You are on page 1of 2

Nama : Soleha Halim

Kelas : 3 B

1. Seorang ibu usia 27 tahun mekahirkan anak ke 2 berusia 2 bulan, masih menyusui dan
belum mendapatkan haid. Datang ke bidan dengan maksud ingin ber KB yang tidak
mengganggu kelancaran ASI, hasil pemeriksaan TTV normal.

apakah konseling kontrasepsi yang tepat di berikan bidan pada kasus tersebut?
a. Kontap
b. Implant
c. Suntikan
d. Pil kombinasi
e. MAL sampai bayi berusia 6 bulan

Alasannya : karena ibunya sedang menyusui dan belum mendapatkan haid. Karena
dengan menyusui siklus haid menjadi terganggu yang diakibatkan penurunan
hormone estrogen terhadap meningkatkan hormone prolaktin. Ovulasi tidak akan
terjadi apabila jika laktasi lancer. Sehingga konseling yang tepat adalah MAL sampai
6 bulan.

2. Seorang perempuan usia 26 tahun datang ke PMB. Klien mengatakan melahirkan anak
pertamanya 40 hari yang lalu, belum pernah menggunakan kontrasepsi, hasil pemeriksaan
terdapat varises dan hipertensi.
Apakah alat kontrasepsi yang cocok untuk perempuan dalam kasus dia atas..
a. Pil
b. IUD
c. Suntik
d. Implant
e. MOW

Alasannya : ibu dengan varises sehingga tidak boleh menggunakan KB hormonal karena
akan menyebabkan melemahnya katup vena yang diakibatkan oleh pelebaran pembukuh
darah dan usia ibu juga masih reproduktif sehingga tidak disarankan untuk MOW.

3. Ny. N berusia 45 tahun sudah mempunyai anak 6 datang kebidan dan mengatakan ingin
ber KB, tetapi di larang oleh suaminya. Mens masih teratur ia ingin punya anak lagi
karena menurutnya banyak anak banyak rezeki. Dalam pemeriksaan TD 130/80 mmHg,
nadi 88 x/m, S 37 c…
Metode kontrasepsi yang di sarankan sesuai dengan kondisi Ny. N adalah..
a. oral pil
b. KB suntik
c. Pantang berkala
d. Kontasepsi mantap
e. AKDR
Alasannya : usia sudah tidak baik lagi untuk reproduktif dan sudah multigrandle. Bukan
Kontap karena menghargai pernyataan ibu bahwa ia ingin punya anak lagi, sehingga
tidak disarankan untuk kontap tetapi harus dibarikan konseling tentang kontap.