You are on page 1of 7

Berdasarkan hasil survey studi pendahuluan di Puskesmas Menteng

Kota Palangka Raya selama tahun 2016 pasien diabetes millitus yang
berkunjung berjumlah 229 orang dan mengalami peningkatan pada
tahun 2018 pasien yang berkunjung ke UPTD Puskesmas Menteng
sebanyak 498 orang.

Strategi terbaik pengelolaan kaki diabetik adalah melakukan


pencegahan. Salah satu upaya pencegahan kaki diabetik adalah
perawatan kaki
hiperglikemia adalah kondisi di mana gula darah tinggi berada di atas
level normalnya.

Neuropati diabetik adalah adanya gejala dan atau tanda dari disfungsi
saraf penderita diabetes tanpa ada penyebab lain selain DM (setelah
dilakukan eksklusi penyebab lainnya). Gejala neuropati ini paling
terasa pada tungkai bawah dan kaki sebelah kanan dan kiri. Pasien
tidak menyadari bahkan sering mengabaikan luka yang terjadi karena
tidak dirasakannya. Awalnya hanya kecil, kemudian meluas dalam
waktu yang tidak begitu lama menyebabkan luka menjadi borok dan
menimbulkan bau yang disebut gangren
Penelitian cross-sectional adalah penelitian yang dilakukan pada satu
waktu dan satu kali, tidak ada follow up, untuk mencari hubungan
antara variabel independen (faktor resiko) dengan variabel dependen
(efek).

Variabel Independen (Variabel Bebas) adalah variabel yang


mempengaruhi atau sebab perubahan timbulnya variabel terikat
(dependen).
Variabel Despenden (Variabel Terikat) adalah variabel yang
dipengaruhi, akibat dari adanya variabel bebas.

Hipotesis nihil (Ho) yaitu hipotesis yang menyatakan tidak ada


hubungannya atau pengaruh antara variabel dengan variabel lain.
Contohnya: Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan orang tua
dengan prestasi belajar siswa SD.

Hipotesis alternatif (Ha) adalah hipotesis yang menyatakan adanya


hubungan atau pengaruh antara variabel dengan variabel lain.
Contohnya: Ada hubungan antara tingkat pendidikan orang tua
dengan prestasi belajar siswa SD.
Nonprobability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang
tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau
anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel.

Sampling purposive adalah teknik penentuan sampel dengan


pertimbangan tertentu.
Editing Terhadap Questionnaire yang telah diisi Yaitu mencari
kesalahan-kesalahan di dalam questionnaire tersebut misalnya adanya
ketidak serasian (in-consistency) di dalam pengisian questionnaire

Coding Yaitu Pemberian angka-angka tertentu terhadap kolom-kolom


tertentu yang menyangkut keterangan tertentu pula atau Proses
pemberian kode tertentu terhadap aneka ragam jawaban dari kuisioner
untuk dikelompokan dalam kategori yang sama.

Scoring Yaitu pemberian nilai berupa angka padajawaban pertanyaan

Tabulating Yaitu pengelompokan data atas jawaban-jawaban dengan


teratur dan teliti, kemudian dihitung dan dijumlahkan dan disajikan
dalam bentuk tabel

Distribusi Frekuensi Merupakan Susunan Data Menurut Kelas-Kelas


Interval Tertentu Atau Menurut Kategori Tertentu Dalam Sebuah
Daftar.

Pengertian chi-quare atau chi kuadrat lainya adalah sebuah uji


hipotesis tentang perbandingan Antara frekuensi observasi dengan
frekuensi harapan yang didasarkan oleh hipotesis tertentu pada setiap
kasus atau data yang ambil untuk diamati.
Informed Consent

Sebelum melakukan penelitian, peneliti memberikan penjelasan kepada

responden tentang penelitian yang akan dilakukan untuk mengetahui tujuan

penelitian secara jelas.

Anonimity

Responden tidak perlu mengisi identitas diri (tidak mencantumkan nama

responden) dengan tujuan untuk menjaga kerahasiaan responden.

Privacy

Identitas responden tidak akan diketahui oleh orang lain dan mungkin

oleh peneliti sendiri sehingga responden dapat secara bebas untuk menentukan

pilihan jawaban dari kuesioner tanpa takut diintimidasi oleh pihak lain.

Confidentiality

Artinya bahwa informasi yang telah dikumpulkan dari responden dijamin

kerahasiaanya oleh peneliti


Instrumen ini menggunakan model scala likert yaitu suatu bentuk

kuesioner yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi

seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dengan skala

likert, variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel,

kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun

item-item instrumen yang dapat berupa pertanyaan atau pernyataan.

Jawaban setiap item instrumen yang menggunakan skala likert mempunyai

gradasi (berjenjang), seperti : selalu (SL), sering (SR), jarang (JR), dan tidak

pernah (TP).