You are on page 1of 2

KEANEKARAGAMAN MORFOLOGI POLEN TUMBUHAN Syzygium aqueum DI

MALANG RAYA

POLLEN MORPHOLOGY OF PLANT DIVERSITY IN POOR RAYA Syzygium aqueum

Dewi Amalina F, Fira Fitria J, Lutfita Fitriana, Maulidya Nur A.P, Redha Frida Yani dan
Eko Sri Sulasmi
Universitas Negeri Malang
e-mail:

Abstrak
Polen merupakan perkembangan mikrosporosit (sel induk mikrospora) yang mengalami meiosis
serta sitokenesis menghasilkan sel mikrospora haploid tersususn tetrad yang dapat terpisah
menjadi monad. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies tumbuhan Syzygium
aqueum, mendeskripsikan ciri dan variasi morfologi polen serta menyediakan kunci identifikasi
polen Syzygium aqueum di Malang Raya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif
eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan dengan jelajah bebas pada daerah terpilih. Identifikasi
tumbuhan dilakukan di Herbarium Malangensis Universitas Negeri Malang menggunakan kunci
identifikasi Flora of Java karangan Backer & Bakhuizen van den Brink Jr (1965). Hasil penelitian
ini adalah Panjang polar, Diameter ekuator dan indeks P/E bervariasi setiap spesies. Bentuk
berdasarkan P/E setiap spesies berbeda yaitu Spheroidal, Suboblade, dan Prolate Spheroidal.
Bentuk polar view setiap spesies berbeda yaitu Triangular obtuse concave dan Triangular obtuse
straight. Bentuk Equator setiap spesies berbeda yaitu Rhombic obtuse truncate dan Rhombic acute
acuminate obtuse. Apertura setiap spesies sama yaitu jumlah 3, bentuk colpate, dan posisi zono.
Ornamen setiap spesies berbeda yaitu gundukan dengan granula, cornugate, scabrate, venicate,
dan scemate.
Kata kunci: Polen, Apertura, Ornamen

Polen is mikrosporosit development (microspore stem cells) which undergo meiosis and
sitokenesis generate haploid cells tersususn microspore tetrads which can separate into monads.
The purpose of this study was to determine the plant species Syzygium aqueum, describing the
characteristics and morphological variations of pollen and pollen provides identification keys
aqueum Syzygium in Malang. This study is a descriptive exploratory study. Sampling is done by
free range in selected areas. Identification of plants is done in Malang State University Herbarium
Malangensis using identification keys Flora of Java bouquet Backer and Bakhuizen van den Brink
Jr. (1965). The result of this research is the length of polar, equatorial diameter and the index P /
E varies for each species. Forms based on P / E for each different species, namely Spheroidal,
Suboblade, and Prolate Spheroidal. The polar view of each different species, Triangular obtuse
concave and Triangular obtuse straight. The Equator shape of each species is different namely
Rhombic obtuse truncate and Rhombic acute acuminate obtuseApertura each the same species that
is the number 3, colpate shape, and position Zono. Ornaments each different species that mound
with granules, cornugate, scabrate, venicate, and scemate.
keyword: Polen, Apertura, Ornaments