You are on page 1of 1

KONSULTASI ANESTESIA

Nomor :
005/SPO/OK/RSSAK/II/201 No. Revisi : 00 Halaman : 1/1
5
Ditetapkan :
STANDAR
PROSEDUR
Tanggal Terbit :
OPERASIONAL
25 Februari 2015
KAMAR OPERASI
dr. H. Mahruzzaman Naim, SpA
Direktur
Konsultasi anesthesia adalah suatu prosedur konsultasi manajemen anesthesia yang akan
PENGERTIAN dilakukan sesuai dengan kondisi pasien
1. Mempersiapkan kondisi medis pasien yang akan menjalani operasi secara
TUJUAN optimal.
2. Meningkatkan kewaspadaan dokter operator dan pasien mengenai kondisi
medis pasien.
1. Peraturan direktur nomor 002/PER/DIR/RSSAK/II/2015 tentang kebijakan pelayanan Rumah
KEBIJAKAN Sakit
2. Peraturan direktur nomor 029/PER/DIR/RSSAK/II/2015 tentang pedoman pelayanan kamar
operasi
1. Perawat mempersiapkan pasien dengan melakukan validasi identitas
PROSEDUR pasien mencocokan nama dan tanggal lahir pasien.
2. Mempersiapkan kondisi medis pasien secara optimal sebelum
tindakan operasi.
3. Dokter anestesi melakukan anamnesis pemeriksaan fisik dan
pemeriksaan penunjang untuk mengetahui kondisi medis pasien.
4. Dokter anestesi melakukan konsultasi kedokter spesialis lain untuk
terapi masalah medis yang spesifik.
5. Dokter anestesi membuat perencanaan manajemen anestesi yang
akan dilakukan sesuai kondisi pasien.
6. Dilakukan penggolongan kondisi fisik menurut ASA (American Society
of Anesthesiology).
7. Kegiatan diatas direkam dalam catatan medis.
8. Konsultasi anestesia dapat dilakukan di ruang perawatan, ruang
konsultasi anestesia atau pun di ruang tindakan sebelum operasi dimulai.
Dokter Anestesi
UNIT TERKAIT