You are on page 1of 3

Motor Listrik

Motor listrik merupakan alat yang mengkonversikan listrik menjadi energi mekanik.
Output dari alat ini berupa kopel atau putaran. Dibandingkan dengan motor yang bersumber
pada energi lain, motor listrik merupakan motor yang mempunyai efisiensi yang paling tinggi.

Gambar 2.6 Motor Listrik

 Motor Arus Searah


Lebih dari 50% listrik yang diproduksi digunakan untuk memberi daya motor. Motor yang
digunakan untuk memutar roda-roda industri.

Gambar 2.7 Prinsip Motor

Bahwa motor listrik menggunakan energi listrik dan energi magnet untuk menghasilkan
energi mekanis. Operasi motor tergantung pada interaksi dua magnet. Secara sederhana
dikatakan bahwa motor listrik bekerja dengan prinsip bahwa dua medan magnet dapat dibuat
berinteraksi untuk menghasilkan gerakan. Tujuan motor adalah untuk menghasilkan gaya yang
menggerakkan (torsi).

Motor arus searah jarang digunakan pada aplikasi industri umum karena semua sistem
utiliti listrik diperlengkapi dengan perkakas arus bolak-balik. Meskipun demikian, untuk aplikasi
khusus, adalah menguntungkan jika mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah dengan
menggunakan motor dc. Motor arus searah digunakan dimana kontrol torsi dan kecepatan
dengan rentang yang lebar diperlukan untuk memenuhi kebutuhan aplikasi. Meskipun demikian,
susunan sikat komutator menimbulkan masalah pada pemeliharaan sikat dan bunga api listrik.

Gambar 2.8 Operasi motor dc magnet permanen

 Motor Arus Bolak-Balik


Lebih dari 90% motor bekerja dengan arus bolak - balik. Baik motor ac maupun dc
mempunyai karakteristiknya yang mengatur penggunaanya.
Karakteristik mnotor ac
 Harga lebih murah.
 Pemeliharaannya lebih mudah.
 Ada berbagai bentuk displai untuk berbagai Lingkungan pengoperasian.
 Kemampuan untuk bertahan pada Lingkungan pengoperasian yang keras.
 Secara fisik lebih kecil dibandingkan dengan motor dc dari HP yang sama.
 Biaya perbaikan lebih murah.
 Kemampuan untuk berputar pada kecepatan di atas ukuran kecepatan kerjayang tertera
di nameplate.
Karakteristik motor dc
 Torsi tinggi pada kecepatan rendah.
 Pengaturan kecepatan bagus pada seluruh rentang (tidak ada low-end cogging).
 Kemampuan mengatasi beban-lebih banyak.
 lebih mahal dibandingkan motor ac.
 Secara fisik lebih besar dibandingkan dengan motor ac untuk HP yang sama.
 Pemeliharaan dan perbaikan yang diperlukan lebih rutin.
Keistimewaan umum dari semua motor ac adalah medan-magnet putar yang diatur dengan
lilitan stator. Konsep ini dapat diilustrasikan pada motor tiga fase dengan mempertimbangkan
tiga kumparan yang diletakkan bergeser 120° listrik satu sama lain. Masing-masing kumparan
dihubungkan dengan satu fasa sumber daya tiga fase. Apabila arus tiga fasa melalui lilitan
tersebut, terjadi pengaruh medan-magnet putar tergantung pada jumlah kutub stator dan
frekuensi sumber daya. Kecepatan itu disebut kecepatan sinkron, yang ditentukan dengan rumus:
120
𝑆=
p

Dimana: S = Kecepatan sinkron dalam rpm

f = frekuensi sumber daya dalam Hz

p = Jumlah lilitan kutub pada tiap lilitan satu pase