You are on page 1of 6

JURNAL TINDAKAN KEPERAWATAN

CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD)

Disusun oleh:

NAMA : SRI HARYANTI

NIM : N520184288

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUDUS
TAHUN 2018

1
Nama Mahasiswa : Sri Haryanti

Hari/Tanggal : Senin, 07-01-2019

NIM : N520184288

Judul Jurnal : Pengaruh Penkes Asupan Cairan Dengan Media Audiovisual terhadap
Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien HD

I. IDENTITAS

Identitas Pasien

Nama : Ny. S

Umur : 56 tahun

Jenis kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Pendidikan : SD

Pekerjaan : Tani

Suku/Bangsa : Jawa/Indonesia

Status perkawinan : Menikah

Alamat : Petengan 1/8 Demak

Tanggal masuk RS : Senin, 07-01-2019

No.RM : KLJG01200007658

Diagnosa Medis : Chronic Kidney Disease (CKD)

II. Pengkajian (Data Fokus Lengkap)

Ds : Pasien mengatakan perut terasa nyeri, bila selesai HD kadang-kadang terasa mual, lemas.

2
P : Post HD

Q : Nyeri krues-krues

R : Abdomen

S : Skala nyeri 3

T : Nyeri muncul setelah tindakan HD

Do : Lemas

- Ekspresi wajah meringis

- TD : 200/86 mmhg

N : 82 x/menit

S : 36 C

Rr : 20 x/menit

BB : 58,9 kg setelah HD 46,5 kg

III. Tindakan/ hal yang dipelajari sesuai pengkajian

Pengaruh Penkes Asupan Cairan Dengan Media Audiovisual terhadap Kepatuhan


Pembatasan Cairan Pada Pasien HD

A. Pengertian

Edukasi kesehatan adalah sesuatu yang penting dalam bidang keperawatan. Edukasi
pasien dipengaruhi oleh harapan, pengetahuan serta kebutuhan pasien terhadap
edukasi (Johansson et al, 2005).

Penkes adalah proses perubahan perilaku secara terencana pada diri individu,
kelompok atau masyarakat untuk dapat lebih mandiri dalam mencapai tujuan sehat

Media audio visual merupakan cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan
menggunakan mesin-mesin mekanik dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan
audiovisual. Pengajaran melalui audio visual jelas bercirikan pemakaian perangkat keras
3
selama proses belajar seperti mesin proyektor film, tape recorder, dan proyektor visual
yang lebar. Jadi pengajaran yang melalui audio visual adalah produksi dan penggunaan
materi yang penyerapaannya melalui pandangan dan pendengaran serta tidak seluruh
nya tergantung kepada pemahaman kata atau simbol-simbol yang serupa.

B. Tujuan

Tujuan pendidikan kesehatan adalah

a. Menjadikan kesehatan sebagai suatu yang bernilai

b. Menolong individu agar mampu secara mandiri atau kelompok mengadakan


kegiatan untuk mencapai tujuan lebih sehat

c. Mendorong pengembangan dan penggunaan secara tepat sarana pelayanan


kesehatan yang ada

Edukasi pasien dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan pasien, mencegah


penyakit dan injury, meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan dan diet yang
dianjurkan. Edukasi pasien pada penelitian yang akan dilakukan terkait dengan
pembatasan asupan cairan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa.
Pembatasan cairan merupakan hal yang kurang dipatuhi oleh sebagian besar pasien
yang menjalani hemodialisa.

C. Metode

Metode reading aloud adalah metode pembelajaran dengan cara membaca nyaring
sebuah teks atau membaca dengan suara keras yang bertujuan untuk memfokuskan
perhatian secara mental, menimbulkan pertanyaan- pertanyaan dan merangsang diskusi

Pengajaran melalui audio visual adalah penggunaan materi yang penyerapannya


melalui pandangan dan pendengaran serta tidak seluruhnya tergantung kepada
pemahaman kata simbol-simbol yang serupa

D. Media

Pengajaran melalui audio visual jelas bercirikan pemakaian perangkat keras selama
proses belajar, seperti mesin proyektor film, televisi, tape recorder dan proyektor visual
yang lebar.

4
Media pembelajaran yang digunakan adalah media audiovisual yaitu jenis media yang
selain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang bisa dilihat yaitu
rekaman video

IV. Kajian Ilmiah

Berdasarkan Jurnal Sri Hartati Pengaruh Pendidikan Kesehatan Asupan Cairan Dengan
Media Audiovisual terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Hemodialisa di
Ruang Hemodialisa RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang secara rutin menjalani hemodialisa
biasanya mengalami kelebihan volume cairan karena penurunan fungsi ginjal dalam
mengeluarkan cairan. Ketidakpatuhan pasien dalam pembatasan cairan merupakan
diagnosa keperawatan utama yang memerlukan asuhan keperawatan terbaik dari
perawat hemodialisa. Tujuan penelitian adalah mengetahui adanya pengaruh anatara
pengaruh pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode audiovisual terhadap
kepatuhan pembatasan cairan.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi


eksperimen non randomized pretesed-posttesed with control group design. Sampel
penelitian berjumlah 40 pasien hemodialisa. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxson
man whitney.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan


menggunakan metode audiovisual terhadap kepatuhan pembatasan cairan dengan p
value 0,000

Pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode audiovisual dapat meningkatkan


kepatuhan karena menampilkan gerak, gambar, dan suara sehingga lebih menarik dan
tidak monoton

Kata kunci : Pendidikan kesehatan, audiovisual, kepatuhan. Chronic Kidney Disease.


Hemodialisa.

V. Daftar Pustaka

Almatseir, S (2005). Pemilihan diet. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Arikunto, S (2009). Manajemen penelitian. Jakarta : Rineka Cipta


5
Brunnert & Suddarth’s (2012) Texbook of medical surgical nursing. Lippincot : Williams &
Wilkins

Potter & Perry. 2009. Fundamental Keperawatan. Edisi 7. Jakarta : Salemba Medika

Notoatmojo, S. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta. 2007