You are on page 1of 1

Analisis Data

Berdasarkan data yang diperoleh maka dapat dianalisis sebagai berikut.


Pada percobaan pembuatan briket arang, arang ditumbuk sampai halus kemudian
diayak, proses mengayak ini bertujuan untuk memisahkan arang yang telah halus dan kasar.
Kemudian arang akan dibuat menjadi 3 adonan meliputi, arang halus, arang campuran yang
terdiri dari ayakan yang halus dan kasar, dan arang kasar. Tiap-tiap arang tersebut sebelum
diolah menjadi adonan dicampurkan terlebih dahulu dengan air dan sedikit tepung kanji.
Penambahan tepung kanji bertujuan agar adonan nantinya lebih padat. Kemudian, adonan
arang tersebut dicetak ke dalam 3 cetakan pipa paralon yang sama besarnya untuk adonan
yang halus, kasar dan campuran (halus dan kasar). Pada saat mencetak adonan briket
ditengah cetakan diberi pulpen bekas, pulpen bekas bertujuan untuk memudahkan saat
pelepasan briket arang dari cetakan.
Kemudian arang yang telah dicetak dikeluarkan dari cetakan setelah sudah kering,
tiap briket arang yang telah dicetak baik yang halus, kasar dan campuran digunakan untuk
menguji kualitas nyala api, kelompok kami dari ketiganya menghasilkan nyala apa berwarna
oren dan tiap briket arang tersebut digunakan untuk mengetahui seberapa lama waktu untuk
mendidihkan beberapa ml air, untuk briket arang halus memerlukan waktu selama 2 menit,
briket arang campuran memerlukan waktu selama 2 menit 10 detik dan briket arang kasar
memerlukan waktu selama 3 menit untuk mendidihkan beberapa ml air. Kemudian, saat
pembakaran briket arang tersebut menghasilkan asap yang berwarna sedikit hitam keabu-
abuan dan asap yang dihasilkan hanya sedikit serta cepat hilang. Pada saat penyalaan awal
briket arang cukup susah untuk menimbulkan nyala api hal ini dapat disebabkan karena
masih adanya kandungan air yang terdapat didalam briket arang