You are on page 1of 20

laeAI jApAiAe plpfAi aAk mbjbCAeAkkvA

Aodvl abjAoTlTl
aosen gurusan posiologi cisip rkp
ptaf meneliti musat menelitian hependudukan rkp

ABpToAh

gumlah orang dengan efsLAfap ElaeAF semakin meningkatK efsLAfap


tidak hanya menyerang kelompok yang berisiko tinggi saja tetapi juga perempuan
dan bayiJbayiK aalam kehidupan sehariJhari laeA menghadapi banyak masalah
sosial seperti W stigmatisasiI didiskriminasiI dan dikucilkan oleh keluarga sendiriI
temanI tetanggaI lingkungan kerjaI masyarakat luas bahkan para jurnalisK eal ini
disebabkan kesalahpahaman serta kurangnya pengetahuan dan informasi
masyarakat tentang efsLAfapK
rntuk mengatasi masalah sosial tersebutI kita perlu mengubah persepsi
masyarakat terhadap laeAI komitmen politis pemerintah bagi kepentingan
laeAI meningkatkan keterlibatan dan peran laeA dalam pencegahan dan
penanggulangan efsLAfapI memberi dukungan dan pelayanan laeA pada saat
testI menyediakan obatJobatanI perlakuan yang etis dan tidak diskriminatifI
pengobatan penyakit oportunistikI terapi non medisI membentuk kelompok
dukungan sebaya serta jurnalistik yang humanis dan memperhatikan hakJhak asasi
laeAK

hataJkata kunci W laeAI stigmaI diskriminasiI hak asasi manusiaK

mengantar
Afap adalah sindrom menurunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh
efsK mada tahun NVUOI penyakit Afap yang masih belum punya nama lebih
banyak ditemukan pada kaum gayK hasus pertama ditemukan di pan crancisco
pada seorang gay tahun NVUNK jakanya banyak orang yang menyebutkan dengan
istilah gay compromise syndromeK Ada juga yang menyebutnya dengan gayJ
related immune deficiency (dofa) maupun acquired immuno deficiency disease
atau AfaK aan ada juga yang menyebutnya kanker kaum gayK
aalam tahun NVUO muncul kasusJkasus Afap yang juga menyerang orangJ
orang non homoseksualK AkhirnyaI namaJnama penyakit yang masih berhubungan
dengan kaum homoseksual ini diganti dalam sebuah pertemuan di tashingtonI

N
AmerikaI pada bulan guliK mada bulan Agustus NVUOI nama Afap dipakai dalam
koran dan jurnalJjurnal ilmu kesehatanK kama Afap yang merupakan singkatan
dari Acquired fmmune aeficiency pyndrome didefinisikan secara resmi oleh qhe
Centers for aisease Control and mrevention pada bulan peptember NVUOK
EeutapeaI NVVRF
merkembangan efsLAfap memang tidak bisa diabaikanK rkAfapI Badan
mBB untuk hesehatan aunia hhusus AfapI memperkirakan perkembangan dan
pertumbuhan penyakit tersebut sudah pada tingkat yang sangat
memprihatinkan Kqahun OMMS tercatat PVIR juta orang hidup dalam kungkungan
efsK gumlah ini meningkat lebih dari OIV juta dibandingkan dengan tahun OMM4K
aari jumlah ituI korban yang terinfeksi menjadi 4IP juta orang atau meningkat
sekitar 4MMKMMM orang dibandingkan dengan tahun OMM4K
Berdasarkan data dari pubdit Afap dan fjp aitjen mm dan miI
aepartemen hesehatan oepublik fndonesia jumlah kasus baru efsLAfap
berdasarkan tahun pelaporan dapat dilihat pada tabel NI berikut ini W
Tabel N
gumlah hasus Baru efsLAfap Berdasarkan Tahun melaporan
Tahun efs Afap Total AfapLfar
NVUT 4 R V M
NVUU 4 O S M
NVUV 4 R V M
NVVM 4 R V M
NVVN S NR ON M
NVVO NU NP PN M
NVVP VS O4 NOM N
NVV4 TN OM VN M
NVVR SV OP VO N
NVVS NMR OO N4T N
NVVT UP 4O NOT M
NVVU NOS 44 NUS M
NVVV NTU SM OTO NM
OMMM 4MP V4 SRU SR
OMMN TPO ORR VRN SO
OMMO S4U ONV VVP VT
OMMP NSU P4R 4U4 NOO
OMM4 S4V PNS NU44 UOO
OMMR UTR NNVR PRNP N4OM
OMMS VUS OSPU PURV NRNT
pumber W pubdit Afap C fjpI aitjen mm C miI aepkes of

O
Berdasarkan tabel N diatas dapat dijelaskan bahwa jumlah kasus baru
efsLAfap dari tahun ke tahun selalu meningkatK
pedangkan jumlah kumulatif kasus Afap berdasarkan provinsi hingga
aesember OMMS adalah sebagai berikut W

Tabel O
gumlah humulatif hasus Afap Berdasarkan mrovinsi

koK mrovinsi Afap AfapLfar tafat


NK ahf gakarta ORSR NUPV 4OM
OK mapua V4T 4 OON
PK gawa Barat V4M TRT NPU
4K gawa qimur USP 4TR ORU
RK halimantan Barat RRP NMS NMS
SK Bali PVV NO4 T4
TK gawa qengah OVM US NPU
UK pumatera rtara O4O NNM 4U
VK hepulauan oiau OMP ON VN
NMKpulawesi pelatan N4P VN SO
NNK jaluku NNV RM RP
NOK iampung NMO UP PO
NPK pulawesi rtara NMN O4 PT
N4K oiau VT NR 4M
NRK pumatera pelatan VN RO OO
NSK vogyakarta UV RR NN
NTK gambi UP 4V OV
NUK pumatera Barat S4 RP PO
NVK kusa qenggara Barat SO PM NS
OMKfrian gaya Barat RU R M
ONK BangkaJBelitung RM NR P
OOK Banten 4O PU NN
OPK kusa qenggara qimur OV 4 4
O4K Bengkulu OP NR S
ORK halimantan qimur NO T R
OSK halimantan pelatan NM 4 U
OTK kangroe Aceh aarussalam S N O
OUK jaluku rtara P N N
OVK dorontalo P O N
PMK pulawesi qenggara O M M
PNK pulawesi qengah O N N
POK halimantan qengah N N N
PPK pulawesi Barat M M M
Total UNV4 4NNU NUTN
pumber W pubdit Afap C fjpI aitjen mm C miI aepkes of

P
qabel O diatas menunjukkan bahwa hingga aesember OMMS tercatat ROPM
kasus efs dan UNV4 kasus Afap di fndonesiaK
pementara itu berdasarkan jumlah kumulatif kasus Afap menurut jenis
kelamin dan golongan umur hingga aesember OMMS dapat dilihat pada tabel P dan
tabel 4 berikut ini W

Tabel P
gumlah humulatif hasus Afap jenurut genis helamin

genis helamin Afap AfapLfar


iakiJlaki SSM4 PUMT
merempuan NROV OT4
qak aiketahui SN PT
Total UNV4 4NNU
pumber W pubdit Afap C fjpI aitjen mm C miI aepkes of
Tabel 4
gumlah humulatif hasus Afap jenurut dolongan rmur

dolongan rmur Afap AfapLfar


YN PT M
1–4 TM M
5 – 14 OO N
15 – 19 OOO VT
20 – 29 44UT OUUR
30 – 39 OOOS UUS
40 – 49 S4T NP4
50 – 59 NTS NS
> SM PU S
qak aiketahui OSV VP
pumber W pubdit Afap C fjpI aitjen mm C miI aepkes of

aari tabel P dan tabel 4 diatas menunjukkan bahwa infeksi efs sebagian
besar (lebih dari 80 persen) diderita oleh kelompok usia reproduktif (15 – 49),
terutama lakiJlakiI tetapi proporsi penderita wanita cenderung meningkatK

4
Tabel R
gumlah humulatif hasus Afap jenurut caktor oisiko

caktor oisiko Afap


karkoba puntik EfarF 4NOO
eeteroseksual PPMO
eomoJBiseksual P44
qransfusi aarah U
qransmisi merinatal NOP
qak aiketahui OVR
pumber W pubdit Afap C fjpI aitjen mm C miI aepkes of

Berdasarkan tabel R diatasI lrang dengan efsLAfap ElaeAF di


fndonesia kebanyakan tertular virus tersebut lewat jarum suntikK hetika memakai
narkobaI mereka menggunakan jarum suntik yang sama secara bergantianK palah
satu saja diantara mereka mengidap virus efsI maka yang lainnya punya risiko
tertular virus tersebutK fnilah yang menyebabkan pecandu narkoba punya risiko
paling tinggi tertular efsLAfapK jereka yang melakukan hubungan seks dengan
bergantiJganti pasanganpun punya risiko yang tinggi tertular efs karena virus
efs bisa menular lewat cairan sperma dan cairan vaginaK
fnfeksi pada bayi dan anakI VM persen terjadi dari ibu yang mengidap efsK
Sekitar 25 – 35 persen bayi yang dilahirkan oleh ibu pengidap HIV akan menjadi
pengidap efs melalui infeksi yang terjadi selama dalam kandunganI selama
proses persalinanI dan melalui pemberian ApfK
heberadaan laeA dalam kehidupan sehariJhari banyak mempunyai
masalah sosial baik dengan dirinya sendiriI keluargaI temanI tetanggaI lingkungan
sekitarI jurnalis dan masyarakat luasK qulisan ini akan mengkaji permasalahan
sosial yang dihadapi laeA dan berusaha memberikan solusi pemecahannyaK

efs L Afap dan ptigma posial


mersoalan efs L Afap di fndonesia kini sudah sampai pada tahap yang
mencengangkanK jaksudnyaI alihJalih menurunI jumlah kasusnya malah
meningkat tajamK eal tersebut didukung pula dengan meningkatnya jumlah
orang dengan efsLAfapI yang terinfeksi efs E laeA F yang tidak lagi hanya

R
pada kelompok yang semula dianggap sebagai kelompok rentan dan orangJorang
yang hidup dengan efsLAfap ElefaA F yang artinya bukan hanya orang efs
positifI tetapi juga keluargaI pasanganI sahabatI atau pendampingnya Ebisa efs
positif atau efs negatifFK
Bila pada awalnya kelompok yang berisiko tinggi efs ialah mereka
dengan perilaku seksual tertentuI yaitu kelompok homoseksual ; kelompok
heteroseksual yang bergantiJganti pasangan ; pekerja seksual ; dan mereka yang
menggunakan jarum suntik tidak sterilI antara lain para pengguna narkoba suntikI
kini efsLAfap juga menginfeksi perempuanI istri atau ibu rumah tangga yang
setia pada suami atau pasangannyaK gadi paparannya pun tidak lagi hanya pada
kelompok yang selama ini telah terstigma, atau yang dianggap “pantas diberi cap
buruk”, tapi juga telah merambah luas ke kelompok paling rentan, yaitu
perempuan dan bayiJbayiK EArifinI OMMRF
cenomena orangJorang dengan efs positif masih dianggap sebagai
sesuatu yang asing tapi menarik bagi kebanyakan masyarakatK hita sering dengar
bahwa orang dengan efsLAfap menghadapi banyak masalah sosial K
aiperlakukan berbeda oleh orang lainK dalam pergaulan dikucilkan oleh temanJ
temannyaI bahkan oleh keluarga sendiriK hetakutan akan perlakuan yang
dibedakan inipun membuat orang efsH susah menjembatani diri dengan orang
lainK qakut untuk membagi pengalamannyaI bahkan untuk menyatakan bahwa
dirinya sakit dan perlu pertolonganI kepada orang lainK fa senantiasa khawatir
akan reaksi dan penerimaan orang lain atas dirinyaK pebaliknyaI orang lain pun
menjaga jarakK iebih dari ituI mereka membuat pagarK lrang efsH
menyebabkan keresahanK Baik dalam kelompok kecilI maupun dalam skala yang
amat besarK
eidup dengan efsLAfap memang pada kenyataannya sulit dan
menyedihkanK jenerima kenyataan bahwa kita mengidap suatu virus yang tak
bisa disembuhkan bukan hal bisa dianggap biasaJbiasa sajaI terutama secara
psikologisK pelain ituI laeA seringkali harus menutupJnutupi status efs jika
mau amanK Ada resiko diskriminasi di lingkungan di tempat kerjaI dalam
mendapatkan pelayananI bahkan di rumah dan di tempat perawatan kesehatanK

S
Belum lagi pandangan masyarakat yang merendahkan dan penuh ketakutan yang
masih kuat di sekeliling laeAK pelain ituI ingin menjaga kesehatan fisikpun
sulitK lbatJobatan tidak tersedia ataupun tidak terjangkau harganyaI fasilitas tes
kesehatan dan perawatan minim dan terbatasI kesediaan dan kemampuan para
tenaga kesehatan dan perawatan juga minim dan terbatasI dan jaminan
kerahasiaan yang meragukan adalah beberapa contohnyaK
ptigma adalah persoalan khas yang masih terus terjadi pada laeAI
terutama stigma sebagai pendosaI tidak bermoralK madahal proses pemaparan efs
tidak hanya berlatar belakang pada persoalan tersebutK jasalah orang dengan efs
L Afap tidak sebatas pada proses bagaimana laeA terinfeksiK jasalah laeA
ini juga semakin kompleks ketika ia harus menjalani kehidupannya sehariJhariK
Berbagai persoalan terus membuntutiI seperti stigmaK gadi beban laeA ini tidak
hanya terkait masalah medisI tetapi juga masalah kultur sosial bagaimana
masyarakat menempatkan posisi laeAI termasuk stigmatisasi yang terjadi pada
masyarakatK hesalahpahaman atau kurang lengkapnya pengetahuan
masyarakat tentang efs L Afap seringkali berdampak pada stigmatisasi
Esangka burukF terhadap laeAK EajoerbanI NVVVF
pelain itu jurnalis dari media baik media cetak maupun elektronik dalam
peliputan mengenai laeA dan halJhal yang terkaitan dengan efs L Afap
adakalanya tidak empati dan jauh dari nilaiJnilai humanisme antara lain W
NKaiskriminasi
jemperlakukan orang secara berbedaJbeda dan tanpa alasan yang tidak
relevanI misalnya diskriminasi terhadap rasI genderI agama dan politikK
aalam kasus pemberitaan efs L AfapI media sering melakukan
pembedaan atas seseorang menurut kehendaknya sendiriK jisalnya orang
jahat ElaeAF versus orang baikJbaikK lrang bermoral versus orang tidak
bermoralI perempuan pekerja seks versus orang baikK
OKhekerasan
mada kasus pemberitaan terhadap seorang pekerja seks misalnyaI media
melakukan kekerasan karena telah mengekspose seorang pekerja seks

T
tanpa meminta ijinK Akibatnya ia dikucilkan hidupnya setelah pemberitaan
tersebutK
PK ptigmatisasi
mroses pelabelan EstereotipF yang dilakukan pada orang lain ini sering
dilakukan oleh media ketika memberitakan tentang pekerja seks dan efs L
AfapK jisalnya pekerja seks adalah orang tidak baik sebagai penyebar
efs L AfapI untuk itu mereka harus dijauhiK
4K pensasional
aalam pemberitaan efs L AfapI seringkali judul berita menampilkan
sesuatu yang sangat bombastisI tidak sesuai dengan realitas sebenarnyaK
RK bksploitasi
hetika industri media menggunakan judul untuk kepentingan publisitasI
proses yang dilakukan media selanjutnya adalah melakukan eksploitasi
pada yang ia jualK
EguliantoI NVVS ; piahaanI NVVT ; ptanleyI OMMOF
pituasi seperti ini tidak akan memberikan jalan apapun untuk
mencegah penyebaran virus tersebutI sebaliknyaI justru hanya
memperburuk dan memperparah keadaan karena persoalan efs tidak
sesederhana ituK

eAj dan laeA


Banyak negara telah menandatangani kerangka kerja hak asasi manusia
yang mengharuskan mereka untuk menghormati dan melindungi hak asasi semua
warga tanpa mempertimbangkan status efs L AfapK jeskipun demikian
perlakuanJperlakuan diskriminatif yang mempermalukanI merendahkanI
menyalahkanI dan labelJlabel tidak menguntungkan lainnya masih terus diterima
oleh orangI baik perempuanI lakiJlaki dan anakJanak yang hidup dengan efs L
Afap Elrang aengan efs L Afap atau laeAF sehingga membatasi kebebasan
mereka dalam memutuskan pilihan keduanyaK EpiahaanI NVVTF
aeklarasi rniversal eak Asasi janusia EareAjF adalah kerangka
legal yang melindungi individuJindividu atau kelompokJkelompok dari tindakanJ

U
tindakan Eatau kurangnya tindakan tertentuF yang mempengaruhi kemerdekaan
dan martabat kemanusiaannyaK
mrinsipJprinsip eAj W
NK qidak dapat dipisahJpisahkan dan saling tergantung antar satu hak dengan
hak yang lainnyaK hita tidak dapat hanya menerima satu atau beberapa bagian
dari hak tersebut sajaI kita harus mengakui dan memenuhi hakJhak yang
lainnyaK
OK eAj universal berlaku bagi semua manusiaI tanpa diskriminasiI
mengesampingkan genderI status efsI rasI agamaI seksualitasI umurI
kemampuanI dan kelas
PK mertanggungjawabanI negara dan masyarakat semuanya bertanggung jawab
untuk menghormati eAjK hita memiliki tanggung jawab dalam
menghormati eAj sesama masyarakat sementara negara memiliki
kewajiban untuk memastikan bahwa semua hak warga negaranya telah
terpenuhiK
4K martisipasiI untuk memenuhi hakI kita perlu untuk mengetahui tanggung
jawab dan peran yang harus kita mainkan untuk memenuhinyaK
RK aiakui secara internasional dan dilindungi secara hukumI terdapat badanJ
badan dunia dan nasional yang memang bertugas untuk mengawasi apakah
telah terjadi pelanggaran eAj dalam sebuah negara atau konteksJkonteks
tertentuK
SK jelampaui kedaulatan negaraI tak ada satu negara pun yang boleh menolak
untuk bekerja sama dalam penguatan warga negara memenuhi eAjJnyaK
kegara yang melakukannya berisiko untuk menghadapi sanksi internasionalK
pementara itu eak Azasi janusia aalam honteks efs adalah W
NKpebelum mengetahui terinfeksi atau tidak
a fnformasi dan keterampilan untuk melindungi diri dari penularan
b honseling sebelum menjalani tes efs
c jemberikan persetujuan atau tidak sebelum menjalani tes efs
d qes dan hasilnya dirahasiakan

V
OKeidup dengan efs L Afap
a eak untuk tidak dibedakanI serta persamaan di hadapan hukumK
eukum eAj internasional menjamin perlindungan yang sama di
hadapan hukum dari diskriminasi atas dasar apapunI seperti rasI
warna kulitI bahasaI agamaI politik atau pendapatI asalJusulI dan
status yang lainnya termasuk status efsK
b eak untuk hidup
c eak untuk mendapatkan standar kesehatan fisik dan mental
tertinggi yang bisa dicapai
d eak atas privasi
e eak untuk bekerja
f eak untuk bergerak atau berpindah tempat
g eak untuk menikah dan membangun keluarga
h eak untuk mengakses pendidikan
i eak untuk berkumpul
j eak untuk mengikuti program asuransi
PK paat dan setelah meninggal
a eak untuk jenazahnya diperlakukan dengan bermartabat
b eak untuk mendapatkan pelayanan dan penguburan yang layak
c eak untuk tidak dibocorkan identitasnya
d eak bagi keluarganya untuk tidak diganggu
e eak untuk mendapatkan santunan dan pensiun yang menjadi
haknya
EjurniI OMMSF

mbjBAeApAk
Berdasarkan uraian diatas mengenai masalah sosial yang dihadapi oleh laeA
maka solusi dan pemecahannya adalah sebagai berikut W
AK jengubah mersepsi jasyarakat
peseorang yang terinfeksi efs L Afap bukan berarti hak hidupnya
secara layak dicabut Kpecara asasiI mereka seperti halnya masyarakat pada

NM
umumnya yang masih mempunyai hak dan kewajibanK qidak ada klausul
apapun yang menyatakan bahwa sebuah virus dapat mencabut hak seseorangK
aalam konteks itu makaI sikapJsikap diskriminatif dan mendiskreditkan
kedudukan mereka dalam masyarakat yang mengarah padapengucilan hak
asasi manusia dapat dianggap sebagai bentuk pelanggaran hak asasi
manusia KEguliantoI NVVS ; piyaranamualI NVVT F
Begitu halnya persoalan yang terjadi dengan laeAK Berangkat dari
sejumlah kasus yang dialami oleh laeA diatasI sangat jelas menunjukkan
masalah sosial yang ditimbulkanI lebih banyak dari pada masalah medisnyaK
mersoalan sosial inilah yang justru menjadi persoalan utama bagi laeA
karena persoalan sosial ini menyangkut interaksinya dengan lingkungan
sosial dimana mereka harus menjalani kehidupan mereka seperti sewajarnyaK
aalam kepentingan ini memang harus ada perubahan persepsi
masyarakat terhadap laeA Kmerubahan persepsi ini menjadi kunci utama
dalam mendukung kebutuhanJkebutuhan laeA lainnya seperti perlindungan
hukumI peningkatan keterampilanI penanganan masalah kesehatan
reproduksiI meningkatkan ekonomi laeA dan sebagainyaK
jasyarakat dapat membantu menghilangkan stigma Ecap burukF dan
diskriminasiK jasyarakat dapat menggerakkan diri untuk
memperlihatkan dukungannya I seperti dengan jalam oenungan AfapI
yang membantu upaya advokasi dan peningkatan kepedulian terhadap orang
dengan efsK jasyarakat dapat melaksanakan program perawatan tanpa
menunggu bantuan dari luarI sehingga mengurangi beban keluarga yang
hidup dengan AfapK homunitas dapat memobilisasi sumber daya merekaI
sehingga lebih banyak kegiatan yang dapat dilaksanakan tanpa harus
bergantung pada hibah dari donorK

BK mihak memerintahK
laeA membutuhkan komitmen politis pemerintah dari tingkat
nasional hingga tingkat lokalK hebijakan pemerintah dan strategi politik
seyogyanya memperhatikan apa yang dirasakan laeAI apa yang dibutuhkan

NN
laeAI apa yang tidak dibutuhkan laeAI suasana yang seperti apa yang
dibutuhkan laeAI untuk bisa hidup sehat secara fisik dan secara psikologisI
dan sejenisnyaK lleh karena segala kebijakanI pelayananI programI dan
strategi yang efektif adalah yang clientJcenteredI dalam konteks ini
menempatkan laeA sebagai pusatK EjboiI OMMT F

CK jeningkatkan heterlibatan dan meran laeA dalam


penanggulangan efsLAfap
rpaya pencegahan penularan efs tidak dapat perawatan yang baikK
talaupun memakan waktu cukup lamaI mata masyarakat mulai terbuka
mengenai hal iniK hini disadari bahwa laeA orang dengan efs L Afap
sesungguhnya mempunyai peran yang sangat penting dalam upaya
pencegahan penularanK
aukungan dan perawatan sangat erat kaitannya dengan pencegahanK
jelihat pengalaman di beberapa tempat L negaraI meningkatkan dukungan
dan perawatan terbukti sangat menunjang keberhasilan upaya pencegahan
merekaK aengan memberikan perhatian yang cukup pada dukungan dan
perawatanI ketakutan yang berlebihan dapat dikikisI dalam masyarakatnya
Ebaik yang terinfeksi maupun tidakF rasa aman dan nyaman timbulI dan
dengan demikian efs L Afap mulai mendapat perhatian serius sebagaimana
mestinya dari semua orangK jenghubungkan pencegahan dengan dukungan
dan perawatan adalah salah satu hal yang paling masuk akal yang pernah
tercetus dalam upaya penanggulangan efs L AfapK
laeA menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan efs L
Afap karena mereka adalah orangJorang yang hidupnya tersentuh dan
terpengaruh secara langsung oleh virus iniK jereka adalah sumber pengertian
yang paling tepat dan paling dalam mengenai efs L AfapK mengertian ini
penting dimiliki oleh setiap orangI terutama oleh mereka yang pekerjaannya
berhubungan dengan efs L AfapK EjurniI OMMSF

NO
aK aukungan dan melayanan untuk lrang efsH
lrang yang terinfeksi efsH L orang dengan efs L Afap L laeAF
juga berhak atas kehidupan yang sehatK qidak seorangpun yang
mengharapkan untuk menjadi sakit atau terinfeksi sesuatu yang belum ada
obatnyaK gika ada orang yang terkena juga penyakit iniI maka ini adalah bukti
bahwa upaya pencegahan yang dilaksanakan belum mencapai semua orang
atau belum tepat caranyaK lleh karena ituI upaya pencegahan efsH tidak bisa
berhenti pada pencegahan sajaK qetapi harus bahu membahu dengan upaya
memberikan dukungan dan layanan bagi yang sudah terinfeksiK Bahkan sudah
juga harus dipikirkan apa yang akan dilakukan jika dukungan dan layanan ini
tidak diberikan dengan semestinyaI misalnya dengan melanggar kode etikI
secara diskriminatifI atau jika tidak diberikan sama sekaliK
Apalagi jika kita lihat jauhI salah satu konsekuensi dari kampanye
pencegahan efs L Afap yang gencar mungkin banyak orang akan merasa
perlu untuk mentes dirinya secara sukarelaK Belum lagi mereka yang
diketahui statusnya karena sudah ada gejala klinis yang khas AfapI atau
surveillance yang identitasnya bocor sampai ke orang yang bersangkutanK
gadi jelas perlu ada programJprogram dukungan dan pelayanan bagi orangJ
orang yang sudah di tesI baik yang hasilnya positif ataupun negatifK EjurniI
OMMSF
NK aukungan mertama julai dari paat jenjalani Tes
aukungan dan melayanan untuk orang efsH Eorang dengan efs L
Afap atau laeAF sebenarnya sudah dimulai sejak orang tersebut
mengetahui status efsnyaK Bentuknya sudah dijelaskan dalam prinsipJ
prinsip tes efs yang tercantum dalam ptrategi kasional menanggulangan
AfapK aisana disebutkan mengenai informed consent Edengan
pengetahuan dan kesadaranF orang yang bersangkutanI konseling yang
harus diberikan sebelum dan sesudah tesI serta kerahasiaan yang harus
dijunjung tinggiK pemua itu sangat berpengaruh pada kesehatan fisik dan
mental orang itu selanjutnyaK

NP
hetiga prinsip ini sayangnya masih sering dilanggar di
lapangan Kjasih ada orang yang di tes tanpa sepengetahuan dan seijinnyaK
Apakah rasanya diberitahu bahwa kita terkena efs Ebahkan sering disebut
“kena AIDS” secara tidak tepat)? Juga penyediaan konseling pre dan pasca
tidak secara disiplin dijalankanK honseling pre tes mempersiapkan orang
yang akan menjalani tesK pedangkan konseling pasca tes adalah sangat
vitalI karena itu adalah informasi dan pemahaman pertama yang dibawa
pulang oleh seseorang setelah ia mendapatkan diagnosanyaK mulang
membawa hasil diagnosa sebuah penyakit berat tanpa pemahaman yang
cukup bisa berakibat burukI mulai dari depresi sampai yang fatal seperti
berusaha bunuh diriK Begitu pula dengan bocornya rahasiaI yang
dampaknya bisa mengganggu hubungan sosial sampai terjadinya
diskriminasi yang tidak perlu terjadiK
aampak dari pelanggaran semua ini sifatnya bisa umum atau
malah sangat pribadiI termasuk pengaruh ke kesehatan fisikI kesehatan
mentalI keuangan Emisalnya menghabiskan seluruh dana untuk pengobatan
antiretroviral tanpa informasi yang cukupFI hubungan keluargaI hubungan
seksualI perkawinanI anakI keamananI kelangsungan hidup Etidak mengerti
jasa qanpa dejala dan produktifitasnya sendiriFI sampai masalah pada
saat kematian Epemusnahan pakaianI spreiI penggunaan plastik berlebihanI
dll FK qermasuk disini adalah dampaknya bagi upaya pencegahan
penularanKlrang efsH yang berdayaI mendapatkan konselingI akan
dapat menjaga orang lain Epasangan seksI tenaga kesehatanI pemakai
jarum suntikLtindikLtattoI dan bayinyaF dari penularan sebaik ia
menjaga dirinya sendiriK

OK heterbatasan lbat J obatan


gika seseorang sakitI maka yang utama ia cari adalah obat
penyembuhannya untuk kembali sehatK eal ini berlaku untuk semua
penyakitK qidak berbeda dengan efsK kamun kenyataan yang harus
dihadapi orang efsH adalah ketiadaan obat penyembuh tersebutK earapan

N4
yang sangat besar lalu digantungkan pada obatJobatan antiretroviralK
talaupun belum sempurnaI obatJobatan ini telah terbukti dapat
menurunkan kadar virus dalam darah seseorang sampai tidak bisa
dideteksi lagiK lbatJobatan ini masih terus menerus diteliti
mertama I obatJobatan ini harganya jauh diatas jangkauan
masyarakatKhedua I pengadannya tidak merata serta tidak dapat dijamin
ada L tidaknyaKhetiga I fasilitas dan kemampuan monitoring atas dampak
obatJobatan ini masih sangat rendahK Contoh dengan tes viral load W harga
tes yang mahal mengakibatkan kurangnya klien di laboratoriumI petugas
disana menjadi kurang terlatihI serta reagensia menjadi kadaluarsaK
heempat I informsi yang upJtoJdate serta imbang mengenai obatJobatan
ini kurangK
fnformasi dapat membantu orangJorang dengan efs dalam
membuat pertimbanganJpertimbanganI untuk kemudian mengambil
keputusan yang terbaik bagi dirinya sendiri dan orang lainK gika seseorang
kaya informasiI maka lebih mudah baginya untuk membuat pertimbangan
dan keputusan itu dimanapun ia beradaK
pelain itu konseling vital untuk dijadikan satu paket dengan tes dan
pengadaannya pun harus lebih disiplinK pebaiknya tidak ada tes tanpa
konseling. Konseling pun bisa dijalani setelah “paket” tes selesai, selama
orang itu membutuhkannyaK qantangannya disiniI konseling seperti ini
belum umumK lrang yang pergi konsultasi ke konselor atau psikolog
seringkali dicap “bermasalah” dan cenderung dilihat secara negatif,
termasuk oleh orang yang memerlukannya sekalipunK

PK merlakuan yang btis dan Tidak aiskriminatif


eubungan orang efsH yang pertama dan seringkali satuJ
satunya adalah dengan tenaga kesehatan yang memeriksanyaK
hemudian beberapa kali di dalam hidupnya ia akan berhubungan
lagi dengan tenagaJtenaga kesehatanK qenaga kesehatan pun
menjadi role model bagi masyarakat dan penyedia layanan yang

NR
lain tentang bagaimana bersikap terhadap orang efsH karena
dianggap lebih tahuK hurangnya informasi dan pemahaman dari
pihak tenaga kesehatan memberi ruang untuk terjadinya ketakutan
yang berlebihan dan diskriminasiI mulai dari disepelekannya
kerahasiaan sampai menolak untuk merawat K eal ini
mempengaruhi kesehatan fisik dan mentalK
merlu ada peningkatan di pihak tenaga kesehatan tentang
praktek etika perawatanK aari pihak pasien pun perlu ada
pemberdayaanI agar pasien paham akan adanya etika iniK aengan
demikian dapat mengambil peran lebih aktif dalam proses
perawatan dirinya tanpa ketergantungan yang terlalu besarK

4K mencegahan dan mengobatan menyakit lportunistik


mada orang efsH dimana daya tahan tubuh untuk melawan
penyakit rendahK pehingga ada penyakitJpenyakit yang mengambil
kesempatan dalam kesempitanI yang disebut penyakit oportunistikK
mada orang yang sudah masuk tahap AfapI penyakit inilah yang
menyebabkan kematianK

RK Terapi kon jedis


Antara lain jamuI pijatI tusuk jarumI dan memelihara apotik
hidupK mengembangan terapiJterapi ini untuk efs L Afap perlu
didorong dan didukungI agar bisa mengisi kekosongan obatJobatan
medisK
Bagi banyak masyarakat fndonesiaI agamapun telah menjadi
semacam terapiK eal ini pun perlu dikembangkan untuk efs L
AfapK EaarmaputraI NVVSF
pelain terapiJterapi non medis yang sudah disebutkan diatasI
masih banyak lagi bentuk terapi yang masih bisa digali dan bisa
kita pelajariK jisalnya meditasiI terapi seni Econtoh W musikFI terapi
suatuI olahraga yang proporsionalI pengaturan nutrisiI melakukan

NS
hobi Econtoh W berkebunI menyanyiFI dan menjalani cara hidup
sehat dan seimbangK

SK helompok aukungan pebaya


helompok dukungan sebaya sebenarnya salah satu dari terapi
nonJmedis diatasK Berbagi masalah dan berpikir serta mencari jalan
keluar bersama sudah kita kenal sejak lamaI dan dapat membuat
orang tertolong secara emosional dan secara praktisK
helompok dukungan sering disebut support groupI selfJhelp
groupI peer support groupI atau mtA groupK pemua ini artinya
samaI yaitu kelompok dukungan yang dikelola oleh dan untuk
orangJorang efsHK Ada kelompok yang khusus bagi orang efsH
sajaI ada pula yang melibatkan orangJorang dekat seperti keluargaI
temanI ataupun juga melibatkan relawanK
vang agak khusus dengan efs L AfapI stigma dan
diskriminasi yang menyertai laeA menjadi faktor penting di
belakang bermunculannya kelompok dukunganK Bagi banyak orang
efsH di banyak tempat di dunia W
J helompok dukungan adalah tempat satuJsatunya dimana
mereka merasa nyamanI bisa keluar dari isolasiI terjaga
kerahasiaannyaI amanI dan terdukungK qerutama di negara
berkembangI dimana pelayanan untuk orang efsH masih
lemah atau bahkan tidak ada sama sekaliI kelompok dukungan
memiliki peran besar dalam upaya penanggulangan efs L
Afap secara keseluruhanK
J helompok dukungan menjadi badan dimana dukungan
diberikan dan perawatan disediakanK
J helompok dukungan menjadi tempat dimana pendidikan dan
penyebarluasan informasi mengenai efs L Afap terjadiK

NT
J helompok dukungan menutupi kurangnya layanan konseling
yang mestinya ada menyertai semua tes efs tetapi sering tidak
dilaksanakanK
J helompokJkelompok dukungan ini ada yang berkembang
menjadi bahan advokasi yang menyuarakan keprihatinan
tentang hidup dengan efs L AfapI berusaha mempengaruhi
pembuatan kebijakanI dan berperan dalam proses pengambilan
keputusanK
qak ada rumus khusus untuk membentuk kelompok dukunganI
namun ada satu prinsip yang sudah dibuktikan berkaliJkaliK Cara yang
sudah terbukti dapat menjawab kebutuhan orangJorang efsH di dalam
kelompok itu dan memastikan efektifitas keberadaan kelompok ini adalah
mendesain program dan struktur kelompok yang berpusat pada klien I
yaitu orangJorang efsH yang menjadi anggotanyaK oancang programI
kegiatanI dan bentuknya dengan memperhitungkan kapasitas dan
keterbatasan serta realita kelompok itu sendiriK
qerakhirI ada dua area yang menuntut perhatian seorang efsH
sekaligus menolong diri sendiri dan menjadikan diri aktifis untuk
mengangkat keprihatinan orang efsH lainnyaK

TKgurnalis perlu memperhatikan dan mengedepankan halJhal di bawah


ini W
a eumanis dan memperhatikan hakJhak penderita
memberitaan yang dituliskan oleh jurnalis tidak hanya mampu
menimbulkan simpati dari pembacaI namun pembaca juga bisa
memahami sebuah peristiwa secara beruntun dan tidak melakukan
penghakiman pada penderitaK
b qidak melakukan diskriminasi
c menulisan tanpa mengkategorikan bahwa turis asingI pekerja seks
atau tenaga kerja ilegal sangat potensial terkena efs L AfapK

NU
d peharusnya tidak dikaitkan dengan profesiI melainkan bahwa semua
orang potensial terkena efs L AfapK
e qidak menimbulkan stigma baru dalam masyarakat
gurnalis tidak berhak menulis atau menyiratkan sebuah peristiwa yang
mengakibatkan masyarakat ikut menghukum penderitaK
f qidak menuliskan identitas narasumber kecuali dengan kesepakatan
g qidak menuliskan berita sensasional dan mengksploitasi penderitaK
gurnalis tidak menuliskan sesuatu yang membuat pembaca menjadi
terkejut dan menyalahkan penderitaK
EearahapI OMMM ; piregarI OMMO ; ptanleyI OMMOF

menutup
efs adalah masalah kesehatan yang tak perlu dihubungkan dengan
moralK hita tahu virus efs ada di cairan tubuh darahI cairan maniI dan cairan
vaginaI tetapi kita tidak tahu di cairan tubuh siapa efs berada dan bagaimana
virus itu bisa ada dalam tubuhnyaK lleh karena itu jika ingin melihat laeAI
bercerminlahK laeA dan kita samaK vang membedakan laeA dengan kita
adalah laeA kehilangan kekebalan tubuhnya dan kita tidakK laeA
merasakan senangI sedihI marahI bahagiaI bingungI punya impian dan
harapanI bisa merasakan kekecewaan dan ketakutanI sama seperti orang yang
bayangannya kita lihat di cermin ituK

NV
aAcTAo mrpTAhA

NKArifinI kurulK OMMRIjembuka jata jasyarakat W "jenghapus


aiskriminasi dan ptigma merempuan dengan efsLAfap ? dalam gurnal
merempuan koK 4PI jelindungi merempuan dari efs L AfapI vayasan
gurnal merempuanI gakartaK
OKaarmaputraI bkaK NVVSIAfapI
? jasyarakat dan Agama ? dalam Agus
awiyanto dan juhadjir aarwin EbdKF peksualitasI hesehatan oeproduksi
dan hetimpangan dender W fmplementasi hesepakatan honferensi
hependudukan hairo bagi fndonesiaI gakartaI mustaka pinar earapanK
PKaepartemen hesehatan ofI mmjmimK OMMSIiaporan Bulanan efs L
Afap sampai dengan akhir bulan aesember OMMS I gakartaK
4KajoerbanI wubairiK NVVVI
jembidik Afap W fkhtiar jemahami efs dan
laeA K vogyakartaI dalang mressK
RKearahapI pyaiful tK OMMMI
mers jeliput Afap I gakarta W pinar earapan
dan cord coundationK
SKeutapeaI oonaldK NVVRIAfap C mjp dan merkosaan I gakartaI mqK
oineka CiptaK
TKguliantoI frwanK NVVSI
NN iangkah jemahami Afap I vogyakartaI imPv
UKjboiI kafsiahK OMMTImeraturan mresiden TR L OMMS dan hebijakan
Nasional 2007 – 2010 EmakalahFI mertemuan kasional efs dan Afap
ketigaK purabaya RJT cebruari OMMTK
VKjurniI puzanaK OMMSIaua pisi dari patu posok I humpulan Tulisan
puzana jurni I menyusun dan penyunting W mutu lka pukantaI ppiritia dan
rkAfapI gakartaK
NMK
piregarI AshadiK OMMOI
AfapI dender dan hesehatan oeproduksi I
vogyakartaI imPvK
NNK
piyaranamualI gulius o ; piahaanI eotmanK NVVTIbtikaI eak Asasi dan
mewabahan Afap I gakarta W pinar earapanK
NOK
ptanleyK OMMOI
rrgensi gurnalisme aamai I gakarta W fnstitut ptudy Arus
homunikasiK

OM