You are on page 1of 3

Ketika Bisnis Berbuah Manis

Meatry kurniasari, mungkin nama ini belum familiar. Tetapi, kalau dengar akun instagram
dengan nama @hijabic_id pasti sebagian dari kalian sudah tahu dong.. ya benar akun olshop
yang menawarkan hijab-hijab cantik nan kekinian buat kalian ukhti-ukhti zaman now.

Meatry Kurniasari yang biasa dipanggil Meme ini, salah satu mahasiswa yang menggeluti
usaha online shopping atau biasa disingkat olshop ini adalah mahasiswa departemen
Administrasi Bisnis angkatan 2014 memulai usahanya olshop hijab sejak semester awal
masuk kuliah. Meme memulai mengembangkan jiwa bisnisnya dengan iseng-iseng mencoba
menjual makanan dan buku kepada teman-teman di kampusnya.

Meme memulai karir bisnisnya dengan menjadi reseller baju-baju dari penjual di Pasar Johar
Semarang. Namun, berbeda dari reseller lainnya Meme menerapkan strategi pemasaran
menggunakan real pict. “Nah, kadang kan ekspektasi mereka sama foto tuh beda banget kan.
Yaudah aku pengen gimana caranya real pict, nah aku ada stok aku foto cuma pake hp aku
upload. Eh ternyata banyak yang suka” ujarnya. Ternyata dengan strategi ini Kak Meme
mampu menarik perhatian lebih dari para pembelinya.

Setelah berjalan 4 sampai 5 bulan menjadi reseller, kemudian Kak Meme mulai meritis
membuka bisnis onlineshop sendiri dengan modal yang telah diperoleh dari bisnis reseller
sebelumnya. “Terus aku mikir bisnis apa yang modalnya gak terlalu banyak, nah dari situ
tercetuslah bisnis hijab aja deh, tinggal potong kain jahit udah” jelasnya. Pada tanggal 14
September 2015, karena ingin mengedepankan branding dan kepercayaan pelanggan
daripada berlomba-lomba memberikan harga yang murah tapi kualitas biasa saja, akhirnya
lahirlah produk hijab versi Meme dengan nama hijabic.

Dalam proses pemasaran cenderung bertahap dari mulai menjual 1-2pcs saja hingga puluhan
pcs bahkan ratusan. Hingga saat ini Kak Meme memiliki 3 orang rekan kerja yang
membantunya dalam menyukseskan bisnis ini.

Pada tahun 2016, Kak Meme ingin mengembangkan bisnisnya. Kemudian terblesitlah ide
untuk mengikuti PMW (Program Mahasiswa Wirausaha) “tapi kalo hijab kita kasih produk
biasa kan pasti gak diterima” pikirnya. Karena Kak Meme berasal dari Sragen yang dekat
dengan sentral batik, akhirnya terpikirlah untuk membuat hijab yang gak biasa dengan
memadukan motif batik pada produk hijab dan diberi judul Javabic ‘(Javanic Hijabic) aka
hijab batik’. Tak disangka PMW nya lolos dan mendapat pendanaan yang lumayan untuk
modal bisnis selanjutnya.

Dengan berbisnis akan melatih kemandirian, kepemimpinan dan perkembangan dalam


berfikir untuk menentukan rencana kedepan. Selain itu, kita memperoleh penghasilan sendiri
hingga memperoleh omset nya 3-5juta perminggu sehingga tidak lagi bergantung pada
orangtua.

Setelah tiga tahun menjadi entrepreneur, tentu menempuh perjalanan hingga saat ini tidaklah
mudah. Pasang surut menemani semangatnya dalam berbisnis. “tapi sering up down gitu loh,
6 bulanan lebih itu sempet gak jualan karena habis semesteran harus pulkam” ungkapnya.
Selain itu, kak meme juga pernah mengalami beberapa pengalaman pahit karena dulu
awalnya single fighter yang semuanya dia yang harus menghandle, kendala cuaca, di PHP
saat COD, dibohongi transfer dll.

Rencana selanjutnya

Untuk kedepannya, sebagai mahasiswa semester akhir Kak Meme ingin lulus terlebih dahulu
setelah itu dia ingin menekuni bisnisnya dengan mempunyai tempat workshop sendiri setelah
berkembang dia akan buka offline store, selain itu dia ingin selalu mengembangkan inovasi-
inovasi baru, dan berusaha membranding hijabic lebih luas lagi.

Tips and triks

1. Marketing

Untuk pemasarannya kak meme lebih menekankan pada online marketing ke seluruh
indonesia, tidak hanya melalui instagram tapi juga lewat OA line, facebook, paid promote,
endorse dll. Selain itu, kak meme juga sering menghadiri beberapa marketplace, bazar, dan
juga menerima sponsor.

2. Manajemen waktu

Kak Meme menjelaskan bahwa kita harus membagi waktu 24 jam dalam sehari dengan rata
antara kegiatan kuliah, bisnis dan berorganisasi. “misal kuliah dari pagi sampe jam 11, trus
organisasinya sore, yaudah waktu jeda 2-3 jam manfaatkan untuk membuka bisnis online
kita” tambahnya.

3. Niat, usaha dan doa


Dalam berbisnis, tentu kita akan mengalami suka dan duka. “Dalam usaha kita harus
sungguh-sungguh dijalani dulu aja niat, fokus, dan konsisten. Trus kalau punya niat ide ini
harus cepet-cepet dieksekusi” tuturnya. Untuk membangun konsistensi sendiri kak meme
biasanya mengikuti seminar wirausaha, ikut kompetisi wirausaha dan berkumpul bersama
orang-orang yang gemar berbisnis juga dengan bergabung dalam komunitasnya. Selain itu,
kak meme juga suka menuliskan cita-cita dan harapannya dalam kertas. “karena aku yakin
tulisan itu adalah sebuah doa” tambahnya.