Pengertian bayi tabung Bayi tabung adalah suatu istilah teknis.

Istilah ini tidak berarti bayi yang terbentuk di dalam tabung, melainkan dimaksudkan sebagai metode untuk membantu pasangan subur yang mengalami kesulitan di bidang pembuahan sel telur wanita oleh sel sperma pria. Secara teknis, dokter mengambil sel telur dari indung telur wanita dengan alat yang disebut "laparoscop" ( temuan dr. Patrick C. Steptoe dari Inggris ). Sel telur itu kemudian diletakkan dalam suatu mangkuk kecil dari kaca dan dipertemukan dengan sperma dari suami wanita tadi. Setelah terjadi pembuahan di dalam mangkuk kaca itu tersebut, kemudian hasil pembuahan itu dimasukkan lagi ke dalam rahim sang ibu untuk kemudian mengalami masa kehamilan dan melahirkan anak seperti biasa. Bayi tabung pertama lahir ke dunia ialah Louise Brown. Ia lahir di Manchester, Inggris, 25 Juli 1978 atas pertolongan Dr. Robert G. Edwards dan Patrick C. Steptoe. Sejak itu, klinik untuk bayi tabung berkembang pesat. Teknik bayi tabung ini telah menjadi metode yang membantu pasangan subur yang tidak mempunyai anak akibat kelainan pada organ reproduksi anak pada wanita. Pembuahan Dipisahkan dari Hubungan Suami-Isteri. Teknik bayi tabung memisahkan persetubuhan suami istri dari pembuahan bakal anak. Dengan teknik tersebut, pembuahan dapat dilakukan tanpa persetubuhan. Keterarahan perkawinan kepada kelahiran baru sebagaimana diajarkan oleh Gereja tidak berlaku lagi. Dengan demikian teknik kedokteran telah mengatur dan menguasai hukum alam yang terdapat dalam tubuh manusia pria dan wanita. Dengan pemisahan antara persetubuhan dan pembuahan ini, maka bisa muncul banyak

Kalau wanita tahu . sehat dan punya kebiasaan hidup yang sehat dan baik. Dalam kasus ini. Masalah ini dihadapi kalau salah satu dari suami atau istri mandul. apakah pembuahan yang dilakukan antara sel telur istri dan sel sperma dari orang lain sebagai pendonor itu perlu diketahui atau disembunyikan identitasnya. Wanita yang rahimnya disewa biasanya meminta imbalan uang yang sangat besar. Itu berarti bahwa benih yang mandul itu harus dicarikan penggantinya melalui seorang donor. praktik seperti ini biasanya belum ada ketentuan hukumnya. Masalah ini akan menjadi lebih sulit karena sudah masuk unsur baru. Wanita Sewaan untuk Mengandung Anak. maka pastilah sulit dipecahkan. Dalam perjanjian sewa rahim ini ditentukan banyak persyaratan untuk melindungi kepentingan semua pihak yang terkait. yaitu benih dari orang lain. oleh karena ada gangguan kesehatan atau alasan alasan lain. maka diperlukan seorang wanita lain yang disewa untuk mengandung anak bagi pasangan tadi. Ada kemungkinan bahwa benih dari suami istri tidak bisa dipindahkan ke dalam rahim sang istri. dalam arti bahwa sel telur istri atau sperma suami tidak mengandung benih untuk pembuahan.kemungkinan lain yang menjadi akibat dari kemajuan ilmu kedokteran di bidang pro-kreasi manusia. Pertama. sehingga kalau muncul kasus bahwa wanita sewaan ingin mempertahankan bayi itu dan menolak uang pembayaran. Suami istri bisa memilih wanita sewaan yang masih muda. Sel Telur atau Sperma dari Seorang Donor.

matematika. Pasangan yang mandul bisa mencari benih yang subur dari bank bank tersebut. Munculnya Bank Sperma Praktik bayi tabung membuka peluang pula bagi didirikannya bank bank sperma. Bahkan orang bisa menjual belikan benih benih itu dengan harga yang sangat mahal misalnya karena benih dari seorang pemenang Nobel di bidang kedokteran. kepada penguasa atau siapapun. Kini bank sperma malah menyimpannya dan memperdagangkannya seolah olah benih manusia itu suatu benda ekonomis. apakah pria pendonor itu perlu tahu kepada siapa benihnya telah didonorkan. dan lain-lain. Praktek bank sperma adalah akibat lebih jauh dari teknik bayi tabung. mungkin ada bahaya untuk mencari hubungan pribadi dengan orang itu. Identitas donor dirahasiakan dengan rapi dan tidak diberitahukan kepada wanita yang mengambilnya. Sementara itu bank bank sperma yang komersil bertumbuh dengan cepat. Bisa dikatakan bahwa bayi orang tua itu . Masih banyak masalah lain lagi yang bisa muncul. Masalah Orang Tua Anak Hasil Bayi Tabung atau Legaltas Bayi Tabung Bayi yang benihnya berasal dari pasangan suami istri namun dikandung dan dilahirkan oleh wanita sewaan dapat menimbulkan persoalan siapakah orang tua dari bayi itu. Wanita yang menginginkan pembuahan artifisial bisa memilih sperma itu dari banyak kemungkinan yang tersedia lengkap dengan data mutu intelektual dari pemiliknya. Ketiga. Tahun 1980 di Amerika sudah ada 9 bank sperma non komersial.orangnya.

maka timbul persoalan juga tentang siapakah orang tua bayi itu.adalah pasangan yang memiliki benih tadi. namun hukum yang dipakai untuk menyelesaikan masalah tersebut belum dibuat. Orang tua bayi tersebut menuntut di pengadilan. Bagaimana keadaan sang bayi tabung pertama sekarang? wah penasaran nih.com] Kisah Bayi Tabung Pertama di Dunia Tahun 1978 dunia digemparkan dengan berita keberhasilan proses bayi tabung. Tetapi wanita sewaan juga telah menyumbangkan darah dan dagingnya selama mengandung bayi tersebut. Sebelum ada teknik bayi tabung. [qondio. Kalau benih diambil dari seorang donor. Sudah pernah terjadi bahwa seorang wanita sewaan tidak mau mengembalikan bayi yang telah dikandung dan dilahirkannya. sudah menikah dan malah sudah punya seorang anak perempuan! Jangan takut ikut program bayi tabung. orang tua anak itu adalah orang tua yang menerima dan membesarkannya dalam keluarga. tetapi secara legal. Mana yang disebut orang tua? Orangtua biologis atau orang tua legal. maka orang tua biologis adalah orang tua legal. keturunan nyambung terus Setelah kejadian bayi tabung pertama ini banyak pasangan yang punya . Secara biologis orang tua bayi itu adalah donor yang telah memberikan benihnya. Program bayi tabung yang diprakarsai oleh Dr Robert Edwards dan Dr Partrick Steptoe telah berhasil dengan lahirnya bayi perempuan bernama Louise Brown yang merupakan bayi tabung pertama di dunia pada tanggal 25 Juli 1978 di rumah sakit Oldham General Hospital Inggris. Katanya dia hidup bahagia di Inggris.

masalah kesuburan melirik untuk mengikuti program bayi tabung. Pada awalnya tingkat keberhasilan sekitar 4%. Di Indonesia. Dengan tekhnologi yang semakin maju tingkat keberhasilannya sekarang menjadi lebih baik sekitar 25%. bayi tabung pertama bernama Nugroho Karyanto lahir pada tanggal 2 Mei 1988 di Rumah Sakit Anak dan Bersalin Harapan Kita Jakarta oleh tim dokter yang dipimpin oleh Prof Dr dr Sudraji Sumapraja SpOG . yang artinya dari 100 pasangan hanya 4 yang berhasil melahirkan bayi dengan proses bayi tabung.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful