You are on page 1of 7

See discussions, stats, and author profiles for this publication at: https://www.researchgate.

net/publication/326222548

The Analysis of Operational Cash Flow in Achieving Company's Optimal Value

Article · October 2010

CITATIONS READS

0 259

1 author:

Ratih Puspitasari
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kesatuan, Indonesia, Bogor
36 PUBLICATIONS   196 CITATIONS   

SEE PROFILE

Some of the authors of this publication are also working on these related projects:

Management Research View project

All content following this page was uploaded by Ratih Puspitasari on 06 July 2018.

The user has requested enhancement of the downloaded file.


ANALISIS ARUS KAS OPERASI
DALAM MENCAPAI NILAI PERUSAHAAN YANG OPTIMAL
Studi Kasus Pada PT Semen Gresik (Persero) Tbk.
(The Analysis of Operational Cash Flow in Achieving Company’s Optimal Value)
Oleh/By:

Ratih Puspitasari

Dosen STIE Kesatuan

ABSTRACT METODE PENELITIAN


Cash flow of an operational activity is cash flow Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian
obtained from sales, accounts receivable ini adalah studi deskriptif. Jenis dan sumber data yang
revenue,payment for trade debt, goods purchasing and digunakan adalah data sekunder. Pengambilan data
other costs. Company’s value is the price that will be diatas bertujuan untuk mengetahui tentang analisis arus
paid by purchaser when the company is sold. kas operasi dalam mencapai nilai perusahaan yang
The goal of this research is to find out how optimal. Pengumpulan data diperoleh dengan cara
significant the impact of cash flow used by the company melakukan : study kepustakaan (Library Research) dan
will be, to know whether the operational cash flow can melakukan internet browsing. Adapun metode analisis
increase the company’s value optimally, and to yang digunakan adalah metode analisis trend, analisis
measure the company’s value which is reasonable and koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi,
interested in by market. analisis regresi, analisis common size, dan analisis angka
The procedure of data collecting used by the author index.
is library research and internet browsing. In addition,
the author utlizes descriptive study as well, that is
collecting data related to the two variable by literature HASIL DAN PEMBAHASAN
study.
The result of this research shows that at PT Semen A. Analisis Arus Kas Operasi PT. Semen Gresik
Gresik Tbk. operational cash flow has significant (Persero) Tbk
influence to the company’s value, that is significance Berdasarkan data laporan arus kas operasi PT.
degree as high as 0,000. Semen Gresik (Persero) Tbk tahun 2004 sampai dengan
tahun 2008, terdapat perubahan arus kas operasi tiap
Keywords: Cash flow from operation, Intrinsic value tahunnya, sehingga perlu dilakukan analisis. Adapun
analisis arus kas operasi yang dilakukan adalah dengan
cara membandingkan perubahan arus kas masuk dan
keluar dari aktivitas operasi, serta arus kas bersih dari
PENDAHULUAN aktivitas operasi perusahan.

Arus kas operasi dalam suatu perusahaan Tabel Kinerja Arus Kas Operasi Bersih PT. Semen Gresik
merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam (Persero) Tbk Periode 2004-2008
menciptakan nilai perusahaan. Untuk memaksimalisasi Arus Kas Indeks Arus Pertumbuhan
Tahun
laba dan nilai perusahaan sangatlah tidak mudah, Operasi Kas Operasi per Tahun
diperlukan perencanaan, aksi dan pengendalian untuk 2004 850,727,709 100.00 -
mencapai tujuan perusahaan tersebut, karenanya 2005 1,223,050,916 143.77 43.77
perusahaan harus mampu memanfaatkan sumber daya
perusahaan melalui perbaikan kinerja manajemen yaitu 2006 1,594,059,671 187.38 43.61
melalui penggunaan arus kas operasi semaksimal 2007 2,074,598,275 243.86 56.49
mungkin didalam proses siklus operasi serta melakukan 2008 2,628,307,576 308.95 65.09
efisiensi terhadap biaya-biaya yang dikeluarkan oleh
Rata-rata 52.24
perusahaan dalam proses produksi.
Sumber: Laporan arus kas operasi, diolah
Faktor lain yang mempengaruhi kinerja manajemen,
yaitu resiko bisnis dan resiko keuangan. Resiko bisnis Secara diagram dan perhitungan secara indeks
muncul akibat dari arus kas operasi perusahaan yang peningkatan arus kas bersih dari aktivitas operasi
tidak dapat menutupi biaya-biaya operasional. perusahaan PT. Semen Gresik (Persero) Tbk dapat
Sedangkan resiko keuangan muncul akibat perusahaan digambarkan sebagai berikut :
tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan yang pada
akhirnya akan mengakibatkan kebangkrutan. Dengan
demikian analisis arus kas operasi penting bagi
perusahaan dalam mencapai suatu nilai perusahaan yang
optimal.
PUSPITASARI, RATIH. Analisis Arus Kas Operasi Dalam Mencapai Nilai Perusahaan yang Optimal

Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat bahwa


400 rata-rata pertumbuhan arus kas operasi selama 5 tahun
300 periode penelitian sebesar 52,24%, terlihat bahwa
200
100 kecenderungan (trend) arus kas operasi meningkat
0 setiap tahun. Peningkatan yang paling signifikan terjadi
2004 2005 2006 2007 2008
pada tahun 2008 sebesar 65,09% dari tahun sebelumnya.
Tahun
Peningkatan tersebut terlihat dari indeks arus kas
Indeks Arus Kas Operasi
operasi tahun 2007 sebesar 243,86% meningkat menjadi
308,95% pada tahun 2008. Hal ini terjadi karena adanya
Sumber : IDX Value Line 2004 : 2008, diolah peningkatan arus kas bersih dari aktivitas operasi,
Gambar Indeks Arus Kas Operasi Bersih PT. peningkatan yang signifikan pada pos penerimaan dari
Semen Gresik (Persero) Tbk Periode 2004-2008 pelanggan.
Sedangkan rata-rata pertumbuhan aktiva lancar
Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat bahwa selama 5 tahun periode penelitian sebesar 37,72%.
rata-rata pertumbuhan arus kas operasi selama 5 tahun Berdasarkan gambar terlihat bahwa kecenderungan
periode penelitian sebesar 52,24%, terlihat bahwa (trend) aktiva lancar meningkat setiap tahunnya.
kecenderungan (trend) arus kas operasi meningkat Peningkatan yang paling signifikan terjadi pada tahun
setiap tahunnya. Peningkatan yang paling signifikan 2008 sebesar 64,30% dari 186,57% pada tahun 2007
terjadi pada tahun 2008 sebesar 65,09% dari tahun menjadi 250,87% pada tahun 2008. hal ini disebabkan
sebelumnya. Peningkatan tersebut terlihat dari indeks adanya peningkatan jumlah aktiva lancar akibat dari
arus kas operasi tahun 2007 sebesar 243,86% meningkat aktivitas operasi perusahaan terutama pada pos piutang
menjadi 308,95% pada tahun 2008. Hal ini terjadi karena perusahaan.
adanya peningkatan arus kas bersih dari aktivitas Dengan demikian dapat diduga arus kas operasi
operasi khususnya pos penerimaan dari pelanggan. perusahaan memiliki hubungan yang cukup erat dan
signifikan dengan aktiva lancar perusahaan, dengan kata
B. Analisis Nilai Intrinsik PT. Semen Gresik (Persero) lain arus kas operasi berpengaruh terhadap aktiva
Tbk lancar. Hal ini terlihat dari pergerakan kurva masing-
Secara diagram dan perhitungan secara indeks masing varaibel tersebut yang memiliki kecenderungan
peningkatan nilai intrinsik PT. Semen Gresik (Persero) (trend) pola yang sama.
Tbk mulai tahun 2004-2008 dapat dilihat pada gambar
berikut ini. D. Kecenderungan (trend) Arus Kas Operasi dengan
Penjualan.

300
400
200
100 300
0 200
2004 2005 2006 2007 2008 100
0
Tahun 2004 2005 2006 2007 2008
Tahun
Indeks Nilai Intrinsik
Indeks Arus Kas Operasi Indeks Penj ualan

Sumber : IDX Value Line 2004 : 2008, diolah


Gambar Peningkatan Nilai Intrinsik PT. Semen Gresik Sumber : IDX Value Line 2004 : 2008, diolah
(Persero) Tbk Periode 2004-2008 Gambar Perbandingan Arus Kas Operasi dengan
Penjualan
Berdasarkan gambar di atas terlihat bahwa nilai
intrinsik perusahaan mengalami peningkatan setiap Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat bahwa
tahun. Hal ini disebabkan karena kinerja manajemen rata-rata pertumbuhan arus kas operasi selama 5 tahun
terjaga dengan baik. periode penelitian sebesar 52,24%, ada kecenderungan
(trend) arus kas operasi meningkat setiap tahunnya.
C. Kecenderungan (trend) Arus Kas Operasi dengan Peningkatan yang paling signifikan terjadi pada tahun
Aktiva Lancar. 2008 sebesar 65,09% dari tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut terlihat dari indeks arus kas
400 operasi tahun 2007 sebesar 243,86% meningkat menjadi
300 308,95% pada tahun 2008. Hal ini terjadi karena adanya
200 peningkatan arus kas bersih dari aktivitas operasi yang
100 terutama disebabkan oleh adanya peningkatan yang
0
2004 2005 2006 2007 2008
signifikan pada pos penerimaan dari pelanggan.
Sedangkan rata-rata pertumbuhan penjualan
Arus Kas Operasi Aktiv a Lancar
selama 5 tahun periode penelitian sebesar 25,31%, ada
kecenderungan (trend) arus kas operasi meningkat
Sumber : IDX Value Line 2004 : 2008, diolah setiap tahunnya. Peningkatan yang paling signifikan
Gambar Perbandingan Arus Kas Operasi dengan terjadi pada tahun 2008 sebesar 43,00% dari 158,23%
Aktiva Lancar pada tahun 2007 meningkat menjadi 201,23% pada
tahun 2008. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan

2 Jurnal Ilmiah Kesatuan Nomor 2 Volume 12, Oktober 2010


PUSPITASARI, RATIH. Analisis Arus Kas Operasi Dalam Mencapai Nilai Perusahaan yang Optimal

penjualan sebesar 4,2% yang disebabkan adanya kinerja F. Kecenderungan (trend) Arus Kas Operasi dengan
operasional perusahaan yang baik. EPS.
Dengan melihat kecenderungan (trend) dari
masing-masing variabel diduga arus kas operasi 600
perusahaan memiliki hubungan yang cukup erat dan
400
signifikan dengan penjualan perusahaan, dengan kata
lain arus kas operasi berpengaruh terhadap penjualan. 200
Hal ini terlihat dari pergerakan kurva masing-masing 0
varaibel tersebut yang memiliki kecenderungan (trend) 2004 2005 2006 2007 2008
pola yang sama. Tahun

E. Kecenderungan (trend) Arus Kas Operasi dengan


Laba Bersih. Indeks Arus Kas Operasi Indeks EPS

Sumber : IDX Value Line 2004 : 2008, diolah


1000
Gambar Perbandingan Arus Kas Operasi dengan EPS
500
0
Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat bahwa
2004 2005 2006 2007 2008
rata-rata pertumbuhan arus kas operasi selama 5 tahun
Tahun periode penelitian sebesar 52,24%. Berdasarkan gambar
dapat terlihat bahwa kecenderungan (trend) arus kas
Indeks Arus Kas Operasi operasi meningkat setiap tahunnya. Peningkatan yang
Indeks Laba Bersih paling signifikan terjadi pada tahun 2008 sebesar 65,09%
dari tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terlihat
dari indeks arus kas operasi tahun 2007 sebesar 243,86%
Sumber : IDX Value Line 2004 : 2008, diolah
meningkat menjadi 308,95% pada tahun 2008. Hal ini
Gambar Perbandingan Arus Kas Operasi
terjadi karena adanya peningkatan arus kas bersih dari
dengan Laba Bersih
aktivitas operasi pada tahun 2008, peningkatan ini
Berdasarkan gambar dapat dilihat bahwa rata-rata
terutama disebabkan oleh adanya peningkatan yang
pertumbuhan arus kas operasi selama 5 tahun periode
signifikan pada pos penerimaan dari pelanggan.
penelitian sebesar 52,24%. Berdasarkan gambar dapat
Berdasarkan gambar diatas dapat dilihat bahwa rata-
dilihat bahwa kecenderungan (trend) arus kas operasi
rata pertumbuhan EPS selama 5 tahun periode
meningkat setiap tahunnya. Peningkatan yang paling
penelitian sebesar 106,12%. Terlihat bahwa
signifikan terjadi pada tahun 2008 sebesar 65,09% dari
kecenderungan (trend) EPS meningkat setiap tahunnya.
tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terlihat dari
Peningkatan yang paling signifikan terjadi pada tahun
indeks arus kas operasi tahun 2007 sebesar 243,86%
2008 sebesar 152,13% dari tahun sebelumnya.
meningkat menjadi 308,95% pada tahun 2008. Hal ini
Peningkatan tersebut terlihat dari indeks EPS tahun
terjadi karena adanya peningkatan arus kas bersih dari
2007 sebesar 92,18% meningkat menjadi 143,71% pada
aktivitas operasi, peningkatan terutama disebabkan oleh
tahun 2008. peningkatan tersebut dikarenakan
adanya peningkatan yang signifikan pada pos
manajemen melakukan efisiensi terhadap biaya
penerimaan dari pelanggan. Rata-rata pertumbuhan
operasional perusahaan. Dengan demikian dapat diduga
laba bersih selama 5 tahun periode penelitian sebesar
arus kas operasi perusahaan memiliki hubungan yang
96,19%, terlihat juga bahwa kecenderungan (trend) laba
cukup erat dan signifikan dengan laba bersih per saham
bersih meningkat setiap tahun. Peningkatan yang paling
perusahaan, dengan kata lain arus kas operasi
signifikan terjadi pada tahun 2008 sebesar 143,71% dari
berpengaruh terhadap laba bersih per saham. Hal ini
341,04% pada tahun 2007 meningkat menjadi 484,75%
terlihat dari pergerakan kurva masing-masing varaibel
pada tahun 2008. Hal ini disebabkan oleh adanya
tersebut yang memiliki kecenderungan (trend) pola yang
peningkatan volume penjualan sebesar 4,2%, dengan
sama.
peningkatan laba operasional mencapai Rp. 3,4 triliun,
sedangkan laba bersih naik 42,1%. Kinerja positif G. Kecenderungan (trend) Arus Kas Operasi dengan
tersebut diikuti dengan peningkatan laba per saham ROE.
sebesar 42,4%. EBITDA meningkat hingga 35,8%.
Dengan melihat kecenderungan (trend) dari
masing-masing variabel pada gambar diatas, maka dapat
400
diduga arus kas operasi perusahaan memiliki hubungan
yang cukup erat dan signifikan dengan laba bersih 200
perusahaan, dengan kata lain arus kas operasi
0
berpengaruh terhadap laba bersih. Hal ini terlihat dari
pergerakan kurva masing-masing varaibel tersebut yang 2004 2005 2006 2007 2008
memiliki kecenderungan (trend) pola yang sama. Tahun

Indeks Arus Kas Operasi Indeks ROE

Sumber : IDX Value Line 2004 : 2008, diolah

Gambar Perbandingan Arus Kas Operasi dengan ROE

Jurnal Ilmiah Kesatuan Nomor 2 Volume 12, Oktober 2010 3


PUSPITASARI, RATIH. Analisis Arus Kas Operasi Dalam Mencapai Nilai Perusahaan yang Optimal

Berdasarkan gambar dapat dilihat bahwa rata-rata terutama disebabkan oleh adanya peningkatan yang
pertumbuhan arus kas operasi selama 5 tahun periode signifikan pada pos penerimaan.
penelitian sebesar 52,24%. Berdasarkan gambar diatas Sedangkan rata-rata pertumbuhan nilai intrinsik
dapat terlihat bahwa kecenderungan (trend) arus kas selama 5 tahun periode penelitian (2004-2008) sebesar
operasi meningkat setiap tahunnya. Peningkatan yang 34,77%. Peningkatan yang paling signifikan terlihat pada
paling signifikan terjadi pada tahun 2008 sebesar 65,09% tahun 2008 dengan peningkatan sebesar 41%, dari
dari tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terlihat 197,88% pada tahun 2007 meningkat menjadi 239,09%
dari indeks arus kas operasi tahun 2007 sebesar 243,86% pada tahun 2008. hal ini disebabkan oleh adanya
meningkat menjadi 308,95% pada tahun 2008. Hal ini peningkatan laba per saham perusahaan (EPS) sebesar
terjadi karena adanya peningkatan arus kas bersih dari 152,13% sehingga memicu terjadinya nilai intrinsik yang
aktivitas operasi pada tahun 2008, peningkatan ini signifikan.
terutama disebabkan oleh adanya peningkatan yang
signifikan pada pos penerimaan dari pelanggan. I. Kecenderungan (trend) Arus Kas Operasi dengan
Sedangkan berdasarkan gambar dapat dilihat bahwa DPO.
rata-rata pertumbuhan ROE selama 5 tahun periode
penelitian sebesar 29,98%, kecenderungan (trend) ROE 400

meningkat setiap tahunnya. Peningkatan yang paling 200


signifikan terjadi pada tahun 2005 sebesar 57,67% dari
0
tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terlihat dari 2004 2005 2006 2007 2008
indeks ROE tahun 2004 sebesar 100% meningkat menjadi Tahun
157,67% pada tahun 2005. peningkatan tersebut
dikarenakan manajemen dapat mengelola perusahaan Indeks Arus Kas Operasi Indeks DPO
dengan baik. Hal ini ditandai dengan meningkatnya
sinergi dan efisiensi perusahaan terhadap biaya-biaya Sumber : IDX Value Line 2004 : 2008, diolah
perseroan, sehingga meningkatkan laba bersih
perusahaan yang secara praktis meningkatkan ROE Gambar Perbandingan Arus Kas Operasi dengan DPO
perusahaan.
Dengan demikian dapat diduga arus kas operasi Berdasarkan gambar dapat dilihat bahwa rata-rata
perusahaan memiliki hubungan yang cukup erat dan pertumbuhan arus kas operasi selama 5 tahun periode
signifikan dengan ROE perusahaan, dengan kata lain arus penelitian sebesar 52,24%. Berdasarkan gambar diatas
kas operasi berpengaruh terhadap ROE. Hal ini terlihat dapat terlihat bahwa kecenderungan (trend) arus kas
dari pergerakan kurva masing-masing varaibel tersebut operasi meningkat setiap tahunnya. Peningkatan yang
yang memiliki kecenderungan (trend) pola yang sama. paling signifikan terjadi pada tahun 2008 sebesar 65,09%
dari tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terlihat
H. Kecenderungan (trend) Arus Kas Operasi dengan
dari indeks arus kas operasi tahun 2007 sebesar 243,86%
Nilai Intrinsik.
meningkat menjadi 308,95% pada tahun 2008. Hal ini
terjadi karena adanya peningkatan arus kas bersih dari
aktivitas operasi pada tahun 2008, peningkatan ini
350
300
terutama disebabkan oleh adanya peningkatan yang
250 signifikan pada pos penerimaan dari pelanggan.
200 Sedangkan berdasarkan gambar dapat dilihat
15 0
10 0
bahwa rata-rata pertumbuhan DPO selama 5 tahun
50 periode penelitian sebesar 8,78%, terlihat bahwa
0 kecenderungan (trend) ROE meningkat setiap tahunnya.
2004 2005 2006 2007 2008
Akan tetapi pada tahun 2005 terjadi penurunan yang
Ta hun signifikan yaitu sebesar 56,76%. Penurunan tersebut
terlihat dari indeks DPO tahun 2004 sebagai tahun dasar
I nde k s A r us K a s Ope r a si I nde k s N i l a i I nt r i nsi k sebesar 100% menurun menjadi 43,24% pada tahun 2005.
penurunan tersebut dikarenakan adanya kenaikan bahan
Sumber : IDX Value Line 2004 : 2008, diolah bakar minyak dunia sehingga terjadinya inflasi. Dengan
adanya inflasi pada tahun 2005 tersebut maka timbul ke
Gambar Perbandingan Arus Kas Operasi khawatiran manajemen akan inflasi yang lebih buruk di
dengan Nilai Intrinsik tahun yang akan datang, sehingga pihak manajemen
membuat kebijakan untuk meningkatkan laba ditahan
Berdasarkan pada gambar dapat dilihat bahwa untuk mengembangkan usaha di tahun yang akan
rata-rata pertumbuhan arus kas operasi selama 5 tahun datang.
periode penelitian sebesar 52,24%. Terlihat bahwa Dengan melihat kecenderungan (trend) dari
kecenderungan (trend) arus kas operasi meningkat masing-masing variabel, maka dapat diduga arus kas
setiap tahun. Peningkatan yang paling signifikan terjadi operasi perusahaan tidak memiliki hubungan yang cukup
pada tahun 2008 sebesar 65,09% dari tahun sebelumnya. erat dan signifikan dengan DPO perusahaan, dengan
Peningkatan yang paling signifikan terjadi pada tahun kata lain arus kas operasi tidak berpengaruh terhadap
2008 sebesar 65,09% dari tahun sebelumnya. DPO. Hal ini terlihat dari pergerakan kurva arus kas
Peningkatan tersebut terlihat dari indeks arus kas operasi meningkat akan tetapi kurva DPO menurun pada
operasi tahun 2007 sebesar 243,86% meningkat menjadi tahun 2005.
308,95% pada tahun 2008. Hal ini terjadi karena adanya
peningkatan arus kas bersih dari aktivitas operasi,

4 Jurnal Ilmiah Kesatuan Nomor 2 Volume 12, Oktober 2010


PUSPITASARI, RATIH. Analisis Arus Kas Operasi Dalam Mencapai Nilai Perusahaan yang Optimal

J. Pengaruh Arus Kas Operasi Terhadap Nilai variable) memiliki hubungan signifikansi diantara
Perusahaan keduanya.
Berdasarkan data yang diperoleh selama periode Pengaruh antara arus kas operasi terhadap nilai
penelitian dari situs resmi perusahaan perusahaan pada SMGR dapat diketahui dalam
www.semengresik.co.id dari tahun 2004-2008 dan persamaan regresi sebagai berikut :
berdasarkan perhitungan SPSS 12.0. antara arus kas
operasi dengan nilai perusahaan, maka diperoleh hasil Y = 258,338 + 0,000X
sebagai berikut :
Dimana : Y = Nilai Perusahaan
Tabel Hasil Pengolahan SPSS 12.0 Pengaruh Arus Kas X = Arus Kas Operasi
Operasi Terhadap Nilai Perusahaan SMGR Persamaan di atas menggambarkan bahwa
pengaruh arus kas operasi memiliki pengaruh positif,
Variables Entered/Removedb jika setiap perubahan arus kas operasi naik sebesar 1
Variables Variables satuan maka nilai perusahaan senantiasa bergerak
Model Entered Removed Method berbanding lurus dengan penambahan arus kas operasi
1 sebesar 0,000. Tetapi jika arus kas operasi tidak
Arus_Kas_
a . Enter mengalami perubahan, maka nilai perusahaan hanya
Operasi
akan berada pada tingkat yang positif sebesar 258,338
a. All requested variables entered. Dari uji t hasil pengolahan data tersebut di atas,
b. Dependent Variable: Nilai_Perusahaan memberikan informasi bahwa t hitung sebesar 6,717
sedangkan t tabel pada tingkat kepercayaan α (alpha)
sebesar 10% atau 0,1 dan derajat bebas (df) sebesar 3
Model Summary
adalah 2.353. Hal ini dapat disimpulkan bahwa t hitung
Adjusted Std. Error of lebih besar dari t tabel atau 6,717 > 2.353, atau dapat
Model R R Square R Square the Estimate dilihat dari p-value sebesar 0,000 dan ini artinya arus
1 ,997a ,995 ,993 30,11640 kas operasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
a. Predictors: (Constant), Arus_Kas_Operasi nilai perusahaan, dengan kata lain arus kas operasi
memiliki pengaruh yang nyata terhadap nilai
ANOVAb perusahaan.
Sum of
Setelah membuktikan hubungan pengaruh arus kas
Model Squares df Mean Square F Sig. operasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan PT.
,000a
1 Regression
Residual
504751,8
2720,993
1
3
504751,807
906,998
556,508
Semen Gresik Tbk (SMGR) dengan menggunakan program
Total 507472,8 4 SPSS 12.0, serta dengan merujuk pada rumusan
a. Predictors: (Constant), Arus_Kas_Operasi Hipotesis I, maka hasil tersebut dapat dinyatakan
b. Dependent Variable: Nilai_Perusahaan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.
Coefficientsa

Unstandardized Standardized
Coefficients Coefficients
Model B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 258,338 38,461 6,717 ,007 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Arus_Kas_Operasi ,000 ,000 ,997 23,590 ,000
a. Dependent Variable: Nilai_Perusahaan Kesimpulan
Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai korelasi (r) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan
SMGR sebesar 0,997 atau 99,7%. Nilai ini berarti bahwa :
menunjukkan bahwa pengaruh yang terdapat antara 1. Kondisi arus kas operasi PT. Semen Gresik Tbk
arus kas operasi dengan nilai perusahaan memiliki sifat meningkat setiap tahunnya. Peningkatan yang paling
positif dan mempunyai sifat keeratan antara arus kas signifikan terjadi pada tahun 2008 sebesar 65,09%
operasi dengan nilai perusahaan dan dapat dikatakan dari tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut
sangat kuat. terlihat dari indeks arus kas operasi meningkat
Selain itu juga, diperoleh gambaran koefesien menjadi 308,95% pada tahun 2008. Hal ini terjadi
determinasi (R2) sebesar 0,995 atau sebesar 99,5% ini karena adanya peningkatan arus kas bersih dari
berarti bahwa keragaman nilai perusahaan dapat aktivitas operasi pada tahun 2008, yang disebabkan
dipengaruhi oleh arus kas operasi. Oleh karena itu, oleh adanya peningkatan yang signifikan pada pos
99,5% arus kas operasi mempengaruhi nilai perusahaan, penerimaan dari pelanggan.
sedangkan sisanya 0,5% bahwa nilai perusahaan 2. Sedangkan rata-rata pertumbuhan nilai intrinsik
dipengaruhi oleh variabel lainnya. selama 5 tahun periode penelitian (2004-2008)
Kemudian tabel tersebut menunjukkan nilai F sebesar 34,77%. Peningkatan yang paling signifikan
hitung sebesar 556,508 dan memiliki tingkat signifikansi terlihat pada tahun 2008 dengan peningkatan
sebesar 0,000 atau 0% atau p-value lebih kecil dari nilai sebesar 41%, dari 197,88% pada tahun 2007
kritis (tingkat kepercayaan) atau α (alpha) sebesar 10%, meningkat menjadi 239,09% pada tahun 2008. hal ini
maka secara statistik hubungan antara arus kas operasi disebabkan oleh adanya peningkatan laba per saham
dengan nilai perusahaan sangat kuat dan nyata. Dengan perusahaan (EPS) sebesar 152,13% sehingga memicu
kata lain, hal ini berarti antara arus kas operasi sebagai terjadinya nilai intrinsik yang signifikan.
variabel bebas (independent variable) dengan nilai 3. Penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh arus kas
perusahaan sebagai variabel terikat (dependent terhadap nilai perusahaan pada PT. Semen Gresik
Tbk dengan nilai korelasi sebesar 0,997 atau 99,7%

Jurnal Ilmiah Kesatuan Nomor 2 Volume 12, Oktober 2010 5


PUSPITASARI, RATIH. Analisis Arus Kas Operasi Dalam Mencapai Nilai Perusahaan yang Optimal

dan nilai koefisien determinasinya sebesar 99,5% Horngren, Sundem, Elliot. 1999. Introduction to
berarti memiliki hubungan positif yang kuat serta Financial Accounting. Seventh Edition. Prentice-
memiliki tingkat signifikasi sebesar 0,000 atau Hall, Inc. New Jersey.
0,000% yang lebih kecil dari nilai kritis (tingkat Higgins Robert C. 2000. Analysis Financial Management,
kepercayaan) sebesar 10%, artinya signifikan. The McGraw Hill Companies, Inc.
Kimmel, Weygandt, Kieso. 2000. Financial Accounting,
Rekomendasi John Wiley and Sons, Inc.
Kasmir dan Jakfar, 2003. Studi Kelayakan Bisnis: Edisi 1.
Berdasarkan simpulan diatas, disarankan sebagai Penerbit: Prenada Media Bogor.
berikut : Niswonger, Warren, Reeve, Fees. 1999. Prinsip-prinsip
1. PT. Semen Gresik Tbk dapat mempertahankan Akuntansi. Edisi 19, Erlangga, Jakarta.
aktivitas operasinya di tahun yang akan datang. Ross Stephen A., Westerfield Randolph W., and Jordan
2. Mengembangkan kemampuan SDM sehingga dapat Bradford D., 1998. Fundamentals Of Corporate
mendukung perkembangan operasi PT. Semen Gresik Finance: Fourth Edition MC Graw hill Company.
Tbk di masa yang akan datang. Ridwan S. Sundjaja, Inge Barlian. 2001. Manajemen
Keuangan 2. Edisi 3, PT Prenhallindo. Jakarta.
Sofyan Syafri Harahap. 1999. Analisa Kritis Atas Laporan
DAFTAR PUSTAKA Keuangan, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
Siswanto Sutojo, Fritz Kleinsteuber. 2004. Financial
Bambang Riyanto. 1995. Dasar-dasar Pembelanjaan
Management For Non-Financial Executive.
Perusahaan, Edisi 4, BPFE Yogyakarta.
Susan Irawati. 2006. Manajemen Keuangan. Pustaka
Brigham F. Eugene., Joel F. Housten. 2006. Dasar-dasar
Bandung.
Manajemen Keuangan. Edisi 10, Salemba Empat,
Standar Akuntansi keuangan (SAK) No. 2. 2002.
Jakarta.
Van Horne, James C. dan John M. Wachowicz Jr. 2005.
Damodaran Aswath, 1996. Investment Valuation.
Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan. Penerjemah
Penerbit. John Wiley and Sons, Inc.
Dewi Fitriasari dan deny arnos Kwary. Salemba
Dyah Ratih Sulistyastuti. 2002. Saham dan Obligasi.
Empat. Jakarta.
Universitas Atma Jaya. Yogyakarta.
Warren, Reeve, Fees. 2001. Financial & Managerial
E Kieso Daniel., Jerry J, Warfield, dan Terry D, 2002.
Accounting. Seventh Edition. Library of Congress
Akuntansi Intermediate, Edisi Kesepuluh :
Cataloging.
Penerbit. Erlangga. Jakarta.
Internet dengan website:
Effendy, M., Surya, T.M. and Mubarak, M.M., 2009.
www.idx.co.id
Pengaruh Struktur Modal Terhadap Resiko
www.semengresik.co.id
Keuangan Perusahaan. Jurnal Ilmiah Kesatuan
(JIK), 11(1).
Gitman Lawrence J. 2000. Principles of Managerial
Finance, Edition 9, Addision Wesley Longman,
Inc, United States.

..

6 Jurnal Ilmiah Kesatuan Nomor 2 Volume 12, Oktober 2010

View publication stats