BAB I.

HASIL PENGAMATAN dan PERHITUNGAN

1.1 Hasil Pengamatan
Tanpa pengecilan ukuran Pengamatan Sangrai 8 menit Sangrai 15 menit Pengecilan ukuran Sangrai 8 menit Sangrai 15 menit

Berat minyak (gram) Volume minyak (ml) Warna Kejernihan + ++++ +++ ++ ++ +++ ++++ + 27 45 46 31 29,3 44,6 54,5 27,3

Keterangan: Warna Kejernihan : Semakin gelap, semakin banyak (+) : Semakin jernih, semakin banyak (+)

1.2 Hasil Perhitungan
Tanpa pengecilan ukuran Pengamatan Sangrai 8 menit Sangrai 15 menit 0,9911 Pengecilan ukuran Sangrai 8 menit Sangrai 15 menit 0,8806

Massa jenis (gr/ml)

1, 0851

1,1847

1997). 1986). Pengepresan minyak secara mekanis merupakan suatu cara ekstraksi minyak yang berasal dari biji-bijian.G. Besarnya hasil ekstraksi yang diperoleh. Ekstraksi cara mekanis hanya dapat dilakukan untuk pemisahan komponen dalam system campuran padatcair (Suyitno.BAB II. cairan tidak akan dapat mengalir keluar atau tidak dapat berpindah tempat. pemanasan. Prinsip dasar pada ekstraksi mekanis dengan pengempaan. Beda tekanan cairan tersebut yang mengakibatkan cairan terekstrak. dapat digambarkan dengan hubungan sebagai berikut: . yaitu rendering (dry rendering dan wet rendering). Ekstraksi dapat diartikan sebagai suatu cara untuk mendapatkan minyak atau lemak dari bahan yang diduga mengandung minyak atau lemak. 1989). Dalam praktikum ini cara yang digunakan adalah ekstraksi mekanis. Cara ini dilakukan untuk memisahkan minyak dari bahan yang berkadar minyak tinggi (30-70%). Dua cara yang umum dilakukan dalam pengepresan mekanis yaitupengepresan hidrolik dan pengepresan berulir (Earle. 1982). yaitu dengan menggunakan kempa hidrolik untuk memisah-kan komponen padat cair. PEMBAHASAN Ekstraksi merupakan salah satu cara pemisahan satu atau lebih komponen dari suatu bahan yang merupakan sumber komponen tersebut. Biasanya ekstraksi dengan pengempaan dikenal dengan cara mekanis. pengepresan (pressing) atau dengan pelarut (ekstraksi bahan yang mengandung minyak dalam kadar renadah) Namun ekstraksi dengan menggunakan pelarut kurang ekonomis karena harga pelarut mahal dan proses lanjutannya sulit yaitu dengan penguapan (Winarno. Pada bahan dari tanaman ataupun jaringan hewan yang mengandung lemak dan minyak untuk mendapatkan minyak dengan cara ekstraksi dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu rendering (ekstraksi minyak hewan dengan pemanasan). Dengan memberikan tekanan pada kom-ponen padat cair sehingga menghasilkan perbedaan tekanan yang terdapat di dalam bahan degan tekanan yang ada di luar bahan. tekanan yang diberikan selama pengempaan akan mendorong cairan terpisah dan keluar dari system campuran padat-cair. Apabila tidak ada beda tekanan. Adapun cara ekstraksi ini bermacam-macam. Pemisahan atau pengambilan komponen dari bahan sumbernya pada dasarnya dapat dilakukan dengan penekanan atau pengempaan. mechanical rendering dan solvent rendering (Ketaren.F. Dengan kata lain tekanan yang diberikan terhadap campuran padat-cair akan menimbulkan beda tekanan yang diberikan terhadap campuran dalam suatu wadah dengan tekanan di luar campuran atau di luar wadah. dan menggunakan pelarut.

31 ml. Selain itu. Jumlah minyak yang dihasilkan pada bahan tanpa pengecilan ukuran. Sedangkan pada pelakuan dengan pengecilan ukuran. pada tahanan yang relative tetap. maka akan memperkecil viskositas minyak. dapat dihasilkan ekstrak yang lebih banyak. maka jumlah ekstrak yang dihasilkan juga semakin besar. seharusnya lebih besar. ternyata ekstrak yang diperoleh pada penyangraian 15 menit justru menunjukkan hasil jumlah ekstrak yang lebih kecil (baik volume maupun berat). semakin lama penyangraian. Dari hasil pengamatan. Sedangkan untuk perlakuan bahan dengan pengecilan ukuran. Apabila beda potensial makin besar. berat ekstrak minyak yang dihasilkan adalah 54.3 gram. 2010). dilihat dari volume maupun berat minyak. cairan tersebut akan mengalir bila ada beda potensial. dengan lama penyangraian 8 menit dan 15 menit. meliputi porositas. dan 15 menit berturut-turut adalah sebagai adalah sebagai berikut 29. jarak yang ditempuh ekstrak dan interaksinya dengan fluidayang mengalir. sedangkan volume minyak yang dihasilkan adalah 27 ml . Apabila ekstraksi menggunakan tekanan. Hal tersebut dapat dikatakan sebagai penyimpangan. Tahanan yang dialami oleh ekstrak yang mengalir pada ekstraksi dengan penekanan meliputi kekentalan ekstrak. Sedangkan tahanan yang dialami ekstrak pada ekstraksi dengan pelarut diantaranya digambarkan sebagai diffusivitas pelarut untuk kontak dengan komponen yang dilarutkan (Anonim. Demikian juga dengan memperkecil tahanan. Tahanan yang dialami oleh suatu massa yang mengalir juga tergantung pada jenis masa dan system aliran. dengan lama penyangraian 15 menit menghasilkan minyak yang lebih besar daripada lama penyangraian 8 menit. 45 ml.3 gram dan 44.6 gram. dan volume minyak yang dihasilkan adalah 46 ml . maka yang dimaksud beda potensial adalah beda tekanan cairan di dalam dan di luar bahan. pada saat proses pengempaan mungkin tenaga yang dikeluarkan untuk . Dengan demikian. dan sifat bahan yang dilalui ekstrak . viskositas minyak akan semakin bertambah kecil akibatnya minyak yang dihasilkan juga lebih banyak.Fluida yang mengalir = Beda potensial Tahanan Dengan demikian jumlah ekstrak yang diperoleh dapat dimanipulasi dengan mengatur beda potensial dan tahanan. yang dimaksud dengan beda potensial adalah beda konsentrasi komponen yang dipisahkan dalam bahan atau komponen pelarut. Apabila ada cairan dalam suhu pipa. Penyimpangan tersebut dapat terjadi kemungkinan karena api/suhu yang digunakan pada penyangraian 15 menit lebih kecil daripada api/suhu pada penyangraian 8 menit. diperoleh hasil berat ekstrak minyak kacang yang dihasilkan pada bahan tanpa pengecilan ukuran dengan lama penyangraian 8 menit.5 gram . sehingga ekstraksi akan lebih mudah dan diperileh hasil yang lebih banyak. hal ini disebabkan dengan adanya pemanasan. Apabila ekstraksi menggunakan pelarut. Pengertian beda potensial tergantung dari system ekstraksi. 27.

15 menit.Karena dengan lamanya waktu maka akan mempengaruhi juga terhadap proses penekanan dimana bahan yang dipress akan terikut dengan mudah dan bias merusak jaringan sel. maka dapat dilakukan perhitungan untuk menentukan massa jenis minyak hasil ekstraksi tersebut. Perlakuan Pendahuluan Pengecilan ukuran akan meningkatkan luas permukaan bahan dan memperbesar kerusakan struktur sel. Sehingga tingkat kejernihan untuk minyak yang dihasilkan. 15 menit. dan hasil data menunjukkan penyimpangan.sehingga terjadi proses saponifikasi dan terjadi perubahan warna. 2. sehingga selama ekstraksi akan diperoleh hasil yang lebih banyak.mengempa sampel 15 menit tidak sebesar tenaga yang dikeluarkan pada sampel 8 menit.Semakin tinggi tekanan. Tekanan (P) Secara umum. massa jenisnya berturut-turut adalah sebagai berikut 1. Setelah didapatkan data volume dan berat minyak yang dihasilkan. 0. dan bahan dengan pengecilan ukuran dengen penyangraian 8 menit. keduanya menunjukkan warna yang lebih gelap pada lama penyangraian 15 menit daripada 8 menit.maka terjadinya aliran semakin besar. atau dengan menggunakan kempa hidrolik adalah: 1. Secara umum.9911 gr/ml . 3. sebab pengecilan ukuran akan meningkatkan luas permukaan bahan dan memperbesar jumlah sel yang rusak. Untuk warna. 1.Pada proses ini ada beberapa perlakuan yaitu: .semakin banyak sel yang rusak.pemberian tekanan pada suatu bahan akan menyebabkan deformasi dan aliran pada bahan. Waktu (t) Semakin lam penekanan.sehingga isi sel dapat keluar dari dalam sel secara lebih mudah. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses ekstraksi secara mekanis.Deformasi yang berlebihan akan menyebabkan rusaknya sel. pada penyangraian 8 menit cenderung lebih jernih daripda penyangraian 8 menit. sehingga ekstrak yang dikeluarkan tidak maksimal. hasil ekstrak yang dihasilkan pada sampel dengan pengecilan ukuran menunjukkan jumlah ekstrak yang lebih besar daripada sampel tanpa pengecilan ukuran.akan semakin besar deformasi dan aliran yang terjadi.sehingga hasil ekstraksi akan semakin banyak.0851 gr/ml . 0. baik untuk bahan tanpa pengecilan ukuran maupun bahan dengan pengecilan ukuran. Bahan tanpa pengecilan ukuran dengan penyangraian 8 menit. Hal ini dikarenakan pada kondisi panas minyak mengalami kerusakan dan terjadi pemecahan struktur-struktur dari minyaak.1847 gr/ml .8806 gr/ml.

sehingga hasil ekstraksi akan semakin besar. Penyangraian Yaitu proses untuk memperkecil viskositas dari minyak. penumbukan yaitu suatu proses pendahuluan yang dilakukan untuk memperluas bidang permukaan bahan. c.karena struktur sel semakin rusak dan viskositas dari minyak semakin kecil. . Penumbukan dan penyangraian Proses ini bertujuan untuk mendapatkan hasil ekstraksi yang lebih maksimal.a.sehingga hasilnya semakin besar. b.

Selain itu. tekanan (P).1 Kesimpulan y Ekstraksi merupakan salah satu cara pemisahan satu atau lebih komponen dari suatu bahan yang merupakan sumber komponen tersebut. y Warna. pada penyangraian 8 menit cenderung lebih jernih daripda penyangraian 8 menit. maka akan memperkecil viskositas minyak. pada saat proses pengempaan mungkin tenaga yang dikeluarkan untuk mengempa sampel 15 menit tidak sebesar tenaga yang dikeluarkan pada sampel 8 menit. waktu (t).BAB III. y Penyimpangan terjadi kemungkinan karena api/suhu yang digunakan pada penyangraian 15 menit lebih kecil daripada api/suhu pada penyangraian 8 menit.2 Saran Sebaiknya pada saat melakukan ekstraksi. . dan tingkat kejernihan untuk minyak yang dihasilkan. y Ekstraksi cara mekanis hanya dapat dilakukan untuk pemisahan komponen dalam system campuran padat-cair y Prinsip dasar pada ekstraksi mekanis dengan pengempaan.sehingga terjadi proses saponifikasi dan terjadi perubahan warna. tekanan yang diberikan selama pengempaan akan mendorong cairan terpisah dan keluar dari system campuran padat-cair y Bahan tanpa pengecilan ukuran. hal ini disebabkan dengan adanya pemanasan. PENUTUP 3. sehingga ekstraksi akan lebih mudah dan diperileh hasil yang lebih banyak. perlakuan pendahuluan 3. sehingga ekstrak yang dikeluarkan tidak maksimal y Faktor-faktor yang mempengaruhi proses ekstraksi secara mekanis. Hal ini dikarenakan pada kondisi panas minyak mengalami kerusakan dan terjadi pemecahan struktur-struktur dari minyaak. dengan lama penyangraian 15 menit menghasilkan minyak yang lebih besar daripada lama penyangraian 8 menit. diperhatikan factor-faktor yang mempengaruhi proses ekstraksi agar jumlah ekstrak yang didapatkan bisa maksimal.

Jakarta: PT Gramedia. 1989.DAFTAR PUSTAKA Anonim. Winarno. Minyak dan Lemak Pangan. 1997. Petunjuk Praktikum satuan Operasi II. Jember : FTP UNEJ Earle. Yogyakarta: UGM Press. 1986. Bogor : PT Sastra Hudaya Ketaren.G. R. Satuan Operasi Dalam Pengolahan Pangan. 1982. .L. Jakarta : UI Press Suyitno. 2010. Rekayasa Pangan. S. Kimia Pangan dan Gizi.F.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful