You are on page 1of 9

ASUHAN KEPERAWATAN PERIOPERATIF

DI RUANG KENANGA RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO

DISUSUN OLEH :

AJENG LARAS AULIANNISA

NIM. P1337420216020

TINGKAT 3 A

POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

JURUSAN KEPERAWATAN

PRODI DIII KEPERAWATAN PURWOKERTO

2019
ASUHAN KEPERAWATAN PERIOPERATIVE
PADA TN. H DENGAN APENDISITIS
DI RUANG KENANGA RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO

Nama Mahasiswa : Ajeng Laras Auliannisa


NIM : P1337420216020
Tgl & jam pengkajian : 11 Februari 2019 pukul 10.00 WIB

I. PENGKAJIAN

1. IDENTITAS PASIEN

a. Nama Pasien : Tn. H

b. Tgl lahir/umur : 07 Juni 1976 / 42 tahun

c. Agama : Islam

d. Pendidikan : SMP

e. Pekerjaan : Buruh

f. Alamat : Purwareja 01/09, Purwareja Klampok

g. No. RM : 02086407

h. Diagnosa medis : Apendisitis

2. Identitas penanggung jawab

Nama : Ny. P

Umur : 37 Tahun

Agama : Islam

Pendidikan : SMP

Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga

Hubungan dengan pasien : Istri


A. POST OPERASI

1. Pasien pindah ke ruang rawat inap kenanga jam 12.00 WIB

2. Keluhan saat di Ruang kenanga :  Mual Muntah Pusing  Nyeri luka

operasi  Kaki terasa baal  Menggigil  Lainnya…..

3. Keadaan Umum :  Baik  Sedang  Sakit berat

4. TTV :

Suhu 35, 70C, Nadi 94 x/mnt, RR 20 x/mnt, TD 118/82 mmHg, Sat O2 98 %

5. Kesadaran : CM Apatis Sopor Coma

6. Survey Sekunder, lakukan secara head to toe secara prioritas

Normal
Jika tidak normal, jelaskan
YA TIDAK

Kepala 

Leher 

Dada 

Terdapat luka operasi dibagian abdomen


Abdomen 
kanan bawah

Genitalia 

Integument 

Ekstremitas  terpasang infus RL 20 tpm di tangan kiri


Skala nyeri menurut VAS (Visual Analaog Scale)

0-1 2-3 4-5 6-7 8-9 9-10


II. ANALISA DATA

Symptom Problem Etiologi

Post Operasi Agen cedera fisik Nyeri akut

DS: Pasien mengatakan nyeri pada

perut kanan bawah

P: Nyeri jika digerakkan dan disentuh

Q: Nyeri seperti tertusuk-tusuk

R: Nyeri di perut kanan bawah

S: Skala 5

T: hilang timbul

DO:

Pasien tampak menahan nyeri

Pasien tampak lemas

GCS : E4 M6 V5

Kesadaran : Composmentis

Keadaan umum : Cukup

TTV :

Suhu : 35,7 0C

Nadi : 94 x/menit

RR : 20 x/menit

TD : 118/82 mmHg

III. DIAGNOSA KEPERAWATAN

Nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisik


IV. INTERVENSI

Dx NOC NIC

Nyeri akut Setelah dilakukan asuhan keperawatan Manajemen Nyeri (1400) :

b.d agen selama 2 x 24 jam, diharapkan nyeri 1. Lakukan pengkajian nyeri

cedera fisik akut pada pasien dapat komprehensif

berkurang/teratasi dengan indikator 2. Observasi adanya petunjuk

sebagai berikut : nonverbal mengenai

NOC: Tingkat Nyeri (2102) ketidaknyamanan

Indikator Awal Tujuan 3. Ajarkan penggunaan teknik

Nyeri yang non farmakologi : nafas


3 5
dilaporkan dalam

Ekspresi nyeri 4. Dukung istirahat/tidur yang


3 5
wajah adekuat untuk membantu

Panjang episode penurunan nyeri


3 5
nyeri 5. Kendalikan faktor

Keterangan: lingkungan yang dapat

1: berat mempengaruhi respon

2: cukup berat pasien terhadap

3 : sedang ketidaknyamanan

4: ringan 6. Kolaborasi dengan tim

5: tidak ada kesehatan dalam pemberian

obat analgesik

7. Monitor vital sign


V. IMPLEMENTASI

Waktu Dx Implementasi Respon Paraf

Senin, 11 I Melakukan pengkajian P: Nyeri jika digerakkan


nyeri komprehensif
Februari 2019 dan disentuh

10.00 Q: Nyeri seperti

tertusuk-tusuk

R: Nyeri di perut kanan

bawah

S: Skala 5

T: hilang timbul

10.20 Pasien tampak nyeri


Mengobservasi adanya

petunjuk nonverbal

mengenai

ketidaknyamanan
10.30 Suhu : 35,7 0C
Memantau vital sign
Nadi : 94 x/menit

RR : 20 x/menit

TD : 118/82 mmHg

10.45 Mengajarkan penggunaan Pasien tarik nafas dalam


teknik non farmakologi
nafas dalam
11.00 Pasien istirahat di bed
Menganjurkan untuk
istirahat/tidur yang
adekuat untuk membantu
penurunan nyeri
12.55
Mengganti cairan infus
RL 20 tpm Pasien kooperatif
Selasa, 12 I Melakukan pengkajian P: Nyeri jika digerakkan
nyeri komprehensif
Februari 2019 dan disentuh

21.00 Q: Nyeri seperti

tertusuk-tusuk

R: Nyeri di perut kanan

bawah

S: Skala 4

T: hilang timbul

21.15 Suhu : 36,1 0C


Memantau vital sign
Nadi : 88 x/menit

RR : 20 x/menit

TD : 110/90 mmHg

21.30 Mengajarkan penggunaan Pasien tarik nafas dalam


teknik non farmakologi
Memberikan injeksi
21.45 Pasien kooperatif
ketorolak 3 x 30 mg dan
ranitidin 2 x 50 mg
Menganjurkan untuk
21.55 Pasien istirahat di bed
istirahat/tidur yang
adekuat untuk membantu
penurunan nyeri

VI. EVALUASI

Waktu Dx Catatan Perkembangan Paraf

Rabu, 13 I S : Pasien mengatakan nyeri pada perut kanan bawah

Februari 2019 berkurang

06.30 P: Nyeri jika digerakkan dan disentuh


Q: Nyeri seperti tertusuk-tusuk

R: Nyeri di perut kanan bawah

S: Skala 4

T: Hilang timbul

O : Kesadaran : CM

Suhu 36 0C, Nadi 85 x/mnt,

RR 20 x/mnt, TD 110/90 mmHg

A : Masalah teratasi sebagian

Indikator Awal Tujuan Akhir

Nyeri yang
3 5 4
dilaporkan

Ekspresi nyeri wajah 3 5 4

Panjang episode
3 5 4
nyeri

Keterangan:

1. Berat

2. Cukup berat

3. Sedang

4. Ringan

5. Tidak ada

P : Lanjutkan Intervensi

 Monitor TTV

 Mengkaji nyeri secara komprehensif

 Ajarkan teknik relaksasi tarik nafas dalam

 Kolaborasi dengan tim kesehatan untuk


pemberian obat analgesik