You are on page 1of 84
DIREKTORAT JENDERAL BINA KEFARMASIAN DAN ALAT KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN RI BERKERJASAMA DENGAN JAPAN INTERNATIONAL COOPERATION AGENCY 2008 Katalog Dalam Terbitan. Departemen Kesehatan RI. 615.6 Indonesia. Departemen Kesehatan. Direktorat Jenderal ind Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Pedoman Pengelolaan Perbekalan Farmasi di Rumah p Sakit - Jakarta. Departemen Kesehatan RI 2008 1. Judul |. PHARMACY SERVICES HOSPITAL I. JICA Ahm PENGANTAR Pengelolaan perbekalan farmasi yang efektif dan efisien merupakan salah satu aspek yang menentukan untuk suksesnya program pengobatan secara rasional. Pengelolaan perbekalan farmasi yang baik akan meningkatkan efisisensi dan efektifitas anggaran yang tersedia. Untuk itu perlu adanya pedoman pengelolaan perbekalan farmasi yang baik. Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik yang bertanggung jawab terhadap peningkatan pelayanan kefarmasian di rumah sakit berinisiatif menyusun buku Pedoman Pengelolaan Perbekalan Farmasi di Rumah Sakit. Diharapkan keberadaan buku ini akan dapat berguna sebagai pedoman bagi apoteker yang bekerja di IFRS dalam mengelola perbekalan farmasi. Pada kesempatan ini kami sampaikan terima kasih kepada : 1, JICAyang memfasilitasi kegiatan ini 2. Sejawat IFRS M dari : M Jamil Padang, Cipto Mangunkusumo Jakarta, Fatmawati Jakarta, Ujung Berung Bandung, Hasan Sadikin Bandung, Soetomo Surabaya dan Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan yang telah berkontribusi dalam penyusunan pedoman ini. Tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik yang telah terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan buku ini. Jakarta, Maret 2008 Direktur Bina Farmasi Komunitas dan Klinik Oy, Drs. Abdul Muchid, Apt a Pedoman Pengelolaan Perbekalan Farmasi di Rumah Sakit i