You are on page 1of 15

Ilustrasi Kasus

ANAMNESIS

• Wanita, 78 tahun, sesak nafas memberat sejak 3 hari


SMRS. DOE +, OP +, PND +
• Kaki bengkak 1 minggu SMRS
• Keluhan sudah dirasakan sejak 1 bulan

• Faktor Risiko : Hipertensi sejak 10 tahun, menopause


• Faktor Pencetus : Tidak teratur minum obat
• RPD: tahun 2014, STEMI Inferior onset 5 jam Kilip II
KASUS 1 TIMI 4/14 → IKPP 1 DES RCA
• Wanita, 74 tahun, sesak nafas memberat sejak
1 hari SMRS, DOE +, OP +, PND +
• Kaki bengkak sejak 1 minggu, perut terasa
begah
• Keluhan sudah dirasakan sejak 2 minggu SMRS
• Faktor Risiko : Hipertensi sejak 20 tahun lalu,
Obesitas , Menopause
• Faktor Pencetus : tidak rutin minum obat anti
KASUS 2 hipertensi
• RPD : 1 minggu sebelum ini dirawat di RS X
karena jantung bengkak
PEMERIKSAAN FISIS
KASUS 1 KASUS 2
TD 225/84 mmHg HR : 80x/menit TD 160/84 mmHg HR : 101x/menit,
Napas 22x/menit; BB: 50 kg/ TB 160 Napas 20x/menit; BB: 70 kg/ TB 158
(BMI 19.5) (BMI : 28)
• mata: normal • mata: normal
• Leher : JVP 5+2 cmH20 • Leher : JVP 5+2 cmH20
• paru: Ronkhi basah halus 1/3 basal • paru: Ronkhi basah halus 1/3 basal
paru paru
• jantung: S1-2 reguler, tidak ada • jantung: S1-2 reguler, tidak ada
murmur/ galop murmur/ galop
• abdomen: normal • abdomen: normal
• ekstremitas: edema bilateral • ekstremitas: edema bilateral
ECG
KASUS 1 KASUS 2

SR, rate 84x/menit, axis N, p wave N, PR int SR, 94x/menit, axis LAD, p wave N, PR int 0.18,
0.16, qrs dur 0,08, T inv v1-v3 qrs dur 0,08, no ST-T changes
FOTO THORAX
KASUS 1 KASUS 2

2.7 cm
2.8 cm 4 cm
10.3 cm
4.2 cm
10.2 cm

CTR 70%, segmen aorta kalsifikasi, elongasi dan • CTR 60%, segmen aorta elongasi, segmen
dilatasi, segmen pulmo normal, pinggang jantung pulmo normal, pinggang jantung +, apex
mendatar, apex downward, kongesti +, infiltrat - downward, kongesti +, infiltrat -
PEMERIKSAAN LAB
Kasus 1 Parameter Kasus 2
12.6 Hemoglobin 14.4
39 Hematokrit 42.8
6320 Leukosit 8610
229000 Trombosit 229000
101 Gula Darah 131
28.3 Ureum 90.2
0.75 Kreatinin 2.3
79 CCT (Cockroft) 20
141 Natrium 138
4.1 Kalium 4.3
101 Klorida 98
PEMERIKSAAN ECHOCARDIOGRAPHY
Kasus 1 Parameter Kasus 2
Normal 4 ruang jantung Dimensi Normal 4 ruang jantung
44 EDD 39
29 ESD 21
61% EF 78.5%
2.07 TAPSE 2.1
54 LAVI 19.5
95 LV Mass Index 159
7.5 Mean e’ septal-lat 5.1
7.6 Mean E/e’ septal-lat 9.9
Global normokinetik Wall Motion Global normokinetik
Baik Katup Baik
KASUS 1 KASUS 2

DIAGNOSIS DIAGNOSIS
• ADHF wet dan warm ec Penyakit • ADHF wet dan warm ec Penyakit
Jantung Hipertensi Jantung Hipertensi
• Hipertensi Emergensi • Hipertensi grade II
• Post IPKK 1 DES RCA pada CAD 1VD • Insufisiensi renal
(2014)
KASUS 1 KASUS 2
TATALAKSANA TATALAKSANA
UGD : ISDN 5mg SL , extra furosemide UGD : extra furosemide 40mg
40mg Terapi Awal :
Terapi Awal : Inj furosemide 2x40 mg, atorvastatin
Inj furosemide 2x40mg, valsartan 2x160 1x20 mg, spironolakton 1x12.5 mg,
mg, amlodipin 1x5mg, bisoprolol ramipril 1x2.5 mg, amlodipin 1x5 mg
1x1.25mg, spironolakton 1x25mg,
simvastatin 1x20mg, clopidogrel 1x75mg,
ISDN 5 mg k/p
KRITERIA DIAGNOSIS
HFpEF
• Tanda dan Gejala Gagal
Jantung, EF >50%
• Terdapat peningkatan BNP
>35pg/mL dan/atau NT-
proBNP >125pg/mL
• Terdapat gangguan
struktur jantung (LVH atau
LAE) atau disfungsi
diastolik

Zakeri R, Cowie MR. Heart failure with preserved EF : Controversies, challenges and future. Heart 2018; 0: 1-8
KASUS 1
TANDA DAN GEJALA

Kedua pasien datang


dengan gejala dan
tanda tipikal Gagal
Jantung

KASUS 2
Ponikowski, Piotr, et al. 2016 ESC Guidelines for The Diagnosis and Treatment of Acute and Chronic Heart Failure. 2016
PARAMETER EKOKARDIOGRAFI
Poin Inti Gangguan Struktural

LAVI 54 LAVI >34 atau,


LVMI ≥115 (M) dan ≥95 (F). LVMI 159
LVMI 95

DAN/ATAU
KASUS 1 KASUS 2
Poin Inti Gangguan Fungsional
E/e′ mean ≥13
Mean e’ atau Mean e’
septal – mean e’ septal-lateral wall sept-lateral
lateral 7.5 < 9 cm/s 5.1
Ponikowski, Piotr, et al. 2016 ESC Guidelines for The Diagnosis and Treatment of Acute and Chronic Heart Failure.
TARGET TERAPI

“most of the recommended therapies for HFpEF are directed at symptoms,


especially comorbidities, and risk factors that may worsen cardiovascular disease”
– ACC/AHA 2013

“No treatment has yet been shown, convincingly, to reduce morbidity or mortality
in patients with HFpEF or HFmrEF…….an important aim of therapy may be to
alleviate symptoms and improve well-being” – ESC 2016

Tujuan Terapi
• Mengurangi gejala
• Screening dan atasi komorbid
• Meningkatkan Quality of life
Yancy CW, et al. 2013 ACCF/AHA Guideline for the Management of Heart Failure. 2013
Ponikowski, Piotr, et al. 2016 ESC Guidelines for The Diagnosis and Treatment of Acute and Chronic Heart Failure. 2016
TERIMAKASIH