You are on page 1of 5

Buka menu utama

Wikipedia Cari

Alang-alang

Baca dalam bahasa lain

Pantau halaman ini

Sunting

Alang-alang

Impera cylind 071122-1347 stgd.jpg

Alang-alang dengan bunganya.

Bubulak, Bogor.

Klasifikasi ilmiah

Kingdom:

Plantae

Divisi:

Magnoliophyta

Kelas:

Liliopsida

Ordo:

Poales

Famili:

Poaceae

Genus:

Imperata

Spesies:
I. cylindrica

Nama binomial

Imperata cylindrica

(L.) Raeusch.[1]

Sinonim

Lagurus cylindricus L.[2] (basionym)

Imperata cylindrica (L.) P.Beauv.[3]

Gramen caricosum Rumph. (1750)[4]

Arundo epigeios Forssk. ex Steud. (nom.inval.)

Calamagrostis lagurus Koeler(nom.illeg.)

Imperata allang Jungh.

Imperata angolensis Fritsch

Imperata arundinacea Cirillo

Sinonim lain pada: The Plant List[5]

"Lalang" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Lalang (disambiguasi).

Untuk kota di India, lihat Alang.

Alang-alang, ilalang atau lalang (Imperata cylindrica Raeusch.) ialah sejenis rumput berdaun tajam, yang
kerap menjadi gulma di lahan pertanian. Rumput ini juga dikenal dengan nama-nama daerah seperti
alalang, halalang (Bjn, Min.), lalang (Mly., Md., Bl.), eurih (Sd.), rih (Bat.), jih (Gayo), re (Sas., Sumbawa),
rii, kii, ki (Flores), rie (Tanimbar), reya (Sulsel), eri, weri, weli (Ambon dan Seram), kusu-kusu (Menado,
Ternate dan Tidore), nguusu (Halmahera), wusu, wutsu (Sumba) dan lain-lain.[6]

Nama ilmiahnya adalah Imperata cylindrica, dan ditempatkan dalam anak suku Panicoideae. Dalam
bahasa Inggris dikenal sebagai bladygrass, cogongrass, speargrass, silver-spike atau secara umum disebut
satintail, mengacu pada malai bunganya yang berambut putih halus. Orang Belanda menamainya
snijgras, karena sisi daunnya yang tajam melukai.
Pemerian botanis

Sunting

Rumput menahun dengan tunas panjang dan bersisik, merayap di bawah tanah. Ujung (pucuk) tunas
yang muncul di tanah runcing tajam, serupa ranjau duri. Batang pendek, menjulang naik ke atas tanah
dan berbunga, sebagian kerapkali (merah) keunguan, kerapkali dengan karangan rambut di bawah buku.
Tinggi 0,2 – 1,5 m, di tempat-tempat lain mungkin lebih.

Helaian daun berbentuk garis (pita panjang) lanset berujung runcing, dengan pangkal yang menyempit
dan berbentuk talang, panjang 12-80 cm, bertepi sangat kasar dan bergerigi tajam, berambut panjang di
pangkalnya, dengan tulang daun yang lebar dan pucat di tengahnya. Karangan bunga dalam malai, 6–28
cm panjangnya, dengan anak bulir berambut panjang (putih) lk. 1 cm, sebagai alat melayang bulir buah
bila masak.[7]

Ekologi dan penyebaran

Sunting

Dengan ujung daun keunguan

Alang-alang dapat berbiak dengan cepat, dengan benih-benihnya yang tersebar cepat bersama angin,
atau melalui rimpangnya yang lekas menembus tanah yang gembur. Berlawanan dengan anggapan
umum, alang-alang tidak suka tumbuh di tanah yang miskin, gersang atau berbatu-batu. Rumput ini
senang dengan tanah-tanah yang cukup subur, banyak disinari matahari sampai agak teduh, dengan
kondisi lembap atau kering. Di tanah-tanah yang becek atau terendam, atau yang senantiasa ternaungi,
alang-alang pun tak mau tumbuh. Gulma ini dengan segera menguasai lahan bekas hutan yang rusak dan
terbuka, bekas ladang, sawah yang mengering, tepi jalan dan lain-lain. Di tempat-tempat semacam itu
alang-alang dapat tumbuh dominan dan menutupi areal yang luas.

Sampai taraf tertentu, kebakaran vegetasi dapat merangsang pertumbuhan alang-alang.[6] Pucuk-pucuk
ilalang yang tumbuh setelah kebakaran disukai oleh hewan-hewan pemakan rumput, sehingga lahan-
lahan bekas terbakar semacam ini sering digunakan sebagai tempat untuk berburu.

Malai bunga yang serupa ekor berbulu satin


Alang-alang menyebar alami mulai dari India hingga ke Asia timur, Asia Tenggara, Mikronesia dan
Australia. Kini alang-alang juga ditemukan di Asia utara, Eropa, Afrika, Amerika dan di beberapa
kepulauan. Namun karena sifatnya yang invasif tersebut, di banyak tempat alang-alang sering dianggap
sebagai gulma yang sangat merepotkan.

Jenis yang berkerabat

Sunting

Marga Imperata memiliki anggota sekitar 8 atau 9 spesies. Selain Imperata cylindrica, beberapa jenis
yang lain misalnya:

Imperata brasiliensis - Brazilian bladygrass, Brazilian satintail

Imperata brevifolia - California satintail

Imperata conferta - plumegrass, kunay grass

Imperata contracta - guayanilla

Kegunaan

Sunting

Secara umum, alang-alang digunakan untuk melindungi lahan-lahan terbuka yang mudah tererosi.
Kecepatan tumbuh, jalinan rimpang alang-alang di bawah tanah, serta tutupan daunnya yang rapat,
memberikan manfaat perlindungan yang dibutuhkan itu.

Di Bali dan Indonesia timur umumnya, daun alang-alang yang dikeringkan dan dikebat dalam berkas-
berkas digunakan sebagai bahan atap rumah dan bangunan lainnya. Daun alang-alang juga kerap
digunakan sebagai mulsa untuk melindungi tanah di lahan pertanian. Serat halus dari malai bunganya
kadang-kadang digunakan sebagai pengganti kapuk, untuk mengisi alas tidur atau bantal.

Rimpang dan akar alang-alang kerap digunakan sebagai bahan obat tradisional, untuk meluruhkan
kencing (diuretika), mengobati demam dan lain-lain.

Sejumlah kultivarnya diseleksi untuk dijadikan rumput hias di taman-taman. Di antaranya adalah kultivar
‘Red Baron’ yang berdaun merah.
Trivia

Sunting

Salah satu cara untuk membasmi alang-alang ialah dengan menanami lahan dengan jenis-jenis pohon
yang ulet, cepat tumbuh, dan mempunyai tajuk yang relatif rapat untuk membentuk naungan yang
cukup berat. Salah satu yang direkomendasikan adalah gamal (Gliricidia spp.). Konon, nama “gamal”
memiliki kepanjangan ganyang mati alang-alang.

Referensi

Pranala luar

Terakhir disunting 1 tahun yang lalu oleh HsfBot

HALAMAN TERKAIT

Temu lawak

jenis tanaman

Gulma

Rumput ekor kucing

Wikipedia

Konten tersedia di bawah CC BY-SA 3.0 kecuali dinyatakan lain.

PrivasiTampilan PC