You are on page 1of 14

KABAR GEMBIRA DALAM AL-QUR’AN


Tidak diragukan bahwa al-Qur'an adalah Kitab Allah,
dan setiap Muslim di dunia menerima dan patuh
kepada ajaran dan perintahnya.

Apabila seseorang membuka kitab ini dan


memperhatikan ayat-ayatnya, dia akan penjelasan
tentang perkara-perkara yang luar biasa, dan masa
depan yang gemilang dan pada suatu masa alam ini
akan sampai ke penghujungnya.

Kitab suci al-Qur'an menyatakan tujuan penting


Nabi Islam yang mulia itu adalah untuk meletakkan
agama suci ini mengatasi semua agama-agama lain

Kabar Gembira Dalam Al-Qur’an  1


di dunia, dan pada suatu hari aspirasi suci ini akan
mencapai kejayaan, sebagaimana yang dinyatakan
dalam Kitab Suci al-Qur'an,

“Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (de-


ngan membawa) petunjuk (al-Qur'an) dan agama
yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala
agama, walaupun orang-orang musyrik tidak me-
nyukai.”1

Kitab Suci dari Rasul yang terakhir memberikan


isyarat gembira bahwa pada suatu hari kelak pemer-
intahan di dunia ini akan menjadi milik hamba Allah
yang baik dan bertaqwa,

“Sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah;


dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehenda-
ki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan
yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaq-
wa.”2

Bumi ini yang dipenuhi dengan kerusakan, ke-

1
QS. At-Taubah: 33

2
QS. Al-A'raf: 128
2  Imam Mahdi
jahilan dan kebejatan umpama batang tubuh yang
tidak bernyawa, akan dihidupkan dengan cahaya ke-
adilan sebagaimana yang dimaksud dalam ayat
Qur'an yang suci.3

Kita juga membaca dalam al-Qur'an,

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-


orang yang beriman di antara kamu dan
mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia
sungguh-sungguh akan menjadikan mereka
berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah
menjadikan orang-orang yang sebelum mereka
berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan
bagi mereka agama yang diridai-Nya untuk
mereka, dan Dia benar-benar akan menukar
keadaan mereka, se-sudah mereka berada
dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka
tetap menyembah-Ku de-ngan tiada
mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku.”
(24: 55)4

3
QS. Al-Hadid: 17

4
QS. An-Nuur: 55
Kabar Gembira Dalam Al-Qur’an  3
Allah Swt berfirman yang berbunyi,

“Mereka ingin hendak memadamkan cahaya


Allah dengan mulut mereka dan Allah tetap men-
yempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang
kafir benci.” (61: 8)5

Demikian itu adalah beberapa contoh ayat-ayat


Qur'an yang menyebutkan kabar gembira kepada
orang-orang Mukmin. Dengan mengkaji perkara ini
dan sepuluh dalil lagi, ia akan menjadi jelas bahwa
dakwah Islam akan mencapai peringkat kesempur-
naannya apabila aspirasi dan kehendak suci ini ter-
laksana. Semua kepalsuan dan objektif yang sesat
akan sirna dan hanya Islam, agama yang benar, ak-
an menjadi pegangan kepada manusia di barat dan
di timur bumi ini. Ketidakadilan dan kezaliman akan
sirna dan digantikan dengan keadilan yang merupa-
kan peraturan alam ini akan ditegakkan di mana
juga di muka bumi ini. Pemerintahan khalifah akan
ditegakkan di mana juga di muka bumi ini. Cahaya
petunjuk Allah akan bersinar dan bumi ini adalah

5
QS. As-Saff: 8
4  Imam Mahdi
milik orang yang bertaqwa.

Al-Qur'an telah memberikan kabar gembira


bahwa akan tiba nanti suatu hari yang ditunggu-
tunggu oleh orang-orang Islam di muka bumi ini.

Hadits-Hadits Nabi Saw dan para Imam As


adalah sumber yang amat berharga dalam pengajian
Islam. Setiap Muslim adalah bertanggungjawab
untuk mengikuti dan mentaati Hadits Nabi Saw dan
para Imam As karena mentaati perintah mereka
adalah suatu perkara yang disebutkan dalam Kitab
Allah Swt,

“Taatilah kamu kepada Allah dan taatlah


kepada Rasul dan Ulil Amri di kalangan kamu.”
(QS. 4: 49)6

Dalam lautan pemata Hadits-Hadits, banyak ter-


dapat kabar gembira tentang Kerajaan Adil tersebut.
Tambahan lagi, terdapat Hadits-Hadits khusus yang
menyatakan kabar tentang “Revolusi Suci” dan
“Pemimpin Suci” yang akan memenuhi aspirasi suci
itu.
6
An-Nisa: 49
Kabar Gembira Dalam Al-Qur’an  5
Rasulullah Saw bersabda,

"SeAndainya bumi ini tinggal satu hari saja,


maka Allah akan memanjangkan hari itu
sehingga dibangkitkan seorang lelaki dari kala-
ngan umatku dari kala-ngan Ahlul Baitku, nama-
nya sama dengan namaku, akan memenuhi bumi
ini dengan keadilan sebagaimana bumi ini telah
dipenuhi dengan kezaliman."7

Maksud Hadits suci ini mengungkapkan secara


khusus kabar gembira itu dan menjelaskan umat
bagi Kerajaan Adil tersebut, Kejayaan dan Janji-janji
Allah Swt sebagaimana yang disebutkan dalam sum-
ber-sumber Syi'ah dan Sunnah.

Dalam Hadits yang lain, Rasulullah Saw berkata


kepada Amirul Mu'minin Ali As,

“A'immah setelahku dua belas orang, yang


awal ialah Anda wahai Ali, dan yang akhir dari
kalangan mereka ialah al-Qa'im yang akan
mencapai kejayaan melalui tangannya dengan

7
Muthakhabul Athar, Lutfullah Safi Galpayagani, Bagian 3,
Bab 1
6  Imam Mahdi
kehendak Allah Swt di sebelah barat dan timur
bumi ini.”8

A'immah yang suci mengingatkan umat dalam


beberapa Hadits tentang peri pentingnya Janji Allah
Swt dan Kerajaan Imam Kedua Belas dan membe-
ritahu kepada mereka bahwa menantikan Penyelam-
at Agung itu adalah amal yang berharga, dan pengi-
kut-pengikutnya adalah umat yang terbaik dan
dikasihi.

Memadai dinyatakan di sini contoh-contoh


Hadits-Hadits tersebut,

1. Apabila Imam Hasan al-Mujtaba As menduduki


jabatan khalifah. Beliau menentang Mu’awiyah
yang penipu itu dengan pertolongan orang kan-
annya yang juga penipu, beransur-ansur
menyogok sahabat-sahabat Imam Hasan As
yang akhirnya meninggalkan Imam As bersendi-
rian. Akhirnya Imam As terpaksa menerima per-
damaian dengan Mu’awiyah di mana Mu’awiyah

8
Muthakhabul Athar, Lutfullah Safi Galpayagani, Bagian 1
Bab 4
Kabar Gembira Dalam Al-Qur’an  7
dipertanggungjawabkan untuk mematuhi sya-
rat-syaratnya dan mengelakan daripada melan-
tik penggantinya dan melakukan peperangan.
Pada peristiwa yang lain, Imam As mengambil
peluang untuk mengungkapkan kesalahan-
kesalahan dan ketidakadilan Mu’awiyah kepada
orang ramai. Sementara itu orang yang jahil
mulai mengkritik tindakan Imam As yang
menerima perjanjian damai dengan Mu’awiyah.
Imam Hasan As menjelaskan kepada orang
ramai pengertian Imam dan kepimpinan dan
kewajiban untuk mentaati arahan Imam tanpa
perlu bertanya mengapa dan bagaimana. Ke-
mudian beliau menerangkan kepada mereka
tentang kerajaan Imam Kedua Belas, “Tidakkah
Anda ketahui bahwa setiap seorang dari kami
(Imam) mempunyai tanggungjawab untuk meng-
ambil bai’at dari pemerintah yang zalim pada
zamannya kecuali al-Qa'im di mana Ruhullah Isa
As akan bersembahyang di belakangnya dan
Allah Swt akan merahasiakan kelahirannya dan
menyembunyikannya (ghaib). Apabila dia mun-

8  Imam Mahdi
cul nanti, ia tidak akan mengambil bai’at daripa-
da siapapun. Dia adalah keturunan yang kesem-
bilan dari saudaraku Husain, putera dari Puteri
yang ditawan. Allah Swt akan memanjangkan
usianya pada ketika ghaibnya, dan dengan
Kuasa-Nya yang Maha Sempurna, dia akan
muncul kembali sebagai orang muda kurang dari
40 tahun supaya orang banyak mengetahui
bahwa Allah Swt Maha Kuasa terhadap segala
sesuatu.”9

2. Imam Ja'far al-Sadiq As ketika menjawab perta-


nyaan dari salah seorang pengikutnya tentang
penggantinya, berkata, “Imam yang bakal meng-
gantikanku ialah puteraku Musa, dan al-Qa'im
Imam Muhammad ibn Hasan ibn Ali ibn Muham-
mad ibn Ali ibn Musa.”10

Imam al-Sadiq As juga berkata,

“Bagi setiap manusia menanti kepada

9
Ibid, Bagian II, Bab 4.

1 0
Ibid, Bagian II, Bab, 21.
Kabar Gembira Dalam Al-Qur’an  9
sebuah kerajaan, dan kita menunggu kera-
jaan kita akan ditegakkan pada akhir zam-
an.”11

3. Imam Ketujuh Imam Musa al-Kazim ibn Ja'far


As ketika menjawab pertanyaan salah seorang
dari sahabat-sahabatnya yang bertanya beliau
As adalah al-Qa'im bi l-Haqq, (beliau As)
berkata,

“Aku adalah al-Qa'im bi l-Haqq tetapi al-


Qaim yang akan menghapuskan musuh-mu-
suh Allah dari muka bumi ini dan akan me-
menuhi muka bumi ini dengan keadilan ada-
lah keturunanku yang kelima. Justru beliau
bimbang akan keselamatan dirinya, beliau
akan ghaib untuk jangka masa yang pan-
jang di mana pada jangka masa itu ada ka-
um yang murtad tetapi ada juga yang akan
berpegang teguh kepada (aqidah) mereka.”

Beliau As menambahkan,

“Kebaikan kepada Syi’ah kami yang


1 1
Al-Amali. As-Syaikh as-Saduq, hlm. 489
10  Imam Mahdi
ber-pegang teguh kepada wilayah kami dan
menjauhi musuh-musuh kami. Mereka ada-
lah dari kami dan kami dari mereka dan
mereka rida kepada kepimpinan kami dan
kami rida kepada mereka sebagai Syi’ah ka-
mi. Maka kebaikan kepada mereka, mereka
demi Allah bersama-sama kami dalam dera-
jat pada hari Qiamat.”12

4. Akhir sekali, Imam Kesebelas Imam Hasan al-


Askari As berkata,

“Seakan-akan aku melihat sepeninggalku


akan berlaku ikhtilaf di kalangan kalian tentang
Imam setelahku. Barangsiapa yang menerima
Imam setelah Rasululah Saw tetapi menolak put-
raku adalah seperti seseorang yang yang mene-
rima semua para anbiya’ tetapi menolak Nubu-
wwah Muhammad Saw. Dan barangsiapa yang
menolak (Muhammad Saw) sebagai Rasulullah
adalah seperti ingkar kepada seluruh anbiya’
Allah, karena ketaatan kepada yang terakhir dari

1 2
Ithbatu l-Hudat, as-Syaikh Hurr al-Amili, Jilid VI, hlm. 417
Kabar Gembira Dalam Al-Qur’an  11
kami adalah seperti taat kepada yang awal dari
kami dan ingkar kepada yang akhir dari kami
seperti ingkar kepada yang awal dari kami.
Bahwa sesungguhnya puteraku akan ghaib di
mana pada ketika itu akan ada di kalangan ma-
nusia yang jatuh ke dalam keraguan kecuali
mereka yang dipelihara oleh Allah Swt.”13

Riwayat-riwayat tersebut dari Nabi Saw dan para


Imam As adalah banyak jumlahnya untuk memberi-
kan kepada kita keterangan tentang aqidah yang
penting ini dan ia merupakan riwayat-riwayat yang
paling banyak dalam hal Imamah dalam kitab-kitab
Hadits Syi'ah.

Perkara tentang kepimpinan Imam ke Dua


Belas, kerajaannya, dan hal-hal yang berkaitan deng-
annya merupakan nombor dua setelah perkara
Imamah Imam Ali Amirul Mu'minin As. Terdapat
beratus-ratus Hadits yang diriwayatkan dalam kitab-
kitab Syi'ah dan Sunni.14 Begitu juga banyak ulama

1 3
Ibid, hlm. 427.

1 4
Silakan lihat Mutkhabul Athar fil Imam Ath-Thani Ashar
12  Imam Mahdi
dalam berbagai mazhab Islam telah membukukan
Hadits-Hadits berhubung dengan perkara ini15

Zaman para Imam As berlalu silih berganti


bersama-sama dengan kekejaman pemerintah pada
zaman mereka itu sehingga pada zaman kepimpinan
Imam Hasan al-Askari As. Imam yang suci ini hidup
dalam suasana yang sukar dan kurang muncul da-
lam majelis-majelis di khalayak ramai. Puteranya
yang dikasihi yang merupakan Hujjah Allah disem-
bunyikan dari khalayak ramai sampai tahun 260 H
dan kemudian ia Ghaib Sughra sampai tahun 329H
dan setelah itu mengalami peristiwa Ghaib Kubra
sampai pada suatu ketika nanti yang ditunggu-
tunggu yang ditentukan oleh Allah Swt di akhir
zaman.

Alayhisalam oleh Lutfullah Safi Gulpayagani.


1 5
Indek ringkas kitab-kitab ini bisa diperolehi dalam kitab
al-Najm ath-Thaqib oleh Hajj Mirza Husayn Tabarsi.
Kabar Gembira Dalam Al-Qur’an  13
14  Imam Mahdi