You are on page 1of 12

TUGAS BUSINESS PLAN KEWIRAUSAHAAN

“DENICE CREAM’

“Ice Cream Dedak kaya Nutrisi”

Disusun oleh:

Chintya Chandra Anggraheni (21030115120077)

DEPARTEMEN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS DIPONEGORO

SEMARANG

2017
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Nutrisi dalam makanan super selalu menjadi bahasan yang menarik. Namun, akan
sangat membosankan jika hanya membahas makanan yang biasa biasa saja. Makanan
dengan bahan yang unik dapat menjadi sebuah daya tarik bagi para konsumen untuk
membelinya. Salah satunya adalah dedak. Dedak merupakan hasil samping dari
penggilingan padi. Dilansir dari The Independent, penelitian di Amerika Serikat
memprediksi jika dedak yang merupakan hasil samping dari proses penggilingan padi dapat
menjadi makanan pokok bernilai gizi tinggi berikutnya. Studi terbaru itu menunjukkan jika
dedak memiliki kandungan gizi yang tinggi, dan selama ini hanya kerap dimanfaatkan
sebagai pakan ternak. Peneliti dari Universitas Colorado menyebutkan jika dedak padi
memiliki kandungan vitamin B yang tinggi seperti tiamin, niasin dan B6. Mereka berperan
penting untuk produksi energi, kesehatan kardiovaskular dan mencegah depresi.
Melihat manfaat dedak yang baik untuk dikonsumsi, maka pemanfaatannya sebagai
bahan makanan akan lebih efisien jika dikemas dalam bentuk makanan yang menarik
seperti es krim. Es krim merupakan salah satu cemilan yang digemari masyarakat banyak
terutama kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Di Indonesia sendiri Es krim adalah
makanan yang mudah ditemukan, apalagi di negara yang beriklim tropis seperti ini.
Pembuatan es krim sebenarnya sederhana saja, yakni mencampurkan bahan-bahan dan
kemudian mendinginkan. Es krim yang biasanya terdapat di pasaran biasanya terbuat atau
berbahan dasar susu cair.

1.2 Visi, Misi dan Tujuan


a. Visi
“Tasty but Healthy”
b. Misi
- Berusaha menciptakan inovasi baru untuk es krim dedak
- Berusaha meningkatkan dan mengutamakan kualitas produksi es krim dedak
- Berusaha memberikan pelayanan yang profesional dan terbaik kepada konsumen
c. Tujuan
1. Memperoleh keuntungan dengan memberikan produk dan pelayanan yang terbaik
2. Membuat inovasi baru dalam pengolahan es krim
3. Menumbuhkan minat mahasiwa untuk berwirausaha dengan berinovasi membuat
bisnis baru yang unik

1.3 Deskripsi usaha


Bisnis yang kami rencanakan adalah sebuah bisnis di bidang kuliner, dimana dalam
hal ini kami lebih memilih pada produk es krim. Kami mencoba untuk dapat menciptakan
es krim yang berbeda dari biasanya, yaitu es krim dengan menggunakan bahan dasar dari
dedak, dimana dedak sendiri masih belum terlalu dimanfaatkan padahal mengandung gizi
yang baik bagi kesehatan. Target kami dalam usaha es krim berbahan dasar singkong ini
adalah untuk semua kalangan. Karena menurut kami es krim dapat disukai oleh semua
kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain hal itu alasan lain yang
mendukung kami adalah karena es krim dengan berbahan dasar dedak ini akan dapat
menarik perhatian seseorang dengan rasa yang dihasilkan.

1.4 Analisa Pesaing dan Peluang Pasar


Pesaing untuk bisnis ini adalah toko es krim yang berdiri di sekitar Tembalang.
Namun di sini Denice Cream memiliki keunggulan yaitu dengan bahan yang unik dan
varian toping yang akan disajikan. Peluang pasar sampai saat ini masih terbuka luas dan
sangat menjanjikan bagi bisnis eskrim ini, karena beberapa alasan yaitu :
1. Iklim Indonesia yang ” panas ”
Indonesia adalah negara yang memiliki iklim teropis dengan cuacanya yang
panas, ditambah lagi dengan pemanasan global yang sangat berdampak pada
peningkatan suhu di hampir seluruh Indonesia. Kota-kota yang dulu terkenal dingin dan
sejuk, kini tidak lagi seperti itu. Gedung-gedung bermunculan, pohon-pohon
berkurang, hal ini mengakibatkan semakin panasnya lingkungan kita. Kondisi ini
memberikan peluang bisnis es krim di Indonesia semakin luas dan tumbuh tanpa batas
waktu.
2. Tidak butuh modal yang besar
Untuk memulai usaha es krim kita tidak memerlukan modal yang besar, karena
usaha ini dapat dimulai dengan usaha kecil-kecilan tanpa menggunakan alat yang tidak
terlalu canggih, hanya saja modal di perlukan untuk membeli perlengkapan dan pralatan
yang dibutuhkan dengan harga yang tidak terlalu mahal.
3. Es krim disukai oleh semua kalangan

Es krim tidak hanya disukai anak-anak, tapi juga oleh orang dewasa. Terlebih
es krim bisa disajikan dengan berbagai rasa dan bahan tambahan untuk menarik
perhatian konsumen.
BAB II
ANALISA SWOT
2.1 Faktor Internal
2.1.1 Strength
- Produk yang unik dan memiliki banyak varian rasa dan toping.
- Bahan yang digunakan untuk membuat produk berasal dari bahan baku
yang unik dan bergizi.
- Lokasi pemasaran yang strategis di lingkungan sekitar kampus.
2.1.2 Weakness
- Kurangnya karyawan untuk produksi, administrasi, dan pemasaran
- Modal yang tersedia sangat sedikit
2.2 Faktor Eksternal
2.2.1 Opportunity
- Pesaing untuk produk es krim dedak belum ada
- Cuaca di sekitar Tembalang yang panas
2.2.2 Treathening
- Adanya pesaing baru yang muncul dan menawarkan produk sejenis dengan
harga yang lebih murah
- Fluktuasi nilai rupiah terhadap dollar yang menyebabkan naiknya harga
bahan baku
BAB III
MANAJEMEN DAN ORGANISASI
3.1 Kebijakan Sumber Manusia
Kebijakan Sumber Daya Manusia yang diterapkan yaitu setiap karyawan harus
mengerjakan tugasnya dengan kompeten. Karyawan yang terlambat datang diberi
peringatan atau penambahan jam kerja sesuai keterlambatannya. Karyawan wajib
melaporkan hasil kinerjanya masingmasing dengan tujuan untuk menentukan strategi
penjualan selanjutnya. Karyawan yang tidak bekerja sesuai job desk nya akan berpengaruh
terhadap kinerja usaha bisnis sehingga karyawan wajib diberi peringatan tegas, dipotong
gaji, maupun diberhentikan
a. Manajer (Pemilik)
Manajer wajib mengawasi kinerja usaha bisnis dan bertanggung jawab penuh atas
usaha bisnis. Manajer berkuasa penuh untuk melakukan pengambilan keputusan,
seperti pemberian sanksi pada karyawan yang melanggar, kebijakan produksi,
pemasaran, penjualan, dan lain-lain.
b. Staff Produksi
Staff produksi bertanggung jawab kepada manajer (pemilik). Staff produksi wajib
melaksanakan kegiatan produksi sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan,
melakukan koordinasi dengan manajer dalam hal keputusan pemilihan & pembelian
bahan baku/persediaan, serta melakukan koordinasi dengan staf penjualan untuk
menentukan jumlah produk yang harus dibuat. Selain itu, staff produksi wajib
melaporkan hasil kerjanya setiap hari dengan tujuan untuk menetapkan strategi &
pengambilan keputusan.
c. Staff Administrasi dan Keuangan
Staff Administrasi keuangan wajib bertanggung jawab kepada manajer (pemilik).
Staff administrasi dan keuangan bertugas mencatat dan mengarsipkan segala
kegiatan operasional usaha bisnis.Staff administrasi dan keuangan bertugas
membuat laporan keuangan atas catatan tersebut, baik laporan harian, bulanan,
maupun tahunan.
d. Staff Penjualan
Staff penjualan wajib bertanggung jawab kepada manajer (pemilik). Staff
penjualan wajib melakukan penjualan produk kepada konsumen, melayani
konsumen dari konsumen datang hingga konsumen mendapat barangnya. staff
penjualan wajib melaporkan hasil penjualan setiap harinya kepada manajer dan
staff keuangan

3.2 Sasaran dan Target Pemasaran


1. Secara Langsung
Pemasaran Denice Cream secara langsung yaitu dengan membuka outlet, bekerja
sama dengan beberapa kedai kopi, membuka stand pada berbagai event, menjadi
sponsor pada berbagai event, serta tidak kalah penting ialah komunikasi dari mulut ke
mulut atau biasa disebut mouth to mouth.Sebagai promosi awal, Denice Cream akan
dipromosikan melalui radio, LPM Universitas serta brosur dan pamflet.
2. Secara Online
Denice Cream tidak hanya dipasarkan secara langsung, sesuai perkembangan
zaman Denice Cream juga dipasarkan secara online yaitu Denice Cream Delivery.
Konsumen yang malas keluar rumah, cukup memesan secara online dengan minimal
pembelian setengah lusin atau 6 buah, lalu Denice Cream akan sampai ke rumah
konsumen. Akan tetapi Denice Cream Delivery belum bisa menjangkau semua
wilayah, hanya menjangkau wilayah sekitar outlet Denice Cream berada.
3.3 Rencana Anggaran
3.3.1 Investasi Awal

No Nama Barang Jumlah Harga Satuan Total Harga

1 Ice cream maker 1 Rp 700.000,00 Rp 700,000.00

2 Blender 1 Rp 350.000,00 Rp 350,000.00

3 Freezer 1 Rp 250.000,00 Rp 250,000.00

4 Kompor Gas 1 Rp 200,000.00 Rp 200,000.00

5 Tabung Gas 1 Rp 150,000.00 Rp 150,000.00

6 Sewa Tempat Rp 3,000,000.00 Rp 3,000,000.00

7 Interior Rp 420,000.00 Rp 420,000.00


8 Mixer 1 Rp 150,000.00 Rp 150,000.00

9 Spatel 1 Rp 2,000.00 Rp 2,000.00

10 Wajan 1 Rp 25,000.00 Rp 25,000.00

11 Ayakan 1 Rp 5,000.00 Rp 5,000.00

12 Baskom 2 Rp 3,000.00 Rp 6,000.00

Total = Rp 4,830,000.00 Rp 4,830,000.00

3.3.2 Biaya Habis Pakai

No Keterangan Volume Harga Total


satuan
1 Susu cair fullcream 1 liter 15.000 15.000
2 Susu kental manis kaleng 5 kaleng 7.000 35.000
3 Putih telur 3 butir 2.000 6.000
4 Tepung maizena 1 ons 3.000 3.000
5 Vanili 1 sachet 500 500
6 Gula halus 1 kg 14.000 14.000
7 Dedak 1 kg 6.000 6.000
8 Cup + sendok 1 set 15.000 15.000
Total biaya produk 94.500/50 buah
Produk yang dihasilkan per hari 100 buah
Biaya untuk 1 bulan 5.670.000

3.3.3 Biaya Overhead Produksi

No Penggunaan Biaya per bulan

1 Air Rp 150,000.00

2 Listrik Rp 200,000.00
3 Gas Rp 280,000.00

Total/bulan Rp 630,000.00

3.2.4. Biaya Tenaga Kerja Langsung

No Kuantitas Biaya

1 1 Rp 1,800,000.00

3.3.5 Harga Pokok Produksi

Biaya Habis Pakai Rp 1,890.00

Biaya Overhead Produksi Rp 210.00


Biaya Tenaga Kerja Rp 600.00
Total Rp 2,700.00

3.2.7. Analisis BEP dan Pengembalian Modal

Harga Kuantitas x harga Harga

HPP per bulan 3000 x Rp 2,700.00 Rp 8,100,000.00

Harga penjualan per bulan 3000 x Rp 7,500.00 Rp 22,500,000.00

a. BEP (harga) = Total biaya produksi selama 1bulan : produksi


= Rp 8,100,000.00 : 3000
= Rp 2,700.00

b. BEP (unit) = Total biaya produksi selama 1bulan : Harga/unit

= Rp 8,100,000.00 : 7,500.00
= 1080 buah

c. Keuntungan = Pendapatan - Total Biaya Produksi per bulan

= Rp 22,500,000.00 - Rp 8,100,000.00

= Rp 14,400,000.00

d. Pengembalian Modal = (Total Biaya Produksi + Investasi) : Laba Usaha

= Rp 41,407,000.00 : Rp 14,400,000.00

= 2.9 bulan (87 hari)

Donat yang harus diproduksi per hari = 3000 : 30 = 100 donat

Maka, Pay Back Period = BEP Produksi : Penjualan per hari

= 1080 : 100 = 11 hari


BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dalam memilih suatu usaha
perlu mengetahui terlebih dahulu berbagai macam hal yang berhubungan dengan usaha
yang didirikan. Seperti mengetahui peluang usaha, lokasi yang strategis, pemasaran
produk dan aspek-aspek lain yang berkenaan dengan pendirian usaha, sehingga usaha
yang akan dijalankan dapat berjalan dengan baik. Bisnis es krim singkong ini
merupakan suatu usaha skala kecil yang dapat membantu menciptakan lapangan usaha
baru, sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran. Bisnis ini tidak memerlukan
modal yang cukup besar, namun memerlukan perencanaan yang matang. Serta kami
dalam menjalankan bisnis ini akan selalu berusaha memberikan pelayanan dan kualitas
produk yang terbaik kepada semua konsumen. Kualitas produk yang baik dan
pelayanan yang terbaik menjadi prioritas utama dalam menjalankan bisnis ini.

4.2 Saran
1. Dalam mendirikan suatu usaha sebaiknya perlu dipersiapkan segala
sesuatunya dengan matang, tepat dan fokus sehingga usaha yang dijalankan
dapat berjalan dengan baik.
2. Dalam berwirausaha diperlukan keyakinan, percaya diri, serta keuletan.
3. Seorang wirausaha haruslah selalu memiliki ide yang kreatif dan inovatif
serta selalu mengikuti trend dan selera konsumen agar pelanggan tidak
mudah bosan.
4. Semangat wirausaha harus selalu tertanam dalam diri kita.
5. Jangan mudah menyerah dan putus asa dalam menghadapi berbagai
hambatan, rintangan dan masalah.
DAFTAR PUSTAKA

Novianti, Marchelina. 2014. Teori Segmentation, Targeting, and Positioning.


http://marchelinanep.blogspot.co.id/2014/09/teori-stp-segmentation-
targeting.html
Safira, Gloria. 2017. Kaya Nutrisi, Dedak Jadi Makanan Masa Depan. Dikutip
dari https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170602211154-267-
219018/kaya-nutrisi-dedak-padi-jadi-makanan-menjanjikan-masa-depan/
Permatasari, Novia. 2015. Es Krim Sehat Berbahan Dasar Sayuran dan Kacang-
Kacangan. UMY: Yogyakarta.