Tugas Akhir Mata Kuliah Arsitektur dan Organisasi Komputer

Simulasi Traffic Light dengan Menggunakan Sensor Infrared sebagai Pendeteksi Antrian

Dosen Pembimbing : Drs. Dahlan Sitompul, M.Eng Disusun Oleh : Kelompok : NESA Yoga Nugraha W. Deli Utari Sovi Khadifa Fitri Rahayu Harris Kristanto Febrianto Prima 071401051 071401035 071401041 071401007 071401033 071401027

Departemen Ilmu Komputer Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara 2008

Oleh karena tingkat kepadatan pada persimpangan jalan tidak selalu sama. Tujuan Tujuan dari percobaan ini adalah untuk merancang dan mengimplementasikan kendali adaptif pada sistem pengaturan lampu lalu lintas dengan menggunakan sensor.Pendahuluan Pada umumnya sistem pengaturan lampu lalu lintas yang selama ini dipergunakan adalah dengan melakukan pengaturan hanya berdasarkan waktu tetap. . sehingga sistem pengendalian lampu lalu lintas sesuai dengan tingkat kepadatan kendaraan yang dideteksi oleh sensor pada setiap persimpangan jalan. Khususnya di persimpangan jalan. Panjangnya antrian pada persimpangan jalan menunjukkan tingkat kepadatan kendaraan. dimana sistem pengaturannya tidak konstan dan akan mengikuti perubahan tingkat kepadatan kendaraan pada persimpangan jalan. Sistem kendali adaptif melakukan pengaturan berdasarkan pada tingkat kepadatan kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dengan menggunakan kendali adaptif maka diharapkan waktu mengemudi akan menjadi lebih efisien dan kemacetan dapat teratasi. Selama ini sistem pengaturan lampu lalu lintas menggunakan pengaturan yang hanya berdasarkan pada waktu tetap tanpa memperhatikan tingkat kepadatan lalu lintas. dan sensor inframerah akan mendeteksi tingkat kepadatan lalu lintas sesuai dengan panjang antrian kendaraan pada setiap persimpangan jalan. Sistem pengaturan lalu lintas yang dirancang dipergunakan pada persimpangan empat dengan empat periode yang berbeda. Sedangkan program yang dirancang merupakan program yang disimpan pada komputer dan akan bekerja secara kontinyu. maka tentu saja tingkat kemacetan pada persimpangan jalan tidak dapat dikendalikan dengan baik. Maka dibutuhkan sistem pengaturan yang tidak konstan dan mengikuti perubahan tingkat kepadatan kendaraan pada persimpangan jalan. Tentunya dengan cara ini tingkat kemacetan tidak dapat dikendalikan dengan baik karena tingkat kepadatan pada persimpangan jalan tidak selalu sama.

Proses pendeteksian kendaraan mulai dilakukan pada saat lampu lalu lintas berwarna merah dan akan berakhir hingga lampu lalu lintas pada persimpangan tersebut berwarna hijau.Prinsip Kerja Traffic Light Sensor inframerah dipasang pada setiap persimpangan dengan jarak beberapa meter untuk mendeteksi panjang antrian kendaraan pada persimpangan jalan tersebut. Jika tingkat kepadatan kendaraan pada persimpangan jalan adalah padat. Setelah proses pendeteksian pada persimpangan tersebut berakhir. maka proses akan beralih pada persimpangan yang lain. maka lampu hijau akan menyala.  Pada Simulasi ini telah ditetapkan panjang antrian kendaraan maksimum dari persimpangan (kondisi padat).  Simulasi ini menggunakan dua buah sensor yang ditempatkan pada setiap jalur dan digunakan untuk mendeteksi panjangnya antrian kendaraan.  Hanya ada satu persimpangan yang akan menyala hijau yaitu pada saat simpang tersebut terhalang. Dapat dilihat proses pengaturan yang dilakukan berdasarkan pada panjangnya antrian kendaraan yang menunjukkan tingkat kepadatan kendaraan pada persimpangan jalan. .

.Blok Diagram Sistem sensor Sensor Lampu Paralel Port Paralel Port KOMPUTER Sensor inframerah akan mendeteksi panjangnya antrian kendaraan.yang terdapat pada persimpangan jalan dan kemudian akan dikirimkan informasi ini ke PC. Sebagai contoh jika panjangnya antrian kendaraan pada persimpangan sangat panjang. Kemudian PC akan melakukan pengaturan lampu lalu lintas sesuai dengan program yang telah disimpan sebelumnya. maka lampu hijau pada simpang akan menyala.

 P-2 : Lampu pada simpang 1 akan menyala hijau.  P-1 : Proses 1.  N3 : Kondisi 3. lampu pada simpang 2 akan menyala merah. lampu pada simpang 1 akan menyala merah. Kedua sensor tidak terhalang  N2 : Kondisi 2. .  N4 : Kondisi 4. Sensor 1 terhalang (simpang-1 pada kondisi padat).Diagram Alir Program yang dirancang dipergunakan untuk mengendalikan lampu lalu lintas dengan memperhatikan jumlah input serta program akan berjalan terus-menerus dan tidak akan pernah berhenti selama dipergunakan pada pengaturan lampu lalu lintas. Kedua sensor terhalang (simpang-1 dan simpang-2 pada kondisi padat). Sensor 2 terhalang (simpang-2 pada kondisi padat). Lampu tetap pada kondisi normal.  P-3 : Lampu pada simpang 2 akan menyala. N1 N2 P-1 N4 P-2 P-3 P-4 N3  N1 : Kondisi 1.

. P-4 : Tidak Ada Proses. Dioda digunakan sebagai penyearah arus. Beberapa sensor inframerah ditempatkan pada setiap persimpangan jalan dan proses pendeteksian kendaraan dilakukan yaitu jika ada kendaraan yang menghalangi sinar yang dipancarkan sumber. 2. Dioda Foto 3. Inframerah dan LED Sensor inframerah merupakan salah satu sensor fotoelektrik. Besarnya arus listrik tergantung dari besarnya cahaya yang masuk. Dioda Foto Dioda foto mempunyai sifat yang berkebalikan dengan LED ialah akan menghasilkan arus listrik bila terkena cahaya. LED & Infra Red Sensor inframerah dipergunakan untuk mendeteksi panjang antrian kendaraan pada persimpangan jalan. Perangkat Keras 1. ia terdiri atas dua elektroda yaitu katoda dan anoda. Dioda Dioda adalah komponen semiconductor yang paling sederhana. Penggunaan sensor ini memiliki beberapa keuntungan yaitu mudah diperoleh dipasaran dan juga memiliki harga yang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan penggunaan sensor jenis lain. Sensor fotoelektrik adalah suatu peralatan elektronik yang bereaksi atas suatu perubahan intensitas cahaya yang menimpanya.

Resisto r 6. Transisto r 5. Sifat transistor adalah bahwa antara kolektor dan emitor akan ada arus (transistor akan menghantar) bila ada arus basis. inti bisa inti besi atau inti ferrite. sedangkan basiskolektor diberikan reverse voltage. Resistor Resistor yaitu komponen elektronika yang berfungsi sebagai tahanan atau hambatan listrik. Basisemitor diberikan forward voltage.Diod a 4. suatu transistor terdiri atas dua buah dioda yang disatukan. Agar transistor dapat bekerja. Trafo \ Trafo Transformator adalah dua buah kumparan yang dililitkan ada satu inti. tegangan ini dinamakan bias voltage. Makin besar arus basis makin besar penghatarannya. Transistor Pada prinsipnya. kepada kakikakinya harus diberikan tegangan. Ia dapat meneruskan arus listrik AC dan tidak dapat untuk digunakan .

Kapasitor (ELCO) Kapasitor dapat menyimpan muatan listrik. dapat meneruskan tegangan bolak balik (AC) akan tetapi menahan tegangan DC. kumparan kedua disebut sekunder ialah kumparan yang menghasilkan output. Dalam percobaan ini digunakan sebagai penurun tegangan (Step Down). Kapasitor (ELCO) . Kumparan pertama disebut primer ialah kumparan yang menerima input. Amplifier LM7805 IC LM7805 adalah IC yang digunakan sebagai voltage regulator dimana tegangan outputnya adalah 5 volt.pada DC. 7. LM7805 Amplifier LM7805 8. besaran ukuran kekuatannya dinyatakan dalam FARAD (F).

3k R2 1k to PC D4 LED1 Rangkaian Traffic Light .Skema Rangkaian Sensor D1 1000 BRIDGE Trafo U1 78L05 IN OUT COM D2 R3 1k C R5 1k R1 1k LED0 D3 Q1 NPN R4 3.

Shape4: TShape. Shape19: TShape. M1: TShape. H1: TShape. Shape25: TShape. Edit1: TEdit. Button1: TButton. StdCtrls. Button2: TButton.Source Code Program unit Unit1. M: TShape. K: TShape. Variants. . ExtCtrls. Label1: TLabel. Shape3: TShape. Shape14: TShape. Timer2: TTimer. Shape5: TShape. Controls. Shape12: TShape. Label4: TLabel. Graphics. type TForm1 = class(TForm) Timer1: TTimer. Messages. interface uses Windows. Shape15: TShape. Shape6: TShape. Shape13: TShape. Shape7: TShape. Shape11: TShape. Shape20: TShape. K1: TShape. Shape18: TShape. Dialogs. GroupBox1: TGroupBox. Shape23: TShape. Classes. Forms. Label5: TLabel. Shape2: TShape. SysUtils. s2: TShape. Shape17: TShape. Shape21: TShape. Panel1: TPanel. Shape22: TShape. Label3: TLabel. Shape24: TShape. Shape1: TShape. s1: TShape. H: TShape. Shape10: TShape.

Label7: TLabel. Shape29: TShape. procedure sensor1. Shape28: TShape. external 'inpout32. procedure sensor1_2. Shape32: TShape. Label8: TLabel. procedure Button2Click(Sender: TObject). procedure hj. Label6: TLabel. procedure kng. Shape27: TShape. Shape35: TShape. Shape40: TShape. procedure Timer1Timer(Sender: TObject). x1. end. implementation {$R *. var Form1: TForm1. Shape36: TShape.x2:integer. Shape37: TShape. Shape9: TShape. Shape43: TShape. procedure sensor2_1. procedure resetlampu.Shape26: TShape.bOut:byte):byte. Shape30: TShape. procedure hj1. procedure sensor2. procedure Timer2Timer(Sender: TObject). procedure FormCreate(Sender: TObject). . procedure Button1Click(Sender: TObject). Shape31: TShape. stdcall. private { Private declarations } public { Public declarations } procedure simpang(A:integer). Shape39: TShape. Shape38: TShape. Shape33: TShape.dfm} function Out32(wAddr:word. procedure mrh. Shape34: TShape. Shape8: TShape. Shape41: TShape. procedure kng1.dll'.

begin if inp32($379)=255 then begin Label5.function Inp32(wAddr:word):byte. x2:=0.Caption:='ON'. if (x1=5)and(x2=5) and((inp32($378)=33)or(inp32($378)=18)or(inp32($378)=3))then begin x1:=0.Caption:='ON'. sensor1. x1:=0. sensor2. { Procedure Form Create ____________________________________________} procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject).Enabled:=false.Caption:='ON'. x1:=x1+1. Timer1. Label8.Caption:='OFF'.Caption:='OFF'. x2:=0. end.Caption:='OFF'. x1:=0. end else if inp32($379)=191 then begin Label5. sensor2_1.Timer1Timer(Sender: TObject). .Caption:='ON'. external 'inpout32. x1:=0. stdcall. end else if (inp32($379)=127)and(x1<5)and(x2<5) then begin Label5. end. x1:=0.dll'. Label8. sensor1_2.Caption:='OFF'. Label8. x2:=x2+1. { >> Timer1 _____________________________________________} procedure TForm1. begin Timer1.x2:=0. Label5. x2:=x2+1.Enabled:=false. end else if inp32($379)=63 then begin Label8. x1:=x1+1.

end else if (inp32($379)=63)or((inp32($378)=33)or(inp32($378)=3)) then . end. { >> Procedure Algoritma simpang ____________________________________} procedure TForm1. end. end. end. hj. x1:=0. case A of 1:begin kng. while (z<=3) do begin z:=z+1. 3:begin if (inp32($379)=255)or(inp32($378)=18) then begin kng1. var z:integer.Enabled:=false. 2:begin kng1.simpang(A:integer). simpang(2). end. while (z<=3) do begin z:=z+1. end. x2:=0. end. hj1. sleep(1000). hj1. simpang(1). end else if (x2=5)and((inp32($378)=18) or (inp32($378)=3))then begin Timer1. Timer1. end else if (x1=5)and((inp32($378)=33)or(inp32($378)=3)) then begin x1:=0. sleep(1000). x2:=0.Enabled:=false. begin z:=0.simpang(3). sleep(1000). while (z<=3) do begin z:=z+1.

Label8. end else if Button1. end. procedure TForm1. hj.Button2Click(Sender: TObject). end. end. Label5.Terminate. . Button1. end. Timer1. out32($378.Caption:=''.0).text:=inttostr(inp32($379)).Caption='Stop' then begin resetlampu.begin kng.Caption:=''. { >> Sensor _______________________________________________} procedure TForm1. begin s1.Enabled:=true.Brush. sensor2_1. end. procedure TForm1.Color := clsilver.sensor1. end. { >> Button _______________________________________________} procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject). Timer1. end.Caption:='Start'.Brush. begin Edit1. begin if Button1. Button1.Enabled:=false. sleep(1000).Enabled:=true. while (z<=3) do begin z:=z+1.Color := clyellow.Timer2Timer(Sender: TObject).Caption:='Stop'. end. end.Caption='Start' then begin mrh. end. begin application. s2. Timer1.

Brush.kng. M. K.Color:=clwhite.kng1. end. begin out32($378. begin s1.Brush. H.Color := clsilver.Brush.Color:=clred.Brush.Brush. M1.Brush. H1.Brush.Brush.Brush.Color:=clwhite.Brush.Color := clsilver.Color:=clred.mrh.Brush.Brush.Brush. H. M1.Brush. M.hj. s2. K1.Brush. H1. K1.Brush.Brush.sensor2.sensor2_1.Color:=clwhite. end.Color:=clwhite. H. procedure TForm1. K1. end. begin out32($378. K.Color:=clYellow.Color:=clred. H1. procedure TForm1. M.sensor1_2.Brush.6).Brush.Brush. begin s1.Color:=clwhite. begin out32($378. { >> Procedure Lampu ___________________________________} procedure TForm1.Color:=clwhite.Color:=clwhite.Brush. s2.Color := clyellow.Color := clsilver.Color:=clred. K. begin . end.Brush. M1.procedure TForm1.Brush. end.Brush. procedure TForm1.Color:=clwhite.Color := clyellow. end.Color:=clwhite.Color:=clYellow. begin s1. s2.Color:=clwhite.Color := clyellow.Color:=clwhite. procedure TForm1.3).Color:=clwhite. procedure TForm1.9).

Color:=clred. begin Timer1.Brush.Color:=clwhite.Brush. end. end.Brush.Color:=clred.hj1. begin H.Color:=clwhite. M1.Brush.33). procedure TForm1.Color:=clwhite. M1. H1.Color:=cllime. H. procedure TForm1. M. H1. out32($378. end.18).Color:=clwhite. K1.Color:=clwhite.Brush.Brush.Brush. out32($378. H1. .Color:=clwhite. K.Brush.Brush.Color:=clwhite.Enabled:=true. H.Color:=clwhite.Brush. M1.Color:=cllime.Color:=clwhite. end.Brush.resetlampu.Timer1. K1.Brush. M.Color:=clwhite. K1.Enabled:=true.Color:=clwhite.Color:=clwhite.Brush. K.Brush. M.Brush.Color:=clwhite.Brush. K.Brush.Color:=clwhite.Brush.

Proses pendeteksian kendaraan yang dilakukan harus menggunakan beberapa sensor inframerah dan sensor inframerah yang dipergunakan tidak mempunyai kemampuan untuk membedakan antara kendaraan dengan benda lain. . Sistem ini dapat digunakan pada kondisi persimpangan jalan yang berbeda dengan dilakukan beberapa penyesuaian pada program. Pengunaan sensor dapat memenuhi tujuan sistem pengaturan lalu lintas secara optimal. Sebagai contoh. Untuk pengembangan sistem ke depan. maka dapat dilakukan beberapa modifikasi pada system sehingga dapat bekerja lebih baik. yaitu dengan melakukan pengaturan berdasarkan panjangnya antrian kendaraan yang dideteksi oleh sensor pada persimpangan jalan.Kesimpulan Dari hasil perancangan dan uji coba sistem yang dibuat. sehingga sensor harus diletakkan pada tempat yang tepat. yaitu dengan menggunakan PLC yang dapat dihubungkan secara langsung dengan kamera dan internet.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful