro Jasa Kustodian Bank memperoleh izin untuk menyediakan jasa kustodian dari Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) berdasarkan Surat Keputusan No. obligasi. kecuali dinyatakan lain) 30.189 225. Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. Metode aktuaria adalah projected unit-credit method. e.096) 631. Tabel tingkat kematian yang digunakan Indonesian Mortality Tables 1999 d. Jasa-jasa yang diberikan oleh Biro Jasa Kustodian meliputi jasa penyimpanan.451 42.672. g. KEP-148/PM/1991 tanggal 13 November 1991.440) 792. 2007 448.550 39. pencatatan/ pelaporan investasi dan tax reclamation.603 75. b. akhir tahun Beban jasa kini Beban bunga Amortisasi beban jasa lalu dan beban aktuaria yang belum diakui 631. proxy. pengelolaan kas.086 dan Rp8.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. aktiva yang diadministrasikan oleh Biro Jasa Kustodian terdiri dari saham.979 231.087 231. Tingkat kenaikan gaji 12% untuk tahun 2009 dan 8% untuk tahun-tahun selanjutnya (31 Desember 2007: 8% per tahun). c.

336 Operasi luar negeri 24.310.349) (51.185 9.584) 9.919.501.848 Indonesia bagian timur 236.185 22.064 5.034.139 245.787) 152.880) 277.740) (551) (331.127 4.260 70.594 211.579.402 8.102 100.295) 15.402) (3.597 137.270.250 7.072) 40.160) 13.316) (280.753.921 Aktiva Kewajiban Kredit yang diberikan .904) 5.bersih Simpanan dari nasabah 5.898 (5.569.957 1.050 Kalimantan 155.800.585) 247.618 3.813.186 15.005.810.546 110.bersih Pendapatan (beban) nonoperasional .378) 4.768 Operasi luar negeri 22.871) (76.884.890.296 (16.459.394 (564.052 (1.597) (964) (203.402 247.134.904) 4.386) (376.846.445 18.791 7. kecuali dinyatakan lain) 32.471 8.133 16.937.884.457 18.401.186 (2.006) (172.124.666 437.110.914.516 (6.bersih Laba sebelum pajak penghasilan Beban pajak penghasilan Laba bersih 451.164.415 (239.062 11.768 169.750 512.224 5 (598) (106.491.294.878.430) 6.353 169.870) 214.129 2007 Sumatera Pendapatan bunga Beban bunga Pendapatan (beban) bunga .825.944.861 209.359) 5.786.536 73.808 189.518.727 5.880.008) 197. INFORMASI SEGMEN Berdasarkan segmen geografis: 2008 Sumatera Pendapatan bunga Beban bunga Pendapatan (beban) bunga .848 81.410) (89.943.436) 8.020) 48.043 (1.856 222.290.825 Kalimantan 115.385 (20.026.794 (5.002 168.bersih Simpanan dari nasabah 561.935 Jumlah 19.bersih Laba sebelum pajak penghasilan Beban pajak penghasilan Laba bersih Aktiva Kewajiban Kredit yang diberikan .630) 55.318) 91.282 247.666 8.526) (149) (92.026 Jumlah 16.623 (541.928 (3.398 129.489.136 7.277 80.031.635.118.932 7.327.787 24.761.810.833) 12.761 4.bersih Pendapatan operasional lainnya (Beban) pemulihan penyisihan penghapusan Beban estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Beban operasional lainnya Laba (rugi) operasional .453 (1.331.827 5.827 1.776.142 4.727 137.381.736 (70) 8.008 197.993) 12.418 (269.782.464 (6.757 512.322 2.442) 6.552.493 1.514 8.223 176.074.630 (1.277 (166.798 208.785 343.362 (10.331 (1.875.787 4.479 (5.563.406 Jawa 18.733) (3.801 3.754.172.786) (21.788 (180.bersih Pendapatan (beban) nonoperasional .280.711) 190.191 174 Laporan Tahunan BCA 2008 .928 (1.292 2.007) 684.530.418) (24.481 189.462.398 (6.252 Indonesia bagian timur 317.370 6.301.076) 9.655) (77.043 (1.149) 13.930.791.042 - 218.888) 16.748.702.160 (423) (173.559 81.168) (5.701.223.785 Jawa 15.750 18.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.802.032) 623.652 2.651 8.869.667.151) 6.181 (6.696.496.166 (188.971 9.373 159.907 52.356.608 370.528.063.910.241.314 2.378 (180.634.645) (29.291) (5.498 (1.402 (991.445.976 17.722 5.bersih Pendapatan operasional lainnya (Beban) pemulihan penyisihan Penghapusan aktiva (Beban) pemulihan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Beban operasional lainnya Laba (rugi) operasional .680) (20.860) 7.348 3.720.108.218) 3.371 2.802.902) 7.443) (108.912.817 343.943.

841.875 329.774 924.bersih Aktiva pajak tangguhan .286 4.615 33.861 18.561 10.921 9.491 8.475) 11.785 3.603 770.044.481 7.721 316.702.616.995 Lain-lain 17.477.514 3.625 1.306 22.747 2.253 2007 Kredit Aktiva Kredit yang diberikan .810.216.830.856 Laporan Tahunan BCA 2008 175 .084 11.861 110.bersih Aktiva tetap .005.569.936.248 8.293 18.953 14.138.bersih Obligasi pemerintah Tagihan derivatif .184.856 110.971.529 43.bersih Penyertaan .373 Lebih dari 5 tahun Jumlah 10.718 24.5 tahun 1.429.657.189.481 15.179 37.608 7.336 24.668.105.3 bulan 9.911.686 2.266.644.894 23.481 80.479 >1 .168 3.994 13.494 (2. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) Berdasarkan produk: 2008 Kredit Aktiva Kredit yang diberikan .008 80.345.775.460 19.409.343.214. JATUH TEMPO AKTIVA DAN KEWAJIBAN Jatuh tempo aktiva dan kewajiban pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut: Tanpa Bunga dan Tidak Memiliki Kontrak Jatuh Tempo 1.757.bersih Surat-surat berharga .963 6.406 4.bersih Tagihan akseptasi .861 10.bersih Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain .673.192 Lain-lain 23.532 1.bersih Aktiva lain-lain .909.755 1.751.608 67.216 245.686 2.265 68.581.347.bersih Kredit yang diberikan Penyisihan penghapusan Investasi dalam sewa guna usaha.399.998 1.026.788.437.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.bersih Pendapatan bunga dari pihak eksternal Pendapatan fee-based dari pihak eksternal 110.798.406 3.088.909.036 2.779 Tresuri 112.895.331 10.122 10.644.921 9.645 Tresuri 120.475) 24.702.494 112.026.652 > 1 .735.700.408 50.785 3.552 Jumlah 218.757.910 534 16.603 770.668.392.597.147 42.548.001 8.160.476.702 67.259.674 2.798.630 39.186. bersih Piutang pembiayaan konsumen .583 Jumlah 245.915. kecuali dinyatakan lain) 32.661 63.802.216 24.321.569.336 (2.183 >3 bulan 1 tahun 11.bersih 7.259.026.702.bersih Pendapatan bunga dari pihak eksternal Pendapatan fee-based dari pihak eksternal 80.095.838 Hingga 1 bulan Aktiva: Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain .784.

962 19.841 3.745 4.938 22.428 2.889.700 222.323 209.140.723 20. JATUH TEMPO AKTIVA DAN KEWAJIBAN (lanjutan) Jatuh tempo aktiva dan kewajiban pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut: (lanjutan) Tanpa Bunga dan Tidak Memiliki Kontrak Jatuh Tempo 24.095 12.135. kecuali dinyatakan lain) 33.538 802 11.795 6.924 218.310 Jatuh tempo aktiva dan kewajiban pada tanggal 31 Desember 2007 adalah sebagai berikut: Tanpa Bunga dan Tidak Memiliki Kontrak Jatuh Tempo Hingga 1 bulan Aktiva: Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain .860 52.654 54.429 6.196 13.483.962.924 20.3 bulan >3 bulan 1 tahun > 1 .290.930 523.958.005.645 614.509 717.809 675.bersih Kredit yang diberikan Penyisihan penghapusan Investasi dalam sewa guna usaha.431.841 3.479.311 24.892 1.000 498.394 37.372 303.387 7.bersih >1 .933 46.bersih Aktiva lain-lain .434 4.921 4.457 785.370.323 80.881.535 66.375 >3 bulan 1 tahun 10.821 (1.bersih Obligasi pemerintah Tagihan derivatif .152) 1.147.857 2.319 1.662.609.742 448.120.675.847.100) >1 .bersih Aktiva pajak tangguhan .703 1.651.347.635 107. bersih Piutang pembiayaan konsumen .264.158.493 376.579 Posisi neto (154.686.528.bersih Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain .493 376.500 436.655.382 535.005.453.bersih Tagihan akseptasi .635.bersih Aktiva tetap .583 21.546 23.378.137 1.487.264.109.408 10.748 49.594.184.5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah 11.429 4.154 2.664.117.325 54.635 107.651.894 1.737.857 22.976 20.892 80.850 > 1 .154 2.675.638 50.158.461 2.463 38.857 Lebih dari 5 tahun Jumlah 1.951.088 346.021 2.777.389 99.331 1.846 7.808 16.868 81.748 317 2.955 303.871.335 854.000 7.745.705.391.315.955 197.841 19.361.008 176 Laporan Tahunan BCA 2008 .166.233 504.950 21.733 13.095.802 57.436 33.071.821 82.349.5 tahun 1.152) 27.522 12.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.3 bulan 5.633 (1.403 45.048.490 1.318 19.000 6.120 7.530 8.279.737 1.bersih Penyertaan .078.840.857 2.409.078.048.031.686.bersih Surat-surat berharga .394 3.723 9.638 266 12.142 49.202.516 61.686.899.233 504.619.450 3.388.997 Hingga 1 bulan Kewajiban: Kewajiban segera Simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Kewajiban derivatif Kewajiban akseptasi Surat berharga yang diterbitkan Pinjaman yang diterima Estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Hutang pajak Beban masih harus dibayar Kewajiban lain-lain 193.

067 50.341 61. 6/20/PBI/2004 tanggal 15 Juli 2004 dan No.441 284.252 Lebih dari 5 tahun Jumlah 931.618 57. kecuali dinyatakan lain) 33.361.082 197.782 1.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.999 13.064.280.902.563. Peraturan Bank Indonesia No.903 531.130 6.000 4.129.471.942 31. Sedangkan posisi devisa neto untuk neraca.5 tahun 1. yang semuanya dinyatakan dalam rupiah.731 34.3 bulan 3.804 640.381.483 931.226 35.747 17.305.058 2.321.492 637.362.024 2. 5/13/PBI/2003 tanggal 17 Juli 2003 dan perubahannya.960 184.104 556. berupa komitmen dan kontinjensi di rekening administratif (transaksi rekening administratif) untuk setiap mata uang asing.996.337 1.950 496.825.839 35.884 181.095 31.727 4. Laporan Tahunan BCA 2008 177 . Berdasarkan peraturan tersebut di atas.247.203 >3 bulan 1 tahun 5. Posisi devisa neto secara keseluruhan merupakan angka penjumlahan dari nilai absolut untuk jumlah dari (i) selisih bersih aktiva dan kewajiban untuk setiap mata uang asing dan (ii) selisih bersih tagihan dan kewajiban. POSISI DEVISA NETO Posisi devisa neto (“PDN”) Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 dihitung berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No. merupakan angka penjumlahan dari selisih bersih aktiva dan kewajiban dalam neraca untuk setiap mata uang asing yang semuanya dinyatakan dalam rupiah.640 Hingga 1 bulan Kewajiban: Kewajiban segera Simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Kewajiban derivatif Kewajiban akseptasi Surat berharga yang diterbitkan Pinjaman yang diterima Estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Hutang pajak Beban masih harus dibayar Kewajiban lain-lain 180.904 > 1 .871 131.233 43.000 433.355.337 1.853 500. bank-bank diwajibkan untuk memelihara posisi devisa neto (termasuk semua kantor cabang dalam dan luar negeri) secara keseluruhan dan untuk neraca setinggi-tingginya 20% dari modal. 7/37/PBI/2005 tanggal 30 September 2005.277 20.363 19.845.095 189.172.140 Posisi neto (115.871 131.853 500.083. JATUH TEMPO AKTIVA DAN KEWAJIBAN (lanjutan) Jatuh tempo aktiva dan kewajiban pada tanggal 31 Desember 2007 adalah sebagai berikut: (lanjutan) Tanpa Bunga dan Tidak Memiliki Kontrak Jatuh Tempo 23.318.995 61.191 2.226 1.363 23.500 620.439.408.441.388 2.691.751) >1 .

kecuali dinyatakan lain) 34.496 (6.876 3.876.984 26.066 0.570) (23. Peraturan Bank Indonesia No.727) (3.114% Posisi devisa neto untuk neraca (selisih bersih aktiva dan kewajiban) 34.095 Posisi devisa neto secara keseluruhan (nilai absolut) 7. 5/23/DPNP tanggal 29 September 2003.731 4.590. 5/12/PBI/2003 tanggal 17 Juli 2003 mewajibkan bank-bank di Indonesia dengan kualifikasi tertentu untuk memperhitungkan risiko pasar (market risk) dalam perhitungan rasio kewajiban penyediaan modal minimum dan wajib memenuhi rasio kewajiban penyediaan modal minimum sebesar 8% dengan memperhitungkan risiko pasar.794 20. Perhitungan rasio kewajiban penyediaan modal minimum secara konsolidasi dilakukan dengan menghitung modal dan aktiva tertimbang menurut risiko dari laporan keuangan konsolidasi sebagaimana diatur dalam ketentuan Bank Indonesia yang berlaku.347 962 522 952 998 1.987 3.263 0.329 (7.290% 2007 Selisih bersih tagihan dan kewajiban di rekening administratif 27.355) 9. Peraturan Bank Indonesia No.843 805 280 298 551 286 102 74.041 (30.629 172 (2.765 3.692 1.385% Selisih bersih tagihan dan kewajiban di rekening administratif (669.876) 1.417% 0.286 1.352 (109.744 1.414 3.875) (2.196 7. 7/10/DPNP tanggal 31 Maret 2005 sebagai perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia No.876.401% Rasio PDN per 31 Desember 2008 jika menggunakan modal bulan November 2008 (tidak diaudit) adalah sebagai berikut: Modal Bulan November 2008 Rasio PDN (Neraca) Rasio PDN (Keseluruhan) 35.185) (8. 3/21/PBI/2001 tanggal 13 Desember 2001 mewajibkan bank-bank untuk memenuhi rasio kewajiban penyediaan modal minimum sebesar 8%.662 20.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.345) (60) 805 280 298 551 (286) 102 (53.441 10. POSISI DEVISA NETO (lanjutan) Posisi devisa neto Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 Posisi devisa neto untuk neraca (selisih bersih aktiva dan kewajiban) USD SGD JPY EUR AUD GBP HKD CHF DKK CAD SAR SEK MYR Lain-lain Jumlah Jumlah modal (Catatan 35) Persentase PDN terhadap modal 661.312 (24.930) 18.270) 2 1.091 1.590.744) 30. 20.297 69 5.381) 29.056) (4.753 2.792 950 (93) (42) 342 504 (317) 273 706.048 941 1.638 18. Peraturan Bank Indonesia No.403 3. 3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001 dan Surat Edaran Bank Indonesia No.115% 178 Laporan Tahunan BCA 2008 .856 1. RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM Perhitungan rasio kewajiban penyediaan modal minimum dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia No. 8/6/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan Surat Edaran Bank Indonesia No.209 974 1.678.143) 110.066 3.903 Posisi devisa neto secara keseluruhan (nilai absolut) 61.053 342 504 317 273 23. 8/27/DPNP tanggal 27 November 2006 mewajibkan bank-bank untuk memenuhi ketentuan kewajiban penyediaan modal minimum untuk bank secara individual maupun secara konsolidasi.263 0.

Rasio kewajiban penyediaan modal minimum Bank secara konsolidasi pada tanggal 31 Desember 2007 dengan memperhitungkan risiko pasar adalah 19.392.590. Laporan Tahunan BCA 2008 179 .236.540. serta infrastruktur untuk memastikan bahwa semua risiko yang dihadapi Bank dapat dikenali. kecuali dinyatakan lain) 35.745.215.585) 20.095. risiko reputasi.907 1.066 132.276. adalah sebagai berikut: 2008 Komponen modal: A.78% Rasio kewajiban penyediaan modal minimum Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 tanpa memperhitungkan risiko pasar adalah 15. MANAJEMEN RISIKO Bank menyadari bahwa dalam melaksanakan kegiatannya.996) 17.938 15.357 (802.006 1.598) 20.296.658 1.305 (808.677.615 19. diukur. yang merupakan sarana untuk penentuan strategi. risiko operasional.10%.540.059.22% B. dikendalikan dan dilaporkan dengan baik. rasio kewajiban penyediaan modal minimum harus dihitung tanpa memperhitungkan dampak dari pajak tangguhan. kebijakan dan pedoman. risiko pasar atas nilai tukar valuta asing dan tingkat suku bunga.69% dan tanpa memperhitungkan risiko pasar adalah 19. Untuk itu Bank telah mengimplementasikan suatu Kerangka Dasar Manajemen Risiko (Risk Management Framework) terpadu.79%. risiko strategik dan risiko kepatuhan.664 (1.263 96.892.006 Jumlah modal inti dan modal pelengkap Dikurangi : Penyertaan Jumlah modal Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Rasio kewajiban penyediaan modal minimum yang tersedia 21.016.897 15.677. Modal pelengkap: Cadangan revaluasi aktiva tetap Cadangan umum penyisihan penghapusan aktiva produktif 1.27% dan tanpa memperhitungkan risiko pasar adalah 16. risiko hukum.56% dan 18. Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia di atas.483. selalu terdapat risiko yang melekat (inheren) dalam setiap kegiatan Bank.876.705.094) 18. risiko likuiditas.33%.800 (190. dihitung berdasarkan Peraturan Bank Indonesia dengan memperhitungkan risiko pasar.708 2.929 19. organisasi. RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM (lanjutan) Rasio kewajiban penyediaan modal minimum Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 31 Desember 2007. Rasio kewajiban penyediaan modal minimum Bank secara konsolidasi pada tanggal 31 Desember 2008 dengan memperhitungkan risiko pasar adalah 16.742 1.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.938 19. yaitu dalam bentuk risiko kredit. Modal inti: Modal disetor Cadangan tambahan modal Modal saham diperoleh kembali 2007 1. 36.

Kepala Divisi Tresuri. Ruang lingkup ALCO adalah mengelola risiko likuiditas. Manajemen risiko kredit Organisasi perkreditan terus dikembangkan dan disempurnakan dengan berbasiskan penerapan prinsip “empat mata” (“four eyes principle”) dimana keputusan kredit ditentukan oleh dua pihak yaitu sisi analisa risiko kredit dan sisi pengembangan bisnis. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Bank memiliki Komite Manajemen Risiko untuk merekomendasikan kebijakan dan membahas permasalahan risiko yang dihadapi Bank secara keseluruhan. Penyempurnaan kebijakan perkreditan Bank terus dilakukan sejalan dengan pedoman Bank Indonesia serta sesuai dengan “International Best Practices”. terdapat beberapa komite lain yang bertugas untuk menangani risiko-risiko secara lebih spesifik yaitu antara lain: Komite Kebijakan Perkreditan. ALCO kemudian menentukan strategi penetapan tingkat bunga simpanan dan kredit berdasarkan kondisi dan persaingan di pasar. Anggota ALCO mengadakan rapat sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan dan bertanggung jawab langsung kepada Direksi. nilai tukar dolar AS terhadap rupiah dan faktor makro ekonomi lainnya. Komite Pemutus Kredit dan Komite Aktiva dan Pasiva (Asset and Liability Committee . Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi. memantau penerapan kebijakan dan strategi perkreditan agar dapat dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen. kecuali dinyatakan lain) 36. pengusulan dan penerapan strategi pendanaan dan investasi Bank. Kepala Unit Bisnis Kredit Konsumer. 5/8/PBI/2003. Kepala Divisi Bisnis Kecil dan Menengah. Penyempurnaan prosedur dan sistem manajemen risiko perkreditan dilakukan melalui pengembangan “loan origination system” atau alur kerja proses pengolahan kredit sehingga proses kredit yang efektif dan efisien dapat tercapai. tingkat suku bunga SBI. Produk dan Aktivitas Baru Setiap rencana penerbitan produk dan aktivitas baru senantiasa dilakukan kajian risiko menyeluruh sesuai jenis risiko yang terdapat pada PBI No. risiko tingkat suku bunga. likuiditas pasar. Kepala Divisi Bisnis Korporasi.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. dan risiko nilai tukar valuta asing. 180 Laporan Tahunan BCA 2008 . meminimalkan biaya pendanaan serta mempertahankan likuiditas pada saat yang bersamaan. Komite Kebijakan Perkreditan bertanggung jawab untuk merumuskan kebijakan dan strategi perkreditan. yang umumnya terdiri dari tingkat inflasi. penyediaan uang.ALCO). Proses pembangunan database telah mulai dilakukan. dengan anggota lainnya terdiri dari lima orang direktur. Kepala Divisi Perbankan Internasional. Kepala Divisi Perbankan Konsumer. dan merumuskan pemecahan atas kendala penerapannya. Proses pengelolaan aktiva dan pasiva Bank dimulai dengan pengkajian parameter ekonomi yang mempengaruhi Bank. Selain komite tersebut. terutama yang berkaitan dengan prinsip kehati-hatian dalam perkreditan. Risiko likuiditas. valuta asing dan tingkat suku bunga dikaji oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko Pasar dan dilaporkan kepada ALCO. Kepala Divisi Kartu Kredit dan Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko. ALCO diketuai oleh Presiden Direktur (merangkap anggota). Pengembangan sistem pengukuran profil risiko debitur terus dikembangkan agar dapat diterapkan secara menyeluruh. dan mengoptimalkan perolehan pendapatan bunga Bank dengan pengalokasian dana secara hati-hati pada aktiva produktif. Manajemen aktiva dan pasiva ALCO bertanggung jawab atas pengevaluasian.

exposure perseorangan dan grup usaha. Bank melakukan analisa stress testing ini secara berkala. dan juga dalam rangka pengembangan portofolio perkreditan. Bank juga telah mengembangkan sistem pemeringkat risiko debitur yang lebih dikenal dengan Internal Credit Risk Rating System. Laporan Tahunan BCA 2008 181 . Bank juga telah melakukan analisa stress testing terhadap portofolio kredit serta melakukan monitoring terhadap hasil stress testing tersebut. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko kredit (lanjutan) Komite Pemutus Kredit memiliki tanggung jawab untuk mengevaluasi dan memberikan keputusan kredit sesuai dengan batas wewenang/jenis kredit yang ditetapkan oleh Direksi melalui Rapat Komite Pemutus Kredit atau Edaran Direksi. dan menolak permintaan dan/atau pengaruh pihak-pihak penerima kredit saat memberikan persetujuan kredit sehingga persetujuan kredit tidak bersifat formalitas saja. Dalam tahap awal pengelolaan portofolio ini dilakukan untuk menghindarkan risk concentration dengan menentukan limit-limit antara lain sektor industri. Bank juga telah menyiapkan rancangan kebijakan untuk menerapkan Basel Accord II pada risiko kredit. Melaksanakan tugasnya terutama yang berkaitan dengan pemberian persetujuan kredit berdasarkan kemahiran profesionalismenya secara jujur. Pada tahun 2008. Internal Credit Risk Rating terdiri atas 10 kategori peringkat risiko dari yang paling baik. RR1. Sebagai respon atas kondisi perubahan pasar dan gejolak ekonomi yang masih terjadi saat ini. manajemen portofolio akan dikembangkan secara lebih aktif dan dinamis sehingga mengarah kepada alokasi optimal dari modal Bank pada suatu tingkat risiko/risk appetite yang bisa diterima. Rancangan kebijakan tersebut juga telah dijadikan dasar untuk melakukan system enhancement agar sejalan dengan standar Basel Accord II. Pemberian peringkat kepada setiap debitur menjadi suatu masukan yang berharga yang membantu pejabat yang berwenang dalam memutuskan suatu usulan perkreditan dengan lebih baik.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Selain itu hasil pengukuran risiko yang berbasiskan rating ini juga dapat menjadi sarana dalam pengembangan “pricing” yang lebih sesuai dengan tingkat risiko dari debitur sesuai dengan ketentuan yang ada pada Peraturan Bank Indonesia No. Untuk memperlengkapi pengelolaan risiko kredit. Memberikan pengarahan lebih lanjut apabila perlu diadakan analisa kredit yang lebih mendalam dan komprehensif bilamana informasi yang ada belum mencukupi untuk digunakan dalam pengambilan keputusan. sumber daya manusia. objektif. Stress testing digunakan sebagai alat Bank dalam memperkirakan besarnya dampak risiko pada "stressful condition" dan memungkinkan Bank membuat strategi yang sesuai untuk memitigasi risiko tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan "contingency plan" oleh Bank. Seiring dengan perkembangan rating database. sesuai arahan Bank Indonesia. pengembangan database atas Internal Credit Risk Rating terus dilakukan karena Internal Credit Risk Rating merupakan salah satu komponen utama dalam pengukuran risiko yang dikaitkan dengan ketentuan permodalan yang disebutkan oleh Basel Accord II untuk metode IRB (Internal Rating Based) Approach. Melakukan koordinasi dengan ALCO dalam hal aspek pendanaan kredit. sampai dengan yang paling buruk. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 berkaitan dengan risk-based pricing. RR10. kecuali dinyatakan lain) 36. cermat dan seksama. pasar serta regulasi yang mendukung. Tahap persiapan seperti gap analysis antara kondisi Bank saat ini dengan kondisi yang dipersyaratkan dalam implementasi Standardized Approach telah selesai dilaksanakan. teknologi. Bank merencanakan mengimplementasikan Standardized Approach untuk memenuhi ketentuan Bank Indonesia dalam menghitung kewajiban pemenuhan modal minimum Bank. Dalam konteks manajemen risiko yang lebih luas. tingkat kompleksitas bank.

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. 182 Laporan Tahunan BCA 2008 . yang menggabungkan laporan posisi devisa neto harian dari semua cabang. Dalam mengelola risiko nilai tukar valuta asingnya. Bank menjaga likuiditas dengan mempertahankan jumlah aktiva likuid yang cukup untuk membayar simpanan para nasabah. sesuai dengan jangka waktunya. pembayaran kembali simpanan nasabah. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko likuiditas Bank sangat mementingkan penjagaan kecukupan likuiditas dalam memenuhi komitmennya kepada para nasabah dan pihak lainnya. meskipun memang ada kalanya Bank memiliki posisi devisa neto dalam jumlah terbatas. menjual SBI dengan perjanjian pembelian kembali atau mencari pinjaman di pasar uang antar bank di Indonesia. Apabila Bank memerlukan likuiditas. setiap cabang diharuskan untuk menutup risiko nilai tukar valuta asingnya pada setiap akhir hari kerja. Tingkat suku bunga pada umumnya bervariasi tergantung pada jangka waktu dan besarnya simpanan. Cadangan utama Bank terdiri dari cadangan Giro Wajib Minimum dan kas di kantor-kantor cabang. baik dalam rangka pemberian kredit. SBI. Saat ini. Bank membuat laporan posisi devisa neto harian yang menggabungkan posisi devisa neto dalam neraca maupun rekening administratif (offbalance sheet accounts). dan menjaga agar jumlah aktiva yang jatuh tempo pada setiap periode dapat menutupi jumlah kewajiban yang jatuh tempo. dalam bentuk simpanan pada Bank Indonesia sekurang-kurangnya sebesar 5% dari kewajiban pihak ketiga bukan bank dalam rupiah dan 1% dari kewajiban pihak ketiga dalam valuta asing (termasuk bank) (Catatan 5). Bank pada umumnya tidak melakukan perdagangan untuk mencari keuntungan. kecuali dinyatakan lain) 36. Bank menentukan tingkat suku bunga simpanan berdasarkan kondisi pasar dan persaingan. Aktiva likuid Bank terutama terdiri dari penempatan pada bank lain dan lembaga keuangan lainnya. giro pada Bank Indonesia dan kas. Manajemen risiko nilai tukar valuta asing Perdagangan valuta asing Bank diatur dalam ketentuan dan kebijakan internal dan Peraturan Bank Indonesia mengenai posisi devisa neto (PDN). walaupun ada batas toleransi posisi devisa neto untuk setiap cabang tergantung pada besarnya aktivitas transaksi valuta asing di cabang tersebut. sedangkan tingkat suku bunga deposito berjangka bersifat tetap. maupun untuk memenuhi kebutuhan likuiditas operasional. Saat ini Peraturan Bank Indonesia mewajibkan Bank untuk menjaga likuiditas (Giro Wajib Minimum) secara harian. dengan segera Bank dapat menarik cadangan dana dalam giro pada Bank Indonesia. Pendapatan Bank dari perdagangan valuta asing terutama diperoleh dari transaksi yang dilakukan oleh nasabahnya. Fungsi pengelolaan kebutuhan likuiditas secara keseluruhan ini dilakukan oleh ALCO dan secara operasional oleh Divisi Tresuri. Tingkat suku bunga giro dan tabungan bersifat mengambang dan ditinjau secara berkala sesuai dengan kondisi pasar. Secara umum. sesuai dengan ketentuan internal dan pandangan Bank terhadap pergerakan nilai tukar valuta asing. Bank memusatkan pengelolaan posisi devisa neto pada Divisi Tresuri. Bank Indonesia membatasi posisi devisa neto (gabungan cabang dalam dan luar negeri) untuk semua jenis valuta asing pada neraca maupun rekening administratif tidak boleh melebihi 20% dari modal bank.

MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko nilai tukar valuta asing (lanjutan) Kewajiban Bank dalam valuta asing terutama terdiri dari simpanan dan pinjaman yang diterima dalam dolar AS. Bank menggunakan "earning approach" dan "economic value approach" untuk mengukur risiko suku bunga pada banking book. Pengukuran risiko dilakukan terhadap mata uang Rupiah dan valuta asing (USD) untuk kemudian dilaporkan kepada ALCO. Tingkat suku bunga kredit ditetapkan dengan menambahkan marjin tertentu atas biaya pendanaan Bank (termasuk biaya pendanaan Giro Wajib Minimum). Loss Event Database (LED) Bank juga telah memiliki database kasus/kerugian . surat-surat berharga. Dalam pelaksanaannya. Laporan Tahunan BCA 2008 183 . pada tahun 2002 Bank telah melaksanakan Risk Self Assessment (RSA) tahap awal ke seluruh cabang/kanwil dan beberapa divisi di Kantor Pusat. Sedangkan untuk pengukuran risiko suku bunga pada trading book. RSA masih terus dilakukan dan disempurnakan dengan tujuan untuk lebih menanamkan “awareness” dalam pengelolaan risiko bagi staf di unit kerja terkait. Bank mempertahankan aktivanya yang terdiri dari penempatan pada bank lain dan kredit yang diberikan dalam dolar Amerika Serikat. Sehubungan dengan hal tersebut.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Pada tahun 2006 program RSA telah disempurnakan dengan memasukkan unsur kontrol dalam penilaian risiko sehingga nama RSA diubah menjadi Risk and Control Self Assessment (RCSA). sedangkan aktiva Bank yang sensitif adalah obligasi pemerintah. Manajemen risiko operasional Risk and Control Self Assessment (RCSA) Basel Accord II mewajibkan Bank untuk memasukkan risiko operasional sebagai salah satu komponen di dalam perhitungan kecukupan modal suatu bank. Manajemen risiko tingkat suku bunga Komponen utama kewajiban Bank yang sensitif terhadap pergerakan tingkat suku bunga adalah simpanan. Setelah terjadi penyempurnaan metodologi menjadi RCSA.kerugian yang terjadi di seluruh unit kerja yang dikenal dengan nama metode Incident Reporting System (IRS). Bank menentukan tingkat suku bunga simpanan dengan memantau pergerakan tingkat suku bunga SBI dan mengkaji tingkat suku bunga simpanan yang ditawarkan oleh bank pesaing. Bank menggunakan metode Value at Risk (VaR). Untuk memenuhi peraturan posisi devisa neto. Namun tahun 2008. kecuali dinyatakan lain) 36. sehingga dapat segera diambil tindakan perbaikan dan pencegahan atas kasus yang ada. implementasi RCSA dilakukan dengan metode yang berbeda yaitu dalam bentuk diskusi dengan unit kerja dan dilanjutkan dengan penilaian risiko. Tujuan akhir dari IRS adalah agar risiko kerugian yang mungkin terjadi dapat diminimalkan. IRS bertujuan untuk memudahkan Bank dalam menganalisa jenis kasus atau permasalahan yang dihadapi. Salah satu tujuannya pelaksanaan RSA ini adalah untuk mensosialisasikan risk culture (budaya mengelola risiko) dan meningkatkan risk awareness (kesadaran akan risiko) yang merupakan syarat utama dalam pengelolaan risiko. Selain itu IRS juga digunakan sebagai dasar untuk perhitungan alokasi beban modal (capital charge) dan pemantauan secara berkesinambungan terhadap kejadian-kejadian yang dapat menimbulkan risiko operasional dan kerugian operasional yang telah terjadi pada Bank. Saat ini metode IRS yang telah diimplementasikan di seluruh Kantor Wilayah dan Cabang juga telah disempurnakan dan berganti nama menjadi Loss Event Database (LED). tahun 2007 implementasi dilakukan dengan menggunakan metode sampling. ALCO secara berkala memantau perkembangan pasar dan menyesuaikan tingkat suku bunga simpanan dan kredit yang diberikan. Dengan meningkatnya risk culture diharapkan akan mampu meningkatkan budaya kontrol risiko pada setiap karyawan dalam melaksanakan aktifitas usaha sehari-hari. dan kredit yang diberikan.

ketiadaan peraturan perundang-undangan yang mendukung. tresuri dan investasi. Kelemahan aspek yuridis antara lain disebabkan adanya tuntutan hukum. Risiko hukum melekat pada aktivitas fungsional perkreditan (penyediaan dana). teknologi sistem informasi dan sistem informasi manajemen. Dengan demikian risiko yang mungkin timbul dari produk/layanan baru tersebut dapat diantisipasi lebih awal. atau kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak dan pengikatan agunan yang tidak sempurna. Hingga akhir tahun 2008. kecuali dinyatakan lain) 36. yang dikenal dengan aplikasi ORMIS (integrasi antara RCSA dan LED secara on-line dengan beberapa penambahan fitur seperti penilaian kontrol pada setiap risiko di unit kerja). 184 Laporan Tahunan BCA 2008 . Analisa Produk/Jasa Baru Selain itu. sesuai regulasi Bank Indonesia. maka Bank telah membentuk Satuan Kerja Hukum dan Kepatuhan (SKHK) di Kantor Pusat dan unit kerja hukum di beberapa Kantor Wilayah dan Kantor Cabang. yaitu suatu prosedur yang mengharuskan adanya persetujuan dari unit-unit kerja terkait untuk suatu produk/layanan baru yang akan diluncurkan ke pasar. hampir seluruh wilayah telah menerapkan metode KRI ini. pada bulan November 2002 Bank telah mengeluarkan ketentuan product sign-off procedures. jasa pembiayaan perdagangan. memantau dan mengendalikan risiko hukum. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko operasional (lanjutan) Operational Risk Management Information System (ORMIS) Proses penggabungan kedua metode ini (RCSA dan LED) juga telah dilakukan pada tahun 2007. nilai perkara. operasional dan jasa. Risiko hukum inheren dinilai berdasarkan potensial kerugian atas kasus yang sedang dalam proses di pengadilan dibagi dengan modal Bank. KRI adalah suatu metode yang memberikan suatu indikator atas kemungkinan terjadinya/peningkatan risiko operasional di suatu unit kerja. dan dokumentasi hukum. Untuk mengidentifikasi.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. dan pengelolaan sumber daya manusia. Manajemen risiko hukum Risiko hukum adalah risiko yang disebabkan oleh adanya kelemahan aspek yuridis. Bank melakukan penyempurnaan atas metode tersebut. Bank akan mengimplementasikan Basic Indicator Approach untuk memenuhi ketentuan Bank Indonesia dalam menghitung kewajiban penyediaan modal minimum Bank (sebagai tahap awal implementasi). Key Risk Indicator (KRI) Metode RCSA dan LED juga telah dilengkapi dengan diterapkannya metode Key Risk Indicator (KRI) pada pertengahan tahun 2008. untuk mengenali dan mengendalikan risiko atas suatu produk/layanan baru. mengukur. Parameter yang digunakan untuk menghitung potensial kerugian atas kasus yang sedang dalam proses di pengadilan adalah dasar gugatan (kasus posisi). Basic Indicator Approach (BIA) Pada tahun 2008. Setelah dilakukan uji coba implementasi atas metode KRI.

mensosialisasikan modus operandi kasus yang pernah terjadi dan pedoman penanganan kasus secara hukum. Divisi Kartu Kredit (DKK). MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko hukum (lanjutan) Dalam rangka memitigasi risiko hukum. f) Menyusun rencana strategi pengamanan kredit (bekerja sama dengan unit kerja lain. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003. antara lain Biro Penyelamatan Kredit) sehubungan dengan permasalahan kredit macet. pengadilan. perjanjian kerjasama. Organisasi pendukung yang secara khusus menangani risiko reputasi terdiri dari Sentra Operasi Pembayaran Domestik (SOPD). Divisi Pengembangan Operasi (DPO). Komisi Pemberantasan Korupsi dan instansi lainnya. Penilaian atas risiko reputasi dilakukan dengan menggunakan parameter-parameter seperti frekuensi keluhan dan publikasi negatif serta pencapaian penyelesaian keluhan. h) Meminta cabang membuat laporan hasil pengendalian risiko hukum secara periodik kepada SKHK. b) Membuat manual kerja bagi staf hukum dan admin kredit di kanwil dan cabang. menelaah kembali setiap perjanjian sebelum ditandatangani oleh pejabat Bank dan memberikan pendapat hukum atas permasalahan hukum yang terjadi. i) Meminta pendapat konsultan hukum independen atau pendapat dari instansi yang berwenang dalam hal terdapat peraturan yang tidak atau kurang jelas atau multi tafsir. pengikatan agunan. Bank telah membuat Kebijakan Pengendalian Risiko Hukum yang telah diimplementasikan sejak tahun 2005. Manajemen risiko reputasi Risiko reputasi adalah risiko yang disebabkan oleh adanya publikasi negatif yang terkait dengan kegiatan usaha Bank atau persepsi negatif terhadap Bank. d) Melakukan pembelaan hukum atas perkara perdata yang melibatkan Bank yang sedang dalam proses di pengadilan dan arbitrase. perjanjian sewa menyewa dan perjanjian outsourcing). untuk memberikan perlindungan hukum bagi Bank dan atau pejabat/karyawan Bank.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. kecuali dinyatakan lain) 36. serta memonitor perkembangan kasusnya. g) Mendaftarkan hak milik kekayaan intelektual atas produk-produk Bank pada instansi yang berwenang dan mengamankan kepemilikan atas aset-aset Bank antara lain hak atas tanah dan bangunan Bank memonitor dan melakukan tindakan hukum atas pelanggaran hak kekayaan intelektual milik Bank. Laporan Tahunan BCA 2008 185 . c) Mengadakan forum komunikasi secara periodik untuk meningkatkan kompetensi staf hukum kanwil dan cabang. SKHK telah melakukan hal-hal sebagai berikut: a) Membuat standarisasi dokumen hukum (antara lain perjanjian kredit. e) Mendampingi pejabat/karyawan Bank sehubungan dengan proses hukum di kepolisian. Kantor Cabang Utama dan Kantor Cabang Pembantu. Penilaian tersebut disusun dalam laporan profil risiko reputasi setiap triwulan. Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. kejaksaan. Divisi Pengembangan dan Jasa (DPDJ).

Sistem pengendalian risiko strategik dilakukan melalui hal-hal sebagai berikut: • • Dewan Komisaris dan Direksi turut aktif dalam pengawasan dan pemantauan atas penentuan dan pelaksanaan strategi usaha Bank. Pengembangan infrastruktur pendukung terus dilakukan dari waktu ke waktu. Adanya kebijakan. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko reputasi (lanjutan) Untuk mengelola dan mengendalikan risiko reputasi. 7/7/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang Penyelesaian Pengaduan Nasabah dan Surat Edaran Bank Indonesia No. seperti telah diimplementasikannya penggunaan perangkat lunak “Hyperion Budgeting Systems” secara terintegrasi serta on-line dalam proses pembuatan anggaran Bank. Kebijakan/pedoman manajemen risiko reputasi sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. telah diimplementasikan secara internal. triwulanan. Manajemen risiko reputasi antara lain menyempurnakan pedoman yang ada dengan Peraturan Bank Indonesia No. pengembangan riset dan pendayagunaan organisasi serta pembinaan wilayah dan cabang. Parameter yang digunakan dalam menilai risiko strategik adalah realisasi kredit. evaluasi dan analisa kinerja yang dilakukan secara bulanan. 186 Laporan Tahunan BCA 2008 . saran dan keluhan). Risiko strategis inheren dapat timbul dari penerapan dan pelaksanaan strategi Bank pada aktivitas fungsional perkreditan. prosedur dan penetapan batas risiko strategik untuk mengukur kemajuan yang dicapai dan kinerja sesuai jadwal yang ditetapkan. Di samping itu Bank juga telah mempunyai Pedoman Komunikasi dan Pedoman Penyelesaian Keluhan.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. tresuri dan investasi serta operasional dan jasa. Pengelolaan dan pengendalian risiko strategik didukung dengan aplikasi pendukung seperti financial model. secondary reserves. Manajemen risiko strategik Risiko strategik adalah risiko yang antara lain disebabkan adanya penetapan dan pelaksanaan strategi Bank yang tidak tepat atau kurang responsifnya Bank terhadap perubahan eksternal. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 telah tercakup dalam Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Bank tahun 2004 dan Kebijakan Manajemen Risiko Reputasi. 7/24/DPNP tanggal 18 Juli 2005 tentang Penyelesaian Pengaduan Nasabah. • • • Rencana pengembangan manajemen risiko strategik adalah: • • Mempertajam perumusan arahan strategi bisnis untuk meningkatkan kinerja Bank. Meningkatkan cakupan dan kualitas analisa data-data internal dan eksternal dalam rangka memitigasi risiko strategik. Bank didukung oleh fasilitas Halo BCA (layanan telepon 24 jam untuk informasi. sumber-sumber data/informasi yang terpercaya. kecuali dinyatakan lain) 36. Bank memiliki Satuan Kerja Perencanaan dan Pembinaan Wilayah/SKPPW dengan misi mendukung dan meningkatkan kemantapan pertumbuhan Bank melalui perencanaan. setengah tahunan dan tahunan. dana pihak ketiga dan fee-based income.

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. sedangkan risiko lainnya tetap memiliki risiko komposit yang Rendah. dengan masih tingginya harga komoditas energi dan bahan pangan dunia serta dampak kenaikan harga BBM semakin memberikan tekanan atas inflasi. kinerja perbankan tetap baik meskipun terdapat penurunan kredit dan Dana Pihak Ketiga. serta melakukan uji kepatuhan secara berkala. Dalam rangka mengelola risiko kepatuhan tersebut. Bank telah mengangkat salah seorang anggota Direksi sebagai Direktur Kepatuhan. Untuk mengelola risiko kepatuhan. Bank telah membuat mekanisme untuk memastikan kepatuhan Bank. risiko komposit yang Moderat masih berasal dari risiko kredit. Laporan Tahunan BCA 2008 187 . Laporan profil risiko tersebut memuat laporan tentang tingkat dan trend seluruh exposure risiko yang relevan dan sesuai dengan kompleksitas usaha Bank. membuat laporan bulanan kepatuhan kepada Direksi dan Dewan Komisaris. Pada triwulan III tahun 2008. Pada triwulan II tahun 2008. Profil Risiko Sesuai dengan ketentuan pasal 24 Peraturan Bank Indonesia No. melakukan kaji ulang (review) terhadap produk/aktivitas baru dan pelepasan kredit besar. kecuali dinyatakan lain) 36. Bank wajib menyampaikan laporan profil risiko atas delapan jenis risiko tersebut di atas kepada Bank Indonesia. Secara umum risiko komposit Bank selama tahun 2008 adalah Rendah yang merupakan hasil penilaian dari risiko inheren Rendah dengan penilaian kecukupan sistem pengendalian risiko Kuat. namun sektor perbankan masih menunjukkan kinerja dan ketahanan yang baik. Direktur Kepatuhan dibantu oleh Satuan Kerja Hukum dan Kepatuhan yang berfungsi untuk mengkoordinasikan pengelolaan risiko kepatuhan Bank. Dalam pelaksanaan tugasnya. Bank juga telah mengimplementasikan Prinsip Mengenal Nasabah (Know Your Customer Principles) dan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (Anti Money Laundering Law). Stabilitas makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan Indonesia pada triwulan I tahun 2008 masih terjaga ditengah kondisi ekonomi global yang belum kondusif. Dari 8 (delapan) jenis risiko yang dinilai. terutama sebagai akibat dari permintaan agregat yang tumbuh cepat. Krisis keuangan di Amerika Serikat (AS) masih terus berlanjut dan mengakibatkan kondisi makroekonomi di dalam negeri terancam mengalami krisis sebagai imbas gejolak ekonomi global. dan risiko reputasi. tekanan inflasi di dalam negeri masih kuat. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko kepatuhan Risiko kepatuhan merupakan risiko yang timbul karena Bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan dan ketentuan lain yang berlaku. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003. Di lain pihak. Sistem pengendalian risiko tersebut merupakan cerminan dari cakupan penerapan manajemen risiko yang tertuang dalam Kebijakan Dasar Manajemen Risiko (KDMR) Bank. Direksi dan Komite Manajemen Risiko. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melorot sepanjang September 2008 dan diikuti oleh anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. risiko operasional. Selain itu. yaitu antara lain penyesuaian ketentuan internal dengan peraturan yang berlaku dan mengkomunikasikan kepada karyawan terkait. Laporan profil risiko yang disampaikan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko kepada Bank Indonesia memuat substansi yang sama dengan laporan profil risiko yang disampaikan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko kepada Dewan Komisaris.

kecuali dinyatakan lain) 36. Sementara itu. tekanan inflasi di Indonesia mulai mereda. Kanwil dan Cabang. Hal ini sejalan dengan mulai melambatnya perekonomian domestik sebagai dampak dari melemahnya perekonomian global dan menurunnya harga-harga komoditas internasional. Peringkat risiko komposit yang rendah dapat tercapai karena Bank menerapkan fungsi manajemen risiko yang efektif dan efisien pada seluruh aktivitas fungsionalnya. kondisi perbankan Indonesia secara fundamental masih dapat terjaga. Pada triwulan IV tahun 2008. seperti tercermin dari berbagai indikator utama perbankan seperti CAR dan NPL. Tekanan terhadap kondisi perekonomian nasional ini dinilai kurang kondusif bagi dunia usaha dan perbankan. Manajemen risiko perusahaan anak Dengan telah diterbitkannya Peraturan Bank Indonesia No. Anjloknya IHSG juga tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap portofolio aktiva Bank karena sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia yang terkait dan Bank tidak memiliki aktiva produktif dalam bentuk saham dan atau surat berharga yang dihubungkan atau dijamin dengan aset tertentu yang mendasari (underlying reference asset) yang berbentuk saham. Direksi. bank-bank mulai menggunakan sumber lain untuk membiayai kreditnya. Indikator-indikator utama perbankan menunjukkan ketahanan yang tetap baik dan mantap. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Profil Risiko (lanjutan) Kinerja perbankan terancam melambat seiring dengan ketatnya likuiditas perbankan dan berlanjutnya krisis ekonomi global yang akan berimbas pada kondisi makroekonomi Indonesia. Mengkaji ulang strategi pelepasan kredit dan kebijakan di bidang operasional dan perkreditan untuk memantau dan mengendalikan peningkatan risiko terhadap eksposur yang termasuk dalam kategori ”higher risk”. 8/6/PBI/2006 mengenai Penerapan Manajemen Risiko Secara Konsolidasi Bagi Bank Yang Melakukan Pengendalian Terhadap Perusahaan Anak maka Bank wajib melakukan penerapan manajemen risiko secara konsolidasi. dipantau dan dikendalikan dengan baik. yang dapat merubah risiko komposit. Bank tetap mampu mengelola risiko pada seluruh kegiatan usahanya berdasarkan prinsip kehatihatian (prudent banking). Di tengah berbagai gejolak tersebut. namun sampai dengan triwulan IV tahun 2008 Bank tetap mampu mengelola risiko pada seluruh kegiatan usahanya berdasarkan prinsip kehati-hatian (prudent banking). perbankan terlihat mulai berhati-hati dalam menyalurkan kredit seiring dengan meningkatnya risiko ke depan sebagai dampak dari melemahnya perekonomian di sektor riil. Trend risiko inheren Bank diperkirakan tetap rendah karena berdasarkan hasil proyeksi yang dilakukan tidak akan terjadi perubahan-perubahan yang cukup signifikan. sudah mulai longgar kembali. Beberapa tindakan yang dilakukan oleh Bank dalam meningkatkan awareness sehubungan dengan adanya ancaman gejolak ekonomi global dan penurunan perekonomian Indonesia yang dapat berpengaruh buruk pada perbankan adalah: • • Meningkatkan koordinasi antara Dewan Komisaris. Ketatnya likuiditas perbankan menyebabkan. diukur. Sistem pengendalian risiko secara umum tetap kuat karena Bank akan terus meningkatkan penyesuaian pengelolaan manajemen risiko di semua aktivitas fungsionalnya sehingga setiap risiko yang ada dapat diidentifikasi.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. kondisi likuiditas perbankan yang sempat mengalami keketatan. 188 Laporan Tahunan BCA 2008 . Namun.

Pada saat ini Perusahaan Anak sedang mempersiapkan diri untuk dapat menerapkan manajemen risiko yang sejalan dengan penerapan manajemen risiko di Bank. Penerapan manajemen risiko pada perusahaan anak juga dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing. Di masa mendatang Bank juga akan menyempurnakan Sistem Informasi Akuntansi dan Sistem Manajemen Risiko yang dapat mengidentifikasi.264. pemantauan dan pengendalian risiko serta sistem informasi manajemen risiko. dan Sistem pengendalian intern yang menyeluruh Mengacu pada konsep penerapan manajemen risiko secara konsolidasi. agar dapat menerapkan manajemen risiko secara konsolidasi dengan efektif. Bank melakukan pelunasan (pembayaran cicilan kesepuluh) sebesar USD3.244. dengan hak opsi untuk juga menyewa secara jangka panjang ruangan tambahan dengan luas 3. PERJANJIAN. pengukuran.972 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai. tanggal 11 April 2006.392. maka penerapan kerangka kerja di PT BCA Finance akan dipantau dan ditelaah secara tidak langsung oleh manajemen Bank. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko perusahaan anak (lanjutan) Penerapan manajemen risiko secara konsolidasi di Bank dilakukan dengan mengacu pada ketentuan Bank Indonesia yang berlaku tersebut.H. S.88 m2 senilai USD35.50 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai dan sepuluh kali cicilan masing-masing sebesar USD3. yang mencakup: • • • • Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi Kecukupan kebijakan prosedur dan penetapan limit Kecukupan proses identifikasi.701.. KOMITMEN DAN KONTINJENSI PENTING a. mengukur. Laporan Tahunan BCA 2008 189 . Bank diwajibkan membayar uang muka pada tanggal 5 Desember 2005 sebesar USD3.631. Perjanjian Sewa dengan PT Grand Indonesia Pada tanggal 11 April 2006. dan mengendalikan risiko usaha dari Bank dan perusahaan anak.166.972 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai.129.092. Perjanjian sewa-menyewa tersebut dimulai sejak 1 Juli 2007 dan berakhir 30 Juni 2035. dimana Bank akan menyewa secara jangka panjang dari PT Grand Indonesia ruangan kantor seluruhnya seluas 28.20 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai.. Bank menandatangani perjanjian sewa-menyewa dengan PT Grand Indonesia (pihak yang mempunyai hubungan istimewa).264. Pada tanggal 2 Januari 2007.238. Transaksi sewa-menyewa tersebut telah mendapat persetujuan dari Direksi dan Pemegang Saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank pada tanggal 25 November 2005 (notulen dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi.402.103. Bank telah melakukan pembayaran untuk sewa ruangan tambahan lantai 28 dan 29 dengan luas 3. Pada tanggal 29 Juni 2007.80 m2 senilai USD4.701. Pada tanggal 31 Desember 2006. 37.238.07 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai. kecuali dinyatakan lain) 36.H.13 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai dan dicatat sebagai aktiva lain-lain.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. mengingat hal ini merupakan salah satu pemenuhan tingkat kepatuhan Bank terhadap standar internasional. 11). dengan Akta No.80 m2 senilai USD4. Bank telah membayar sebesar USD32.07 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai selama periode 15 April 2006 sampai dengan 31 Desember 2006. 14 Notaris Hendra Karyadi. S. memantau.129. Kesepakatan tersebut di atas telah diaktakan dengan Akta Notaris No.

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.000. seperti kebijakan fiskal dan moneter yang dilakukan oleh pemerintah dan pihak-pihak lain. yakni Rp3. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA Sesuai dengan Surat Keputusan Rapat Direksi tanggal 18 Desember 2008 No.854. efektif sejak tanggal 22 September 2005. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. efektif sejak tanggal 13 Oktober 2008. atau dampaknya jika Bank kalah. 38.000 (nilai penuh) saham. KOMITMEN DAN KONTINJENSI PENTING (lanjutan) a. Kesepakatan tersebut di atas telah diaktakan dengan Akta Notaris No. atau seluruhnya sebesar Rp852.738.767. dengan jumlah saham yang akan dikeluarkan adalah 24. Namun demikian.H. nilai simpanan yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank yang semula ditetapkan paling banyak Rp100 diubah menjadi paling banyak Rp2. PERJANJIAN.92 m2 senilai USD208. Pembayaran dividen tunai ini telah dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2009 (Catatan 29). Bank menghadapi beberapa tuntutan hukum. 39.. S.999. kecuali dinyatakan lain) 37. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM Berdasarkan Undang-undang No. Perjanjian Sewa dengan PT Grand Indonesia (lanjutan) Terhitung mulai periode Mei 2008.365. 41. tanggal 22 Mei 2008.676. tindakan yang berada di luar kendali Bank. Irawan Soerodjo. Bank telah melakukan amortisasi untuk uang muka tersebut.000 (nilai penuh) saham maka jumlah saham yang berhak memperoleh dividen sementara adalah 24. 263/SK/KOM/2008 tentang Pembagian Dividen Sementara (Interim Dividend) Tahun Buku 2008. Per tanggal 31 Desember 2008. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN Manajemen Bank bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasi yang telah diselesaikan pada tanggal 25 Februari 2009. Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) dibentuk untuk menjamin kewajiban tertentu bank-bank umum berdasarkan program penjaminan yang berlaku. MSi. sehingga sisa saldo uang muka sewa kepada PT Grand Indonesia per 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp355. Bank telah melakukan pembayaran uang jaminan untuk sewa ruangan tambahan untuk lantai 30 dan 31 dengan luas 3. manajemen Bank yakin bahwa hasil keputusan masalah atau tuntutan hukum tersebut tidak akan membawa dampak yang signifikan pada hasil usaha. 181/SK/DIR/2008 dan Surat Keputusan Dewan Komisaris tanggal 18 Desember 2008 No. Adalah tidak mungkin untuk memastikan apakah Bank akan memenangkan masalah atau tuntutan hukum tersebut.243. atau likuiditas Bank.32% dari laba selama periode 1 Januari 2008 sampai dengan 30 September 2008 setelah dikurangi pajak penghasilan. 40. 24 tanggal 22 September 2004.784 atau yang merupakan kurang lebih 21.000 (nilai penuh) saham dikurangi jumlah saham yang telah dibeli kembali sejumlah 289. KONDISI EKONOMI Kegiatan usaha Bank mungkin akan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi di Indonesia di masa mendatang yang mungkin akan menyebabkan ketidakstabilan nilai tukar mata uang dan secara negatif mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.655. 66 tahun 2008 tanggal 13 Oktober 2008.505. Pada tanggal 24 Oktober 2008.165. 190 Laporan Tahunan BCA 2008 . posisi keuangan. b. pengurusan administrasi dan klaim yang belum terselesaikan. yang berhubungan dengan kegiatan usaha Bank.010. Perbaikan dan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan tergantung pada beberapa faktor.68 (nilai penuh). total uang muka sewa yang telah diamortisasi adalah sebesar Rp8. 110 Notaris Dr.

......…………..Perusahaan Induk ………………………………………….……………........Perusahaan Induk ……………………………………………………………… Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Laporan Tahunan BCA 2008 191 .Perusahaan Induk…………………………………………………………………………....PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAFTAR INFORMASI TAMBAHAN TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2008 DAN 2007 Neraca .………………… Laporan Perubahan Ekuitas ......... Laporan Arus Kas ...Perusahaan Induk ......... Laporan Laba Rugi .

275.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp120.035 dan Rp2.655 82.696.955 7.703 1.624 (1.247 300.793 4.797.810 2.105) 80.806 49.PERUSAHAAN INDUK 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.264 46.250.757.686.718 2.071 per 31 Desember 2008 dan 2007 Obligasi pemerintah Tagihan derivatif .846.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp512.673.468 dan Rp103.248 per 31 Desember 2008 dan 2007 Aktiva pajak tangguhan .768 6.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp41.668.675.006.821 869.bersih Tagihan akseptasi .331 794.566.434 747.315.089.324 21. kecuali dinyatakan lain) 2008 AKTIVA Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain .865.519 4.721.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp79.645 dan Rp3.068 per 31 Desember 2008 dan 2007 Surat-surat berharga .228 per 31 Desember 2008 dan 2007 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain .499.310) 110.750 67.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp682 dan Rp227 per 31 Desember 2008 dan 2007 Kredit yang diberikan Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan .525 9.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp11.955.626.494 890.856.838.186.657 192 Laporan Tahunan BCA 2008 .880.845 111.549 dan Rp54.220.700.253 per 31 Desember 2008 dan 2007 Penyertaan .969 81.509 45.081 353.bersih Aktiva tetap .789 112.824 39.206 2.647 dan Rp24.592 per 31 Desember 2008 dan 2007 10.562 20.871.608 2007 7.setelah dikurangi akumulasi penyusutan masing-masing sebesar Rp2.634 (2.962 dan Rp9.LAMPIRAN 1 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk NERACA .

180.PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.729.257.251 3.065. kecuali dinyatakan lain) 2008 AKTIVA (lanjutan) Aktiva lain-lain .LAMPIRAN 1 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk NERACA .077 per 31 Desember 2008 dan 2007 JUMLAH AKTIVA 2007 3.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp35.452 217.173 Laporan Tahunan BCA 2008 193 .263 244.526 dan Rp13.

177.498 1. kecuali dinyatakan lain) 2008 KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN Kewajiban segera Simpanan dari nasabah Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Kewajiban derivatif Kewajiban akseptasi Surat-surat berharga yang diterbitkan Pinjaman yang diterima Estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Hutang pajak Beban masih harus dibayar Kewajiban lain-lain JUMLAH KEWAJIBAN EKUITAS Modal saham dengan nilai nominal Rp62.540.341 962.LAMPIRAN 1 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk NERACA .000.895.658 1.233 474.938 3.610 125.276.494 1.782 22.655 47.892 80.539 31.487.000 saham dan 12.771 189.938 3.178 196.000.710.226 1.964 49.445.064.510 102.047.010.PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.015 1.156.514 2007 821.319 35.000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007 Modal ditempatkan dan disetor penuh: 24.327.655.540.313 194 Laporan Tahunan BCA 2008 .505.000.356 1.109 2.515 61.866 2.853 466.933 207.432 209.895.654 358.877 37.50 (nilai penuh) dan Rp125 (nilai penuh) per saham per 31 Desember 2008 dan 2007: Modal dasar: 88.859 4.394 3.325 54.000 saham dan 44.734.138.000.534.427 209.095 189.910 39.933 273.385 37.568.000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007 Tambahan modal disetor Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan Laba belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan 980.042 221.

283.512.446.853.000 saham dan 45.427 392.LAMPIRAN 1 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk NERACA .767.158 217.036 17.162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi reorganisasi per 31 Oktober 2000.585) 23.180.173 Saldo rugi sebesar Rp25.717 (808. harga perolehan JUMLAH EKUITAS JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS *) 2007 4.907 4.996) 20.059.427 392.737 244.729.356 1. Laporan Tahunan BCA 2008 195 .PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. kecuali dinyatakan lain) 2008 KEWAJIBAN DAN EKUITAS (lanjutan) Selisih penilaian kembali aktiva tetap Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali Saldo laba*) Telah ditentukan penggunaannya Belum ditentukan penggunaannya Modal saham diperoleh kembali (treasury stock): 289.000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007.251 (190.946.493.036 13.

081) (5.817) (4.245 4.415.140 196 Laporan Tahunan BCA 2008 .245 1.768.427 685.200.577 (21.866.241) 13.725 2.752 (6.990 234.802.870) (190.724 16.284.441 164.905) (2.311 (1.013 19.028 551.390.205 56.537 1.746.403.671.862.053) 2007 15.291) (2.600 685.507) 9.538.202) (15.764.662.796 (161.369) 6.653.599.906 3.bersih Keuntungan dari penjualan surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Keuntungan dari kenaikan nilai surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Lain-lain Jumlah pendapatan operasional lainnya Beban penyisihan penghapusan aktiva Pemulihan (beban) estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Beban operasional lainnya Beban karyawan Beban umum dan administrasi Kerugian dari penurunan nilai surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Lain-lain Jumlah beban operasional lainnya LABA OPERASIONAL 18.566) (941) (6.383) (148.417.264.315. kecuali dinyatakan lain) 2008 PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL Pendapatan bunga Pendapatan bunga Provisi dan komisi Jumlah pendapatan bunga Beban bunga Beban bunga Beban pendanaan lainnya Jumlah beban bunga PENDAPATAN BUNGA .PERUSAHAAN INDUK Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.613 (6.896) 7.975.914) 12.699 2.817.928) (3.661.118.516 (3.896) (6.097) (6.BERSIH Pendapatan operasional lainnya Provisi dan komisi lainnya Laba selisih kurs .631 144.LAMPIRAN 2 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN LABA RUGI .

LAMPIRAN 2 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN LABA RUGI - PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2008 PENDAPATAN NON-OPERASIONAL - bersih Laba penjualan aktiva tetap Pendapatan sewa Lain-lain - bersih Jumlah pendapatan non-operasional - bersih Bagian laba anak perusahaan LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN Pajak tahun berjalan Pajak tangguhan Jumlah beban pajak LABA BERSIH 5.619 19.048 5.564 30.231 201.542 7.635.350 (2.257.862) 398.651 (1.859.211) 5.776.139

2007

15.131 21.775 16.468 53.374 172.009 6.343.523 (1.869.991) 15.720 (1.854.271) 4.489.252

LABA PER SAHAM (nilai penuh): Laba operasional Dasar Laba bersih Dasar

303 236

249 183

Laporan Tahunan BCA 2008

197

198
LAMPIRAN 3 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - PERUSAHAAN INDUK Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Tambahan Modal Disetor Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap Laba Belum Direalisasi atas Surat-surat Berharga dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia Untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan Selisih Nilai Transaksi Modal Saham Saldo Laba*) Restrukturisasi Diperoleh Entitas Kembali Telah Ditentukan Belum Ditentukan Sepengendali (Treasury Stock) Penggunaannya Penggunaannya Jumlah Ekuitas

Laporan Tahunan BCA 2008

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

Saldo per 31 Desember 2006 -

1.540.938

3.895.933

193.021

-

12.083

1.059.907

4.427

(190.996)

349.609 -

11.206.865 4.489.252

18.071.787 4.489.252

Laba bersih

Laba belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan 10.230 -

-

-

-

10.230

Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 3.895.933 207.498 1.385 22.313 1.385 1.059.907 14.477 -

4.427

(190.996)

42.427 392.036

(53.032) (2.087.941) (42.427) 13.512.717

14.477 (53.032) (2.087.941) 1.385 20.446.158

Tantiem Dewan Komisaris dan Direksi

Dividen kas

Penyisihan saldo laba untuk cadangan umum

Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan

Saldo per 31 Desember 2007

1.540.938

*) Saldo rugi sebesar Rp25.853.162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi-reorganisasi Bank pada tanggal 31 Oktober 2000.

LAMPIRAN 3 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

Tambahan Modal Disetor

Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap

Laba Belum Direalisasi atas Surat-surat Berharga dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia Untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan Selisih Nilai Transaksi Modal Saham Saldo Laba*) Restrukturisasi Diperoleh Entitas Kembali Telah Ditentukan Belum Ditentukan Sepengendali (Treasury Stock) Penggunaannya Penggunaannya

Jumlah Ekuitas

Saldo per 31 Desember 2007 -

1.540.938

3.895.933

207.498

1.385

22.313

1.059.907

4.427

(190.996)

392.036 -

13.512.717 5.776.139

20.446.158 5.776.139

Laba bersih

Laba belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan 15.469 -

-

-

-

15.469

Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing (1.059.907) 65.858 -

-

-

-

1.059.907 (2.402.407)

65.858 (2.402.407)

Selisih karena penilaian kembali aktiva tetap

Dividen kas

Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan 3.895.933 273.356 1.494 37.782 109 -

4.427

(617.589) (808.585)

392.036

17.946.356

109 (617.589) 23.283.737

Modal saham diperoleh kembali (Treasury Stock)

Saldo per 31 Desember 2008

1.540.938

*) Saldo rugi sebesar Rp25.853.162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi-reorganisasi Bank pada tanggal 31 Oktober 2000.

Laporan Tahunan BCA 2008

199

715 2.372 (6.581) 200 Laporan Tahunan BCA 2008 .802 74.LAMPIRAN 4 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN ARUS KAS .164.572) 7.445 (6.155.531 (9.072 (7.297.076) (1.002 (28.741 465.313 371.569.440.965) (382.190 23.397.354 49.981.297.403.125.198.499 (429.216.705.783.141) (520.288 (10.483) 17.882 (997.542) (146.840 (22.908.567 2.680.000 (2.262 137.892 23. kecuali dinyatakan lain) 2008 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI: Penerimaan bunga.871.090 38.434 2.843) 716.699.163) 22.810.960) 3.799.445) (2.713.095) 390.374. provisi dan komisi (Pembayaran untuk) penerimaan .291 35.667) 200.709.228.467.901.691.777) 2.072 (7.740 (1.880 25.344.039 356 (2.821.421) 294. provisi dan komisi Pembayaran bunga.283) 364.559 (1.660 (6.744 4.684.243 (5.851) 561.318.316.109) 89.177) 1.118) (244.273 8.345) 12.510 (2.592) 7.250) (1.738) (4.737) (162.497) 2007 14.601 (6.536) 5.874 (268.861) 1.863.bersih dari transaksi valuta asing Penerimaan dari pendapatan operasional lainnya Penerimaan dari pendapatan non-operasional Pembayaran untuk beban operasional lainnya Pembayaran pajak penghasilan Kenaikan/penurunan lainnya yang mempengaruhi kas: Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Surat-surat berharga untuk tujuan diperdagangkan Obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan Kredit yang diberikan Tagihan akseptasi Aktiva lain-lain Kewajiban segera Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Surat-surat berharga yang diterbitkan Kewajiban lain-lain Kas bersih yang (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI: Perolehan aktiva tetap Hasil penjualan aktiva tetap Penerimaan dari penjualan penyertaan saham Pembelian penyertaan saham Pembelian obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual Penerimaan dari obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual yang dijual dan jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian obligasi pemerintah untuk dimiliki hingga jatuh tempo Penerimaan dari obligasi pemerintah untuk dimiliki hingga jatuh tempo yang jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual Penerimaan dari surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual yang dijual dan jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo Penerimaan dari surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo yang jatuh tempo selama tahun berjalan Penerimaan dividen kas Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi 16.PERUSAHAAN INDUK Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.964.702) (20.

513) 28.335.608 7.885.892 28.538 INFORMASI TAMBAHAN UNTUK AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN YANG TIDAK MEMPENGARUHI KAS: Reklasifikasi obligasi pemerintah dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual Reklasifikasi surat-surat berharga dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo dan kelompok diperdagangkan ke kelompok tersedia untuk dijual Penyisihan saldo laba untuk dividen interim 16.673.055) 4.113) (617.668.894 1.562 20.549.292 28.849.525 9.514. AWAL TAHUN KAS DAN SETARA KAS.087.955 304.677.784 - Laporan Tahunan BCA 2008 201 .637.538 10.538 28.871.LAMPIRAN 4 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN ARUS KAS . AKHIR TAHUN Kas dan setara kas terdiri dari: Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain (1.944.411.589) (2.827.797.359 852.190) (56.025 2007 (2.918 (53.849.025 7.820 11.941) 803.021 28.849. kecuali dinyatakan lain) 2008 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN: Pembayaran dividen kas (Pembayaran untuk) penarikan bersih atas pinjaman yang diterima Pembayaran tantiem Dewan Komisaris dan Direksi Pembelian kembali saham beredar Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan (PENURUNAN) KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS.623) (604.337.PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.411.515) (438.032) (1.246 24.

Halaman ini sengaja dikosongkan 202 Laporan Tahunan BCA 2008 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful