You are on page 1of 163

11

b)

UmurDicatat dala
m tahun untuk m
engetahui adany
a resiko seperti k
urang dari20 tah
un, alat-
alat reproduksi b
elum matang, me
ntal dan psikisny
a belumsiap. Sed
angkan umur lebi
h dari 35 tahun r
entan sekali untu
k terjadi perdara
han dalam masa
nifas.c)

AgamaUntuk me
ngetahui keyakin
an pasien terseb
ut untuk membi
mbing ataumeng
arahkan pasien d
alam doa.d)

PendidikanBerpe
ngaruh dalam tin
dakan kebidanan
dan untuk menge
tahui sejauhman
a tingkat intelekt
ualnya, sehingga
bidan dapat mem
berikankonseling
sesuai dengan pe
ndidikannya.e)
Suku bangsaBerp
engaruh pada ad
at istiadat atau k
ebiasaan sehari-
hari.f)

PekerjaanGunany
a untuk mengeta
hui dan menguku
r tingkat social ek
onominya,karena
ini juga mempen
garuhi dalam gizi
pasien tersebut.g
)
AlamatDitanyaka
n untuk memper
mudah kunjunga
n rumah bila dipe
rlukan.h)

Alasan masukUnt
uk mengetahui al
asan yang memb
uat pasien datan
g yang berhubun
gan dengan persa
linannya (Varney,
2008)..2)
Keluhan utamaU
ntuk mengetahui
masalah yang dih
adapi yang berkai
tan dengan masa
kehamilan3)
Riwayat Kehamila
n Sekaranga)

Berapa Kali Perik


sa dan DimanaFr
ekuensi dari pem
eriksaan antenat
al adalah:1)
Minimal 1 kali pa
da Trimester I2)

Minimal 1 kali pa
da Trimester II3)
Minimal 2 kali pa
da Trimester III (
Depkes RI. 2009).
12
Ibu hamil dapat
melaksanakan pe
meriksaan keham
ilan di saranakese
hatan seperti Ru
mah Sakit, Puske
smas, Posyandu,
Bidan PraktekSw
asta dan Dokter P
raktek (Pantikaw
ati, Ika. dkk. 2010
). b)
Gerakan JaninPa
da multigravida b
iasanya dirasakan
pada usia 18 min
ggu, sedangkan p
ada multigravida
sekitar 16 mingg
u (Ummi, Hani. 2
011).Pada umum
nya 10 gerakan t
erjadi dalam jang
ka waktu 20 meni
t

2 jam. Gerakan j
anin akan bertam
bah setelah maka
n, gerakan ibu. Ja
ninnormal akan ti
dur ± 20 menit. S
elama 2-
3 hari sebelum la
hir gerakan janin
akan berkurang (
Pantikawati, Ika.
dkk. 2010).Cara
menghitung gera
kan janin: letakka
n 10 uang logam
dalammangkok, k
eluarkan dan leta
kkan di atas meja
, masukkan kemb
ali uanglogam ke
dalam mangkok s
etiap kali bayi ber
gerak.4)
Pemberian Imuni
sasi TTTujuan pe
mberian imunisas
i TT adalah untuk
melindungi janin
dariTetanus Neo
natorum sehingg
a ibu hamil perlu
dikaji mengenai s
tustusTT dengan
menanyakan tah
un kelahiran ibu s
ehingga dapat dik
etahuistatus TT i
bu tersebut lengk
ap atau tidak (Pa
ntikawati, Ika. dk
k. 2010).5)

Pemberian Tablet
Tambah Darah (T
ablet Fe)Tujuan p
emberian tablet F
e adalah untuk m
emenuhi kebutuh
an Fe padaibu ha
mil dan nifas, kar
ena pada masa k
ehamilan kebutu
han meningkatsei
ring dengan pert
umbuhan janin. C
ara pemberian ad
alah satu tablet F
e per hari, sesuda
h makan, selama
masa kehamilan
dan nifas (Pantik
awati,Ika. dkk. 20
10).6)
Riwayat Kebidan
an atau Obstetri
yang lalua.

KehamilanInform
asi terinci menge
nai riwayat obste
tric sebelumnya,
apabila adasanga
tlah penting kare
na banyak penyul
it yang terjadi pa
da kehamilanseb
elumnya yang ak
an kambuh pada
kehamilan
selanjutnya
pantikawati, ika
dkk 2010
13
Pengkajian meng
enai masalah/gan
gguan saat keha
milan sepertihyp
eremesis, perdar
ahan pervaginam
, pusing hebat, pa
ndangan kabur,d
an bengkak

bengkak ditanga
n dan wajah. b.

PersalinanCara k
elahiran spontan
atau buatan, ater
m atau prematur,
perdarahandan
ditolong oleh sia
pa. Jika wanita pa
da kelahiran terd
ahulumelahirkan
secara bedah ses
ar, untuk kehamil
an saat ini mungk
inmelahirkan per
vaginam. Keputu
san ini tergantun
g pada lokasi insi
sidi uterus, jika in
sisi uterus berada
dibagian bawah
melintang, bukan
vertikal maka bay
i diupayakan unt
uk dikeluarkan pe
rvaginam.c.

NifasAdakah pan
as, perdarahan, k
ejang

kejang, dan lakta
si. Kesehatanfisik
dan emosi ibu ha
rus diperhatikan (
Romauli, 2011)7)

Riwayat Kesehata
n Sekarang dan y
ang laluMenurut
Romauli (2011) b
erikut adalah riw
ayat kesehatan y
angmempengaru
hi ibu hamil:a)
Anemia yang dap
at menyebabkan
kematian janin d
alam kandungan,
persalinan prema
ture, persalinan l
ama, dan perdara
han postpartum
b)

TBC Paru, janin a


kan tertular TBC s
etelah lahir. Bila
TBC berat, makaa
kan menurunkan
kondisi ibu hamil,
tenaga dan ASI b
erkurang, dapatt
erjadi abortus, ba
yi lahir lama, dan
perdarahan post
partumc)
Jantung yang bah
anya adalah paya
h jantung bertam
bah berat bahkan
sampai gagal jant
ung, atau kelahir
an prematurd)
Diabetes mellitus
, yang akan meny
ebabkan persalin
an premature,hy
dramnion, kelain
an bawaan, BBL b
esar, dan kemati
an janin dalamka
ndungane)

HIV/AIDS yang bi
sa tertular ke jani
nf)
Hipertensi dapat
memburuk selam
a hamil, disertai
meningkatnyamo
rbiditas ibu biasa
nya diikuti denga
n pre eklamsi ata
u eklamsi.Resiko
pada janin dapat
terjadi restriksi p
ertumbuhan (IUG
R), sertamorbidit
as dan mortalitas
perinatal (Pantik
awatiwati, ika
dkk 2010.
14
g)

Epilepsi berdamp
ak pada kehamila
n . Kejang selama
hamil akanmeny
ebabkan penurun
an aliran darah ut
erus dan oksigen
asi janin(Pantika
wati, Ika. dkk. 20
10).8)

Riwayat Kesehata
n Keluarga.Ditany
akan mengenai p
enyakit yang mun
gkin diderita oleh
keluarga,seperti
penyakit menular
(TBC, hepatitis) y
ang dapat menul
ar pada ibudan ja
nin atau bayi yan
g sudah lahir.Dita
nyakan mengenai
penyakityang me
nurun yang dideri
ta keluarga, fakto
r yang dapat men
ingkatkankemun
gkinan hamil kem
bar adalah ras, ke
turunan, umur da
n paritas(Manuru
ng 2011).9)

Riwayat Pernikah
ana)
Umur pertama ka
li menikahUntuk
menentukan kes
ehatan organ rep
roduksi. b)
Berapa kali meni
kahBatas ideal da
n diikuti hamil set
elah 2 tahun. Dis
ebut primigravid
atua sekunder jik
a hamil stelah lim
a tahun menikah.
Kehamilansetela
h 5 tahun diangg
ap hamil dengan
resiko tinggi kare
nanilaikehamilan
yang tinggi.c)
Jumlah anakUmu
r anak terkecil dia
tas 5 tahun, juml
ah anak ideal sa
mpaikehamilan k
etiga. Kehamilan
kelima sudah ter
masuk grandemu
ltipara, harus diw
asapadai perdara
han post partum
(Manuaba,2009).
d)

Wanita hamil yan


g sudah lama me
nikah, nilai anak t
entu besar sekali
dan ini perlu dipe
rhitungkan dalam
pimpinan persali
nan (anakmahal)
(Ummi,Hani, dkk,
2010).10)
Riwayat Haida)

MenarcheMenstr
uasi perempuan
yang umumnya t
erjadi pada usia s
ekitar 13-
15 tahun. Akibat
arus informasi gl
obal, pancaindra
makin mudahme
njadi matang sehi
ngga umur mena
rke semakin mud
a (Manuaba, 2
009
15
b)

SiklusInterval dari
hari pertama per
iode menstruasi s
ampai hari perta
ma periode berik
utnya normalnya
21

35 hari.Menstru
asi yang teratur
menunjukkan ba
hwa aksis hypoth
alamus-hipofisis-
ovarian aksis den
gan pancaindra t
elah menunjukka
nkeharmonisan y
ang baik. Ini bera
rti bahwa setiap
menstruasi akand
ilepaskan ovum s
ehingga dapat ter
jadi kehamilan (
Manuaba, 2009).
c)

LamaLama perda
rahan yang norm
al adalah 5 hari d
engan rentang an
tara3-
7 hari. Perdaraha
n yang melebihi 7
hari (polimenore
a, metroragia).Du
rasi menstruasi y
ang berlangsung
hanya sekitar 2-
3 harimenunjukk
an kurangnya ran
gsangan estrogen
sehingga fase pr
oliferasi tidak nor
mal kurang subur
.d)

BanyaknyaJumla
h tampon atau p
embalut yang dig
unakan setiap ha
ri akan bermanfa
at hanya jika dike
tahui penyebab p
embalut tersebut
harusdiganti.kur
ang lebih 16 cc. D
urasi menstruasi
normal, pembalu
tsekitar 2-
3 buah penuh. D
urasi menstruasi
yang kurang, pe
mbalutsekitar 1-
2 buah sehari tid
ak penuh. Durasi
menstruasi yang
banyakdisertai gu
mpalan, pemakai
an pembalut lebi
h dari 3 buah/ ha
risampai penuh (
Manuaba, 2009).
e)
KeluhanSelama h
aid yaitu dismeno
rea (rasa nyeri sa
at haid sehingga
mengganggu akti
fitas sehari hari)d
an pusing serta le
ukorea pada saat
sebelum dan ses
udah haid. Dismi
norea adalah nye
ri saat haid, biasa
nya dengan rasa
kram dan terpusa
t di abdomen ba
wah. Keluhannye
ri haid dapat terj
adi bervariasi mul
ai dari yang ringa
n sampai berat. K
eparahan dismin
orea berhubunga
n langsung
dengan lama dan
jumlah darah
haid
(prawirohardjo, 2
014)
16
f)
HPHTKeterlamba
tan menstruasi b
agi wanita usia su
bur berarti terda
patkemungkinan
kehamilan, serta
untuk menentuk
an umur kehamil
andan tafsiran pe
rsalinan (Manuab
a, 2009).11)

Riwayat KBRiway
at kontrasepsi di
perlukan untuk m
engetahui kontra
sepsi yang perna
h digunakan, lam
a penggunaan ko
ntrasepsi, keluha
n saat penggunaa
n kontrasepsi da
rencana kontrase
psi yang akan dat
ingRomauli, 2011
).12)

Pola Kebiasaan S
ehari

haria)
NutrisiKecukupa
n gizi ibu hamil d
an pertumbuhan
kandungannya da
patdiukur berdas
arkan kenaikan b
erat badan. Kenai
kan berat badan
yangdianjurkan p
ada ibu hamil ses
uai dengan Indek
s Massa Tubuh (I
MT)(Pantikawati,
Ika. dkk. 2010). b)
IstirahatWaktu is
tirahat harus lebi
h lama ± 10-
11 jam untuk wa
nita hamil jugadi
anjurkan tidur sia
ng. Jadwal istirah
at dan tidur haru
s diperhatikande
nngan baik karen
a istirahat dan tid
ur yang teratur d
apatmeningkatka
n kesehatan jasm
ani dan rohani un
tuk kepentingan
pertumbuhan da
n perkembangan
janin. Cobalah un
tuk tidak berbari
ng telentang sew
aktu tidur, karen
a bisa menempat
kan rahim diatas
pembuluh darah
yang penting (ve
na cava inferior)
yang berjalanke b
awah di bagian p
erut. Belajarlah p
osisi tidur Kebersi
han/menyamping
sejak awal (Panti
kawati, Ika. dkk.
2010).c)

Personal Hygiene
Mandi diperlukan
untuk kebersiha
n kulit terutama
untuk perawatan
kulit karena pada
ibu hamil fungsi
ekskresi keringat
bertambah. Man
diminimal 2 kali s
ehari. Puting har
us dibersihkan, p
ersiapan menyus
uidengan perawa
tan puting dan ke
bersihan payudar
a. Celana dalamh
arus kering, janga
n gunakan obat/
penyemprot ke d
alam vagina.Sesu
dah BAB/BAK dila
p dengan lap khu
sus, sebaiknya sel
ama hamil
17
tidak melakukan
vaginal touching
bisa menyebabka
n perdarahan ata
uembolus (Pantik
awati, Ika. dkk. 2
010).Pakaian yan
g sebaiknya digu
nakan longgar, te
rbuat dari katuns
ehingga dapat m
enyerap keringat
dan sebaiknya ha
nya satu kali paka
i.Jika diperlukan,
daerah lipatan ba
dan dapat diberi
bedak, hal inime
ncegaah kekering
an dan menguran
gi dermatitis kont
ak atau alergi(Ma
nuaba, 2009).d)

EliminasiPada ak
hir kehamilan ke
pala janin mulai t
urun ke pintu ata
s panggul,keluha
n sering kencing
akan timbul lagi k
arena kandung k
encing akanmulai
tertekan kembali
. Selain itu juga te
rjadi hemodilusi
menyebabkan m
etabolisme air m
enjadi lancar (Pa
ntikawati, Ika. dk
k.2010).Biasanya
terjadi konstipasi
karena pengaruh
hormone progest
eroneyang menin
gkat (Pantikawati
, Ika. dkk. 2010).e
)
Aktifitas sehari-
hariIbu hamil dap
at melakukan akti
vitas sehari-
hari namun tidak
terlalulelah dan b
erat karena dikha
watirkan mengga
nggu kehamilann
ya, ibuhamil uta
manya trimester I
dan II membutu
hkan bantuan dal
ammelakukan akt
ivitas sehari-
hari agar tidak te
rlalu lelah. Kelela
handalam berakti
fitas akan banyak
menyebabkan ko
mplikasi pada set
iapibu hamil misa
lnya perdarahan
dan abortus (Ma
nuaba, 2009).f)

Kebutuhan seksu
alTrimester III : H
ubungan seksual
setelah usia keha
milan 30 minggu
akan mengalami
kesukaran teknik.
Hal ini dikarenak
an perut yangsud
ah membesar da
n berat. Untuk da
pat melakukan h
ubungan seksual
masih ada kemun
gkinan dengan m
enggunakan tekn
ik dari belakang(
Manuaba, 2009).
Selain itu, hubun
gan seksual tidak
boleh terlaluserin
g dan hati-
hati karena dapat
menyebabkan ke
tuban pecah dini
ddan persalinan
prematur.
18
13)
Data PsikososialP
ada trimester III ,
ditandai dengan r
asa tidak nyaman
timbul kembali,
merasa dirinya jel
ek, aneh, dan tid
ak menarik; mera
sa tidakmenyena
ngkan ketika bayi
tidak hadir tepat
waktu; takut aka
n rasa sakitdan b
ahaya fisik yang ti
mbul pada saat
melahirkan, khaw
atir akankeselam
atannya; khawati
r bayi akan dilahir
kan dalam keada
an tidaknormal, b
ermimpi yang me
ncerminkan perh
atian dan kekhaw
atirannya;merasa
sedih karena aka
n terpisah dari ba
yinya; merasa ke
hilangan perhatia
n; perasaan menj
adi sensitif. (Rom
auli, 2011) b.

Objektif1.

Pemeriksaan um
um1)
Keadaan umumK
esadaran sangat
penting dinilai de
ngan melakukan
anamnesis Penila
ian pada glasgow
coma scale:
Compos mentis
(sadar penuh) (P
otter 2009).2)

Tanda-
tanda vital1)
SuhuSuhu tubuh
yang normal adal
ah 36

37,5
o
C. Suhu tubuh leb
ih dari37
o
C perlu diwaspad
ai adanya infeksi
(Romauli, 2011).2
)

Tekanan DarahTe
kanan darah dika
takan tinggi bila l
ebih dari 140/90
mmHg. Bilatekan
an darah mening
kat, yaitu sistolik
30 mmHg atau le
bih, danatau dias
tolik 15 mmHg at
au lebih, kelainan
ini dapat berlanj
utmenjadi pre ekl
ampsia dan ekla
mpsia kalau tidak
ditangani denga
ntepat (Romauli,
2011).3)
NadiDalam kead
aan santai denyu
t nadi ibu sekitar
60

80 x/ menit.Den
yut nadi 100 x/ m
enit atau lebih da
lam keadaan sant
aimerupakan per
tanda buruk. Jika
denyut nadi ibu 1
00 x/ menit ataul
ebih, mungkin ib
u mengalami sala
h satu atau lebih
keluhan sepertite
gang, ketakutan a
tau cemas akibat
masalah tertentu
, perdarahan ber
at, anemia, dema
m, gangguan tiroi
d, gangguan jant
ung (Romauli,
2011)
19
4)

PernapasanUntu
k mengetahui fun
gsi sistem pernap
asan. Normalnya
16

24 x /menit (Ro
mauli, 2011).3)
Berat BadanBerik
ut ini merupakan
kenaikan berat b
adan yang dianju
rkan padaibu ha
mil sesuai denga
n Indeks Massa T
ubuh (IMT)Tabel
2.9Penambahan
Berat Badan Berd
asarkan IMTKate
gori IMTPertamb
ahan BB (Kg)Ren
dah <19,812,5

18 Normal 19,8-
2611,5

16Tinggi 26-297

11,5Obesitas >2
9
≥7
Gemeli16

20,5Sumber : Ma
nuaba, 2012.4)

TBIbu hamil deng


an Tinggi Badan <
145 cm tergolon
g resiko tinggi.Ibu
hamil tersebut k
emungkinan me
miliki panggul se
mpit yangsempit
dan memiliki resi
ko yang lebih bes
ar mengalami per
salinan prematur
dan melahirkan b
ayi yang kecil (Ro
mauli 2011).5)

LILALILA < 23,5 c


m merupakan ind
ikator kuat untuk
status gizi ibu yan
gkurang/buruk. S
ehingg beresiko u
ntuk melahirkan
BBLR(Mandriwati
2012).6)
Tafsiran persalina
n (TP)Rumus Nae
gele terutama un
tuk menentukan
hari perkiraan lah
ir(HPL, EDC=
expected date of
confinement
). Rumus ini terut
ama berlaku untu
k wanita dengan
siklus 28 hari, seh
ingga ovulasi terj
adi pada hari ke-
14. Lama kehamil
an rata-
rata dihitung dari
hari pertamame
nstruasi terakhir (
HPM) adalah 280
hari atau 40 ming
gu. Atas
20
dasar ini tercipta
rumus Naegele, y
ang meramalkan
HPL, yaitutanggal
HPHT ditambah
7, bulan dikurang
i 3, tahun tetap a
tauditambah 1 (K
usmiyati, 2011).2
.

Pemeriksaan Khu
susa.

Inspeksi1)
Waktu pasien ber
diri : skoliosis/kif
osis/lordosis2)

Waktu pasien ber


jalan : Pincang/K
aki O/ kaki X3)
Muka : ucat/tidak
, ada kloasma gra
vidarum/tidak, b
engkak/tidak.4)

Mata ; sclera puti


h/kuning, conjun
gtiva merah mud
a/putih.5)

Leher : Kelenjar G
ondok : pasien di
suruh menengad
ah kemudiandisu
ruh menelan. Jika
ada benjolan yan
g ikut bergerak n
aik turunmenand
akan adanya pem
besaran, ada pe
mbesaran vena ju
gularis/tidak, kel
enjar tyroid mem
besar/tidak.6)

Payudara : Simetr
is/tidak, bersih at
au tidak, puting s
usumenonjol/me
ndatar/masuk,ad
abenjolan/tidak,h
iperpigmentasi ar
eolamammae ,ke
luar kolostrum (h
amil 4 bulan jerni
h, hamil 4-
8 bulanencer sek
ali , hamil 8 bulan
keatas warna ny
a kuning seperti s
usu jolong) (Man
uaba, 2012)7)

Abdomen :Pemb
esaran ke atas : P
rimigravida akiba
t otot dinding ab
domen masihteg
ang, Tingginya fu
ndus uteri dapat
dipergunakan unt
uk mengukur:-
umur kehamilan.
Pigmentasi dindi
ng abdomen : Lin
ea alba karena pi
gmentasi, Striae
gravidarum livid s
aat hamil dan stri
ae gravidarunalb
a sebagai bekas k
ehamilan sebelu
mnya.a)

Bekas luka opera


si : Bekas seksio/
operasi(Manuaba
, 2012).8)
Genetaliaa)

Pengeluaran fluo
r : infeksi dengan
diagnosis bandin
g trichomonasvag
inalis atau candid
a albikans, infeksi
vaginosis bakteri
alis. b)

Kondiloma akumi
nata : infeksi viru
s, jika ukurannya
besarsebaiknya p
ersalinan melalui
SC.c)

Tanda chadwick :
Sebagai akibat te
rjadinya hipervas
kularisasi,warna
kebiruan pada va
g
ina.
21
d)

Luka perineum :
bekas episiotomy
(Manuaba, 2012)
9)

EkstermitasAdan
ya oedema pada
ekstermitas atas
atau bawah dapa
t dicurigaiadanya
hipertensi hingga
preeklamsi, diab
etes mellitus, jan
tung, dankekuran
gan albumin (Ma
nuaba 2012). b.

Palpasi1)
LeherTidak ada b
endungan atau p
embesaran vena j
ugularis. Jika ada
hal ini berpengar
uh saat persalina
n terutama saat
meneran.Hal ini d
apatmenambah t
ekanan pada jant
ung dan menamb
ah kerja jantung,
potensial terjadi
gagal jantung.Tid
ak terjadi pembe
saran kelenjar tyr
oid, jika ada pote
nsial terjadikelahi
ran prematur, lah
ir mati, lahir BBLR
, kretinisme dan k
eguguran.Tidak a
da pembesaran k
elenjar limfe (pe
mbesaran kelenja
r limfememungki
nkan terjadi infek
si oleh berbagai p
enyakit misalnya
TBC,sifilis, radang
akut, di kepala, f
aring dan kulit.2)

PayudaraTeraba
atau tidak benjol
an abnormal, kol
ostrum keluar /b
elum(kolostrum
mulai diproduksi
pada usia kehami
lan 12 minggu ta
pi mulaikeluar pa
da usia kehamila
n 20 minggu).3)

Abdomena)
Leopold I Normal
tinggi fundus uter
i sesuai dengan u
sia kehamilan. Tu
juannyaadalah un
tuk mengetahui ti
nggi fundus uteri
dan bagian yang
beradadi fundus (
Romaulli, 2011).T
inggi fundus yang
tidak konsisten d
engan usia keha
milan dapatmeng
indikasikan Strukt
ur anatomi yang t
idak reliable, sep
ertiabdomen yan
g panjang, tangga
l yang tidak akura
t, Janin lebih kecil
atau lebih besar
dari yang seharus
nya, Jumlah caira
n amnion lebihse
dikit atau lebih b
anyak dari yang s
eharusnya, keha
milan kembar,let
ak abnormal, ada
massa di uterus s
eperti kista atau t
umor, Teknik y
ang salah, IUGR
22
b)

Leopold II Norma
l teraba bagian p
anjang, keras sep
erti papan(pungg
ung) padasatu sis
i uterus dan pada
sissi lain teraba b
agian kecil.Tujua
n nya adalah unt
uk mengetahui b
atas kiri / kanan
pada uterusibu, y
aitu : punggung p
ada letak bujur at
au kepala pada le
taklintang (Roma
ulli, 2011).c)
Leopold III Norm
al pada bagian ba
wah janin teraba
bagian yang bulat
, keras,melenting
(kepala janin)Tuj
uan : untuk meng
etahui presentasi
/bagian terbawa
h janin yangada d
i simfisis ibu.d)

Leopold IVLeopol
d IV tidak dilakuk
an jika kepala ma
sih tinggi. Palpasi
secaraLeopold le
ngkap ini baru da
pat dilakukan jika
janin sudah cuku
p besar kira-
kira bulan 6 keat
as. Sebelum bula
n ke-
4 biasanya bagia
n

bagian janin belu
m jelas, jadi kepa
la belum dapat di
tentukan begitu
pula punggung a
nakc.

Auskultasi1)

DJJ : +/-2)
Frekuensi normal
: 120-
160 x/menit3)

Reguler / tidak : ji
ka tidak, tidak ter
jadi gawat janin <
120x/menit = me
njadi gawat janin
>160 x/ menit =
menjadi gawat ja
nin(Manuaba 201
2).4)

Dada : tidak ada r


onchi, tidak ada
wheezing, menan
dakan pernahter
ganggu akibat pe
nyakit pernafasa
n.d.

PerkusiTungkai :
Reflek Patella (+)
Reflek patella (-
) menandakan ib
ukurang vitamin
B1 dan mengala
mi intoksikasi Mg
SO
4
e.
Pengukuran pang
gul luarAlat yang
dipakai adalah ja
ngka panggul dari
martin. Caranya: