BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Menulis adalah satu satu dari empat keterampilan berbahasa ya ng telah menyedot perhatian banyak pihak. Selain karena keterampilan menulis bis a dijadikan takaran kemajuan literasi suatu bangsa, juga karena menulis ini belu m begitu membudaya, khususnya di Indonesia. Keterampilan menulis ini ditilik seb agai keterampilan berbahasa yang paling sulit dan kompleks karena mensyaratkan a danya keluasan wawasan dan melibatkan proses berpikir yang ekstensif. Ketidakmam puan menulis diyakini sebagian besar orang disebabkan oleh kegagalan pengajaran menulis. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pengajaran menulis selama ini han ya menitikberatkan pada pengajaran teori tata bahasa atau tata cara menulis, buk an memajankan peserta didik untuk banyak menulis. Hasilnya, sekalipun peserta di dik sudah sekian lama memperoleh pengajaran menulis, tapi mereka hanya menguasai teori, dalil, atau prinsip-prinsip ihwal bagaimana menulis. Dalam konteks penga jaran bahasa Inggris di Jurusan Bahasa Inggris di perguruan tinggi, keterampilan menulis ini mutlak diperlukan mengingat adanya persyaratan menulis skripsi dala m bahasa Inggris untuk menuntaskan studi. Oleh karenanya, keterampilan menulis ( writing skill) ini menjadi mata kuliah yang wajib dikontrak oleh semua mahasiswa bahasa Inggris. Berdasarkan pengamatan penulis, kemampuan menulis mahasiswa bah asa Inggris di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris FPBS UPI secara umum masih lema h. Salah satu indikatornya adalah masih rendahnya kualitas skripsi sebagai tugas akhir mahasiswa baik dalam hal penggunaan tata bahasa maupun pengembangan dan p engorganisasian ide. Masalah ini muncul ke permukaan dikarenakan oleh sejumlah h al. Pertama, pengajaran menulis di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris FPBS UPI ma sih menitikberatkan pengajaran tata bahasa, pengejaan dan mekanik tulisan lainny a. Kedua, pengajaran keterampilan 1

menulis tidak efektif dan efisien dikarenakan jumlah mahasiswa di dalam kelas ya ng begitu besar, sekitar 50 – 60 orang. Masalah ini penulis hadapai terutama ketik a mengajar pada mata kuliah Writing III. Dalam mata kuliah Writing III, mahasisw a diharapkan mampu membuat tulisan eksposisi. Sebagai stimulus, mahasiswa disodo ri dengan sebilangan esai/tulisan/artikel yang diambil dari koran, majalah, atau bahkan buku untuk kemudian direspon. Topik atau isu yang diangkat dalam tulisan tadi akan dijadikan topik respon mereka. Dengan proses ini, selain dapat mempel ajari gaya/pola retorika dalam tulisan, mereka pun diharapkan bisa mendapat insp irasi atau ide untuk ditulis. Akan tetapi, dalam praktiknya, mereka mendapati ke sulitan dalam membuat respons. Kendatipun mereka memiliki ide, mereka masih kebi ngungan untuk mengungkapkannya ke dalam tulisan. Apalagi mereka harus menuangkan ide tersebut dalam bahasa Inggris dengan tata bahasa yang benar. Dengan menulis kolaboratif (Collaborative Writing), mereka diharuskan belajar dalam kelompok k ecil dimana mereka akan bersama-sama membahas tulisan yang harus direspon. Selan jutnya, setelah proses diskusi selesai, mereka harus membuat respon secara indiv idu. Kemudian, dalam kelompok kecil, mereka diharuskan saling meminta temannya u ntuk membaca (proofread) dan memberikan masukan terhadap respon yang dibuatnya. Setelah beberapa kali proses koreksi, maka barulah tulisan itu diserahkan kepada dosen untuk dinilai. Inilah substansi dari menulis kolaboratif. Penerapan tekni k menulis kolaboratif dalam pengajaran keterampilan menulis—teristimewa dalam mata kuliah Writing III—amat mendesak. Karena dengan teknik ini mahasiswa akan saling membantu memperbaiki tulisan masingmasing dengan adanya koreksi antar teman (pee r correction). Pun, dengan teknik ini, mereka bisa saling mengoreksi tata bahasa tulisan mereka terutama pengembangan dan pengorganisasian idenya. Teknik menuli s kolaboratif ini pun mudah diterapkan (feasible) dalam pengajaran keterampilan menulis karena tidak menuntut adanya media pembelajaran yang rumit. Sebaliknya, dosen hanya dituntut untuk mempersiapkan tulisan yang akan dibahas dan direspon serta mengkondisikan dan memfasilitasi 2

dan 3 . Evaluasi hasil tulisan mahasiswa dilakukan pada taha p akhir proses kolaboratif setelah satu sama lain mengoreksi tulisan yang dibuat . dosen hanya memberikan umpan balik dan melakukan evaluasi pada draf tera khir tulisan mahasiswa yang telah melalui proses koreksi silang.berjalannya proses diskusi. Di sam ping itu. 1. mengidentifikasi apakah penerapan teknik menulis kolaboratif dapat membantu mahasiswa dalam membuat thesis statem ent dalam tulisan eksposisi. 1. Jadi. mengingat luasnya wilayah kajian dalam tulisan eksposisi. peneliti han ya akan memfokuskan pada upaya penanganan kesulitan mahasiswa dalam membuat thes is statement dalam paragraf pembuka pada tulisan eksposisi. b.4 Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan mampu: a. Secara rinci permasa lahan yang tercakup dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: a. genre (jenis) tulisannya hanya eksposisi karena sud ah menjadi tujuan instruksional dari mata kuliah Writing III itu sendiri. mengasah keterampilan menulis mahasiswa sekaligus keterampilan berpikir kr itis. Apakah teknik menulis kolaborati f bisa membantu pengajaran mata kuliah Writing III dalam kelas besar? 1. mengidentifikasi apakah penerapan teknik menulis kolaboratif dapat membantu pengajaran mata kuliah Writing III dalam kelas besar .2 Perumusan M asalah Dalam penelitian ini. Apakah t eknik menulis kolaboratif bisa membantu mengatasi kesulitan mahasiswa dalam memb uat thesis statement pada tulisan eskposisi? b.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini ditujukan untuk: a. memberikan alternat if teknik /model pengajaran keterampilan menulis terutama untuk menulis eksposis i. b.

memberikan alternatif penanganan pengajaran keterampilan menulis dalam kelas besar. 4 .c.

2000) yang terpadu. Sekurang-kurangnya. Pada dasarnya. dan sebagainya (Kurniawan.com). meliputi: kosakata. Terma eksposisi itu sendiri berasal dari bahasa Inggris yakni ‘to expose’ yang berarti untuk mengungkap. Salah satu jenis tulisan yang diajarkan dalam persekolahan ad alah eksposisi. Kurniawan (2001) menjelaskan bahwa tulisan eksposisi dipilih jika penulis ingin memberikan informasi. tulisan in i dibuat untuk menunjukkan atau mengungkapkan sesuatu yang penulis yakini benar melalui argumentasi yang tersusun dengan rapi dan ditopang dengan bukti (dalam w ww. struktur kalimat. gagasan. yaitu bagaimana merangkai isi tulisan dengan menggunakan bahasa tulis sehingga membentuk sebuah komposisi yang diinginkan. yang akan berfungsi sebag ai media tulisan. ejaan. berusaha menjelaskan meneran gkan. dan majal ah. pragmat ik. menjelaskan. penjelasan. keterangan atau pe mahaman. yaitu: (1) penguasaan bahasa tulis. dan (3) penguasaan tentang jenis-jenis tulisan. 2001). Berita merupakan bentuk tulisan eksposisi karena memberikan informasi. yang ditujukan untuk menghasilkan sesuatu y ang disebut tulisan. buku teks. makalah. menafsirkan menerangkan bagan atau tabel. artikel. menguak. Tulisan dalam majalah juga merupakan eksposisi. cerita pendek.editorsforstudents. Tulisan eksposisi sering ditemuk an bersama-sama dengan bentuk tulisan deskripsi. Maksudnya.BAB II KAJIAN PUSTAKA 2. ada tiga komponen yang tergabung dalam perbuatan menulis. eksposisi memberikan definisi. Laras yang termasuk dalam bentu k tulisan eksposisi adalah buku resep. (2) penguasaan isi karangan sesuai dengan topik yang akan di tulis. menunjukkan. suatu prosedur atau proses. mengulas sesuatu. Buku teks merupakan bentuk ekspo sisi.1 Tulisan Eksposisi Menulis adalah sebuah keterampilan berbahasa yang paling r umit (Alwasilah. seperti esai. buku-buku pelajaran. Ciri khas tulisan eksposisi adalah adanya thesis statement di paragraph 5 . dan sebagainya. paragraf.

Thesis statement ini merupakan sebuah kalimat yang menjadi ide utama si pe nulis. 1986). menanamkan kerjasama dan tole ransi terhadap pendapat orang lain dan meningkatkan kemampuan memformulasi dan m enyatakan gagasan (Schrenck. 1986). b. memungkinkan siswa yang agak lemah mengenal tulisan karya sejawat yang lebih kuat (Lunsford. 2. Kelima gaya ini digunakan dalam rangka mengembangkan the sis statement yang sudah dijabarkan di paragraph awal.awal. Dalam teknik kolaboratif ini. pese rta didik mendapatkan porsi lebih untuk terlibat secara langsung dalam proses pe mbelajaran sekaligus belajar mengemban tanggung jawab akan kelancaran jalannya p roses pembelajaran. Process Analysis essay (esei analisis proses). yang menurut Gokh ale (1995) diartikan sebagai suatu metode pembelajaran yang melibatkan siswa dal am aktivitas kelompok kecil (minimal dua orang) untuk mencapai tujuan akademik t ertentu. Cir i lain adalah adanya sejumlah gaya pengembangan paragraph yang terdiri atas Comp arison and Contrast essay (esei perbandingan).2 Teknik Menulis Kolabo ratif Konsep menulis kolaboratif (collaborative writing) ini merupakan derivasi dari konsep pembelajaran kolaboratif (collaborative learning). Melalui cara belajar seperti diskusi dan aktivitas pertukaran ide. mendor ong siswa saling belajar dalam kerja kelompok. menanamkan sikap akan menulis sebagai sua tu proses karena kerja kelompok menekankan revisi. menulis kolaboratif i ni memiliki sejumlah kelebihan sebagai berikut: a. Umumnya thesis statement ini memuat argument inti yang ingin dibahas. mahasiswa didorong untuk berani b erpartisipasi aktif melalui diskusi dan memberikan penilaian atau respons terhad ap ide atau pendapat orang lain. and Cause and Effect ess ay (esei sebab akibat). Teknik ini tentunya jauh berbeda dengan teknik pengajaran tr adidional yang cenderung memberikan titik berat pada aspek teori dan didominasi oleh guru/dosen. c. Menurut Alwasilah (2000). dan menyajikan 6 . Classification essay (esei klasis fikasi).

2000). membiasakan koreksi diri dan menulis draf secara berulang. Di samping kelebihan-kelebihan di atas. 1999b) yang melibatkan 30 mahasiswa PPS UPI Bandung ihwal menu lis kolaboratif terungkap bahwa menulis kolaboratif itu: a. 7 . menyadarkan mahasisw a akan kompleksitas menulis dan akan kelemahan diri. dan c. mereka berinteraksi dalam satu kesatuan. dan yang terutama adalah: 1. mempelajari cara orang lain menulis dan membac a referensi lebih banyak. menyita banyak waktu dosen da n mahasiswa (Alwasilah. e. kesimpulannya adalah bahwa menulis kolaboratif secara hakiki adala h sebuah proses sosial dimana para penulis saling mencari pemahaman bersama. 2. dalam kerja kelompok seringkali didapat terlalu banyak alternat if atau saran perbaikan yang membingungkan. 1986). b. Anggota-anggota ini membangun tujuan yang s ama. dim ana siswa sebagai penulis menjadi pembacanya yang paling setia (Brookes dan Grun dy. Unt uk memperoleh pemahaman tersebut. sulitnya mendapatkan sejawat yang dapat bekerja sama. d. 1990). mereka memiliki pengetahuan yang berlainan. sebagai strategi dalam m engajarkan menulis pada berbagai tingkat pendidikan dari SD sampai PT. setiap anggota berperan sesuai dengan sejumlah aturan interaksi dan aturan sosial.suasana kerja yang akan mereka alami dalam dunia professional di masa mendatang (Allen. dan 3. 1992). me motivasi mahasiswa untuk menulis. Dari studi terd ahulu (Alwasilah. dan mereka mengambil jarak dengan teks (Murray. ada beberapa k ekurangan.

Mata kuliah tersebut dipandang ekuivalen se cara substantif dengan mata kuliah Writing III seperti yang diajukan dalam propo sal penelitian ini karena materi perkuliahannya secara umum sama. draf dua dan draf tiga. deng an pertimbangan bahwa penelitian ini ditujukan untuk mencari solusi praktis terh adap kesulitan yang dialami oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UPI . Penelitian ini akan melibatkan mahasi swa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris semester 4 yang mengikuti mata kuliah Writ ing III. data diperoleh dari produk tulisan mahasiswa yang m erupakan paragraf pembuka (pertama) sebuah tulisan eksposisi. Dalam penelitian tindakan kelas ini. Mereka adalah mahasiswa semester 7 yang sedang mengontrak mata k uliah Writing for Academic Purposes. Tulisan mereka ter bagi ke dalam tiga bagian: draf satu. 3.2 Subyek Penelitian Subyek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 59 mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Sik lus-siklus itu didisain berdasarkan identifikasi kesulitan mahasiswa dalam membu at tulisan eksposisi yakni kesulitan dalam membuat thesis statement dan mengemba ngkan paragraf. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.BAB III METODE PENELITIAN 3. Sedangkan draf kedua dan ketiga merupakan produk tulisan 8 .3 Pengumpula n Data Dalam penelitian ini. Draf satu dianggap sebagai tulisan awal yang digunakan untuk melihat sejauh mana kemampuan mahasis wa dalam membuat paragraf pembuka dalam tulisan eksposisi. beberapa siklus akan ditempuh. Penelitian ini akan dilangsungkan pada semester genap tahun akademik 20 06/2007. 3. khususnya dalam mata kuliah Writing III.1 Disain Penelitian Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas.

dan susunan penyajian kategori . 9 . selama proses pembuatan kedua dr af tersebut. T ulisan (paragraf pembuka) yang harus mahasiswa buat didasarkan pada sebuah topik yang sudah diatur oleh peneliti yakni The Potential Advantage(s) dan Disadvanta ge(s) of Studying at Universities (Keuntungan dan Kerugian Kuliah di Universitas ). Dua pertanyaan ini dijadikan kriteria untuk menilai tulisan mah asiswa yang berjumlah tiga draf. mahasiswa mendapatkan koreksi atau masukan dari teman sejawatnya.4 Penganalisaan Data Data yang terkumpul (berupa tulisan) dianalisis dengan berdasar pada kerangka teori yang diajukan oleh Erin Karper (2002) dalam tulisa n yang berjudul Writing a Thesis Statement. 3. Dia juga men gajukan tiga pertanyaan untuk mengecek apakah sebuah kalimat itu thesis statemen t atau tidak. Pertanyaannya adalah (What) Apa yang akan saya coba jelaskan? (How ) Bagaimana saya bisa membagi penjelasan saya ke dalam beberapa bagian? (How) Ba gaimana cara saya menyusun bagian-bagian dari penjelasan saya? Tiga pertanyaan d i atas kemudian diringkas menjadi dua yakni hanya what (Apa yang menjadi pokok p embicaraan?) dan how (Bagaimana pokok pembicaraan tersebut dibagi ke dalam beber apa sub pokok?). thesis s tatement harus menunjukkan: apa yang ingin disampaikan penulis. kategori yang di gunakan untuk mengatur penjelasan. Menurutnya.yang telah melalui proses kolaboratif. Artinya. Dia menjelaskan bahwa tulisan ekspos isi ini berfungsi untuk menjelaskan sesuatu kepada pembaca.

Peneliti mendeteksi adanya kesulitan mahasiswa dalam membuat tulisan eks posisi yang bersifat sangat mendasar yakni membuat thesis statement. Mata kuliah yang relevan dengan mata kuliah Writing III adalah Writing for Academic Purposes. 3. Mata kuliah ini diajar oleh dosen yang lain sehingga peneliti perlu melakukan prasurvei untuk mengetahui kondisi kelas sebenarnya. 2. Prasurvei Prasurvei ini dimaksudkan untuk mengetahui secar a detail kondisi yang terdapat di suatu kelas yang akan diteliti. Diagnosis Diagnosis atau dugaan–dugaan sementara ini dibuat karena peneliti tidak mengajar mata kuliah tersebut pada semester ini. Setelah mem baca berbagai sumber metode pengajaran menulis. perencanaan khusus dilakukan untuk menyusun rancangan siklus.3. 4. Sementara itu. Langkah ini di lakukan mengingat adanya perubahan kurikulum yang berdampak pada berubahnya nama dan substansi mata kuliah. Hal – hal yang peneliti 10 . Ide Awal Ide awal p enelitian ini berasal dari pengalaman peneliti ketika mengajar mata kuliah Writi ng III. Perencanaan umum dilakukan untuk menyusun rancangan yang meliputi keseluruhan aspek yang te rkait PTK. peneliti tertarik untuk memilih teknik menulis kolaboratif sebagai alternatif solusi untuk mengatasi kesulitan m ahasiswa tersebut. Perencanaan Perencanaan penelitian ini dibagi ke dalam dua tahap: perencanaan umum dan perencanaan khusus.5 Langkah-Langkah Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas a. Dengan diperolehny a hasil diagnosis. Dugaan ini sebe narnya didasarkan pada permasalahan yang terjadi pada mata kuliah Writing III ya ng ditawarkan pada semester sebelumnya (semester genap 2006). peneliti dapat menentukan strategi pengajaran yang dapat mena ngani masalah yang dihadapi mahasiswa.

metode pembelajaran. Implementasi Tin dakan Implementasi ini merupakan realisasi dari tindakan yang sudah direncanakan sebelumnya. Teknik menulis kolaboratif kemudian diputuskan untuk dijadikan alternatif teknik penga jaran menulis eksposisi karena dipandang efektif untuk menangani pengajaran menu lis kelas besar seperti yang diungkap dalam hasil-hasil penelitian Alwasilah (19 99). Sementara topik yang dipilih untuk darf kedua dan ketiga a dalah The Potential Advantage(s) and Disadvantage(s) of Studying at Universities . Dilakukan pembagian tugas yakni ada yang bertugas mengajar (menerap kan teknik pengajaran di dalam kelas). dan sebagainya. Peneliti yang bertugas mengajar mempersiapkan lesson plan (rencana pengajaran) untuk menerapkan teknik menulis kolaboratif di dalam kelas. Pada tahap awal. Setelah tahap awal selesai. Topik yang dipilih untuk draf kesatu adalah The Potential Use(s) of Computers for Teaching Writing in SecondGrade Class (at English Department). mahasiswa ditugaskan untuk menulis paragraf pembuka dengan topik yang sudah ditentukan yak ni The Potential Use(s) of Computers for Teaching Writing in Second-Grade Class (at English Department). 5. Mahasiswa tidak diberitahu jenis tulisan apa yang harus mereka buat karena pada prinsipnya jenis tulisan (genre) bisa dilihat dari topi k yang diberikan. Ini sengaja dilakukan untuk mengukur sejauh mana mereka menget ahui dan memahami konsep tulisan eksposisi. ada yang bertugas membantu pengajaran (se bagai asisten) dan ada yang mengamati/mengobservasi. karakteristik serta 11 .rencanakan terkait dengan pendekatan pembelajaran. selanjut nya dilakukan proses pemberian materi tentang thesis statement dan penjelasan um um mengenai tulisan eksposisi. peneliti lebih banyak memfokuskan pada definisi. teknik a tau strategi pembelajaran. Pada tahap ini. media dan materi pembelajaran. Peneliti pun mencari sejumlah topik yang akrab dengan latar belakang penget ahuan dan pengalaman mahasiswa sehingga mereka tidak perlu melakukan kajian terl ebih dahulu sebelum membuat tulisan.

mahasi swa kembali ditugaskan untuk membuat paragraf pembuka dengan topik The Potential Advantage(s) and Disadvantage(s) of Studying at Universities dalam tenggat wakt u yang ditentukan oleh pengajar. 6. pengajar menekankan kepada mahasiswa untuk tidak te rlalu berfokus pada kesalahan mekanik dan tata bahasa karena dikhawatirkan akan membagi konsentrasi mereka dalam mengidentifikasi thesis statement. Mereka diharuskan untuk memperhatikan dan memper timbangkan masukan teman sejawatnya. Selain keterbatasan waktu. Proses di atas diakhiri dengan penyeraha n semua draf tulisan beserta koreksinya. mereka d itugaskan kembali memperbaiki atau merevisi tulisan yang telah dikoreksi teman s ejawatnya. hal ini pun dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada peneliti mengukur keberhasilan tr eatment atau penerapan teknik pengajaran yang diberikan. Setelah itu. Anggota peneliti lain membantu proses kolabora si ini dengan berkeliling ke setiap kelompok. Mereka baru diperbolehkan mengoreksi kesalahan mekanik dan tata bahasa manakala proses ident ifikasi thesis statement selesai. utamanya yang bertalian dengan thesis state ment. Tahap selanjutnya. Proses ini pun dilanjutkan dengan kolaborasi. mereka bisa melakukan tanya jawab untuk mengkonfirmasi hal-hal yang dipandang ma sih kurang/tidak jelas. Dalam proses kolaborasi ini juga. Setelah proses ini usai. mereka harus meminta mahasiswa (kolaborator) lain yang berbeda dengan kolaborator pertama aga r masukan atau koreksinya bisa beragam. Dalam hal ini. mereka (kolaborator) diminta un tuk mengembalikan tulisan yang sudah mereka koreksi.cara-cara pembuatan thesis statement pada tulisan eksposisi. Mereka bisa mengkonfirmasi kepada kolaborator jika ada koreksi atau m asukan yang kurang/tidak jelas. Dalam tahap ini. Mereka diminta untuk mengidentifikasi apak ah pernyataan umum dan thesis statement sudah ada dalam paragraf awal yang dibua t temannya. mereka mel akukan peer correction terhadap thesis statement yang mereka buat dalam kelompok kecil yang terdiri atas empat orang. Setelah selesai. secara kolaboratif. Pengamatan 12 .

observasi atau monitoring dilakukan sendiri anggota peneliti yang la in. untuk mengevaluasi dan keberhasila n penerapan seputar teknik proses pengajaran. asisten pengamat berdiskusi implementasi teknik menulis kolaboratif dan situasi kelas selama proses belajar mengajar berlangsung. Ini dilakukan mengingat perlunya kajian yang lebih komprehensif untuk mengukur kuali tas thesis statement yang mahasiswa buat dengan melihat semua aspek yang terkait dalam sebuah tulisan. What digunakan untuk melihat apa yang ingin mereka tulis atau bisa disebut sebagai pokok pembicaraann ya (beserta sub pokoknya) sementara how digunakan untuk melihat bagaimana strate gi mereka dalam menjelaskan sub pokok-sub pokok pembicaraan. Hasil penilaian kem udian dikelompokkan ke dalam dua kriteria tadi what dan how. 13 . Penilaian dibatasi dalam kerangka ‘bisa’ dan ‘tidak’ dengan mengabaikan kualitas thesis statement-nya. perilaku dan sikap siswa. 7. tim peneliti akan melakukan perbaikan tindakan (replanning) selanjutnya dengan melakukan siklus k edua tapi setelah dianalisis ternyata tingkat penguasaan mahasiswa dalam hal pem buatan thesis statement sudah mencapai lebih dari 60%. Artinya. dan sebagai nya. Refleksi Refleksi dilakukan Pengajar. berdasarkan refleksi ini. Yang menjadi catatan pengamat di antaranya adalah kinerja pengajar. penyerapan siswa terhadap materi yang diajarkan. Pada mulanya. penyajian atau pembahasan materi. mayoritas mahasi swa sudah mampu memahami konsep thesis statement dalam tulisan eksposisi. Tim peneliti kemudian memeriksa semua draf tulisan yang di buat oleh setiap mahasiswa dengan menggunakan kriteria yang merupakan modifikasi konsep yang ditawarkan oleh Erin Karper (2002) untuk menilai thesis statement d alam tulisan eksposisi yakni dengan kriteria what dan how.Pengamatan. Pada saat memonitoring pengamat memperhatikan jalannya proses penerapan tekn ik pengajaran yakni teknik menulis kolaboratif sambil mencatat semua peristiwa a tau hal yang terjadi di dalam kelas. situasi kelas.

nampaknya kesa lahan-kesalahan tersebut sudah membaru (fossilized) dengan melihat kesamaan pola dan repetisi kesalahan yang sama. Dalam tahap penilaian tulisan.1 Presentasi Data Data yang merupakan tulisan mahasiswa ini dikelompokkan ke d alam tiga bagian: draf kesatu. diidentifikasi juga apakah kriteria what dan how sudah terka ndung dalam thesis statement tersebut. hasil penilaian thesis statement idalam tulisan eksposisi mahasi swa berdasarkan kriteria what dan how. peneliti tidak mena kar kualitas thesis statement yang mahasiswa buat karena hal itu membutuhkan kaj ian yang lebih komprehensif dan waktu yang lebih lama. Di bawah ini. Tabel 4. Dalam tahap ini pun.1 No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Mahasiswa Yuli Puspita Sari Sri Mulya Sivani Wiliyanti Thesa Izfadillah Nina Amelia Helen Ramayanti Lilis Suryani Draf 1 What How û û û û û û û û û û û û û û Draf 2 What How û û û 14 . Tulisan yang dihasilkan hanya satu paragraf pembuka dari topik yang su dah ditentukan oleh peneliti. peneliti mengabaikan kesalahan mekanik dan tata bahasa yang ada pada setiap tulisan karena treatment membutuhkan waktu yang lebih lama. Ini dilakukan untuk m emperlihatkan kemajuan mahasiswa dalam membuat tulisan setelah melalui proses ko laborasi. Setelah itu. Apalagi kalau diidentifikasi. draf kedua dan draf ketiga. Treatment lanjutan perlu dirumuskan untuk sec ara khusus memperbaiki kesalahan mekanik dan tata bahasa dalam tulisan mahasiswa . Peneliti hanya mengecek a pakah paragraf pembuka yang mahasiswa buat itu mengandung thesis statement atau tidak.BAB IV PRESENTASI DATA DAN PEMBAHASAN 4.

Ari Wahono N Dita Aditya Putri Yati Rachmawati Dian Andayani Devian Try Gustary Meiritha Anggitasari Ricca Heriyantini Erdita P rasanti Riantini Muh Ryanzika Moh Edwar K Ahmad Gumilar Nina Novianawati Khusnul Khotimah Fahrur Rozi Putri Retnoningsih Primasari Nurul M Iin Isrokha Zwesti Ad e Cahyani Fithry Fathiyyaturrizqi Iim R Kahfiyyah Irwan Gunadi Ricky Firmansyah Vici Sofari Defta A Oktafiga Nita Wahyuningtyas Kiki Tri Setyawati Ika Septianti Lidya Cristina Junur Lana Elroy û û û û û û û û ü ü û û û ü ü ü û ü û û û û ü û ü ü û û û û û û ü û û ü û û û û û ü û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û û ü û û ü û û ü û û ü ü ü ü ü ü ü û ü û û ü ü û û ü ü û ü ü ü ü ü û û ü ü ü û ü ü ü ü û ü û û û û û ü û û ü û û ü û û ü û û û û ü ü û û ü ü û ü û ü û û û û û û ü û ü ü ü ü ü ü ü û ü û ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü û û ü ü û û ü ü û ü ü ü ü û ü ü ü ü ü û ü ü ü ü û ü û û ü û û ü û û ü ü û ü û ü ü ü û û û ü ü û û ü ü û ü û ü ü û û û ü ü ü û ü ü ü ü 15 .8 10 11 12 13 14 15 16 17 18 18 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 Yuniarti Dyah Rahmawati Rina Nurmala Dewi Mega Cita Lestari Ratna Budiarti Riany Puspaningrum Nery Eka P Nur K Wanda Firmansyah Nurhalimah Devi Ariani Dilla Pas try Nentika Astri Rachmawati Rd.

2 Kriteria What How Bisa 12 0 Draf 1 Tidak 47 59 Bisa 32 17 Draf 2 Tidak 27 42 Bisa 44 27 Draf 3 Tidak 15 32 Bagan 4.52 53 54 55 56 57 58 59 Windi Matsuko Devie Juliasty Dens Wida Rosyana Sandra Yulia Puri Ratna Sari Rizq a FA Riana Herlinda Damayanti û û û û û û û û û û û û û û û û ü û û û ü û û û ü û û û û û û û ü û û ü ü ü û ü ü û û ü ü û û û Bagan dan tebel berikut menunjukkan tingkat kemajuan mahasiswa dalam membuat the sis statement setelah melalui proses kolaborasi. Bagan 4.2 16 .1 Bagan Peningkatan Kemampuan Membuat Thesis Statement dalan Tulisan Eksposisi den gan Teknik Menulis Kolaboratif 60 50 40 Jumlah 30 Mahasiswa 20 10 0 What Bisa Tidak Bisa Tidak Bisa Tidak Draf 1 Draf 2 Thesis Statement Draf 3 How Tabel 4.

2 dan 4. Ini terlihat jelas dari banyaknya mahasiswa yang t idak bisa membuat thesis statement dengan jumlah 47 orang atau 80% pada kriteria what dan bahkan 59 orang atau 100% pada kriteria how. Sekalipun ada 12 orang atau 20% yang sudah menuliskan pokok pembicaraan pada paragraf pemb uka tapi tidak ada satupun atau 0% yang mampu menuliskan langkah-langkah pembaha san sub pokok-sub pokok pembicaraan pada paragraf pembuka tersebut. mahasiswa belum memahami apa itu thesis statement. 17 Tidak Tidak Bisa Bisa Bisa What How .Bagan Persentase Peningkatan Kemampuan Membuat Thesis Statement dalam Tulisan Ek sposisi dengan Teknik Menulis Kolaboratif 100% 80% 60% Persentase 40% 20% 0% Tidak Draf 1 Draf 2 Draf 3 Thesis Statement Tabel 4. Artinya.2 Pembahasan Dari tabel 4.3 Kriteria What How Bisa 20% 0% Draf 1 Tidak 80% 100% Bisa 54% 29% Draf 2 Tidak 46% 71% Bisa 75% 46% Draf 3 Tidak 25% 54% 4.3. utamanya thesis statement dalam tulisan eksposisi. Mereka nampa knya memiliki anggapan atau pemahaman bahwa thesis statement itu hanya memuat po kok pembicaraan saja. terlihat bahwa pada draf kesatu mahasiswa belum memahami konsep tulisan eksposisi termasuk di dalamnya membuat thesis sta tement pada paragraf pembuka. sebelum diberika n treatment atau diterapkan teknik kolaboratif.

Ini disebabkan mahasiswa belum terbiasa melakukan proses koreksi antar teman sehingga mereka masih merasa sungkan. Adapun mengenai masih banyaknya jumlah mahasiswa yang belum bisa membuat the sis statement pada kriteria how dengan angka 32 orang atau 54% 18 . Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah mahasiswa yang bisa membuat thesis statement pada draf kedua dengan dari jumlah 12 orang ( pada draf kesatu) menjadi 32 orang atau 54% pada kriteria what (pada draf kedua) dan dari tidak ada seorang pun (pada draf kesatu) menjadi 17 orang atau 29% par a kriteria how (pada draf kedua). nampak jelas adanya dampak implementa si teknik terhadap pemahaman dan kemampuan mahasiswa dalam membuat thesis statem ent tersebut. Ini dilakukan karena ada se jumlah koreksi yang terlalu banyak bertumpu pada perbaikan mekanik dan tata baha sa tulisan. Hal ini bis a dipahami karena sebelumnya mereka belum mendapatkan materi terkait dengan tuli san eksposisi pada mata kuliah Writing I dan II. terdapat peningkatan yang cukup signifikan. Tindakan ini cu kup membuahkan hasil dengan adanya peningkatan jumlah mahasiswa yang bisa membua t thesis statement pada draf ketiga dengan jumlah 44 orang atau 75% pada kriteri a what dan 27 orang atau 46% pada kriteria how. peneliti mencoba mengingatkan kembali kepada mahasiswa akan konsep dasa r pembuatan thesis statement pada tulisan eksposisi.tanpa harus menyebutkan langkah pembahasan sub pokok pembicaraannya. Setelah proses kolaborasi pada draf kedua selesai. Inilah yang dijadikan alasan pen eliti menghentikan siklus penelitian karena permasalahan sudah bisa teratasi den gan bukti 75% mahasiswa sudah bisa membuat thesis statement pada tulisan eksposi si. identifikasi thesis statement terabaikan. Di sini. Setelah dilakukan implementasi teknik menulis kolaboratif dengan diberikan materi atau penjelasan singkat menge nai gambaran umum tulisan eksposisi serta thesis statement. Koreksi atau masukan dari teman sejawat (peer correction) sudah bi sa membantu peningkatan kemampuan mahasiswa ini. Adapun jumlah mahasiswa yang be lum bisa yang masih cukup besar (27 atau 46% pada kriteria what dan 42 atau 71% pada kriteria how) dimungkinkan terjadi karena belum efektifnya proses kolaboras i. Sementara.

Artinya. 2005) atau kesalahan-kesalahan kecil yang berka itan dengan mekanik dan tata bahasa serta kesalahan lainnya sudah terlebihd ahul u dikoreksi oleh mahasiswa melalui proses kolaborasi. Dosen lebih terbantu karena ‘dosa-dosa kecil’ (Alwasilah. Namun demikian. Apalagi kalau harus mempertimbangkan dan memasukkan semua aspek atau elemen tulsian ke dalam penilaian. tulisan mahasiswa dikoreksi beberapa kali oleh teman sejawatnya sehingga dosen tinggal melihat secara sekilas hasil akhir tulisan mahasiswa untuk mengukur sejauh mana peningkatan atau perkembangan kemampuan menulis mahasiswa. mayoritas mahasiswa sudah bisa menuliskan apa yang menjadi pokok pembicaraan tulisan mereka pada paragraf pembu ka tulisan eksposisi yang menjadi salah satu inti thesis statement. haru s lebih banyak pula waktu dan energi yang harus disiapkan dosen untuk memeriksan ya. Dengan pend ekatan konvensional. terutama pada kriteria what. Lebih banyak tulisan yang dibuat oleh mahasiswa. dosen harus meluangkan waktu yang lama untuk memberikan bal ikan untuk setiap tulisan. angka-angka di atas sudah bisa mey akinkan peneliti bahwa implementasi teknik menulis kolaboratif terbukti efektif untuk mengatasi kesulitan mahasiswa dalam membuat thesis statement pada tulisan eksposisi. 19 . Jumlah mahasiswa yang mencapai 60 orang akan sulit ditangani dengan metod e konvensional yang hanya mengandalkan materi atau ceramah dari dosen dan feedba ck atau balikan searah dari dosen terhadap setiap tulisan mahasiswa. peneliti melihat bahwa permasalahan ini harus ditangani khusus dengan treatment khusus dengan menggunakan pendekatan pengajaran keterampilan b erpikir kritis.pada draf ketiga. Ini dikarenakan penentuan sub pokok pembicaraan dengan cara peng organisasian pembahasannya memerlukan keterampilan berpikir khusus yang harus di latih secara lebih ekstensif. Berdasarkan proses implementasi teknik menulis kolaboratif dalam mata kuliah menulis ini jug a terungkap bahwa teknik ini cukup efektif untuk pengejaran menulis dalam kelas besar. Sementara dengan teknik menulis kolaboratif.

2 Saran Berdasarkan implementasi teknik menulis kolaboratif di kelas untuk menan gani kesulitan mahasiswa dalam membuat thesis statement pada tulisan eksposisi. terutama pada kriteria wh at (apa yang ingin penulis coba sampaikan). c. Teknik menulis kolaboratif memp u meningkatkan suasana belajar bekerjasama (cooperative learning) karena setiap mahasiswa diharuskan untuk bekerja dalam tim dan saling membantu mengoreksi atau memberikan masukan terhadap tulisan anggota tim. Hal ini memudahkan tugas pengajar karena paling tidak kesalahan ke cil seperti mekanik dan tata bahasa sudah bisa ditangani melalui proses kolabora si antar teman sejawat (peer correction) ini. diperoleh beberapa kesimpulan s ebagai berikut: a. dosen bisa memantau at au memonitor perkembangan atau peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menulis. diperoleh beberapa saran sebagai berikut: a. Teknik menulis kolaboratif sebaikny a dijadikan salah satu teknik atau strategi pengajaran mata kuliah menulis untuk setiap jenjang di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris mengingat berbagai kelebiha n yang bisa 20 . d. Teknik menulis kolaboratif terbuk ti efektif untuk pengajaran mata kuliah menulis (writing) kelas besar karena mah asiswa dituntut untuk bekerja secara kelompok untuk saling mengoreksi tulisan ya ng dibuatnya.1 Kesimpulan Dari penelitian yang singkat ini. 5. Pengajaran mata kuliah Writing III pada kurikulum lama atau m ata kuliah Writing for Academic Purposes pada kurikulum baru dengan menggunakan teknik menulis kolaboratif terbukti efektif untuk mengatasi kesulitan mahasiswa dalam membuat thesis statement pada tulisan eksposisi. b. Dengan implementasi teknik menulis kolaboratif dalam pengajaran mata kuliah menulis.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.

Di samping itu. Teknik kolaboratif juga nampaknya bisa dietrapkan untuk pengajaran keterampilan bahasa lainnya seperti menyimak. tulisan mahasiswa pun ak an berangsur lebih baik karena terus dikoreksi oleh temannya dan diberikan balik an oleh dosennya. 21 . Teknik menulis kolaboratif menun tut adanya team teaching yang solid karena hal itu akan lebih memudahkan proses implementasi dan perkembangan kemampuan setiap mahasiswa bisa lebih termonitor. Lambat laun. team teaching bisa membantu mempercepat proses pemberian balikan atau feedback terhadap tulisan mahasiswa. b erbicara dan membaca karena teknik ini cukup fleksibel untuk mengajarkan materi apapun dalam lingkup keterampilan berbahasa.diperoleh dosen dalam proses penerapannya. c. b.

2000. B isa diperoleh dari http://www. Direktorat Pembinaan Sekola h Luar Biasa: Jakarta. Bisa diperoleh di http://owl. Erin. Available at htt p://skepdic. Desain Penelitian Tindakan. Bro wn. A. Po koknya Menulis: Cara Baru Menulis dengan Metode Kolaborasi. Chaedar. Prentice Hall Regents: New Jersey. Anurdha.DAFTAR PUSTAKA Alwasilah. Douglas.com. Nunan.english. 1994. Bisa diperoleh di www. Andira: Bandung.com Karper. 2002.ditplb. 2005. The MacGraw Hill Companies: Singapore The Expository Essay . Artikel internet diakses pada tanggal 20 November 2006. A. 1995.pur due. Model Pengajaran Menulis Bah asa Indonesia bagi Penutur Asing Tingkat Lanjut.edito rsforstudents. An Online Article.Essay Writing Tip. Practical English Language Teaching. Gokhale. Teaching by Principles: An Interactive Approach to Languag e Pedagogy. Chaedar. A.edu/handouts/print/ Kurniawan. 2001. Art ikel internet diakses pada tanggal 27 Pebruari 2006. Collab orative Learning Enhances Critical Thinking.id/new/index.php?menu=profile&pro=85 22 .or. Artikel internet diakses pada tanggal 20 November 2006. Makalah yang dipresentasikan pa da KIPBIPA di Bali. 2005. Alwasilah. David. 2004. Writing a Thesis Statement. Perspektif Pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia d alam Konteks Persaingan Global. Khaerudin. H. Kiblat: Bandung.

Curriculum Vitae Anggota Penelitian 4. Tulisan Mahasiswa 23 .Lampiran-Lampiran 1. I nstrumen Penelitian 5. Silabus dan Satuan Acara Perkuliahan Mata Kuliah Writing III 3. Curriculum Vitae Ketua Peneliti 2.

Pangkat/Golongan 5. 2006 24    . S. Riwayat Pendidikan FPBS : Eri Kurniawan. Jenis Kelamin 4. Makalah disajikan pada Konferensi Internasional Linguistik Atmajay a di Jakarta. Skripsi. Cooney). Representasi Ideologi Patriarki di Masy arakat Manhattan. Cooney). Artikel pada Jurnal Bahasa dan Sastra UPI.CURRICULUM VITAE KETUA PENELITI 1. NIP 3. Makalah disajikan pada K onferensi Internasional TEFLIN di Yogyakarta. : 132 312 853 : Laki-Laki : Penata Muda/III A :: Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris FPBS : Pendidikan Bahasa Inggris : S1 Jurusan Pendidik an Bahasa Inggris UPI 9. Jabatan 6. 2004 b. 2004 c. Unit K erja UPI 7. Bidang Keahlian 8. Teaching-Learning Processes in a Multicultural Society. 2005 d. (Kritik Sastra Feminis terhadap Sebuah Novel Berjudul “Out of Ti me” Karya Caroline B. Nama Lengkap 2. Black Vernacular English i n Detroit (A Description of BE in terms of Its Syntactical Characteristics in Em inem Lyrics). The Representation of Patriarchal Ideo logy in a Manhattan Society (A Feminist Literary Criticism on A Novel “Out of Time” by Caroline B. Pengalaman Penelitian/Karya Ilmiah: a.Pd.

Class attendance and par ticipation 2. Prof.. Home assignments 3. u sing a library. Yeni Yuniawati. students will be introduced to different kinds of introductory parag raphs. students will be also equipped with special skills of writing. and Cause and Effect essay. writing a resume and job application letter.Pd. student s are hoped to be able to 1. Outlining and peer correction are encouraged in this course. identify the essence and structure of essay 2. This course will lay emphasis on academic expository essays by introducin g different types of essay developments such as Comparison and Contrast essay. Course Objective: Upon completion of this course.D. and concluding paragra phs). Also. Those skills are deemed important because they are the basic knowledge necessary to develop their abilities in wri ting a research paper. introductory. Students will be introduced to the essence and structure of essay (thesis statement. Besid es. and writing a research paper. employ different techniques of essay de velopment 4. Final test Total 10 points 20 points 25 points 45 points 100 points 25 . iden tify kinds of introductory paragraphs 3. M. C lassification essay. 2. such as prepa ring a summary. Adeng Chaedar Alwasilah..A. S. Process Analysis essay. Course Description: This course introduces students to essay writing with variou s modes of development. writing a report. Student s are expected to be able to write a short essay (4-6 paragraphs of approximatel y 500 words). Midterm test 4.SILABUS DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN Course Code Credits Semester Lecturers : Writing for Academic Purposes : ING 522 :2 :4 : 1. write short essays Course Requirements: 1. developmental. Ph.

Discussio n Dis cussion Discussion .Discussio n . and physical description Str ategies of generating thesis statement Generating a thesis statement and peer co rrection Collaborative work and Conferencing Paragraph development: Comparison a nd Contrast Essay Writing draft.Discussio n Discussion . Those who miss up to 3 essays will auto matically have their score lowered by 50%.Lecture .Discu ssion Di scussion .Assessment and Attendance Policy . They are required to submit 5 compositions. peer correction and conferencing Paragraph deve lopment: Comparison and Contrast Essay Writing draft.Lecture .Lecture .Discussion Discussion . personal experience. peer correction and conferencing Paragraph development: Comparis on and Contrast Essay Writing draft. Those with more than 4 absences will not be eligible for the final examination.Discussio n Discussion 10 11 12 13 14 15 16 Recommended Readings: 26 .Attendance Policy: Students are required to attend at least 12 out of 16 session s.Course Overview 2 Generating ideas for an essay. introductory paragraph. peer correction and conferencing Techniques Lecture Lecture Discussio n . examples. and th erefore they will get the score lowered. Tentative Schedule: Session Subject M atter 1 Welcoming Remarks: . 3 4 5 6 7 8 9 Technique s of support: facts. Those who miss the class frequent ly will lose opportunities to practice their skills and submit the works. peer correction and confer encing Paragraph development: Comparison and Contrast Essay Writing draft.Discussion Discussion Lecture .Lectu re .Lecture .Lecture . peer correction and conferencing Paragraph development: Comparison and Contrast Essay Writing draft.

McGraw-Hill: Singapore. The Process of Composition. Smalley. Reid.: USA. Legget . Refining Composition Skills: Thetoric and Grammar for ESL Students. Regina L. Glenn H. & Ruetten. 1990. 2. Heinle & Heinle: USA. 3. Langan. Mary K.1. John.: USA. 1987. Joy M. 1982. 4. Handbook for Writers. Prentice Hall Inc. FIRST DRAFT CHECKED BY ______________________________ SIGN __________________________ SECOND DRAFT 27 . 1985. NAME CLASS : _________________________________ : _____________________ Write an introductory paragraph of an essay explaining the potential advantages and disadvantages of studying at universities. College Writing Skills. Prentice Hall Inc.

CHECKED BY ______________________________ SIGN __________________________ 28 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful