You are on page 1of 3

BAB III

MATERI DAN METODE

3.1 Waktu dan Tempat

Praktikum ilmu daging pada hari Senin, 19 November 2018 daging yang
di gunakan adalah daging ayam segar Praktikum uji organoleptik daging ini
dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi da Kesmavet Fakultas Kedokteran
Hewan Universitas Nusa Cendana Kupang.

3.2 Alat dan Bahan

Alat Bahan
1. pH meter 1. Daging ayam segar
2. Water baht 2. Kertas mm
3. Kulkas 3. Benang
4. Beaker glass 4. Plastik bening
5. Cawan petri 5. Tusuk gigi
6. Kertas pH
7. Gelas ukur 10 ml
8. Mortar
9. Timbangan
10. pH meter
11. Pisau
12. Wadah tempat
daging
3.3 Langkah Kerja

a. Pengamatan Warna daging, bau, keempukan

1. Mengamati warna, bau, keempukan dan flavor sampel daging

2. Menyatakan secara relative dengan memberi tanda (+) untuk


merah dan (-) untuk warna keungunan dan flavor

3. Mencatat hasil yang diperoleh

b. Pengukuran pH daging

1. Menghancurkan daging dengan menggunakan mortar

2. Menambahkan aquades dengan perbandingan 1:1 dan selanjutnya


mencelupkan pada alat pH meter dan kertas pH, dan kemudian
mencatat hasilnya,

c. Menghitung Cooking Loss

1. Menyiapkan sampel daging yang akan di uji kemudian


menimbang sampel daging

2. Membungkus sampel daging dengan menggunakan plastik

3. Memasukkan sampel daging dalam water bath selama 45 menit

4. Setelah 45 menit sampel daging diangkat dan didinginkan pada


air mengalir selama 45 menit

5. Menempatkan sampel daging pada cawan petri dan menimbang


berat sampel daging kemudian mencatat hasilnya

d. Menghitung Dreep Loss

1. Daging ayam segar diambil tanpa lemak dan jaringan ikat

2. Daging ayam segar ditimbang pada timbangan


3. Selanjutnya daging di ikat tali dan di gantung dalam keadaan
terbungkus rapat. Ingat daging tidak boleh menyentuh kantong
plastic

4. Gantung bagian dalam suhu kamar selama 48 jam. Setelah


selesai 48 jam, daging di lepas dan sebelum di timbang daging
dilap kering dan selanjutnya di timbang.

5. Menghitung drip loss dan kemudian mencatat hasilnya