You are on page 1of 1

ANALISIS CANGKANG KAPSUL

Judul :
1. Penetapan Kadar Abu
2. Penetapan Kadar Air
3. Penetapan pH
4. Penetapan Sifat Kelarutan terhadap Air
5. Penetapan Sifat Kelarutan terhadap Asam

Tujuan :
1. Menetapkan kadar abu dalam sampel cangkang kapsul secara gravimetri
2. Menetapkan kadar air dalam cangkang kapsul secara gravimetri
3. Menetapkan pH cangkang kapsul dengan pH meter
4. Menetapkan sifat ketahanan cangkang kapsul terhadap air
5. Menetapkan sifat kelarutan cangkang kapsul dalam asam

Prinsip :
1. Penetapan kadar abu
Kadar abu dalam cangkkang kapsul didapatkan dengan metode secara gravimetri yang
dilakukan dengan proses pemijaran suhu tinggi (±750ºC) hingga didapatkan oksida
logam, dimana bobot oksida logam harus tercapai bobot tetap, kemudian hasil bobot
tetap tersebut dibandingkan dengan syarat keberterimaan yaitu ≤5.
2. Penetapan kadar air
Kadar air dalam cangkang kapsul dilakukan dengan metode gravimetri dengan cara
mendapatkan selisih bobot sampel awal dengan sampel setelah pengopenan. Itulah
bobot yang dianggap sebgai bobot air yang hilang dibandingkan dengan bobot
sampel. Hasilnya kemudian dibandingkan dengan syarat keberterimaan standar yaitu
12,5%-15%.
3. Penetapan pH
Penetapan pH dilakukan dengan alat pH meter, dimana saat analitnya terjadi interaksi
elektron dalam larutan dari cangkang kapsul yang dialnalisa tersebut parameter pH
memiliki standar yaitu pH 5-7 dan pH meter sudah terkalibrasi dengan baik.
4. Penetapan sifat ketahanan terhadap air.
Penetapan sifat ketahanan terhadap air dilakukan untuk melihat ketahanan akan
cangkang yang mudah rusak oleh air, dengan dimasukan cangkap ke dalam air,
ketahaan ini dengan standar minimal 15 menit baru cangkang kapsul larut.
5. Penetapan sifat kelarutan dalam asam
Penetapan ini mempunyai standar tidak boleh lebih dari 5 menit larutnya saat
dilarutkannya kedalam larutan asam. Dilakukan dengan proses melarutkan sampel
cangkang kapsul kedalam larutan asam seperti asam klorida sesuai suhu tubuh
(37±1)ºC