You are on page 1of 3

KUMPULAN SOAL JIWA KELOMPOK 7 (A+B) RUANG

KENANGA RUMAH SAKIT JIWA MUTIARA SUKMA


NTB TAHUN 2019

OLEH:

KRLOMPOK 7

1. HARI SUPANDI, S.Kep


2. HEMA MAULINA, S.Kep
3. NURSAHABUDIN S, S.Kep
4. SITI HARDIANTI, S.Kep
5. BAIQ HABILA, S.Kep

YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM NUSA TENGGARA BARAT


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YARSI MATARAM
PROGRAM STUDIPROFESINERS
MATARAM
2019
KUMPULAN SOAL JIWA KELOMPOK 7 (a+c+d)

1. Seorang laki-laki berusia 26 tahun dirawat di RSJ Mutiara Sukma pasien


mengatakan sering mendengar suara yang tidak berwujud suara itu sering muncul
disiang hari. Hasil pengkajian pasien sering senyum sendiri, berbicara sendiri,
penampilan tidak rapi pasien sering menyendiri, afek labil dan penampilan tidak rapi.
Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasus tersebut?
a. Pasien mampu melakuakan interaksi dengan lingkungannya.
b. Pasien menunjukan perilaku meningkatnya harga diri
c. Pasien mampu mengotrol perilaku marahnya
d. Pasien mampu melakuakan kebersihan diri
e. Pasien mampu mengotrol halusinasinya

Kunci Jawaban: E ( Hari supandi )

2. Seorang laki-laki berusia 47 klien tampak berjalan mondar mandir sambil sesekali
berjalan sendiri. Kadang klien bicara sendiri dan juga menutup telinga sambil
berteriak “pergi kamu, aku tidak mau dengar, kamu palsu” apakah tindak lanjut yang
dilakukan pada kasus tersebut?

a. Mengajak bercakap-cakap
b. Melatih teknik bercakap-cakap
c. Menghardik pasien
d. Melatih melakukan kegiatan teratur

Jawaban : B ( Hema Maulina)

3. Seorang laki-laki berusia 47 tahun,) Pasien merasa dirinya jelek dan penampilannya
tidak menarik, klien mengatakan tidak ada orang yang suka padanya dan sering
merasa bersalah. Klien memiliki riwayat menggunakan NAPZA 4 tahun yang lalu.
Saat ditanya apa rencana klien kedepan, klien menjawab tidak memiliki rencana
apapun. Berdasarkan kasus diatas, apa tindakan keperawatan yang tepat dilakukan
pertama kali kepada klien ?

a.Melatih kegiatan yang klien sukai


b.Menilai kemampuan yang dapat klien lakukan
c.Melatih klien untuk bercakap-cakap
d.Melatih klien cara menghardik perasaan negatif di dirinya
e.Mengidentifikasi penyebab, tanda dan gejala, proses terjadinya dan akibatnya harga
diri rendah
Jawaban: E (BQ. Habila)
4. Seorang laki–laki berumur 34 tahun mengalami gangguan jiwa dari hasil wawancara
pasien mengatakan sering mendengar suara dengan kalimat tidak jelas , penampilan
pasien terlihat rapi, bicara pasien normal, dan pasien ketika di ajar untuk menghardik
pasien tampak mampu melakukakannya. tindakan apa yang selanjutnya dilakukan
perawat ?
a. Latih aktivitas terjadwal
b. Ajarkan minum obat teratur
c. Ajarkan tehnik napas dalam
d. Ajarkan mengontrol halusinasi dengan bercakap-cakap

Jawaban: d (Nursahabudin Santosa Effendi)

5. Seorang pria Tuan “ F “ berusia 42 tahun. Pasien berpenampilan baik dan rapi.
Hubungan pasien dengan lingkungan tempat tinggal pasien berjalan dengan baik
hanya saja pasien jarang berinteraksi dengan orang lain sekitar lingkunga tempat
tinggal pasien. Apakah diagnose keperawatan pada kasus tersebut?

A. Halusinasi
B. Harga Diri Rendah
C. Waham
D. Perilaku Kekerasan
E. Pemalu

Jawaban : B (Siti Rukmanti)