You are on page 1of 16

KLIPING TENTANG ASEAN

DISUSUN OLEH

NAMA : AUNEA SHALIA


KELAS : IX. I

SMP NEGERI 24 PALEMBANG


TAHUN AJARAN 2018/2019
ASEAN : Pengertian, Sejarah, Tujuan, Prinsip, Anggota

A. PENGERTIAN ASEAN (Associatoin of Southeus East Asian Nation)


Membahas tentang pengertian ASEAN maka kita perlu mengetahui
lebih dulu apa akronim dari ASEAN itu sendiri. Akronim dari ASEAN
adalah Associatoin of Southeus East Asian Nation. Semua kata atau
frasa ASEAN berasal dari Bahasa Inggris. Nah, untuk lebih memahami
pengertiannya maka kita perlu untuk membahas masing-masing
katanya.

Kata pertama yang akan dibahas adalah Association. Association dalam


bahasa Indonesia adalah Asosiasi. Asosiasi merupakan suatu proses
interaksi yang melandasi terbentuknya suatu lembaga. Jika dikaji lebih
maka Asosiasi ini sering disebut atau disama artikan organisasi atau
dapat juga disebut perserikatan. Kata kedua adalah Southeus East.
Southeus berasal dari kata South east yang merupakan pentunjuk
mata angin yang menyatakan arah tenggara. Kata ketiga yaitu Asian.
Asian merujuk nama benua yaitu Asia. Dan yang terakhir adalah
nation. Nation jika diartikan kedalam bahasa Indonesia berarti bangsa.

Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat kita simpulkan bahwa


ASEAN (Associatoin of Southeus East Asian Nation) merupakan sutu
perserikatan atau organisasi bangsa-bangsa yang berada di Asia
Tenggara. Secara sederhana dapat kita bahwa ASEAN ini merupakan
salah satu bentuk organisasi bangsa-bangsa. Karena pengertiannya
adalah organisasi bangsa-bangsa yang berada di Asia Tenggara, maka
anggotanya juga tentu saja Negara-negara atau bangsa-bangsa yang
berada di daerah Asia Tenggara.

B. SEJARAH SINGKAT TERBENTUKNYA ASEAN (Associatoin of


Southeus East Asian Nation)

Sejarah ASEAN Page 2


Di Asia Tenggara pernah terjadi era dingin yang menjadi ajang
persaingan kepentingan kekuatan-kekuatan adidaya. Hal ini karena
Asia Tengara merupakan tempat yang dinilai sangat strategis dimata
dunia baik itu secara geo politik maupun geo ekonomi. Pada saat
tersebut terjadi peperangan di vietnam yaitu antara Vietnam Utara dan
Vitnam Selatan. Vietnam Utara didukung oleh kekuatan blok komunis
uni soviet sedangkan Vietnam barat didukung oleh blok Amerika
Serikat. Peperangan ini merupakan bukti bahwa telah terjadi
persaingan antar dua blok ediologi yang melibatkan Negara-negara
yang berada di Asia Tenggara menjadi kekuatan blok militernya. Blok
komunis dari Uni Soviet meletakkan meletakkan pangkalan militernya
di Filifina sedang blok barat meletakkan pangkalan militernya di
Vietnam.

Selain masalah tersebut ternyata di Asia Tenggara juga terjadi konflik


militer yang melibatkan Laos, Kamboja dan Vietnam. Tak sampai
disitu, di Asia Tenggara juga terjadi konflik bilateral. Negara-negara
yang terlibat dalam konflik bilateral ini adalah Indonesia dan Malaysia,
Kamboja dan Vietnam. Suasana bertambah keruh karena adanya
konflik internal di beberapa Negara yaitu di Indonesia, Thailand dan
Vietnam.

Beberapa permasalahan diatas menyebabkan stabilitas pertahanan di


Asia Tenggara terganggu. Masalah satbilitas inilah yang mendorong
para pemimpin Negara-negara di Asia Tenggara tergerak untuk
menciptakan suasana aman dan damai. Hal ini dilakukan dengan cara
mereda sikap saling curiga antara Negara-Negara di Asia Tenggara
untuk mendorong usaha pembangunan bersama.
Karena adanya kerjasama antar Negara, maka terbentuk beberapa
organisasi di Asia Tenggara. Organisasi tersebut adalah sebagai
berikut:

Sejarah ASEAN Page 3


 SEATO (South East Asia Treaty Organization) dibentuk pada
tahun 1954.

 ASA (Association of South East Asia) dibentuk pada tahun 1961

 Maphilindo (Malaysia-Philifina-Indonesia) dibentuk pada tahun


1963

Hal yang sangat disayangkan adalah organisasi-organisai tersebut


tidak dapat bertahan karena sengketa teritorial antar Negara anggota.

Untuk mengatasi kemelut yang terjadi terdorong untuk membentuk


kembali organisasi namun dengan cara yang lebih baik. Untuk
memperoleh tujuan tersebut maka, Menteri luar Negeri Indonesia,
Malaysia, Thailan, Pilifina dan Singapura melakukan berbagai
pertemuan yang konsultatif. Hingga terbentuklah Joint Deklaration
(Deklarasi Bersama). Deklarasi ini berisikan tentang kesadaran
perlunya meningkatkan saling pengertian untuk hidup bertetangga
dengan baik dan membina kerja sama antara Negara-negara dikawasan
yang terikat oleh pertalian sejarah dan budaya.

Pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand, ditindak lanjuti


mengenai Deklarasi Bersama dan penandatangan Deklarasi ASEAN
(The ASEAN Declaration) yang dikenal dengan sebutan Deklarasi
Bangkok. Dengan ditanda tanginya Deklarasi tersebut maka ASEAN
telah sah menjadi salah satu Organisasi berisikan kumpulan bangsa-
bangsa di Asia tenggara. Awalnya anggota ASEAN hanya 5 negara yaitu
Negara pendirinya yang terdiri dari Negara, Indonesia, Malaysia,
Thailan, Filifina dan Singapura. Kemudian saat ini telah ada 10 negara
yang tergabung menjadi anggota ASEAN.

Sejarah ASEAN Page 4


C. TUJUAN DIBENTUKNYA ASEAN (Associatoin of Southeus East
Asian Nation)
1. ASEAN merupakan bentuk organisasi Negara yang terdapat
di Asia Tenggara. ASEAN tidak dibentuk jika tanpa maksud
dan tujuan. Tujuan dibentuknya ASEAN adalah sebagai
berikut:
2. ASEAN dibentuk untuk mempercepat pertumbuhan
ekonomi, menciptakan kemajuan sosial dan
mengembangkan kebudayaan yang ada dikawasan Asia
Tenggara. Ketiga hal ini diwujudkan melalui usaha
bersama dengan semangat yang setara dan kemitraan
untuk memperkuat dasar bagi masyarakat yang makmur
dan kedamaian Bangsa Asia Tenggara.
3. Mempromosikan perdamaian bangsa-bangsa dan stabilitas
regional dengan menghormati keadilan dan supremasi
hukum yang berkaitan dengan hubungan antar Negara-
negara yang berada di kawasan dan patuh kepada prinsip-
prinsip PBB.
4. Mempromosikan kerja sama yang aktif dan saling
membantu demi kepentingan bersama dalam berbagai
bidang. Baik itu bidang sosial, ekonomi, budaya, teknis,
ilmiah dan administratif.
5. Meningkatkan hubungan internasional antar sesama
anggota dalam ASEAN.
6. Saling memberikan bantuan antara satu lain sessama
anggota dalam ASEAN yang berbentuk fasilitas pelatihan
dan penelitian dibidang pendidikan professional, teknis
dan administrasi.
7. Saling berkolaborasi secara lebih efektif untuk lebih
memanfaatkan pertanian dan industri, perluasan
perdagangan mereka, termasuk studi tentang masalah

Sejarah ASEAN Page 5


perdagangan komoditas dalam taraf internasional,
perbaikan transportasi dan fasilitas komunikasi dan untuk
meningkatkan standar hidup rakyat mereka.
8. Mempertahankan kerjasama yang erat dan
menguntungkan dengan organisi internasional atau
regional yang ada dengan tujuan yang sama. Tujuan
tersebut di upayakan dapat dilakukan dengan cara
menjelajahi semua jalan untuk kerja sama lebih dekat
antara sesama mereka sendiri.
9. Untuk mempromosikan studi Asia Tenggara.

D. PRINSIP ASEAN (Associatoin of Southeus East Asian Nation)


ASEAN memiliki prinsip dalam menjalankannya. Adapun prinsip
ASEAN tersebut adalah sebagai berikut:
1. Menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesamaan, integritas
wilayah nasional dan identitas nasional setiap Negara.

2. Setiap Negara berhak untuk memimpin kehadiran nasional yang


bebas dari campur tangan dan subversive pihak luar.

3. Tidak mencampuri urusan dalam negeri sesama Negara anggota


ASEAN.

4. Penyelesaikan konflik dan perselihan secara damai.

5. Menolak menggunakan kekuatan yang mematikan.

6. Kerjasama efektif antara anggota.

E. ANGGOTA ASEAN (Associatoin of Southeus East Asian Nation)


Association of Southeast Asian Nation awalnya hanya beranggotakan 5
negara yang ada di Asia Tenggara. Negara-negara tersebut merupakan
Negara pendiri ASEAN. Negara pendiri ASEAN adalah sebagai berikut:
 Filipina
 Indonesia
 Malaysia

Sejarah ASEAN Page 6


 Singapura
 Thailand

Pada tanggal 7 Januari 1984 Brunei Darussalam menjadi anggota


ASEAN. Kemudian selanjutnya disusul oleh Vietnam yang bergabung
dengan ASEAN pada tanggal 28 Juli 1995. Dua tahun setelahnya Laos
juga telah ikut menjadi salah satu anggota ASEAN yaitu pada tanggal
23 Juli 1997. Pada tanggal dan tahun yang sama Myanmar juga telah
menjadi anggota ASEAN. Satu tahun kemudian, pada tanggal 16
Desember 1998 Kamboja juga mengikut sertakan diri menjadi anggota
ASEAN.

Berdasarkan pemaparan diatas maka kita ketahui bahwa sejauh ini


ASEAN telah beranggotakan 10 Negara. Semua Negara yang menjadi
anggotanya merupakan Negara di Asia Tenggara. Akan tetapi terdapat
beberapa Negara di Asia Tenggara yang belum mengikut sertakan diri
menjadi anggota ASEAN. Negara-negara tersebut adalah Timor Leste
dan Papua Nugini.

Sejarah ASEAN Page 7


Pendiri Asean

Deklarasi Bangkok yang merupakan tanda didirikannya Asean dihadiri


oleh perwakilan dari 5 negara di Asia Tenggara. Kelima negara tersebut
adalah pendiri Asean. Berikut ini adalah profil dari lima tokoh yang
mewakili negara masing – masing yang menghadiri Deklarasi Bangkok.
Mereka yang hadir di sana tentu saja bukan tokoh sembarangan tetapi
merupakan putra – putra bangsa unggulan dari negara masing –
masing.

 Adam Malik (Indonesia)

Adam Malik merupakan tokoh pendiri Asean yang


merupakan perwakilan dari Indonesia. Beliau dulunya merupakan
Menteri Luar Negeri Indonesia. Adam Malik lahir pada 22 Juli tahun
1917 di Pematang Siantar, Sumatera Utara dan meninggal pada 5
September tahun 1984 di Bandung, Jawa Barat.

Beliau meninggal ketika berusia 67 tahun. Selain menjabat sebagai


menteri luar negeri, Adam Malik juga pernah menjabat sebagai Wakil
Presiden Republik Indonesia yang ke-4.

Pada tanggal 6 November 1998, beliau telah ditetapkan sebagai salah


satu tokoh Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan Keputusan
Presiden No.107/TK/1998.

Sejarah ASEAN Page 8


 Tun Abdul Razak (Malaysia)

Tun Abdul Razak adalah tokoh perwakilan dari negara


Malaysia dalam Deklarasi Bangkok di Thailand. Tokoh ini lahir pada
tanggal 11 Maret 1922 di Pulau Keladi, Pekan, Pahang, Malaysia. Pada
usia 53 tahun, beliau tutup usia di London, Inggris pada 14 Januari
1976.

Tun Abdul Razak adalah Perdana Menteri kedua Malaysia yang


menjabat pada tahun 1970 sampai 1976. Namanya dikenal sebagai
salah satu tokoh pendiri Malaysia sekaligus pencetus Dasar Ekonomi
Baru yaitu program untuk memajukan perekonomian orang Melayu di
Malaysia agar setara dan sama dengan kaum Tamil dan Tionghoa.

Putra sulung dari Dato’ Hussein bin Mohd Taib dan Hajah The Fatimah
binti Daud ini juga merupakan pendiri dari Barisan Nasional

 Thanat Khoman (Thailand)

Sejarah ASEAN Page 9


Tokoh pendiri Asean ini merupakan menteri luar negeri Thailand saat
itu. Sebenarnya Thanat Khoman berasal dari keluarga campuran
Thailand – Tiongkok. Pada tahun 1940, beliau meraih gelar sarjana di
Assumption University Bangkok. Kemudian, beliau melanjutkan
studinya di Universitas Borderaux untuk mendapatkan gelar Master di
bidang hukum.

Selain itu, Thanat Khoman juga telah meraih gelar doktor dari
Universitas Paris di Prancis

 Narciso Ramos (Filipina)

Dia adalah perwakilan dari negara Filipina yang hadir dalam Deklarasi
Bangkok tanggal 8 Agustus 1967. Saat itu, Narciso Ramos merupakan
menteri luar negeri Filipina. Beliau lahir pada tanggal 11 November
1900 di Asingan, Pangasinan dan wafat pada 3 Februari 1986 di Manila
ketika berusia 85 tahun

 S Rajaratnam (Singapura)

Tokoh pendiri Asean yang terakhir adalah S. Rajaratnam yang


merupakan perwakilan dari Singapura. Saat itu, Rajaratnam

Sejarah ASEAN Page 10


merupakan menteri luar negeri Singapura. Sebenarnya beliau adalah
negarawan yang lahir di Sri Lanka dan juga dikenal sebagai politikus
yang hebat di masanya.

Rajaratnam pernah menjabat sebagai wakil perdana menteri SIngapura


pada periode 1980 – 198 (5 tahun)

Manfaat Asean

Selain sebagai pemersatu bangsa – bangsa di wilayah Asia Tenggara,


kehadiran organisasi Asean juga memberikan beberapa manfaat yaitu
sebagai berikut:

 Menciptakan keteraturan, perdamaian, dan stabilitas di


wilayah Asean sehingga dapat mendorong negara anggota Asean
agar menjadi negara yang lebih baik dan melanjutkan
pembangunan di berbagai bidang

 Menawarkan berbagai macam kerja sama di bidang


pembangunan dan akselerasi peningkatan ekonomi meliputi
perluasan perdagangan, kepariwisataan, investasi, teknologi, dan
ilmu pengetahuan. Kerjasama negara – negara anggota Asean
juga mencakup bidang pendidikan

 Dapat menjadi wadah untuk negara – negara anggota dalam


rangka memperjuangkan kepentingan bersama di kancah
internasional karena kebanyakan anggotanya adalah negara
berkembang

Sejarah ASEAN Page 11


 Memberikan bantuan kepada negara – negara yang mengalami
bencana alam. Contohnya adalah memberikan bantuan untuk
Indonesia ketika terjadi bencana tsunami di Aceh tahun 2004,
gempa bumi di Yogyakarta tahun 2006, dan erupsi Merapi di
Yogyakarta tahun 2010. Asean juga memberikan bantuan ke
Pulau Nias ketika terjadi gempa bumi dan tsunami tahun 2009.
Contoh lainnya adalah Asean ikut serta pada proses perdamaian
di Aceh melalui program Aceh Monitoring Mission

 Memajukan dan melindungi hak – hak para pekerja migran.


Asean sudah sepakat dengan Deklarasi Asean mengenai
pemajuan dan perlindungan hak – hak pekerja migran. Deklarasi
tersebut telah menjadi aturan main atau landasan konstitusional
yang bersifat mengikat negara – negara anggota di wilayah Asean

 Mendorong sektor pariwisata di kawasan Asia Tenggara. Asean


mempunyai forum tahunan untuk Menteri Pariwisata ASEAN
yang merupakan sarana atau wadah pemasyarakatan dan untuk
memajukan sektor pariwisata di Asia Tenggara. Biasanya forum
tersebut diadakan di salah satu negara anggota secara
bergantian

 Bekerja sama untuk melestarikan dan memajukan warisan


budaya yang ada di wilayah Asia Tenggara. Kerjasama tersebut
dilaksanakan melalui berbagai proyek kebudayaan yang dinaungi
oleh Sub Komite Kebudayaan Asean.Beberapa contoh kerjasama
yang dilakukan di antaranya adalah melalui pendokumentasian,
penelitian, atau produksi bersama mengenai seni pertunjukan
asli yang berhubungan dengan keanekaragaman budaya yang
ada di Asia Tenggara

 Mendorong untuk memajukan dan melindungi hak – hak anak


dan perempuanmelalui Komisi Asean untuk perlindungan hak –
hak anak dan perempuan pada tahun 2010. Atas usulan
Indonesia, Asean telah menyepakati untuk membentuk
Pertemuan Setingkat Menteri Urusan Perempuan Asean tahun
2011 dalam rangka memberdayakan perempuan

Sejarah ASEAN Page 12


 Menjadi pelopor kerjasama di bidang kesehatan meliputi
penanggulangan saat merebaknya wabah penyakit SARS
(gangguan pernapasan akut), demam berdarah, flu burung, dan
HIV/AIDS. Asean juga telah menetapkan Hari Demam Berdarah
Asean setiap tanggal 15 Juni

 Memiliki pusat koordinasi bantuan kemanusiaan Asean yang


berfungsi sebagai badan penanggulangan bencana alam. Pusat
koordinasi tersebut didirikan pada tahun 2011 di Jakarta

Manfaat Asean Untuk Indonesia

Keberadaan Asean sangat memberikan banyak manfaat untuk


Indonesia. Oleh karena itu, sejak Asean didirikan, Indonesia tidak
pernah keluar atau lepas dari Asean. Hal ini tentu berbeda dengan
keanggotaan Indonesia di PBB, di mana Indonesia pernah keluar.
Lantas apa saja manfaat Asean untuk Indonesia?

 Manfaat Di Bidang Ekonomi

Manfaat positif untuk Indonesia mencakup sektor ekonomi. Kerjasama


di bidang ekonomi memungkinkan terjadinya hubungan perdagangan
baik ekspor maupun impor dari Indonesia dengan negara anggota
Asean yang lain.

Sejarah ASEAN Page 13


Tidak hanya itu saja, Indonesia juga mendapatkan dana investasi atau
modal dari negara anggota Asean lainnya yang dapat dimanfaatkan
untuk pembangunan di Indonesia

 Manfaat Di Bidang Politik

Di bidang politik, negara – negara yang ada di wilayah Asia Tenggara


sudah mengakui kedaulatan Indonesia dan tidak berani untuk
melakukan intervensi atau ikut campur dalam urusan politik di
Indonesia.

Dengan hal ini, ancaman yang mungkin datang ke Indonesia dapat


diminimalisir. Selain itu, negara anggota Asean juga menghormati dan
mengakui sistem politik di Indonesia, yaitu politik dalam maupun luar
negeri

 Manfaat Di Bidang Sosial

Asean memberikan bantuan secara moril maupun material untuk


Indonesia ketika terjadi bencana dan kejadian – kejadian lainnya

 Manfaat Di Bidang Budaya

Pertukaran pelajar dari Indonesia dengan negara di Asia Tenggara.


Sudah banyak pelajar dari Indonesia yang belajar di negara tetangga.
Ada pula pertunjukan kesenian atau pentas budaya Indonesia di
negara – negara anggota Asean

Sejarah ASEAN Page 14


Struktur organisasi ASEAN

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN adalah pertemuan tingkat tinggi para kepala
negara/pemerintahan negara anggota.
Dewan Koordinasi ASEAN (ASEAN Coordinating Council) adalah pertemuan para
menteri luar negeri negara anggota ASEAN yang bertindak sebagai
koordinator Dewan Masyarakat ASEAN.
Dewan Masyarakat ASEAN (ASEAN Community Council) adalah pertemuan para
Menteri yang membidangi tiga pilar Masyarakat ASEAN, yaitu Pilar Politik-Keamanan,
Pilar Ekonomi, dan Pilar Sosial-Budaya.
Pertemuan Badan-Badan Sektoral Tingkat Menteri (ASEAN Sectoral Ministerial
Bodies) adalah pertemuan para menteri yang membidangi setiap sektor kerja sama
ASEAN.
Pertemuan tingkat Pejabat Tinggi ASEAN (ASEAN Senior Officials’ Meeting) adalah
pertemuan para pejabat tinggi di bawah tingkat menteri negara anggota ASEAN yang
membidangi setiap sektor kerja sama ASEAN.
Sekretariat ASEAN adalah organ ASEAN yang berfungsi meningkatkan koordinasi
antar badan ASEAN dan implementasi berbagai kegiatan dan proyek dalam kerangka
kerja sama ASEAN. Sekretariat ASEAN dipimpin oleh Sekretaris Jenderal.
Komite Wakil Tetap ASEAN adalah forum para Duta Besar/Wakil Tetap negara
anggota ASEAN yang diakreditasikan ke ASEAN dan berkedudukan di Jakarta,
Indonesia.

Sejarah ASEAN Page 15


Sekretariat Nasional adalah pumpunan kegiatan (focal point) tingkat nasional setiap
negara ASEAN yang memiliki tugas menyimpan informasi mengenai urusan ASEAN,
mengoordinasikan pelaksanaan keputusan ASEAN, serta memajukan identitas dan
kesadaran ASEAN.
Komisi Antarpemerintah untuk HAM ASEAN (ASEAN Intergovernmental Commission
on Human Rights/AICHR) adalah Badan HAM ASEAN yang bertugas memajukan dan
melindungi HAM seluruh masyarakat di ASEAN.

Sejarah ASEAN Page 16