You are on page 1of 15

KD KUR 2013 Deskripsi Pokok Pembelajaran

KD 3.3 IPA Kelas VII 1. Menjelaskan pengertian makhluk


Memahami prosedur pengklasifikasian hidup dan benda tak hidup.
makhluk hidup dan benda-benda tak-hidup 2. Menyebutkan ciri-ciri makhluk
sebagai bagian kerja ilmiah,serta hidup dan benda tak hidup.
mengklasifikasikan berbagai makhluk hidup 3. Menjelaskan tujuan dan manfaat
dan benda-benda tak hidup berdasarkan ciri klasifikasi makhluk hidup.
yang diamati 4. Mengelompokkan makhluk hidup ke
dalam 5 kingdom (Monera, Protista,
Fungi, Plantae, Animalia).

KD 3.11 Matematika Kelas VII 1. Menjelaskan teknik penyajian data


Memahami teknik penataan data dari dua dua variabel menggunakan tabel,
variabel menggunakan tabel, grafik batang, grafik batang, diagram lingkaran,
diagram lingkaran, dan grafik garis dan grafik garis.
2. Menyajikan data dengan penyajian
bentuk tabel, grafik batang, diagram
lingkaran, dan grafik garis.
KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Perhatikan gambar berikut ini!

1. Buatlah kelompok diskusi, terdiri atas 5 orang! Diskusikan ciri-ciri benda-benda


dalam gambar tersebut! Ciri-ciri benda dapat bergerak, tumbuh dan berkembang,
bernapas, berkembang biak, dan peka terhadap rangsang! Kemudian isilah tabel
berikut berdasarkan hasil diskusi kelompokmu!

Ciri-Ciri Keterangan
Orang utan/Anjing Mobil/Kursi
2. Dari hasil pengamatanmu, apakah ada benda-benda yang mempunyai ciri yang sama?
3. Cata ciri-ciri benda-benda apa saja yang didapatkan!
4. Bandingkan dengan hasil pengamatan kelompok lain!
5. Tulislah kesimpulan dari hasil pengamatanmu pada buku tugas dan kumpulkan pada
gurumu!

Ciri-ciri Makhluk Hidup

a. Bernapas
Setiap saat kamu bernapas, yaitu menghirup udara yang diantaranya mengandung
oksigen (O2) dan mengeluarkan udara dengan kandungan karbondioksida (CO2) lebih
besar dari yang dihirup. Kamu dapat merasakan kebutuhan bernapas dengan cara
menahan untuk tidak menghirup udara selama beberapa saat. Tentunya kamu akan
merasakan sesak sebagai tanda kekurangan oksigen.
b. Memerlukan Makanan dan Minuman
Untuk beraktivitas, setiap makhluk hidup
memerlukan energi. Dari manakah energi
tersebut diperoleh? Untuk memperoleh energi,
makhluk hidup memerlukan makanan dan
minuman.

Gambar 2.1. Sapi makan rumput

Gambar 2.2. Anak yang sedang makan


c. Bergerak
Kamu dapat berjalan, berlari, berenang, dan menggerakkan tangan. Itu merupakan ciri
bergerak. Tubuhmu dapat melakukan aktivitas karena memiliki sistem gerak. Sistem
gerak terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama membentuk sistem
gerak.

Gambar 2.3. Orang sedang berlari


d. Tumbuh dan Berkembang
Perhatikan tubuhmu, samakah
tinggi dan berat badanmu
sekarang dengan tinggi dan berat
badanmu waktu masih kecil?.
Hewan juga mengalami hal yang
sama. Kupu-kupu bertelur, telur
Gambar 2.4. Perkembangan Kupu-kupu
tersebut kemudian menetas menjadi ulat, lalu menjadi kepompong, kepompong
berubah bentuk menjadi kupu-kupu muda, dan akhirnya berkembang menjadi kupu-
kupu dewasa.

Gambar 2.5. Manusia tumbuh dan berkembang


e. Berkembang Biak (Reproduksi)
Kemampuan makhluk hidup untuk memperoleh keturunan disebut berkembang biak
(reproduksi). Berkembang biak bertujuan untuk melestarikan keturunan agar tidak
punah. Sebagai contoh kamu lahir dari ayah dan ibu, ayah dan ibumu masing-masing
juga mempunyai orang tua yang kamu panggil kakek dan nenek, dan seterusnya.
f. Peka Terhadap Rangsang
Bagaimanakah reaksi kamu jika tiba-tiba ada sorot lampu yang sangat terang masuk?.
Tentu secara spontan kamu akan segera menutup kelopak mata. Dari contoh itu
menunjukkan bahwa manusia mempunyai kemampuan untuk memberikan tanggapan
terhadap rangsangan yang diterima. Kemampuan menanggapi rangsangan disebut
iritabilitas

Gambar 2.6. Mata peka terhadap rangsangan berupa cahaya


g. Menyesuaikan Diri Terhadap Lingkungan
Kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan disebut
adaptasi. Contoh: tumbuhan yang hidup di tempat kering memiliki daun yang sempit
dan tebal, sedangkan tumbuhan yang hidup di tempat lembab memiliki daun lebar dan
tipis.

Begitu beragamnya makhluk hidup di alam ini sehingga menuntut adanya suatu
sistem untuk mengenal dan mempelajarinya. Beberapa ahli biologi mencoba menciptakan
suatu sistem untuk mempermudah mengenal dan mempelajari makhluk hidup yang beraneka
ragam melalui suatu cara pengklasifikasian, misalnya berdasarkan persamaan dan perbedaan
dalam cirri morfologi, fisiologi, anatomi, dan tingkah laku. Persamaan dan perbedaan ini
dapat dijumpai pada tingkat spesies, genus, dan famili dan juga dipengaruhi oleh faktor
lingkungan dan habitatnya.
Klasifikasi merupakan suatu cara yang sistematis dalam mempelajari suatu objek,
misalnya makhluk hidup, dengan memperhatikan persamaan dan perbedaan ciri dan sifat
yang tampak (Kimball, 1983). Dalam klasifikasi diperlukan suatu metode penamaan (nomen
klatur) sehingga objek studi dapat disederhanakan. Ilmu yang mempelajari klasifikasi disebut
taksonomi. Pengetahuan taksonomi dapat dimanfaatkan untuk memahami arti
keanekaragaman yang ada pada masa lalu dan masa sekarang. Secara umum klasifikasi dapat
diartikan sebagai suatu proses menggolong-golongkan sesuatu berdasarkan aturan tertentu.

Tujuan dilakukannya klasifikasi untuk mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk


membedakan tiap-tiap jenis agar mudah dikenal, mengetahui hubungan kekerabatan
antarmakhluk hidup serta mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya.
Sebagai contoh, macan kumbang memiliki hubungan kekerabatan dengan kucing daripada
dengan buaya karena macan kumbang dan kucing memiliki banyak persamaan ciri-ciri
seperti sama-sama menyusui, bertulang belakang, berkaki empat, karnivora dan berambut.
Sedangkan buaya bertelur, berkaki empat, kulit bersisik, dan melata.

Berikut ini merupakan klasifikasi makhluk hidup ke dalam lima kingdom:

1. Kingdom Monera
Monera adalah Kingdom makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti, biasanya
disebut organisme prokariot. Meskipun tidak memiliki membran inti, kelompok monera
memiliki bahan inti, seperti asam inti, sitoplasma, dan membran sel. Cara reproduksi
monera dapat berlangsung secara aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual dilakukan
dengan cara pembelahan biner (binery fision), fragmentasi atau spora. Reproduksi secara
seksual adalah dengan cara konjugasi, transduksi maupun transformasi. Contoh kelompok
Monera ialah bakteri dan alga biru. Bakteri terdapat di lingkungan kita, ada yang
bermanfaat bagi kehidupan manusia seperti bakteri Escherichia coli yang berperan
membantu memproduksi vitamin K melalui proses pembusukan sisa makanan. Ada pula
bakteri yang berbahaya bagi kehidupan manusia seperti Mycobacterium tuberculosis yang
menyebabkan penyakit TB (tuberculosis paru).
Gambar 3.1. Salah satu contoh Monera (Mycobacterium
tuberculosis)
Sumber: https://hamazzakoentjoro.wordpress.com

2. Kingdom Protista
Protista adalah organisme eukariot pertama atau paling sederhana. Protista merupakan
organisme eukariotik sehingga memiliki membran inti sel. Protista mempunyai
keanekaragaman metabolisme. Protista ada yang aerobik dan memiliki mitokondria
sebagai alat resporasinya, serta ada juga yang anaerobik. Ada juga Protista yang
fotoautotrof karena memiliki kloroplas, dan ada juga yang hidup secara heterotrof dengan
cara menyerap molekul organik atau memakan organisme lainnya. Sebagian besar dari
Protista memiliki alat gerak yang berupa flagela (bulu cambuk ) atau silia (rambut getar)
sehingga dapat bergerak (motil), namun ada juga yang tidak mempunyai alat gerak.
Protista dapat dengan mudah ditemukan karena hidup diberbagai habitat yang
mengandung air seperti di tanah, sampah, tumpukan dedaunan, air tawar, air laut, pasir,
endapan lumpur, dan batu. Namun ada juga yang hidup dengan bersimbiosis di dalam
tubuh organisme lain secara parasit atau mutualisme. Beberapa contoh kelompok Protista
adalah Amoeba, Euglena, Paramecium, Dictyostelium discoideum, Alga merah:
Eucheuma spinosum, Paramecium, Entamoeba histolytica, dll.
Gambar 3.2. Beberapa contoh Protista. Sumber: http://www.pembelajaranmu.com.
3. Kingdom Jamur (Fungi)
Kelompok jamur (fungi) merupakan kelompok makhluk hidup yang memperoleh
makanan dengan cara menguraikan bahan organik makhluk hidup yang sudah mati. Jamur
tidak berklorofil, berspora, tidak mempunyai akar, batang, dan daun. Jamur hidupnya di
tempat yang lembap, bersifat saprofit (organisme yang hidup dan makan dari bahan
organic yang sudah mati atau yang sudah busuk) dan parasit organisme yang hidup dan
mengisap makanan dari organisme lain yang ditempelinya).

Gambar 3.3. Dua bentuk hifa. Sumber: https://www.edubio.info.

Tubuh jamur terdiri atas benang-benang halus yang disebut hifa. Hifa dapat
bercabangcabang dan akan tumbuh sehingga membentuk anyaman yang rapat dan padat
yang disebut miselium. Miselium yang tersusun sangat rapat ini sangat efektif dalam
proses penyerapan nutrisi. Terdapat dua jenis hifa fungi, yaitu hifa bersekat dan hifa tidak
bersekat. Hifa bersekat adalah hifa yang terbagi menjadi sel-sel yang dipisahkan oleh
sekat yang disebut septum (jamak: septa). Sedangkan hifa yang tidak bersekat (disebut
juga hifa senositik), tidak memiliki pembatas sehingga bentuknya mirip selang panjang
yang di dalamnya terdapat organel-organel sel.
Gambar 6.2. Haustorium (hifa fungi parasit). Sumber:
https://mikrobio.net/mikologi/morfologi

Fungi parasit memiliki hifa khusus yang disebut haustorium yang akan tertanam
dalam sel dari organisme inangnya dan berfungsi untuk menyerap nutrisi yang dihasilkan
jaringan tersebut. Pada klasifikasi 5 kingdom, Myxomycota dan Oomycota termasuk
kelompok Protista, yaitu Protista mirip jamur. Jamur dibagi menjadi 6 Filum, yaitu
Chytridiomycota, Zygomycotina, Endomycota, Glomeromycota, Ascomycotina,
Basidiomycotina, dan Deuteromycotina.

4. Kingdom Plantae
Plantae atau tumbuhan ialah organisme yang mempunyai membran inti (Eukariotik)
yang dapat membuat makanannya sendiri dan bersel banyak. Pada umumnya plantae
hidup di darat. Perkembangbiakannya bisa secara kawin dan tidak kawin. Memiliki zat
warna/kloroplas yang berisi klorofil/ makhluk autotroph. Kingdom plantae terbagi
menjadi 3 kelompok: a) Lumut / Bryophyta, b) paku-pakuan / Pteridophyta, dan c)
tumbuhan biji / Spermatophyta.

Gambar 3.4. Salah satu contoh Plantae (Tumbuhan Paku). Sumber:


http://www.ebiologi.net
5. Kingdom Animalia
Animalia atau hewan adalah organisme yang memakan makhluk hidup lain untuk
kebutuhan makanannya. Makhlukhidup ini bersel banyak, memiliki inti sel eukariotik,
tidak memiliki dinding sel, tidak berkloroplas, makhluk heterotroph, memiliki pigmen
kulit. Animalia terdiri dari dua filum, yaitu: a) Chordata: Vertebrata (Pisces, amphibi,
reptile, aves, mamalia), dan b) Achordata: Invertebrata/ Avertebrata (Porifera,
Coelentrata, Annelida, dll).

Gambar 3.5. Salah satu contoh Animalia (Vertebrata). Sumber:


https://www.artikelbelajar.com

INVESTIGASI MASALAH
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kelautan dan Perikanan Zulficar Mochtar memperkirakan potensi jumlah
tangkapan sumber daya ikan yang diperbolehkan di wilayah pengelolaan perikanan
Indonesia mencapai 12,5 juta ton. Hal ini menunjukkan bahwa potensi laut kita sangatlah
besar. Dalam hal ini coba kamu mengambil data dalam keluargamu ikan apa saja yang
dikonsumsi selama satu minggu lalu kelompokkan data-data tersebut berdasarkan
persamaan dan perbedaan ciri dari ikan tersebut!
MATEMATIKA
Statistik adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data,
pengolahan data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data yang
dilakukan. Data adalah suatu informasi yang diperoleh dari pengamatan atau penelitian. Data
dapat disajikan dengan tabel frekuensi, diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran.
1. Mengolah dan menyajikan data dalam bentuk tabel
Data yang dimasukan atau disajikan dalam bentuk tabel disebut dafter frekuensi.
Contoh:
Di bawah ini nilai ulangan matematika kelas VII
8 5 6 7 4 8 6 8 9 6
7 4 7 5 5 6 8 8 9 7
6 7 7 6 8 8 5 8 4 7
Kumpulan data di atas dapat disajikan dalam table frekuensi berikut;
Nilai Turus Frekuensi
4 /// 3
5 //// 4
6 ////// 6
7 /////// 7
8 //////// 8
9 // 2

2. Mengolah dan menyajikan data dalam bentuk diagram batang


Diagram batang adalah penyajian data statistik dengan menggunakan gambar batang.
Pada diagram batang, terdapat dua buah sumbu yaitu sumbu mendatar yang
menunjukkan jenis katagori, dan sumbu tegak yang menunjukkan frekuensi.
Contoh:
Berikut adalah data ukuran sepatu siswa kelas VII
33 34 33 35 36 34
34 35 39 37 35 38
37 39 38 38 39 34
37 37 37 38 36 37
3. Mengolah dan menyajikan data dalam bentuk diagram garis.
Diagram garis adalah penyajian data statistik dengan menggunakan gambar garis.
Diagram garis umumnya digunakan untuk penyajian data yang diperoleh dari waktu
ke waktu secara teratur dalam jangka waktu tertentu, misalnya data rata-rata nilai
UAS suatu sekolah dari tahun ke tahun, banyak kendaraan yang lewat dijalan tol dan
sebagainya.
Contoh:
Berikut adalah data ukuran sepatu siswa kelas VII
33 34 33 35 36 34
34 35 39 37 35 38
37 39 38 38 39 34
37 37 37 38 36 37

4. Mengolah dan menyajikan data dalam bentuk diagram lingkaran


Diagram lingkaran adalah penyajian data statistik dengan menggunakan daerah
lingkaran untuk menggambarkan suatu keadaan. Daerah lingkaran tersebut terbagi
menjadi beberapa juring lingkaran. Tiap juring lingkaran menunjukkan katagori data
yang telah diubah ke dalam derajat.
Contoh
Berikut adalah data ukuran sepatu siswa kelas VII
33 34 33 35 36 34
34 35 39 37 35 38
37 39 38 38 39 34
37 37 37 38 36 37

Untuk menyajikan data dalam bentuk diagram lingkaran yang memperhatikan


persentase, kalian harus bisa membagi dareah pada lingkaran sesuai dengan
persentase daerah masing-masing. Seperti yang kita ketahui, satu lingkaran luasnya
100%. Berikut cara mengolah dan menyajikan data dalam bentuk diagram lingkaran
yang memperhatikan persentase.

Langkah 1: Hitung persentase masing-masing ukuran sepatu


Langkah 2: Bagi luas lingkaran berdasarkan persentase yang bersesuaian dengan
ukuran sepatu.
Tugas Mandiri !

Kumpulkan data konsumsi ikan keluargamu setiap harinya selama satu minggu. Kemudian,
gabungkan data yang kamu peroleh dengan data teman sekelasmu. Selanjutnya, sajikan data
konsumsi ikan kelasmu dalam bentuk tabel, diagram batang, diagram garis, dan diagram
lingkaran.

TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat memahami keanekaragaman dan klasifikasi makhluk hidup.