You are on page 1of 2

Benda Mati

U
ntuk kelengkapan hidup manusia, Allah menciptakan segala macam
benda di permukaan Bumi. Semuanya diperuntukkan manusia. Mulai
dari berbagai macam tambang di dalam perut Bumi, bebatuan,
gunung gunung, lautan, atmosfer, angin, hujan, petir, dan lain sebagainya.

Manusia sebagai khalifah di muka Bumi tidak perlu menciptakan


kebutuhannya sendiri. Semua sudah disiapkan oleh Allah. Manusia tinggal
mencari dan memproses sesuai dengan yang diinginkan. Itulah yang dikatakan
Allah dalam ayat berikut ini.

QS. Huud (11): 6

"Dan tidak ada suatu binatang melatapun di Bumi melainkan Allah lah
yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu
dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata
(Lauh Mahfuzh)."

Allah meletakkan dasar keseimbangan di dalam segala ciptaanNya.


Selama manusia mengelola Bumi dengan keseimbangan maka kehidupan
manusia akan tercukupi sampai kapan pun. Akan tetapi jika dikelola dengan
serampangan apalagi penuh keserakahan, maka Bumi ini pun akan mengalami
kerusakan. Bahkan kehancurannya.

QS Ruum: 41

"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena


Perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka
sebahagian dar (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan
yang benar).”

Bahkan di ayat lain Allah mengatakan, kalau manusia sudah memper-


tuhankan hawa nafsunya, maka rusaklah langit dan Bumi beserta segala
isinya.
QS. Al Mu’Minuun: 71

“Andaikata kebenaran itu menurut hawa nafsu mereka, pasti


binasalah langit dan Bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya.
Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan
mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggan itu.”

Kemampuan manusia dalam mengendalikan hawa nafsunya menjadi


faktor yang sangat menentukan dalam keberhasilan hidup, seorang manusia.
Karena itu, Rasulullah mengatakan bahwa belum Islam seseorang sampai ia
bisa menunduk-kan hawa nafsunya.