You are on page 1of 8

PENILAIAN BAHAN AJAR

BUKU SISWA SMP KELAS IX


“MATA PELAJARAN IPS”

Disusun untuk memenuhi Tugas Materi PPG

“Pengembangan Bahan Ajar IPS SMP”

Dosen Pembimbing: Dr. ASEP.....

OLEH:

KELOMPOK 1

1. Iman Nurzaman

2. Wuri...

3. Indra...

4. Dst...

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA


PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN
2019
PENILAIAN BAHAN AJAR BAHAN AJAR CETAK

BUKU SISWA KELAS IX

“MATA PELAJARAN IPS”

A. Latar Belakang
Bahan ajar merupakan informasi, alat dan teks yang diperlukan
guru/instruktur untuk perencanaan dan penelahaan implementasi pembelajaran.
Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu
guru/instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengejar dikelas. Bahan
yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis (National
Center for vocational Education Reseacrh Ltd/ Nasional Center FOR Competency
Based Training).
Bahan ajar merupakan salah satu sumber pengetahuan bagi siswa/
mahasiswa di sekolah maupun di perguruan tinggi yang merupakan sarana yang
sangat menunjang proses kegiatan belajar mengajar. Bahan ajar sangat menetukan
keberhasilan pendidikan siswa/mahasiswa dalam menuntut pelajaran di sekolah
maupun di perguruan tinggi. Oleh karena itu, bahan ajar yang baik dan bermutu
selain menjadi sumber pengetahuan yang dapat menunjang keberhasilan belajar
siswa/mahasiswa juga dapat membimbing dan mengarahkan proses belajar
mengajar di kelas ke arah proses pembelajaran yang bermutu pula. Bahan ajar yang
dirancang sesuai dengan kurikulum yang berlaku serta dikembangkan dengan
paradigma baru akan mengarahkan proses pembelajaran pada arah yang benar
sesuai tuntutan kurikulum dengan paradigma baru tersebut.
Salah satu bentuk bahan ajar adalah bahan ajar cetak. Bahan ajar cetak
merupakan bahan ajar yang dituangkan dalam bentuk tulisan kemudian di cetak
dalam berbagai bentuk. Salah satu bentuk bahan ajar cetak adalah Buku Siswa.
Buku Pegangan Siswa berisi sekumpulan materi yang dibuat secara sistematis
yang memuat konsep-konsep yang harus dikuasai oleh siswa selama pembelajaran.
Untuk melihat layak atau tidak nya Bahan Ajar berupa Buku Siswa yang
dijadikan guru sebagai sumber belajar dan juga bagi siswa, maka perlu dilakukan
penilaian terhadap bahan ajar tersebut. Penilaian bertujuan untuk memberikan
dampak positif terhadap buku yang diberi penilaian.
Menurut Zainul, Asmawi dan Noehl Nasution (2001), Penilaian adalah
suatu proses untuk mengambil keputusan dengan menggunakan informasi yang
diperoleh melalui pengukuran hasil belajar baik yang menggunakan tes maupun
nontes.
Dalam penilaian bahan ajar, seorang evaluator perlu mempertimbangkan
berbagai hal dalam penilaiannya. Segala sesuatunya harus diperhatikan dengan
baik, agar evaluator dapat menentukan layak atau tidaknya bahan ajar tersebut
digunakan sebagai sumber belajar. Seorang evaluator harus benar-benar cakap
dalam melakukan penilaian bahan ajar.
Oleh karena itu, dengan adanya penilaian yang dilakukan terhadap bahan
ajar, maka diharapkan bahan ajar tersebut dapat membantu siswa meningkatkan
hasil belajarnya dengan baik.

B. Tujuan Penilaian
Dalam penilaian bahan ajar ini terdapat dua tujuan :
1. Tujuan Umum
a. Sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas Materi PPG 2019
Pengembangan Bahan Ajar IPS Kelas IX berupa Buku Teks di Prodi Ilmu
Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
b. Membentuk Mahasiswa PPG agar menjadi tenaga kependidikan (guru)
yang lebih professional dan berkompeten dalam bidangnya.
c. Membekali mahasiswa PPG dengan seperangkat pengetahuan, sikap dan
keterampilan yang dapat menunjang tercapainya penguasaan kompetensi
profesional, personal dan kemasyarakatan.
2. Tujuan Khusus
a. Untuk mengembangakan kemampuan evaluator mahasiswa PPG, karena
salah satu kawasan bidang pendidikan adalah sebagai Evaluator.
b. Untuk melatih mahasiswa PPG menjadi Guru yang handal dalam penilaian
bahan ajar dan buku teks.
c. Memberikan pengalaman kepada mahasiswa PPG dalam penilaian bahan
ajar.

C. Manfaat Penilaian
Manfaat penilaian sebagai berikut bagi:
1. Dengan adanya penilaian terhadap bahan ajar dapat memudahkan guru
untuk memilih bahan ajar yang baik diterapkan untuk siswa disekolah.
2. Membantu guru dalam memperoleh bahan ajar yang berkualitas.

D. Metodologi Penilaian
Metode penilaian dalam penilaian bahan ajar yang digunakan adalah sebagai
berikut:
1. Metode penilaian kualitatif
2. Metode penilaian kuantitatif

E. Tahapan Penilaian
Dalam Penilaian Bahan Ajar, sumber data yang sifatnya aktual serta
instrumentasi yang dilakukan oleh peneliti melalui tahap-tahap sebagai
berikut:

1. Merumuskan topik dan tujuan penilaian

2. Mengembangkan kerangka berfikir

3. Pengumpulan data

4. Melakukan analisis interpretasi

5. Kebutuhan terhadap buku-buku metode penelitian

6. Mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi data.

F. Instrumen Penilaian
Untuk melakukan analisis terhadap hasil penilaian bahan ajar, dapat kita lakukan
melalui tabel berikut :
PENILAIAN BAHAN AJAR BUKU SISWA IPS SMP KELAS IX

Jenis Bahan Ajar : Buku Sumber (Cetak)

Judul Bahan Ajar : Buku Siswa SMP Kelas IX

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial

Evaluator : Kelompok I

Tanggal : 20 Maret 2019

Skor Nilai

No Variable Indicator 1 2 3 4


a. Kesesuaian dengan SK, KD


b. Kesesuaian dengan perkembangan anak

c. Kesesuaian dengan kebutuhan bahan ajar



1. Kognitif


2. Afektif


3. Psikomotor
Komponen kelayakan
1.
isi d. Validitas substansi materi pembelajaran

1. Sesuai dengan tuntutan kurikulum


2. Ruang lingkup/cakupan materi

3. Keluasan materi sesuai dengan tingkat



penggunaan


4. Kecukupan materi yang disajikan


5. Memuat pendidikan berkarakter

e. Manfaat untuk penambahan wawasan

f. Kesesuaian dengan nilai moral dan nilai social



g. Cakupan Materi memuat materi IPS

(Ekonomi, Sejarah, Geografi dan Sosiologi)

a. Kejelasan tujuan (indicator) yang ingin



dicapai

b. Urutan materi

1. Pendahuluan


2. Materi
Komponen penyajian
2.

3. Penutup


c. Pemberian motivasi/daya tarik

d. Interaksi (pemberian stimulus dan respon)

e. Kelengkapan informasi. 


a. Keterbacaan


1. Penomoran secara ilmiah


2. Bahasa sesuai dengan tingkat peserta didik
Komponen
3. 
kebahasaan b. Kejelasan informasi

c. Kesesuaian dengan kaidah bahasa Indonesia



yang baik dan benar

d. Pemanfaatan bahasa secara efektif dan efisien



(jelas dan singkat)

a. Penggunaan font

1. Jenis
Komponen kegrafikan
4. 
2. Ukuran


b. Layout/tata letak

c. Ilustasi


1. Gambar


2. Bagan


3. Grafik

4. Sketsa

5. Skema


6. Kartun


7. Simbol

d. Ketepatan dalam memilih


1. Estetika


2. Proporsional

G. Analisis Data
1. Komponen kelayakan isi :

4+4+3+3+4+4+4+4+4+4+3+4
× 100% = 93,75 %  Baik Sekali
4×12

2. Komponen Penyajian :

3+3+3+4+3
× 100% = 57,14%  Cukup
4×7

3. Komponen Kebahasaan :

3+3+3+3+3+3
× 100% = 75%  Baik
4×6

4. Komponen Kegrafikan :
3+3+3+3+3+3+3+3
× 100% = 42,85%  Cukup
4×14

H. Kesimpulan
Dari table diatas dapat kita lihat dari beberapa aspek penilaiannya, hanya
sebagian kecil dari aspek yang tidak ada seperti ada bagian yang kosong. Setelah
dilakukan analisis data maka dapat kita lihat bahwa komponen kelayakan isi bisa
dikatakan baik sekali karena memperoleh nilai 93,75%, komponen penyajian bisa
dikatakan cukup karena hanya memperoleh nilai 57,14%, komponen kebahasaan
dikatakan baik karena memperoleh nilai 75%, dan komponen kegrafikan cukup
karena hanya 42,85%. Dengan demikian dapat dikatakan bahan ajar Buku Siswa
cukup baik untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran, tetapi akan lebih baik
lagi jika pengembangan materi dapat disesuaikan dengan kondisi sekarang
sehingga bahan ajar berupa Buku Siswa ini bisa dikatakan baik dan lebih Update.
Demikian Penilaian Bahan Ajar yang dibuat oleh kelompok I semoga dapat
bermanfaat.