Kedudukan SIM Dalam Organisasi SIM tidak dapat diabaikan oleh setiap eksekutif karena menempati peran sangat

kritis dalam organisasi. SIM ibarat otak dan syaraf yang mengendalikan respon organisasi terhadap tuntutan perubahan lingkungan. Tanpa SIM ibarat orang dungu yang merespon tanpa ketepatan. Saat ini, SIM mempengaruhi secara langsung bagaimana eksekutif mengambil keputusan, bagaimana eksekutif senior membuat rencana, dan dalam banyak hal mempengaruhi metode dan hasil kebijakan, regulasi, dan jasa layanan publik. Tanggung jawab SIM tidak lagi dapat di delegasikan kepada pembuat keputusan teknik. Sistem Informasi Strategik Sektor Publik • Sistem-sistem penentu dalam organisasi tersebut telah membantu mengatasi masalahmasalah organisasi agar terbebas dari kebangkrutan dan gulung tikar sehingga terus dapat bertahan hidup dan bahkan dengan bantuannya dapat menunjang terwujudnya kesejahteraan organisasi di masa depan.

Sistem Informasi yang tidak saja menunjang kelangsungan hidup, akan tetapi juga dapat menunjang Systems). tercapainya tujuan jangka panjang organisasi untuk mencapai kemakmurannya dikenal dengan Sistem Informasi Strategik (Strategic Information

Sistem Informasi Strategik tidak tebatas pada level sistem strategik dalam organisasi pemerintahan, akan tetapi mencakup setiap tingkatan sistem dalam organisasi pemerintah agar dapat secara sinergik merubah tujuan, proses, jasa layanan, atau hubungannya dengan lingkungannya sehingga dapat dicapai kemampuan daya saing dalam persaingan global.

Peran Strategik Dari Sinfostra (Sistem Informasi Strategik) • Tingkat Operasional dan Pelayanan Instans Pemerintah:  Koordinasi dan Kerjasama  Standarisasi

Sistem Pengendalian Distribusi Barang Publik. • Sistemm Pengendalian Angkutan dan Transportasi barang dan jasa. Sistem Pengendalian Ketertiban dan Keamanan. Sistem Pelayanan Kepegawaian. Lesensi dan Legalisasi • Tingkat Departemen / Instansi Pemerintahan. . SIUP. Siste Inventarsasi Barang Lancar. keunungan perusahaan pemerintah. Ketertiban dan Keamanan. bea. sumbangan. Sistem Tender Proyek Pemerintah. retribusi. • Sistem Pendidikan dan Kebudayaan: Sistem Pengendalian Pelayanan Pendidikan. pungutan. dll). Sistem Keuangan dan Anggaran Negara. Sistem Standarisasi dan Akreditasi. SKB. SIM. • Sistem Hukum. • Sistem Ekonomi: Sistem Pengujian dan Kelayakan Alat dan Barang. meliputi:  Synergy. Surat Keterangan Pindah. cukai. dll). KTP. Sistem Perijinan (SIMB. dll). Sistem Pelayanan Sipil (KK. Surat Boro. Sistem invertasasi Harta Tetap. Sistem Penerbtan Perundangan. meliputi: • Sistem Keuangan Publik: Sistem Pembayaran Publik (pajak. dan  Kompetensi Inti • Tingkat Skala Program Pemerintah:  Efisiensi Biaya / Penurunan Biaya  Pelayanan Publik Yang Variatif  Kecepatan Penyelesaian Kegiatan Fungsi Operasional Pelayanan Publik. • Sistem Sosial dan Politik: Sistem Pengendalian Pelayanan Kesehatan. dan lain-lain.

b. Mendukung pengambilan keputusan. Efisiensi operasional membuat perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya low-cost leadership. Meningkatkan Efisiensi Operasional Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien.• Sistem Pertahanan Negara: Sistem Peringatan Bahaya Dini. Mendukung strategi untuk keunggulan kompetitif. c. . Manfaat sistem informasi manajemen diantaranya adalah: 1. dsb. Mendukung proses bisnis dan operasional. KESIMPULAN Sistem Informasi Manajemen mempunyai 3 tugas utama di dalam sebuah organisasi: a. BAB III PENUTUP A.

Sebuah contoh yang bagus dari hal ini adalah sistem reservasi penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada agen perjalanan oleh perusahaan penerbangan besar. menyewa spesialis sistem informasi. dan melatih end users. banyak usaha yang menggunakan informasi berbasis . bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun. 3. Selain itu. Sebagai contoh. cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat (lock in) konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka.Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi. Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk membuat basis informasi strategis (strategic information base) yang dapat menyediakan informasi untuk mendukung strategi bersaing perusahaan. Dengan adanya ATM. Hal ini berarti memperoleh perangkat keras dan lunak. 2. Memperkenalkan Inovasi Dalam Bisnis Penggunan ATM (automated teller machine) alam perbankan merupakan contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Informasi ini merupakan aset yang sangat berharga dalam meningkatkan operasi yang efisien dan manajemen yang efektif dari perusahaan. mengembangkan jaringan telekomunikasi. Bila sebuah agen perjalanan telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi tersebut. perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry) dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar. Penekanan utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran (switching cost) ke dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya. maka mereka akan segan untuk menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain. Membangun Sumber-Sumber informasi Strategis Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk membangun sumber informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam keuntungan strategis.

computer tentang konsumen mereka untuk membantu merancang kampanye pemasaran untuk menjual produk baru kepada konsumen. atau alat untuk pengambilan keputusan. Sekarang sistem informasi dapat berfungsi untuk menolong end user manajerial membangun senjata yang menggunakan teknologi sistem informasi untuk menghadapi tantangan dari persaingan yang ketat. . Fungsi dari sistem informasi tidak lagi hanya memproses transaksi. Penggunaan yang efektif dari sistem informasi strategis menyajikan end users manajerial dengan tantangan manajerial yang besar. penyedia informasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful