You are on page 1of 2

1.

Subjek : puskesmas IV denpasar selatan tahun 2017


2. Alamat : Jalan Pulau Moyo No 63 A, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan
3. VISI : Masyarakat Kelurahan Pedungan Mandiri Untuk Hidup Sehat
4. Misi yang ditetapkan Puskesmas IV Denpasar Selatan untuk mencapai visi tersebut adalah
sebagai berikut:
a. Menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat.
b. Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.
c. Membuat kelurahan sehat.
5. Tujuan : Untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap
orang yg bertempat tinggal di wilayah Kelurahan Pedungan. Upaya-upaya kesehatan untuk
mencapai Visi dan Misi diatas telah dilakukan, namun hasilnya belum optimal. Pengelolaan
upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan dilakukan melalui sistem
manajemen kesehatan yang didukung oleh sistem informasi kesehatan agar lebih berhasil
guna dan berdaya guna
6. Masalah : upaya perbaikan gizi masyarakat melalui ASI EKSKLUSIF
ASI Eksklusif adalah memberikan ASI (Air Susu Ibu) saja dari bayi umur 0-6 bulan
tanpa memberikan makanan dan atau minuman lain kecuali sirup obat. Pemberian ASI secara
Ekslusif dapat menurunan angka kematian bayi dan sekaligus meningkatkan status gizi
masyarakat menuju tercapainya kwalitas sumberdaya manusia yang memadai.
Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :
a. Diperoleh peningkatan pengetahuan dan kemampauan petugas kesehatan di tingkat
Puskesmas dalam upaya meningkatkan penggunaan ASI di masyarakat.
b. Diperolehnya perubahan perilaku gizi masyarakat untuk selalu memberikan ASI secara
eksklusif kepada bayinya sampai umur 6 bulan.
c. Diperolehnya peningkatan angka ASI Eksklusif secara nasional menjadi 80%.

Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan kegiatan sebagai berikut yaitu pengamatan
situasi dilakukan melalui pengumpulan data pencapaian ASI eksklusif, latar belakang budaya
setempat, sumber daya dan saran di Puskesmas dan kelompok potensial. Indikator dalam
pemantauan pemberian ASI Eksklusif digunakan kode yaitu :

a. E0 = ASI diberikan begitu bayi lahir


b. E1 = Bayi mendapat ASI saja sampai 1 bulan setelah lahir
c. E2 = Bayi mendapat ASI saja sampai 2 bulan setelah lahir
d. E3 = Bayi mendapat ASI saja sampai 3 bulan setelah lahir
e. E4 = Bayi mendapat ASI saja sampai 4 bulan setelah lahir
f. E5 = Bayi mendapat ASI saja sampai 5 bulan setelah lahir
g. E6 = Bayi mendapat ASI saja sampai 6 bulan setelah lahir (ASI Ekslusif)

Tabel 4.73 Hasil Yang Diperoleh Dalam Pemantauan ASI Eksklusif Tahun 2016

No Desa/kelurahan Bayi Umur 0 – 6 Bayi 6 bln lulus ASI %


bulan Eksklusif

1 Pedungan 97 40 41,23
2 Puskesmas 97 40 41,23

Pemantauan pelaksanaan Asi Eksklusif 97 bayi (41,23%) yang mendapatkan ASI saja
dari 49 bayi yang dipantau. Beberapa hal yang menyebabkan bayi tidak lulus ASI Eksklusif
adalah keadaan social ekonomi keluarga yang tidak mendukung seperti ibu-ibu yang harus
bekerja baik di swasta maupun pemerintah untuk membantu kebutuhan ekonomi keluarga.
Sehingga tidak mungkin ibu-ibu yang melahirkan diberikan cuti bersalin lebih dari 3 bulan.
Kadang-kadang diberikan cuti 2 – 3 bulan kecuali harus berhenti bekerja. Disamping itu pula
tidak banyak atau sedikit sekali suatu instansi baik negeri maupun swasta yang mempunyai TPA
(Tempat Penitipan Anak), sehingga seorang ibu bisa setiap saat menyusui bayinya sambil
bekerja di kantornya.Rencana Tindak lanjut adalah penyuluhan langsung pada ibu nifas dan
meningkatkan penyuluhan dalam gedung pada ibu balita saat imunisasi dan di posyandu.

Sumber : Profil Puskesmas Iv Denpasar Selatan Tahun 2017