You are on page 1of 2

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan
Berdasarkan kesimpulan penelitian dan pembahasan tentang hubungan
pemberian susu formula sapi terhadap angka kejadian alergi pada bayi usia 0-2
tahun di Puskesmas Pembina Palembang dapat di simpulkan bahwa:
1. Prevalensi alergi pada bayi usia 0-2 tahun pada Puskesmas Pembina
Palembang sebesar 1,46 %.
2. Pemberian susu formula sapi tidak berhubungan signifikan dengan angka
kejadian alergi pada bayi usia 0-2 tahun sesuai dengan hasil penelitian (p>α
yaitu 0,466).
3. Riwayat keluarga berhubungan signifikan terhadap kejadian alergi yang
dialami oleh keturunannya sesuai dengan hasil penelitian (p<α yaitu 0,041).

5.2. Saran
A. Bagi Masyarakat
1. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran
tentang pentingnya pemberian ASI Ekslusif pada bayi karena orangtua
dengan riwayat alergi dapat menyebabkan anak terkena alergi lebih
besar dari pada anak dengan orangtua yang tidak memiliki riwayat
alergi.

B. Bagi Peneliti Selanjutnya


1. Pada penelitian selanjutnya agar menambah jumlah sampel dan periode
penelitian serta mengidentifikasi faktor perancu yang dapat
menyebabkan bias pada penelitian.
2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang alergi dengan menggunakan
hasil pemeriksaan penunjang misalnya kadar IgE total, IgE sfesifik atau
Uji Tusuk Kulit (UTK) sehingga diperoleh diagnosa pasti alergi, serta
meneliti faktor-faktor lain yang belum diteliti dengan penelitian kohort

43 Universitas Muhammadiyah Palembang


44

3. Pada penelitian selanjutnya tidak hanya mencari hubungan pemberian


susu formula terhadap angka kejadian alergi, melainkan faktor-faktor
lain yang dapat mempengaruhi kejadian alergi.

Universitas Muhammadiyah Palembang