You are on page 1of 5

JURNAL TINDAKAN KEPERAWATAN

ASTHMA BRONCHIAL

Disusun oleh:

NAMA : AGUS RIYANTO

NIM : N520184238

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUDUS
TAHUN 2018/2019

JURNAL TINDAKAN KEPERAWATAN


Nama Mahasiswa : AGUS RIYANTO
Hari/Tanggal : Selasa, 26-02-2019
NIM : N520184238
Tempat Praktik : IGD
Judul Jurnal : MENGATUR POSISI FOWLER DAN SEMI FOWLER

1. IDENTITAS
a. Identitas Pasien
Nama : Ny. S
Umur : 53 tahun
Jeniskelamin : Perempuan
Agama : Islam
Pendidikan : SD
Pekerjaan : Wiraswasta
Suku/Bangsa : Jawa/Indonesia
Status perkawinan : Menikah
Alamat : Paesan Karangmelati 5/3 Demak
Tanggalmasuk RS : 26-02-2019
No.RM : KLJG01200196825
DiagnosaMedis : Asthma bronchial

2. PENGKAJIAN
Data Subyektif :

Pasien mengeluh sejak 2 hari yang lalu sesak nafas, sesak memberat td siang jam 14.30
WIB. Batuk (+), pilek (+), demam (+), Nyeri dada(-) Rpl. Asthma(+).

Data Obyektif :

Suara nafas wheezing, Nafsu makan pasien menurun. TD : 130/80 mmHg N : 98 x/menit S :
37,4 C Rr : 24 x/menit.
3. TINDAKAN

MENGATUR POSISI FOWLER DAN SEMI FOWLER

Pengertian : Memberikan posisi setengah duduk dan duduk pada pasien


Tujuan : Memberikan kenyamanan pada pasien, Memberikan ekspansi paru
Indikasi : Pada pasien yang mengalami sesak nafas
Prosedur
A. Tahap prainterakasi
1. Memastikan kembali identitas pasien
2. Mengkaji keluhan dan tanda sesak nafas
3. Mempersiapkan peralatan :
a. Bantal 2-5 buah
b. Sandaran atau punggung ( regestin ) k/p
c. Masker
d. Sarung tangan
4. Seluruh peralatan diletakkan ditroli atau tempat yang bersih dan diatur rapi
5. Menjaga perivacy pasien dan keluarga
B. Tahap orientasi
1. Memberikan salam kepada pasien
2. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan
3. Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan
4. Mengatur posisi pasien senyaman mungkin
5. Meminta pasien untuk bekerja sama selama tindakan berlangsung
C. Tahap kerja
1. Perawat mencuci tangan
2. Perawat memakai masker dan memakai sarung tangan
3. Mendekatkan peralatan kepasien
4. Membantu pasien untuk duduk ditempat tidur
5. Menyusun bantal dengan sudut ketinggian 3-40°, bila membutuhkan posisi yang lebih
tegak diposisikan dengan sudut 60°
6. Perawat berdiri disamping kanan menghadap ke pasien
7. Menganjurkan pasien untuk menekuk kedua lutut
8. Menganjurkan pasien untuk menopang badan dengan kedua lengan
9. Perawat menyangga pasien dengan cara tangan kanan perawat masuk ke ketiak pasien
dan tangan kiri perawat menyangga punggung pasien
10. Menganjurkan pasien untuk mendorong badannya ke belakang
11. Melepas sarung tangan dan masker
12. Merapikan kembali peralatan dan pasien
13. Perawat mencuci tangan
D. Tahap terminasi
1. Mengevaluasi respon pasien
2. Perawat menyampaikan informasi mengenai perawatan selanjutnya
3. Mengakhiri kegiatan dan memberikan salam
E. Dokumentasi
1. Tulis tindakan yang sudah dilakukan
2. Waktu
3. Evaluasi
4. Respon
5. Paraf
6. Nama perawat jaga

4. KAJIAN ILMIAH

Berdasarkan hasil riset Muttaqin,Arif 2014. Asuhan Keperawatan

Klien dengan Gangguan Sistem Pernafasan. Jakarta : Salemba Medika..

Membuktikan bahwa dengan teori tenhnik tidur semi fowler mampu mengurangi sesak nafas
pada kasus bronchopneumonia

Secara teori pneumonia dengan ketidakefektifan pola napas mendapatkan perencanaan,


observasi TTV, berikan posisi semi fowler, ajarkan cara batuk efektif, memonitor aliran O2,
lakukan auskultasi pada pasien, kaji kedalaman nafas, mengajarkan pasien nafas dalam
(Doengoes, 2000).

5. DAFTAR PUSTAKA
Muttaqin,Arif 2014. Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernafasan.
Jakarta : Salemba Medika.

(Nursing Care Of Patient With Pneumonia Whith Inefektiveness Respiration In Cempaka Room
Of Jombang Regional Hospital) Mamik Ratnawati1 , Zainul Arifin2.