Tujuan Menulis

Definisi dan Tujuan Menulis
Pada posting-an gw kali ini, gw akan membahas mengenai definisi dan tujuan menulis. Kenapa harus definisi dan tujuan? Apakah kita benar-benar perlu mengetahui tentang definisi dan tujuan menulis? Hmm… ya, kalo menurut gw, hal itu perlu. Kenapa? Ya karena sengganya kalo kita tau definisi (bukan arti loh ya…) menulis dan juga kita tau apa sih tujuan dari menulis itu, maka tentunya ketika kita akan menulis sesuatu, entah yang bersifat ilmiah atau yang nonilmiah, kita bisa membuat sebuah tulisan yang emang benar-benar pas dengan apa yang kita inginkan, jadi dengan tulisan yang kita buat, para pembaca yang kemudian membaca tulisa kita pun bisa mengerti dengan apa yang kita tulis tersebut. Oke, sekarang apa sih definisi dari menulis? Dari kuliah DDP gw beberapa hari yang lalu, dosen DDP gw mengatakan bahwa, menulis adalah suatu kegitan mentranskripsi, mengubag bunyi (verbal) menjadi tanda-tanda baca. Menulis adalah mengemukakan gagasan (fakta dan opini) melalui teks dengan menggunakan bahasa dan struktur artikel yang mudah dimengerti orang lain sehingga pesan yang disampaikan seperti apa yang dimaksud si penulis. Pada dasarnya menulis terbagi ke dalam dua bagian utama, yaitu: (1) mempelajari kenyataan (bisa berarti berpikir, bisa berarti riset) dan merumuskan kerangka tulisan, dan (2) menyajikan gagasan tersebut dengan didukung fakta (diri turut berperan – The Art of Writing). Kemudian, agar mudah dipahami maka penulisan harus jelas dalam hal: 1. pilihan kata 2. susunan kalimat 3. susunan paragraf 4. gagasan yang hendak dikemukakan Lalu, bagaimana dengan tujuan dari penulisan? Nah, di bawah ini adalah lima tujuan penulisan:

termasuk suatu kejadian (berita) atau tempat (pariwisata). masalah. sehingga khalayak memahaminya) 3. seperti misalnya tulisan resensi buku atau film 5. karangan populer. 2.3:53pm Semulia-mulianya orang menulis adalah demi tercapainya kehidupan yang lebih baik bagi seisi dunia. ditulis dengan tujuan supaya manusia. atau fenomena terjadi (biasanya memaparkan peristiwa. Mencerahkan Jiwa Bacaan sudah menjadi salah satu kebutuhan manusia modern. Orang boleh saja menulis tanpa tujuan. tulisan juga bersifat memperkenalkan atau mempromosikan sesuatu. seperti: 1. atau fenomena 2. tren. Pada sisi positif lain. rapat.1. atau seminar menjadi lebih ringkas dan bisa dibaca dengan cepat tanpa kehilangan intisarinya (contoh: notulen) >>> Tujuan Menulis Submitted by team e-penulis on Kam. Jurnal ilmiah. 4. tren. atau roman picisan sekali pun. tetapi lazimnya orang menulis guna mencapai tujuan tertentu. sehingga karya tulis . seperti misalnya: “Cara Mengatasi Kejahatan di Jalan Raya”. tulisan ini mencoba mempersuasi orang atau setidaknya memiliki pemikiran yang sebanding tentang peristiwa. atau fenomena. masalah.). memberi informasi. tren. dsb. setidak-tidaknya segolongan kecil. terinspirasi dan tergerakkan. sebuah kegiatan. atau fenomena. dsb. fiksi. membujuk/meyakinkan orang. menjelaskan tulisan yang menganalisis/menguraikan mengapa suatu peristiwa. yakni menyampaikan fakta-fakta mengenai peristiwa. masalah. mengarahkan tulisan ”Seperti Ini”/tip dalam mengerjakan suatu hal (“How To” Article). masalah. Memberi (Menjual) Informasi Sebagian besar tulisan dihasilkan dengan tujuan memberi (baca: menjual) informasi. tren. meringkaskan/membuat suatu rangkuman dari suatu karya (buku. 17/01/2008 . teristimewa bila hasil karya tulis tersebut diperjualbelikan.

Itulah yang disampaikan Roland Barthes dalam karyanya "Dead of the Author". baik bagi perorangan maupun kelompok. >>>> Tulisanmu bukan Untukmu. maka tulisan itu bukan lagi menjadi milik penulis. Beberapa Kebiasaan Buruk dalam Menulis Submitted by team e-penulis on Kam. bahkan pemahaman seorang penulis terhadap topik yang ia tulis. tentunya tidak semua orang menulis dalam level yang sama dengan yang lainnya. Paradigma ini sangat perlu ditanamkan di benak mereka yang ingin menjadi penulis yang baik. 6. Jam terbang tentunya cukup menentukan. Mengedepankan Idealisme Idealisme umumnya dituangkan dalam bentuk tertulis supaya memiliki daya sebar lebih cepat dan merata. tulisan umumnya juga bersifat "menghibur".3. melainkan milik pembaca. jadi pembaca adalah yang utama. selain sebagai komoditi juga layak dipandang sebagai salah satu sarana pencerahan pikiran dan jiwa. 4. yaitu bagaimana sikap penulis terhadap pembaca. 5. latar belakang pendidikan. juga tidak dapat dilihat hanya dari usia. 7. itu benar. Saat menulis. Namun lebih daripada itu.10:24am Setiap orang bisa menulis. Kualitas sebuah tulisan. status sosial. sastrawan almarhum Pramoedya Ananta Toer dalam berbagai kesempatan malah menyebut menulis sebagai sebuah tugas sosial. Seorang penulis tidak bisa hidup tanpa pembaca. Mengemukakan Opini dan Teori Buah pikiran pun hampir selalu diabadikan dalam bentuk tulisan. Namun. ada satu hal lain yang tak kalah penting. atau paling tidak apakah tulisan itu enak dibaca. Anda bisa menyajikan tulisan yang baik jika tulisan Anda: . seseorang harus menyadari bahwa ia menulis untuk melayani masyarakat (pembaca). Ekspresi Diri Tulisan juga merupakan sarana mengekspresikan diri. "Menghibur" Baik temanya humor maupun bukan. Mengabadikan Sejarah Sejarah harus dituliskan agar abadi sampai ke generasi selanjutnya. gender. Lebih dalam lagi. Bahkan dikatakan ketika sebuah tulisan diterbitkan (apa pun medianya). 07/09/2006 .

"gratis". tujuan Anda adalah untuk menjelaskan. Hal-hal tersebut mungkin sepertinya kecil. Sebaliknya. (3) tidak berbelit-belit. Sementara kata "kita" dalam sebuah penulisan opini akan memiliki kesan mendominasi." keluh seorang rekan. Kata-kata itu sering kali sederhana seperti "ya". Ini tidak berarti berbicara dengan gaya bahasa santai seperti orang mengobrol. kata "saya" malah bisa dipakai untuk lebih memberi kesan lugas. dsb. "dijamin". Manusia memang memiliki dua macam bahasa. malah ada di antara mereka yang salah mengerti atas apa yang ingin saya sampaikan. Bicara dengan pembaca juga berarti menggunakan kalimat-kalimat yang sederhana. Kebiasaankebiasaan itu adalah sebagai berikut. Di beberapa tempat. nyatanya banyak orang yang masih sering gagal membuat tulisan yang menarik minat pembaca. penggunaan kata "saya" dilarang. Namun. tapi jika dilakukan berulang-ulang dan bahkan menjadi kebiasaan. 1. Untuk itu. Anda salah. Namun. Sekali pembaca menangkap kalimat Anda yang berlebihan. Namun sebenarnya. Mereka akan memakai kata-kata yang paling memiliki daya persuasif (menggoda/ membujuk/memikat) untuk menarik perhatian pembaca. ternyata dari tulisannya sering terlihat beberapa hal tak perlu yang selalu ia lakukan dan selalu ia ulang.(1) menghormati pembaca. Rekan saya tersebut memang suka menuliskan ide-idenya. bukan untuk membuktikan bahwa Anda lebih pintar dari pembaca. Jika Anda berpikir bahwa memakai kata-kata yang rumit dan "berbusa-busa" akan membuat pembaca tertarik. dalam porsi tepat untuk menciptakan kedekatan/interaksi antara penulis dan pembaca. mengklaim. "kau". yang kecil itupun menjadi sesuatu yang besar. dan memaksa pembaca menuruti pendapat penulis. "Saya memiliki banyak pemikiran untuk dibagikan yang sering saya tulis dan saya sebar di milis-milis. langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan memakai kata "Anda". . jangan berlebihan. (2) berbicara dengan pembaca. bicaralah pada pembaca seakan Anda mengobrol dengan mereka. saat memakai kalimat. "baru". kalimat-kalimat Anda berikutnya akan dicurigai. Anda akan memaksa pembaca untuk menerjemahkan kalimat panjang dan rumit itu ke bentuk yang sederhana. yang tak kalah penting adalah bersikaplah jujur. Ini juga yang dilakukan copywriter dalam dunia periklanan. Bahasa lisan yang biasanya lebih sederhana dan bahasa tulisan yang biasanya lebih panjang. Pada akhirnya. Meski demikian. dalam penulisan yang melibatkan opini. dll.kalimat panjang. Selain itu. jarang ada yang merespon. Dalam menulis. Pakailah bahasa yang sederhana untuk membuat pembaca lebih cepat menangkap makna yang ingin disampaikan. namun memakai pernyataan langsung dan kata kerja aktif yang memperjelas siapa sedang berbicara dengan siapa. Tidak peduli pada pembaca Penulis sering lupa kalau ia bukan menulis untuk dirinya sendiri.

Jika memang ingin memakainya. Kebiasaan pamer ini biasa berwujud penggunaan kata-kata sulit yang tak perlu untuk satu makna yang sebenarnya mudah. subjek dan predikat yang tidak cocok. aku menunjukkan. tanda titik.) atau pemakaian tanda baca yang tidak tepat. Pertama. untuk menghindari kesan pamer itu perlu dibuat sebuah standar untuk tulisan. Dan jika memang harus dipakai. pelanggan. Ketimbang menyebut sesuatu . Di zaman Orde Baru ada kata-kata atau istilah seperti "pembangunan". setiap periode waktu tertentu memiliki kata klisenya sendiri. Kurang jelas dan kurang lengkap "Aku tidak memberitahu. Untuk jargon. penempatan kata yang salah.2. "nusa dan bangsa". Bahkan pemberian tanda petik dalam kata yang klise juga tidak banyak membantu. Pamer Sama halnya dalam pergaulan. Jadi. untuk menyebut mereka yang memakai jasa institusi Anda. bahasa asing. penulis merasa nyaman dengan hal itu sehingga tak menyadarinya lagi. 5. Kedua. dan penggunaan kalimat menyangatkan (superlatives) yang ditandai oleh kata-kata beratribut ter-. atau kata-kata sulit tidak dilarang untuk dipakai. dll) bisa berpotensi menjadi klise. Memang kata-kata teknis. kurang tanda baca (tanda koma. diperlukan keterampilan dalam membuat deskripsi. dsb. dsb. penulis yang suka pamer tidak akan memiliki banyak pembaca. Selip kata Salah ketik. tanpa didukung alasan yang kuat adalah kebiasaan yang dapat membuat pembaca merasa terganggu. Penulis yang baik adalah penulis yang rajin menggali dan memperkaya perbendaharaan kosakatanya." itulah nasihat Tolstoy. namun sekali lagi dengan mengingat bahwa Anda menulis untuk pembaca. 3. konsumen. "era tinggal landas". salah pelafalan. kalau tidak. Jika Anda tergabung dalam sebuah institusi (misalnya di sebuah kantor jasa). Standar ini pun bisa ditetapkan jika Anda menulis mewakili pribadi. lupakan. dsb. Hal ini juga bisa ditemui dalam bidang-bidang khusus lainnya. yang sangat sering diucapkan bahkan dalam konteks yang tidak selalu tepat. indie. dll. kata-kata klise sering tidak disadari. Kebiasaan ini bisa disebabkan karena beberapa hal. sebaiknya jelaskan artinya. tanda tanya. paling. misalnya terdapat ketika menyebut seorang sebagai pemimpin "karismatis" hanya karena pemimpin itu memiliki penampilan fisik yang menarik dan murah senyum. Hal serupa juga terjadi pada kebiasaan pemakaian kata-kata bahasa asing atau istilah teknis yang sebenarnya tak harus dipakai. (misalnya. kata yang trendi atau yang sedang dibicarakan banyak orang (untuk saat ini misalnya: reformasi. Untuk menghindari kebiasaan membuat tulisan yang kurang jelas dan lengkap ini. Penggunaan kata-kata sulit (namun tak tepat). Anda seakan sedang menggarisbawahi kekurangan Anda sendiri. standar itu berguna untuk menetapkan apakah Anda akan memakai kata klien. istilah "gereja yang injili" yang sering dipakai dalam artikel tentang penginjilan) sering kali dipakai tanpa memberikan kejelasan makna. Terjebak dalam klise/jargon Kata-kata klise atau jargon dapat membuat pembaca bosan dan muak. Dalam beberapa hal. Malah dengan melakukannya. 4. aku tidak menjelaskan.

Saat Anda ingin menulis sebuah cerita dengan seorang tokoh yang punya karakter pemarah. 1989. Tidak menghargai Tindakan yang tidak menghargai pembaca maupun orang lain.Scott." teriaknya. tapi tunjukkan sifat tersebut. "Maaf karena merepotkan Anda dengan tulisan yang panjang mengingat saya tidak punya waktu untuk menulis yang pendek. Tidak perlu dikatakan kalau dia pengacau. tapi pembaca akan tahu secara lebih jelas kalau lelaki itu pengacau melalui penggambaran yang ditulis. terlihat kalau sang lelaki itu bukan saja pemarah. Dewitt. Wahyu. pukul rata. misalnya terlihat dari kalimat-kalimat yang mengandung stereotipe. . H. 6 Langkah Jitu Agar Tulisan Anda Makin Hidup dan Enak Dibaca. Perhatikan contoh berikut. Lengkap dan jelas juga tidak berarti panjang. lebih baik tunjukkan kebaikan atau keburukan itu dengan penggambaran yang mendukung. Reference Software International. lelaki itu malah menghampiri sang pemilik kebun. Matanya menyipit karena marah. Sang pemilik datang dengan mengacungkan parangnya kemudian berusaha mengusir lelaki itu sembari mengancam akan melaporkannya ke polisi. lalu menggaruk. Pascal pernah menulis surat. jika memungkinkan. Biarkan pembaca mengintepretasikannya sendiri. Untuk menghindari hal itu. kalau aku menunggunya di sini. Secrets of Succesful Writing. "Aku tak sabar menunggunya. Hindari juga terlalu banyak menulis singkatan dan akronim.Wibowo. Akan lebih baik lagi jika mereka itu termasuk dalam golongan target pembaca Anda. *) Dari penggambaran di atas." Lelaki itu tersenyum meremehkan. Disarikan oleh Ary dari sumber-sumber: . tapi juga seorang pengacau. USA. dan mengandung bias. ia menendang pot bunga yang ada di dekatnya dan kembali mengacungkan sekopnya ke arah pemilik kebun. "Kamu pikir polisi berani padaku?" tanyanya sambil mendengus kesal. jangan beri tahu pembaca bahwa "dia" pemarah.. Jakarta. lalu meludah sebelum mengatakan kalau dia tidak takut pada polisi.baik/buruk sehingga membuat tulisan terkesan tendensius. mintalah penilaian dari pembaca pertama (keluarga atau teman) sebelum memublikasikan tulisan. Bukannya takut. 2002 . Gramedia Pustaka Utama. 6. "Lelaki itu datang ke perkebunan sambil membawa sekop.. kecuali Anda yakin bahwa pembaca akrab dengan singkatan atau akronim tersebut." Menulis secara singkat dan lengkap memerlukan waktu.garuk tanah hingga tanaman yang tumbuh di atasnya berantakan. Jangan marah atau tersinggung jika pendapat mereka tidak sesuai dengan harapan Anda. "Katakan pada mereka.

2010 by apiqquantum| Tinggalkan komentar Apa tujuan kita menulis? Apa tujuan Anda menulis? Benarkah itu tujuan Anda? Saya yakin setiap orang memiliki tujuan menulis yang beragam. Umumnya banyak orang setuju bahwa tujuan menulis adalah untuk mengekspresikan diri. Silakan membaca bagian mana saja yang Anda minati. Gladwell telah merumuskan tujuan menulis dengan sangat baik dalam prakata buku “What The Dog Saw”. Paman APIQ banyak menulis artikel di blog memang untuk mengajak kita berpikir. Saya pikir ini adalah tujuan yang mulia. Apakah pembaca terlibat setuju tidak setuju itu oke-oke saja.! Bagaimana menurut Anda? . Ya! Tujuan menulis adalah mengajak pembaca terlibat berpikir. Tentu butuh waktu banyak bila kita harus membacanya. Apakah pembaca teringat teori lain itu juga bagus. Patut menjadi teladan kita. Apakah pembaca menjadi memiliki ide baru itu justru kreatif.>>>> Tujuan Menulis: Berbagi dan Mengajak Berpikir Posted on April 16. Paman APIQ sengaja mengajak para pembaca untuk terlibat berpikir. Tulisan Paman APIQ kadang pendek kadang juga panjang. Mari berpikir…. Menurut saya. Jadi. Jumlah tulisan Paman APIQ di blog sudah melampau seribu artikel. Beberapa orang juga menyatakan bahwa tujuan menulis adalah untuk berbagi. Karena itu tentu saja seseorang memiliki kebebasan untuk menuliskan apa yang ia pikirkan. atau angankan. inginkan. Tujuan menulis bukanlah membuat pembaca setuju dengan ide penulis. Tentu juga bukan membuat agar pembaca menolak ide sang penulis. Tetapi tujuan menulis adalah mengajak pembaca agar terlibat berpikir.

1. jangan ditunda lagi. Salah satunya penyebabnya adalah karena kurang kuatnya motivasi untuk menulis. agus Nggermanto: Pendiri APIQ) >>>> Seperti yang telah diketahui. Diperlukan ketekunan untuk terus memperbaiki tulisan tersebut. menyebarkan berkat rohani.Salam hangat… (angger. bisa saja seseorang yang ingin dan sudah terjun di dalam dunia tulis-menulis tidak dapat meraihnya. . 2. Jika telah menetapkan motivasi dan tujuan menulis. Dengan itu Anda dapat tertolong untuk siap menghadapi tantangan dan hambatan dalam dunia tulis-menulis yang pasti akan menghadang Anda. Ide ada di mana saja. Namun. cobalah lagi. Sebelum memulai. Menjadi penulis memang memerlukan proses. Untuk menghasilkan tulisan yang baik dan bermanfaat. Mulailah menulis sekarang juga. Sekali menulis belum tentu hasilnya seperti yang diharapkan. tanyakan pada diri sendiri motivasi dan tujuan Anda menulis. menata dan meningkatkan kemampuan berpikir. salah satu langkah menuju ke keabadian. Tentukan terlebih dahulu motivasi dan tujuan menulis Anda. Dalam menulis. menyehatkan. dan mendapatkan berkat jasmani. Jika gagal. hanya dua puluh persen bakat yang diperlukan dan sisanya adalah praktik menulis itu sendiri. berikut cara-cara yang dapat menolong Anda untuk mewujudkan diri sebagai penulis dan meraih manfaat dari menulis. Jika gagal. menulis memang memiliki banyak manfaat. itu bukanlah penghalang untuk terus menulis. segera tangkap dan wujudkan dalam tulisan. Karena itu. Segeralah menulis! Jangan tunggu sampai besok untuk menulis. 3. Menulis memang tidak mudah. cobalah lagi. Jangan putus asa dan merasa bahwa Anda tidak memunyai bakat. prosesnya memang tidak sekali jadi. Saat ini saat yang tepat bagi Anda untuk menulis. Apakah setiap orang yang menulis dapat meraih setiap manfaat di atas? Belum tentu. Manfaat-manfaat menulis di antaranya dapat menyelamatkan hidup.

sehingga kesempatan untuk menjadi berkat bagi lebih banyak orang sangat terbuka di sini. bukan bagi diri sendiri tetapi juga bagi orang lain. Menulislah setiap hari. Nantinya. bahkan warta gereja. Situs. Karena itu. Anda dapat menggunakan media internet yang saat ini sedang marak. Seperti halnya kebutuhan makan. Jangan ragu untuk menulis. Anda dapat mengirim hasil tulisan Anda ke media-media yang menerima kiriman tulisan. maupun blog yang menerima kiriman tulisan. Selain itu. Tulislah semua pendapat Anda sendiri. jadikan menulis sebagai kegiatan dan kebutuhan Anda setiap harinya. bahkan Anda juga bisa memeroleh berkat jasmani dari pemuatan karya Anda tersebut. 6. Seorang penulis tentu tidak ingin jika tulisannya hanya menjadi konsumsi bagi dirinya sendiri. dapat Anda manfaatkan untuk menyebarkan tulisan Anda. majalah. Manfaatkan media yang ada. perkaya wawasan Anda dengan membaca dan meneliti karena akan bermanfaat dalam menunjang kegiatan menulis itu sendiri. 7. Masukkan prinsip Alkitab ke dalam tulisan Anda. milis. Disiplin waktu ini akan melatih Anda dalam proses belajar menulis. Di atas . Sisipkan saja setiap harinya jadwal untuk menulis di agenda Anda. Jika Anda seorang Kristen dan ingin terjun dalam dunia tulis-menulis. Hal ini akan membantu Anda menjadi penulis yang tidak hanya membeo orang lain. buletin. Tulisan Anda yang dimuat dapat menjadi berkat bagi orang yang membacanya. Tidak harus menyita banyak waktu.4. Praktik menulis yang rutin akan menolong mewujudkan impian Anda menjadi seorang penulis. Berpikirlah kritis. tapi mampu menyampaikan pendapat dan pemikiran pribadi. 5. memasukkan prinsip Alkitab menjadi standar yang harus Anda pegang. misalnya di surat kabar. Teriakkan pendapat Anda lewat tulisan. Tentunya Anda juga ingin mendapatkan manfaat dari menulis. Garami dunia dengan tulisan Anda yang bertolok ukur pada kebenaran Alkitab. bukan? Kiranya tulisan ini dapat membantu Anda untuk meraih manfaat itu. Anda tidak perlu selalu mencantumkan ayat-ayat Alkitab jika hal itu akan membatasi ruang gerak Anda di dunia literatur umum. tulisan Anda dapat dinikmati oleh orang di seluruh dunia. Selain itu. gunakan setiap media yang ada saat ini. Teriakkan semua kebenaran yang seharusnya ditulis.

semakin memuliakan Tuhan. saya menyadari. fisik. menyokong hamba-hamba Tuhan (Galatia 6:10). "Karena itu. >>>>> Tujuan. Riset (Research) . Dalam proses membuat sebuah tulisan. Saya dapat memengaruhi kehendak dengan memberikan pilihan-pilihan yang merefleksikan pandangan dan prioritas Tuhan. kerinduan saya dalam menulis adalah untuk mengajar serta mendorong pertumbuhan dan perubahan para pembaca. sehingga pembaca dapat mengerti dan memahami pesan saya. rohani. dan menghaluskan (refine). Ketika diminta untuk berbicara mengenai kebiasaan saya dalam menulis. Lukas berbicara kepada kita bahwa Yesus bertumbuh menjadi pria dewasa. saya memiliki empat kebiasaan: riset (research). Saya dapat menyentuh hati seseorang dengan menceritakan kisah-kisah saya secara sederhana dan otentik. meskipun tidak memiliki kemampuan khusus mengenai hal tersebut. ada tiga tujuan hasil inspirasi dari Injil yang menjadi fokus tulisan saya -.saya ingin memuliakan Tuhan (1 Korintus 10:31). untuk menangkap imajinasi seseorang terhadap Tuhan dan membangun pandangan yang alkitabiah. Saya dapat menambah wawasan dengan mengajarkan kebenaran lama dengan cara yang baru. saya terbiasa untuk tidak tergesa-gesa dalam menulis dan selalu menguji apakah tulisan saya memenuhi paling tidak dua tujuan menulis yang sudah ditetapkan di atas -. dan memenangkan dunia (Markus 16:15). tujuan-tujuan tersebut selalu memberikan arahan kepada saya ketika menulis.9:18am Ketika saya menulis. Saya selalu memerhatikan pertumbuhan pembaca ketika saya menulis -. Jadi. dan Proses Menulis Seorang Penulis yang Melayani Submitted by team e-penulis on Kam. selama masih ada kesempatan bagi kita. menulis ulang (rewrite). marilah kita berbuat baik kepada semua orang.salah satunya harus selalu memuliakan Allah.saya dapat membangkitkan semangat dengan menggunakan firman Tuhan dan mengizinkan Roh Kudus bekerja melalui ayat-ayat firman Tuhan. tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman. Apapun topiknya. Kebiasaan. yang berkembang secara mental.sarana yang menolong saya untuk mencapai tujuan dan untuk melayani pembaca-pembaca tulisan saya." (Galatia 6:10) Yang lain adalah proses menulis -.semuanya itu. dan sosial (Lukas 2:52). 18/06/2009 . mencatat (record). biarlah setiap kata yang kita torehkan.

tulisan saya pun berubah karena hati saya berubah. Saya menguji setiap kata sekali lagi untuk memastikan bawa kata-kata yang saya gunakan benar-benar mengomunikasikan pemikiran saya dengan jelas. tulisan kita dapat menjadi dangkal dan lemah.Jika kita tidak melibatkan kedalaman dan akurasi riset. saya sering kali berkonsultasi dengan orang lain. seperti menggunakan kata-kata yang menarik.. serbet restoran. memutuskan apakah saya sudah mencapai tujuantujuan saya. dan memutuskan apakah ada cara yang lebih baik untuk menyampaikan sebuah pesan. dan kemudian merencanakan waktu tertentu untuk mengoreksi masalah teknisnya. saya menggunakan daftar centang untuk memastikan saya tidak melupakan teknik-teknis penulisan yang baik. Menghaluskan (Refine) Pada akhirnya. Menulis Ulang (Rewrite) Sebelum saya menulis ulang.. Ketika saya menyadari bahwa Tuhan memanggil saya untuk melayani Dia melalui tulisan -. terkadang untuk mendapatkan bahan-bahan yang mendukung tulisan saya tersebut menjadi lebih sulit. ". Mencatat (Record) Saya cenderung memperbaiki tulisan saat itu juga ketika sedang mencatat sesuatu. Terkadang.yang berarti saya tidak memiliki waktu dan agenda menulis untuk kepentingan diri sendiri -. karena jika saya menundanya. Tapi ketika saya menemukan cara menulis yang "smart".. buletin gereja. saya langsung menyertakan catatan kaki jika memungkinkan. yang menunjukkan dan bukannya menggurui. saya menghaluskan tulisan saya. lakukanlan semuanya itu untuk kemuliaan Allah. dan cara yang lebih baik untuk menyampaikan apa yang hendak saya sampaikan. atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain. Saya memiliki daftar bahan-bahan online yang kualitasnya baik. Sangat penting untuk berusaha menghasilkan yang terbaik ketika menulis. atau menyederhanakan gagasan. karena saya menulis untuk Sang Raja. kwitansi. Riset yang baik juga melibatkan kegiatan mengenal pembaca dan mengetahui pesan apa yang paling dapat memotivasi mereka. dan lain-lain) yang menarik perhatian saya. saya meminta orang lain untuk menyunting tulisan saya. Menulis ulang adalah proses pertimbangan dan pengambilan keputusan akan apa yang harus dihilangkan dan yang dipertahankan. dll. setelah banyak kali menulis ulang. yang mungkin disalahmengerti. saya menuliskan terlebih dahulu semua yang ada di pikiran saya di atas kertas. Ketika saya menyalin catatan-catatan tersebut di komputer saya. Saya mencatat segala sesuatu (kartu-kartu dalam dompet. Jika memungkinkan.. Masukan mereka membantu saya melihat apa yang terlewatkan." (1 Korintus 10:31) (t/Davida) . Jika engkau makan atau jika engkau minum.

banyak teman penulis yang justru bingung ketika ditanyai seperti ini. “Bila sukses mengerjakan tugas ini. Mereka menjawab dengan ragu-ragu plus malu plus bingung. apa tujuannya. “Hm. Tapi setelah itu. Dia bekerja hanya untuk melunasi kewajibannya. kembali loyo Maka salah satu pertanyaan yang paling sering saya terima dari teman-teman penulis adalah. itu akan berdampak besar terhadap peningkatan karir kamu.” *** . Berikut kiatnya: Dalam melakukan apapun. Si karyawan pasti lebih bersemangat. “Hm… apa ya? Apa tujuan saya?” Hehehehe… lucu sekali. bukan? Termasuk dalam menulis.>>>>> Banyak orang yang suka menulis. Coba lihat perilaku seorang karyawan yang disuruh mengerjakan tugas tertentu oleh bosnya. ke mana ya?” *** Bila Anda bingung soal tujuan. Sayangnya (bahkan anehnya). Lalu ketika si supir taksi bertanya “Mau ke mana?”. Anda pasti pujuan tujuan. si bos menjelaskan dengan detil apa maksud dari tugas tersebut. Apalagi bila di dalam tujuan tersebut sudah tercakup hal-hal yang menyangkut kepentingan si karyawan. sedangkan si karyawan ini tidak mengerti apa tujuan dari tugas tersebut.. Berbeda halnya bila sebelum memberikan tugas. maka SANGAT TIDAK ANEH ketika Anda malasmalasan dalam menulis. Dapat dipastikan. Sebab Anda tidak punya SESUATU untuk memompa semangat Anda. seperti. “Bagaimana cara menghilangkan penyakit malas menulis tersebut?” Terima kasih kepada Pak Ikhwan Sopa. dia menjawab. si karyawan akan ogah-ogahan atau merasa terpaksa ketika mengerjakan tugas tersebut. tapi mereka dihinggapi penyakit MALAS. karena dari beliaulah untuk pertama kalinya saya mendapat KIAT JITU dalam mengatasi penyakit yang satu ini. Pada waktu tertentu. Titik. dan hasil seperti apa yang diharapkan. bukan? Jawaban seperti ini sama seperti situasi ketika seseorang mencegat taksi di tepi jalan. Anda pasti punya tujuan terrtentu. mereka sangat bersemangat dan menggebu-gebu (terlebih ketika mengikuti pelatihan penulisan). Apa yang membuat Anda ingin menjadi penulis? Jawaban atas pertanyaan ini adalah tujuan Anda. Itu saja.

tujuan seseorang bisa berubah-ubah. Karena itu. . Bila misalnya dua tahun lagi tujuan Anda ternyata berubah. *** Setelah menetapkan tujuan yang jelas. Yang tertulis di atas hanya contoh sebagai BAHAN INSPIRASI belaka. Saya tentu tidak mendikte Anda dalam hal ini. atau Anda bisa menentukan berdasarkan kemauan Anda. 1. Seiring perjalanan hidup. saatnya Anda memegangnya dengan sungguhsungguh. No problem. Untuk berdakwah dan beribadah lewat tulisan. bila Anda ingin menghalau penyakit MALAS MENULIS dari dalam diri Anda. Untuk aktualisasi diri. . Kalau tidak ada di antara ke-4 poin di atas yang sesuai dengan tujuan Anda. 4. 2. HAL PERTAMA yang harus Anda lakukan adalah mendefinisikan dan mempertegas tujuan utama Anda dalam menulis. 3. Ada beberapa CONTOH tujuan yang dapat Anda jadikan inspirasi (saya tidak menggunakan istilah “yang dapat Anda pilih”. BUKAN BAHAN UNTUK DIPILIH. 2. Untuk menghibur diri sendiri (sebab menulis ternyata bisa juga digunakan untuk self therapy seperti mengatasi stress dan sebagainya).Maka. menjadikannya panduan dalam langkah-langkah Anda selanjutnya. Walau kita sama-sama suka menulis. . Semua terserah Anda Perlu diingat: 1. sebab ini bukan multiple choises). . Tujuan manakah yang sesuai dengan hati nurani Anda? Anda bisa memilih satu di antara empat poin di atas. sebab setiap orang tentu punya tujuan yang berbeda-beda dalam hidupnya. tentukan saja pilihan yang sesuai dengan hati nurani Anda SAAT INI. saya yakin bahwa tujuan kita tidak mungkin sama seratus persen. it’s okay. Namun karena banyak orang yang masih bingung soal tujuan ini. silahkan tentukan sendiri. . Untuk berbagi ilmu/wawasan/pengetahuan dengan orang lain. saya akan membantu memperjelasnya di bawah ini.

cobalah ingat lagi tujuan ini. ada beberapa KIAT TAMBAHAN yang dapat Anda terapkan: 1. Tapi tahukah Anda. 2. atau hal-hal yang sejenis seperti “Agar mendapat penghargaan” dan seterusnya. Saya tak bisa mengaktualisasikan diri. yakin deh bahwa ada sesuatu yang “panas” di dalam hati Anda (percaya atau tidak. popularitas. Katakan pada diri sendiri. *** Masukan Penting: Ada orang yang berkata bahwa tujuan dia menulis adalah uang. kecewa. Rajin-rajinlah bertandang ke toko buku atau pameran buku. ini tidak salah-salah amat. Kenapa belum dipajang juga?” . bedah buku. . 2. Di komunitas seperti ini. Pikirkan hal-hal buruk yang dapat menimpa Anda bila tidak menulis: 1. Saya masih bernasib seperti ini. Anda bisa jadi kehilangan semangat. atau milis-milis penulisan yang banyak tersedia di internet. yakni aktualisasi diri. Maka bila suatu saat nanti Anda malas-malasan dalam menulis. 3. Ada Forum Lingkar Pena (FLP). Oke. Rasa malas Anda pun sirna seketika. bahkan frustasi dan stress. Ketika memikirkan hal-hal buruk seperti itu. berubah menjadi semangat yang menggebu-gebu! *** Selain kiat di atas. Pergaulan inilah yang bisa membantu Anda untuk terus termotivasi. karena saya belum juga menulis untuk mengaktualisasikan diri saya. Dan rasa panas seperti itulah yang nantinya bisa kembali membangkitkan motivasi Anda. Perhatikan buku-buku yang dipajang di rak yang berjejer. 3. .Katakanlah Anda memilih nomor 4. Anda akan bergaul dengan para penulis lain. bahwa itu semua adalah tujuan yang menyesatkan? Sebab bila tujuan seperti itu tidak tercapai. masih tidak dianggap. masih diremehkan. hati saya juga ikut panas ketika menulis ketiga poin di atas). Bergabunglah dengan komunitas penulis. . “Seharusnya buku saya yang dipajang di sini. Orang-orang tidak akan mengetahui potensi diri saya. masih diejek orang. . Hadirilah acara launching buku. atau pelatihan penulisan Acara-acara seperti ini pun bisa menjadi kompor tersendiri bagi motivasi Anda.

ketika itu baru aku kenal apa itu Search engine optimization (SEO). Ingin melakukan self therapy lewat tulisan. penghargaan dan sebagainya akan datang dengan sendirinya tanpa perlu Anda minta atau cari. mendapat penghargaan dan seterusnya. Dan seterusnya. tak pernah menyerah. Untuk apa kita mati-matian bekerja hanya untuk sebuah efek samping? Tanpa dikejar pun. dan selalu meningkatkan kualitas diri. hal-hal seperti uang. polularitas. Dan seterusnya. Sebab semua itu memang HANYA efek samping belaka. sila jangan terasa. bekerja keras. popularitas. Bila Anda tekun menulis. Baca juga sebagai seorang yang kosong berkaitan internet. . merupakan EFEK SAMPING belaka (Demikian menurut Helvy Tiana Rosa). maka hal-hal seperti uang. Alhamdulillah. Semoga bermanfaat.Padahal sebenarnya. seperti: • • • Ingin berbagi dengan sesama. semoga terinspirasi Jonru Founder & Mentor Sekolah-Menulis Online Cara Modern Menjadi Penulis Hebat >>>>> Tujuan Menulis Blog Ini merupakan sesi meluahkan perasaan. Insya Allah. seperti: • • • Ingin menambah teman dan pergaulan. tujuan-tujuan seperti ini akan lebih abadi. Atau tetapkan tujuan yang lebih kepada pengembangan diri sendiri. bukankah efek samping akan datang sendiri menghampiri kita? Saran saya. lebih baik ubah tujuan kita ke arah hal-hal yang lebih mulia. dengan berkat kerajinan aku mencari apa maksud semua benda ini dahulu membuahkan hasil. Ingin berdakwah lewat tulisan. Aku sudah menulis blog dengan nama domain sendiri sejak 2005.

“bagaimana yang buat begini. kalau boleh lakukan carian terlebih dahulu. Joomla.Aku telah mencuba bermacam-macam Content Management System (CMS) Script. Lebih ramai pakar akan menjawab dengan pendapat masing-masing. “Bagaimana ya hendak membeli domain dan hosting ini? boleh tolong belikan tak?” itulah soalan yang kerap ditanya. Disini aku akan sampaikan hal-hal peribadi sahaja dan benda yang aku rasa berguna untuk orang lain. Bayangkan jika siap membeli. tamak dari segi Page rank. komputer. aku telah beralih kepada Worpress. Bukan sebab kena kepada aku. aku menggunakan WordPress kerana lebih mesra SEO. dan banyak lagi. Jawapan dari aku. mudah dikendalikan. tujuan aku menulis blog ini. Aku telah mencuba phpnuke. SEO. Belajar dan kenal supaya mudah dimasa akan datang. “Kenapa kau tukar kepada wordpress? kenapa tinggalkan Joomla?”. design dan sebagainya. dan sedikit kaitan domain serta hosting. Jadi. cara pemasangan yang mudah. css. xhtml. CSS. apa yang laman web tu guna ya! boleh tolong ajarkan tak?”. aku hanya ingin belajar tentang domain. Namun. begitu. Joomla juga script yang terlalu compleks. nak yang macam laman web ini. Disebabkan ini juga aku jadi tidak semangat untuk menulis. Kenapa pula aku tinggalkan Joomla? Jawapan mudah dari aku. Aku tidak salahkan kamu semua. Aku suruh mereka faham ada sebabnya. Bila dah tahu semua benda ini. Dulu aku memang minat kepada Joomla. Antara sebab lain aku tinggalkan joomla juga disebabkan rasa terkilan dengan Forum Joomla tempatan. Aku tidak akan terus membeli. kurang mesra SEO. cuma aku kasihan melihat orang lain. Bukan tidak mahu tolong. Jadi tujuan menulis blog aku telah berubah setelah memahami. content. segala selok belok Joomla aku kenal. Boleh dikatakan aku boleh mengendalikan semua dari CMS ini. aku mula tamak. Agak susah bagi pengguna baru mencuba. yahoo. Mungkin ramai akan menganggap aku semakin sombong. fahamkan segala berkaitan benda ini. Usaha sendiri sebelum bertanya adalah lebih baik. Berubah kepada menjadi Jutawan! haha. Aku tidak mahu dikenali kerana blog. Bukan sahaja aku menghadapi situasi begini. sedikit Php. dan internet. malah ramai lagi webmaster yang menghadapi situasi sama. Tidak percaya? tanyalah mereka dengan jujur hehe. Sejak akhir-akhir ini ramai yang datang bertanyakan berkaitan domain dan hosting. Php. script yang ringkas dan lengkap. Dahulunya. hosting. drupal. aku tahu tolongmenolong adalah sifat terpuji. tetapi sehingga mengganggu masa dan tenaga saudara kita adakah ia sifat terpuji? tidak bukan? jadi fikirkanlah. Tanya di forum-forum. Cukup setakat itu. . cuma aku berharap semua memahami. Berbalik kepada tajuk. sebaliknya aku menjawab supaya belajar xhtml. Kurang ya! bukan tidak. Ada juga dari segelintir rakan-rakan bertanya. msn dan laman carian popular lain. orang cari sesuatu keyword terus akan jumpa blog kita. SEO dan sebagainya. Berada pada senarai teratas pada laman carian google.com ini tetap bersih dari iklan. mudah cerita. Tapi blog ahmadrushdi. banyak pula soalan yang akan ditanya. dari segi template. walaupun boleh dikatakan expert.

Supaya mudah aku menyusun senarai menunggu untuk dibalas. Apa pendapat korang jika bergelar webmaster? >>>>> .adalah lebih baik hubungi aku melalui emel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful