You are on page 1of 4

1.

JAWABAN A  𝑃(2) = (2)(2 − 2)ℎ(2) +


3 − 𝑎𝑥 2 + 5𝑥 + 𝑏 habis dibagi 𝑦2 + 𝑧
𝑥 2 − 2𝑥 − 3 𝑃(2) = 2𝑦 + 𝑧
Tuliskan dalam bentuk umum 2 = 2𝑦 + 2
𝑥 3 − 𝑎𝑥 2 + 5𝑥 + 𝑏 𝑦=0
= (𝑥 2 − 2𝑥 − 3)ℎ(𝑥 ) + 0  Nilai dari
𝑥 3 − 𝑎𝑥 2 + 5𝑥 + 𝑏
= (𝑥 + 1)(𝑥 − 3)ℎ(𝑥) √𝑧 + √𝑧 + √𝑧 + √𝑧 + √… = 𝐴
Saat 𝑥 = −1 maka
(−1)3 − 𝑎(−1)2 + 5(−1) +
𝑏 = (−1 + 1)(−1 − 3)ℎ(−1)
𝐴 = √2 + √2 + √2 + √2 + √…
𝑎 − 𝑏 = −6 (1)
Saat 𝑥 = 3 maka 𝐴2 = 2 + 𝐴
33 − 𝑎32 + 5.3 + 𝑏 = 𝐴2 − 𝐴 − 2 = 0
(3 + 1)(3 − 3)ℎ(3) A=-1 dan A=2
9𝑎 − 𝑏 = 42 (2) Karena akar tidak mungkin
Selesaikan (1) dan (2) diperoleh negatif, maka A=2
a=6 dan b=12 dan subtitusi ke Jadi,
2
𝑎 3 √𝑎𝑏 nilai
1
𝑎𝑏3
2


63 √6×12 𝟔
= √𝟕𝟐 √𝑧 + √𝑧 + √𝑧 + √𝑧 + √… = 2
1
6×123
2. JAWABAN A 3. JAWABAN C
 P(x − 1) = (𝑥 − 1)ℎ1 (𝑥 ) + 2 Misal hasil bagi fungsi 𝑓1 (𝑥 ) =
 P (x + 1) = (𝑥 − 1)ℎ2 (𝑥 ) + 2 2𝑥 3 − 𝑝𝑥 2 + 𝑞𝑥 + 6 terhadap
 𝑃(𝑥 ) = (𝑥 2 − 2𝑥 )ℎ(𝑥 ) + 𝑧 (𝑥 + 1) = 𝑆1 (𝑥)
Subtitusi x=1 Misal hasil bagi fungsi 𝑓2 (𝑥 ) =
2𝑥 3 + 3𝑥 2 − 4𝑥 − 1 terhadap
 P(1 − 1) = (1 − 1)ℎ1 (1) + 2 (𝑥 + 1) = 𝑆2 (𝑥)
𝑃 (0 ) = 2
 P (1 + 1) = (1 − 1)ℎ2 (1) + 2 Konsep dasar 𝑓 (𝑥 ) = 𝑆(𝑥)
𝑃 (2 ) = 2  𝑓1 (−1) = 𝑆1 (−1) = 2(−1)3 −
𝑝(−1)2 + 𝑞(−1) + 6 =4 − 𝑝 − 𝑞
 𝑃(𝑥 ) = (𝑥 2 − 2𝑥 )ℎ(𝑥 ) +  𝑓2 (−1) = 𝑆2 (−1) = 2(−1)3 +
𝑦𝑥 + 𝑧 3(−1)2 − 4(−1) − 1= 4
 𝑃(𝑥 ) = (𝑥 )(𝑥 − 2)ℎ(𝑥 ) + Karena 𝑆1 (𝑥 ) = 𝑆2 (𝑥) maka
𝑦𝑥 + 𝑧  4 − 𝑝 − 𝑞=4
𝑃(0) = (0)(0 − 2)ℎ(0) 𝑝 + 𝑞 = 0
+𝑦(0) + 𝑧
𝑃 (0) = 𝑧
Z=2 4. JAWABAN B
 Konsep dasar untuk  𝑓(𝑥)𝑔(𝑥) = (𝑥 − 2)(𝑥 −
menyelesaikan soal ini adalah 6)ℎ3 (𝑥) +7𝑥 − 13
persamaan umum polinomial Subtitusi x=2
𝑓 (𝑥 ) = 𝑝(𝑥 )ℎ(𝑥) + 𝑠(𝑥)  𝑓(2)𝑔(2) = (2 − 2)(2 −
 𝑓 (𝑥 ) = 6)ℎ3 (2) +7.2 − 13
𝑆𝑢𝑘𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑏𝑎𝑔𝑖 𝑓(2)𝑔(2) =1
 𝑝(𝑥 ) = 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑎𝑔𝑖  𝑓(2)5 =1
1
 ℎ(𝑥) = ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙  𝑓 (2) =
5
 𝑠(𝑥 ) = 𝑆𝑖𝑠𝑎
 𝑥𝑓 (𝑥) dibagi dengan 𝑥 2 + Kembali ke persamaan
4𝑥 − 12 sisa 𝑎𝑥 + 𝑏, misal 2𝑎 + 𝑏 = 2𝑓(2)
hasil baginya ℎ1 (x)
2
Tuliskan kedalam bentuk umum 2𝑎 + 𝑏 =
5
 𝑥𝑓 (𝑥) = (𝑥 2 + 4𝑥 − Menghitung nilai dari
12)ℎ1 (2) + (𝑎𝑥 + 𝑏)
 𝑥𝑓 (𝑥) = (𝑥 − 2)(𝑥 +
6)ℎ1 (2) + (𝑎𝑥 + 𝑏) √2𝑎 + 𝑏√2𝑎 + 𝑏 √2𝑎 + 𝑏√…
Subtitusi x=2 maka
4𝑎2 + 4𝑎𝑏 + 𝑏2
 2𝑓(2) = (2 − 2)(2 +
6)ℎ1 (2) + (𝑎2 + 𝑏) Untuk pembilang:
2𝑎 + 𝑏 = 2𝑓(2)
 (𝑥 − 1)𝑔(𝑥) oleh (𝑥 2 + 𝑥 − 6)
sisa 𝑥 + 3, misal hasil baginya √2𝑎 + 𝑏√2𝑎 + 𝑏√2𝑎 + 𝑏√…
ℎ2 (𝑥)

Tuliskan kedalam bentuk umum


Misal nilai pembilang adalah A
 (𝑥 − 1)𝑔(𝑥) = (𝑥 2 + 𝑥 − maka
6)ℎ2 (𝑥) + 𝑥 + 3
 (𝑥 − 1)𝑔(𝑥) = (𝑥 −
2 2 2
2)(𝑥 + 3)ℎ2 (𝑥) + 𝑥 + 3 A=√5 √5 √5 √…

Subtitusi x=2 maka 2


𝐴2 = 𝐴
 (2 − 1)𝑔(2) = (2 − 5
2)(2 + 3)ℎ2 (2) + 2 + 3 2
𝐴 = 0 𝑑𝑎𝑛 𝐴 =
𝑔(2) = 5 5
Penyebut
 𝑓(𝑥 )𝑔(𝑥) dibagi oleh 𝑥 2 −
4
8𝑥 + 12 sisa 7𝑥 − 13 4𝑎2 + 4𝑎𝑏 + 𝑏2 = (2𝑎 + 𝑏)2 =
25
Tuliskan kedalam bentuk umum Maka nilai dari

 𝑓(𝑥)𝑔(𝑥) = (𝑥 2 − 8𝑥 + √2𝑎+𝑏 √2𝑎+𝑏 √2𝑎+𝑏 √… 2


5
5
12)ℎ3 (𝑥) +7𝑥 − 13 = 4 =2
4𝑎 2 +4𝑎𝑏+𝑏2
25
5. JAWABAN: A 𝑓 (−1) = −𝐴 + 𝐵 = 2
1 5
𝑔(𝑥) = ℎ (𝑥)(𝑥 − 1) 4𝐴 = 2 → 𝐴 = 2 , 𝐵 = 2
𝑥 3 − 𝑥 2 + 𝑏𝑥 − 2 = ℎ(𝑥)(𝑥 − 1)
masukkan 𝑥 = 1 Jadi, sisa pembagian 𝑓(𝑥) dengan
(𝑥 2 − 2𝑥 − 3) menghasilkan sisa
1−1+𝑏−2= 0→ 𝑏 = 2 1 5
𝑥+
2 2
Jadi, 𝑔(𝑥) = 𝑥 3 − 𝑥 2 + 2𝑥 − 2
8. JAWABAN: E
2
Lalu bagi 𝑔(𝑥) dengan 𝑥 + 2
3𝑥 2 − 2𝑥 − 3
Dengan pembagian biasa diperoleh 𝑥+2 3𝑥 3 + 4𝑥 2 − 7𝑥 + 11
3𝑥 3 + 6𝑥 2
𝑥−1 −2𝑥 2 − 7𝑥 + 11
2
𝑥 +2 𝑥 3 − 𝑥 2 + 2𝑥 − 2 −2𝑥 2 − 4𝑥
𝑥3 + 2𝑥 −3𝑥 + 11
2
−𝑥 −2 −3𝑥 − 6
2
−𝑥 −2 17
0 Jadi sisa 3𝑥 3 + 4𝑥 2 − 7𝑥 + 11 dibagi
Jadi, sisa pembagian 𝑔(𝑥) dengan dengan 𝑥 + 2 adalah 17
𝑥 2 + 2 adalah 0
9. JAWABAN : A
6. JAWABAN: A
Suatu suku banyak dapat ditulis
𝑎𝑥 2 + 24𝑥 + 𝑏 = (𝑥 − 1)𝑄(𝑥) +
sebagai berikut :
5(𝑎 + 𝑏). Masukkan nilai 𝑥 = 1
𝑃(𝑥) = ℎ(𝑥). 𝑔(𝑥) + 𝑠(𝑥)
𝑎 + 24 + 𝑏 = 5𝑎 + 5𝑏 → 24
Maka
= 4𝑎 + 4𝑏 → 6 = 𝑎 + 𝑏
 𝑃(𝑥 ) = ℎ(𝑥 )(𝑥 2 − 1) +
Karena 𝑎 = 2𝑏, maka (12𝑥 − 23)
6 = 3𝑏 → 𝑏 = 2 dan 𝑎 = 4 𝑃(1) = 12(1) − 23

Sehingga diperoleh persamaan 𝑃(1) = −11

4𝑥 2 + 24𝑥 + 2
 𝑃(𝑥) = ℎ(𝑥)(𝑥 − 2) + 1
= (𝑥 − 1)𝑄(𝑥) + 5(6)
𝑃 (2) = 1
2
4𝑥 + 24𝑥 − 28 = (𝑥 − 1)𝑄(𝑥)
Yang ditanya yaitu sisa bagi
4𝑥 2 + 24𝑥 − 28 dengan (𝑥 2 − 3𝑥 + 2), karena
𝑄(𝑥) = = 4𝑥 + 28
𝑥−1
(𝑥 2 − 3𝑥 + 2) = (𝑥 − 1)(𝑥 − 2)
maka kita bisa membagi 𝑃(𝑥)
7. JAWABAN: D dengan (𝑥 − 1) dan (𝑥 − 2).
𝑓 (𝑥) = (𝑥 − 3)(𝑥 + 1)ℎ(𝑥) + 𝐴𝑥 Dengan demikian kita peroleh
+𝐵
 Dibagi oleh (𝑥 − 1)
𝑓 (3) = 3𝐴 + 𝐵 = 4
𝑃(𝑥 ) = 𝑎𝑥 + 𝑏 𝑎 + 𝑏 = 12
𝑃 (1) = 𝑎 + 𝑏 Dengan eliminasi dan substitusi
−11 = 𝑎 + 𝑏 diperoleh 𝑎 = 2 dan 𝑏 = 10
(1) Sehingga bentuk persamaannya
 Dibagi oleh (𝑥 − 2) menjadi 𝑥 3 + 2𝑥 2 − 13𝑥 + 10.
𝑃(𝑥 ) = 𝑎𝑥 + 𝑏 Dan maka (2𝑥 + 10) merupakan
𝑃(2) = 2𝑎 + 𝑏 salah satu faktor dari suku
1 = 2𝑎 + 𝑏 banyak tersebut.
(2) 𝑃(𝑥) dibagi (𝑥 − 2) sisa 0, maka
faktornya yaitu 𝑥 = 2
Dari persamaan (1) dan (2) kita
𝑃(𝑥) dibagi (𝑥 − 1) sisa 0, maka
peroleh 𝑏 = −23 dan 𝑎 = 12
faktornya yaitu 𝑥 = 1
Jadi sisa bagi suku banyak 𝑃(𝑥) 𝑃(𝑥) dibagi (2𝑥 + 10) sisa 0,
2
jika dibagi dengan (𝑥 − 3𝑥 + 2) maka faktornya yaitu 𝑥 = −5
adalah: Karena 𝑥1 > 𝑥2 > 𝑥3 maka 𝑥1 =
2; 𝑥2 = 1; 𝑥3 = −5
𝑠(𝑥 ) = 𝑎𝑥 + 𝑏 = 12𝑥 − 23
Jadi nilai 𝑥1 − 𝑥2 − 𝑥3 = 2 − 1 −
10. JAWABAN : B (−5) = 6
Berdasarkan konsep teorema
sisa, faktor suku banyak adalah
fungsi yang jika suku banyak
dibagi olehnya sisanya sama
dengan nol. Jika 𝑃(𝑥) habis
dibagi 𝑎𝑥 + 𝑏, maka berlaku :
𝑏
𝑃 (− ) = 0
𝑎
Maka :
𝑃(2) = (2)3 + 𝑎(2)2 − 13(2) + 𝑏
=0
4𝑎 + 𝑏 = 18

𝑃(1) = (1)3 + 𝑎(1)2 − 13(1) + 𝑏


=0