You are on page 1of 14

15 MOTIF UKIR DI NUSANTARA

D
I
S
U
S
U
N

OLEH
NAMA : M. Edy Pratama
KELAS : IX. 9

SMP NEGERI 7 PALEMBANG


TAHUN AJARAN 2018/2019
15 MACAM MOTIF NUSANTARA

1. Motif Pajajaran

Ciri – Ciri Umum


Semua bentuk ukiran daun mulai dari daun pokok , daun trubus , daun patran, bunga buah
dan sebagainya berbentuk cembung (bulat)
Ciri – Ciri Khusus
Angkup. motif pajajaran ini mempunyai beberapa angkup yaitu
(1). Angkup besar pada daun pokok
(2).Angkup Sedang pada daun sedang
(3). Angkup kecil pada daun trubusan.
Cula: Cula motif ini berbentuk melengkung menghadap kedepan.
Endong: Bentuk ukiran yang tumbuh berdampingan / dibelakang daun pokok dengan ikal
yang terdapat pada penghabisan ukiran daun endong tersebut .
Simbar: Mempunyai simbar sebagai pemanis ukiran daun pokok dengan bentuk khas pula.
Benangan: Benangan dalam ukiran daun poko berbentuk timbul seperti tangkai yang
terdapat dimuka ukiran daun pokok, sedangkan benangan garis terdapat pada ukiran daun
yang masih muda.
Pecahan. Pecahan garis berfungsi sebagai pemanis , menjalar pada daun pokok , daun dan
pecahan cawen pada daun patran serta pecahan pada ukiran daun yang lain.
2. Motif Majapahit

Ciri – Ciri Umum


Semua bentuk ukiran daun, bunga dan buah berbentuk cembung dan cekung (Campuran).
Ciri – Ciri Khusus
Angkup. Motif Majapahit ini mempunyai angkup cekung dan ikal yang terdapat pada
bagian atas sedangkan pada ujung angkup terdapat ikal sebagai akhir dari angkup tersebut.
Jambul Susun . Jambul sususn ini merupakan ciri khas yang terdapat pada motif
majapahit . Jambul susun tersebut terletak dimuka pada daun pokok.
Daun Trubus .Daun trubus pada motif ini kebanyakan tumbuh di atas pada daun pokok..
Simbar. berbentuk seperti simbar yang terdapat [ada motif yang lain. juga berfungsi
sebagai penamba keindahan saja.
Benangan. motif ini kadang – kadang mempunyai benangan rangkap disamping benangan
garis.
Pecahan. seperti motif lainnya, pecahan pada motif majapahit mempunyai pecahan garis
yang menjalar pada daun pokok dan pecahan cawen yang terdapat pada ukiaran daun
patran, sehingga menambah kecantikan ukiran.
3. Motif Pekalongan

Ciri – Ciri Umum


Bentuk ukiran motif pekalongan ini berbentuk cembung dan cekung (campuran) .
Ciri – Ciri Khusus
Sunggar . Mempunyai sunggar bersusun berbentuk cembung yang sama bentuknya dengan
angkup.
Benangan. Benangan motif ini menyerupai benangan yang ada pada motif pajajaran.
Hanya kadang-kadang saja benangan motiff ini berbentuk daun.
Pecahan. Pecahan garis terdapat pada daun pokok sedangkan pecahan cawen terdapat pada
daun yang cekung.
4. Motif Madura

Ciri – Ciri Umum


Pada garis besarnya bentuk ukiran daun madura ini melengkung dan terdapat ikal pada
ujung daunnya . Pecahan cawen pada daun pokok menyerupai gergaji.

Ciri – Ciri Khusus


Benangan. Pada ukiran daun poko terdapat benangan timbul yang menuju ke arah ikal
pada ujung daun tersebut.
Pecahan. Pecahan garis mirip dengan motif Jepara.
5. Motif Yogyakarta

Ciri – Ciri Umum


Motif Yogyakarta terkenal dengan nama ukiran perak yogya, bentuk ini mengambil contoh
dari daun pakis .

Ciri – Ciri Khusus


Daun Pokok . Ukiran daun pokok berelung relung lemah gemulai dengan daun cembung
dan cekung yang tumbuh pada relung tersebut. Pada akhir relung ini sering tumbuh bunga
yang mekar dengan indahnya.
6. Motif Surakarta

Ciri – Ciri Umum


Bentuk Ukiran daun motif Surakarta diambil dari relung daun pakis yang menjalar bebas
berirama. Daun-daunnya berbentuk cembung dan cekung (campuran).
Ciri – Ciri Khusus
Bentuk Ukiran . Corak motif Surakarta seolah olah menggambarkan watak dan
kepribadian si pencipta, disamping pengaruh yang ada disekitarnya. Hal ini terlihat pada
keindahan dan keharmonisan tata cara Surakarta sehingga ukiran daun pada motif ini pun
keliahatan indah harmonis.
7. Motif Semarangan

Ciri – Ciri Umum


Motif ini mempunyai daun pokok relung dengan bentuk ukiran daun campuran cembung
dan cekung.
Ciri – Ciri Khusus
Daun Trubus . bentuk daun trubus pada motif ini kebanyakan berbentuk bongkok. Daun
trubus ini biasanya tumbuh dimuka benangan dan terhenti dibawah ikal daun, seolah olah
menahan ikal duan tersebut.
Pecahan. dalam motif ini berbentuk pecahan cawen. Disamping pecahan cawen juga
terdapat pecahan garis yang terdapat pada bagian yang menarik dari bentuk daun motif ini.
8. Motif Bali

Ciri – Ciri Umum


Semua bentuk ukiran daun, bunga dan buah berbentuk cembung dan cekung (campuran).
Ciri – Ciri Khusus
Angkup. Seperti pada motif lainnya motif ini mempunyai angkup yang berikal pada
ujungnya.
Sunggar .Sunggar ini hanya terdapat pada motif ini saja yang mana sunggar ini tumbuh
dari ujung ikal benangan pada daun pokok.
Endong. Daun yang tumbuh dibelakang daun pokok seperti halnya endong yang terdapat
pada motif Pajajaran dan Majapahit.
Simbar . Motif Bali ini juga mempunyai simbar seperti simbar yang terdapat pada moif
Pajajaran dn Majapahit yang khas pula.
Daun Trubus . Daun trubus yang tumbuh pada motif ini tumbuh pada bagian atas yang
membentuk dengan indahnya.
Benangan. Khusus pada motif ini benangannya berbentuk cembung dan miring sebagian ,
yang mana benangan ini tumbuh melingkar sampai ujung ikal.
Pecahan. Seperti halnya motif lainnya, pecahan pada motif majapahit mempunayi pecahan
garis yang menjalar pada daun pokok dan pecahan cawen yang terdapat pada ukiaran daun
patran, sehingga menambah kecntikan ukiran.
9. Motif Mataram

Ciri – Ciri Umum


Semua bentuk ukiran daun baik daun pokok maupu daun yang kecil – kecil berbentuk
cekung ( Krawingan ). Bentuk ukiran daun motif ini berbentuk patran. Pada bagian ujung
daun ada yang mempunyai ikal dan ada pula yang tidak berikal. Susunan daun motif ini
biasanya bergerombol hingga menyerupai daun alam.
Ciri – Ciri Khusus
Daun Trubus . bentuk daun trubus pada motif ini kebanyakan berbentuk bongkok. Daun
trubus ini biasanya tumbuh dimuka benangan dan terhenti dibawah ikal daun, seolah olah
menahan ikal duan tersebut.
Benangan. ada dua macam motif yaitu (1). Benangan Timbul (2). Benangan Garis.
Pecahan. dalam motif ini berbentuk pecahan cawen.Disamping pecahan cawen juga
terdapat pecahan garis yang terdapat pada bagian yang menarik dari bentuk daun motif ini.
10. Motif Jepara

Ciri – Ciri Umum


Bentuk bentuk ukiran daun pada motif ini bentuk segitiga dan miring.
Ciri – Ciri Khusus
Daun Pokok . Daun pokok motif ini mempunyai corak tersendiri , yaitu merelung -relung
dan melingkar. Pada penghabisan relung tersebut terdapat daun yang mengerombol.
Bunga dan Buah . Bunga dan buah pada motif Jepara berbentuk cembung (bulatan) seperti
buah anggur atau buah wuni yang disusun berderet atau bergerombol . Bunga ini sering
terdapat pada sudut pertemuan relung daun pokok atau terdapat pada ujung relung yang
dikelilingi daun-daunnya , sedangkan bunganya mengikuti bentuk daunnya.
Pecahan. Pada pecahan ukiran daun motif ini terdapat 3 pecahan garis yang mengikuti arah
bentuk daun , sehingga tampak seperti sinar.
11. Motif Cirebon

Ciri – Ciri Umum


Bentuk ukiran daun motif ini berbentuk cembung dan cekung (campuran). corak motif
ukiran ini ada yang berbentuk karang ada pula yang berbentuk awan , menyerupai ukiran
tiongkok . Ukiran corak ini kurang begitu dikenal , karena ukiran ini kebanyakan hanya
dipakai untuk hiasan bangunan rumah saja.

Ciri – Ciri Khusus


Angkup .Motif ini mempunyai angkup yang pada bagian ujungnya melingkari ikal daun
patran, yang tumbuh dimuka daun pokok.
https://www.mebelamara.com/2016/03/mengenal-ciri-motif-ukir-jawa.html
12. Motif Toraja

Ciri – Ciri Umum.


Motif ini diaplikasikan utamanya pada kayu.
Ciri – Ciri Khusus

Ciri khas yang paling terlihat dari ukirannya adalah warna dasar
merah, hitam yang banyak digunakan sebagai simbol tanah toraja,
sama pada kain yang biasa digunakan suku toraja.

13. Motif Minangkabau

Ciri – Ciri Umum


mengambil motif dari bentuk,gejala dan sifat sifat alam.motif ukiran banyak dihubungkan
dengan kata kata adat yang mengatur perilaku kehidupan manusia

Ciri – Ciri Khusus


-motif nya sulit dikenal karena antara nama dan wujud visualnya tidak slalu mirip,tidak
ditemukan wujud binatang pada motif bernama binatang.tidak ditemukan bentuk manusia
pada motif bernama manusia
-ukiran minang kabau berdasarkan adat adalah pembawa pesan pesan adat
14. Motif Dahilawang

Ciri – Ciri Umum

Dahi lawang(tebeng) ventilasi pintu pada rumah tradisional suku banjar dikalimantan
selatan

Ciri – Ciri Khusus

Berupa ornamennt ukiran tumbahan atau geometris

15. Motif Hulu Suku Bugis

Ciri – Ciri Umum


Terdapat pada gagang dan warangka senjata tajam sejenis parang atau golok
dan badik atau biasa dikenal dengan “ pikkibua wanua bangkung “

Ciri – Ciri Khusus

- Motif ukirannya berbentuk kepala naga ,burung ,ular,dan motif hewan lainnya