You are on page 1of 2

ANALISA SEPARATOR GAS BUANG TYPE CYCLONE DENGAN

MENGGUNAKAN SOFTWARE ANSYS

ABSTRAK

Prinsip kerja Cyclone separator yaitu memanfaatkan gaya sentrifugal dan gaya
gravitasi di dalamnya untuk memisahkan partikel padat dan gas. Vortex yang terjadi
di dalam cyclone menyebabkan Partikulat Matter (PM) terpisah dari gas buang,
dimana PM akan jatuh ke bawah sedangkan gas buang akan naik ke atas karena massa
jenis gas buang yang lebih kecil daripada PM. Pada penelitian ini Cyclone separator
dianalisis dengan menggunakan software ANSYS. Persamaan yang digunakan dalam
software ANSYS adalah persamaan k-epsilon RNG. Variasi panjang pipa vortex
dilakukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap persentase pemisahan partikel
dengan panjang berturut-turut 3 cm, 5 cm, 7 cm, 9 cm, dan 11 cm. Simulasi Particle
Track digunakan untuk mendapatkan persentase pemisahan partikel. Hasil simulasi
yang didapatkan menunjukkan bahwa variasi kecepatan cukup berpengaruh terhadap
persentase pemisahan partikel, dimana semakin tinggi kecepatan inlet maka
persentase partikel yang escaped semakin sedikit dan yang trapped semakin
bertambah. Dari 5 variasi panjang pipa vortex yang disimulasikan, cyclone separator
dengan panjang pipa vortex 7 cm dan kecepatan inlet 30 m/s menghasilkan persentase
pemisahan yang paling tinggi serta menghasilkan tekanan yang lebih tinggi
dibandingkan cyclone separator pada panjang pipa vortex lainnya.

Kata kunci :Partikulate Matter, Cyclone Separator, ANSYS, panjang pipa vortex,
ANALYSIS OF EXHAUST GAS SEPARATOR CYCLONE TYPE USING ANSYS
SOFTWARE

Working principle of Cyclone separator is utilized centrifugal and gravity force in it


to separate solid particles and gases. Vortex occurred inside the cyclone causes the
Particulate Matter (PM) to be separated from the exhaust gases, where the PM will
fall down while the gases will rise up because the density of the gases is less than the
density of PM. In this study, cyclone separator was analyzed using ANSYS software.
The equation used in ANSYS software is the RNG k-epsilon model. Variations in the
length of the vortex pipe were performed to determine the effect on percentage
separation of particles by consecutive lengths of 3 cm, 5 cm, 7 cm, 9 cm, and 11 cm,
respectively. Particle Track simulation was performed to obtain particle separation
percentage. This simulation indicated that the variation of velocity sufficiently
influence the percentage of particle separation, where the higher inlet velocities,
decreased the percentage of escaped particles and increased the trapped particles.
Among the five variations of pipes length simulated, cyclone separator with a length
of 7 cm and 30 m/s inlet velocity has shown the highest percentage of separation and
produced higher pressure than any other cyclone separator with vortex pipe lengths.