You are on page 1of 9

MAKALAH

ELEKTRONIKA DASAR 2

RANGKAIAN DIGITAL IC TTL

Disusun oleh :

1. Alfia Ulfa (170210102077)


2. Anahatta Krisniati (170210102082)
3. Moh. Andriyan (170210102093)
4. Devi Nanda Efendi (170210102101)
5. Faiqotul Himmah (170210102105)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA

JURUSAN PENDIDIKAN MIPA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JEMBER

2019

PEMBAHASAN
Pengertian IC (integrated Circuit)

IC (Integrated Circuit) adalah komponen elektronik yang dibuat dari bahan semi konduktor
dan merupakan gabungan dari beberapa komponen seperti Resistor, Kapasitor, Dioda dan
Transistor yang telah terintegrasi menjadi sebuah rangkaian berbentuk chip.

IC digunakan untuk beberapa keperluan pembuatan peralatan elektronik agar mudah


dirangkai menjadi peralatan yang berukuran relatif kecil.

IC TTL (IC Transistor Transistor Logic)

IC TTL ditemukan oleh James L. Buie dari perusahaan TRW. IC TTL komersial
pertama dibuat oleh Perusahaan Sylvania pada 1963, dinamai IC Sylvania Universal High-
Level Logic family (SUHL). Peranti dari Sylvania ini digunakan dalam misil Phoenix. IC
TTL menjadi terkenal setelah Texas Instruments memperkenalkan IC TTL seri 5400, dengan
daerah suhu untuk militer, pada 1964 dan pada akhirnya IC TTL seri 7400 pada Tahun 1966
dengan daerah suhu yang lebih rendah. Keluarga IC TTL 7400 dari Texas Instrument menjadi
standar industri. Peranti IC jenis ini sesuai dengan keperluan yang dibutuhkan oleh
perusahaan-perusahaan seperti Motorola, AMD, Fairchild, Intel, Intersil, Signetics, Mullard,
Siemens, SGS-Thomson/ST microelectronic dan National Semiconductor, dan banyak
perusahaan lainnya, bahkan di bekas Uni Soviet. Kemudian IC dengan seri 74 AS/ALS
Advanced Schottky, dikenalkan pada 1985, dan masih banyak digunakan hingga sekarang.

IC TTL memadukan ratusan transistor. Oleh karena itu dianggap sebagai kelebihan
yang dipunyai sebuakh komponen elektronik karena hanya dengan satu kemasan dapat
berfungsi merangkum beberapa gerbang logika hingga mikroprosesor. Kelebihan IC TTL
yang lainya adalah karena harganya yang cukup murah.
Pada dasarnya tegangan dan arus TTL, kita terbiasa untuk menganggap bahwa
rangkaian TTL beroperasi pada level 0V untuk keadaan 0 atau Rendah (Low) dan 5V untuk
keadaan 1 atau Tinggi (High). Pada arus keluaran gerbang logika TTL dalam keadaan Tinggi
(High) diberi lambang IOH (I Output High) dan disebut arus sumber (Source Current).
Kemampuan besarnya arus IOH untuk gerbang NAND (dari IC TTL 7400) paling besar
(maksimum) adalah -400 A. (Tanda minus menunjukkan arus konvensi yang menghidupkan
gerbang). Arus masukan yang dibutuhkan untuk keadaan keluaran HIGH IIH (I Input High)
dan arus untuk setiap gerbang logika keluarga 74XX TTL adalah sebesar 40 A (maksimum).
Untuk keluaran gerbang logika TTL dalam keadaan Rendah (Low), arus keluaran terbesar
setiap gerbangnya (dari IC TTL 74XX) adalah 16 mA (maksimum). Besaran arus ini juga
berlaku untuk sebuah gerbang logika dengan fan-out sebesar 10. Fan-out biasanya sama
untuk kedua kondisi HIGH dan LOW bagi gerbang 74XX. (Widjanarka, 2006:132-134).

Kenbak-1, salah satu komputer pribadi pertama, menggunakan TTL untuk CPU
daripada menggunakan mikroprosesor yang belum tersedia pada tahun 1971. 1973 Xerox
Alto dan 1981 Star, yang mengenalkan GUI, menggunakan sirkuit TTL pada taraf ALU.
Banyak komputer yang menggunakan logika kompatibel-TTL hingga tahun 1990-an. Hingga
penemuan logika dapat diprogramkan, logika dwikutub tersendiri digunakan untuk percobaan
dan pengembangan sirkuit digital terpadu lainnya.

Dalam satu kemasan IC terdapat beberapa macam gate (gerbang) yang dapat
melakukan berbagai macam fungsi logic seperti AND, NAND, OR, NOR, XOR serta
beberapa fungsi logic lainnya seperti Decoder, Encoder, Multiflexer dan Memory.

Gerbang Logika sering juga disebut Rangkaian Logika hal ini dikarenakan analisis
Gerbang Logika menggunakan Aljabar Boolean. Gerbang Logika adalah rangkaian dengan
satu atau lebih sinyal masukan untuk menghasilkan satu sinyal tegangan tinggi (Logika tinggi
[1]) atau tegangan rendah (Logika rendah [0]).

Gerbang logika merupakan dasar pembentukan sistem digital, beroperasi dengan


menggunakan bilangan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner. Tegangan yang
digunakan dalam gerbang logika adalah tinggi atau rendah. Tegangan tinggi berarti 1(LED
menyala), sedangkan tegangan rendah berarti 0 (LED padam). Dalam suatu rangkaian logika,
biasanya terdapat satu gerbang yang mengontrol beberapa gerbang lainnya. Istilah Fan-out
atau penyebaran keluaran didefinisikan sebagai bilangan atau batasan berapa jumlah gerbang
yang dapat dikemudikan oleh suatu keluaran tunggal (Widjanarka, 2006:133).

Rangkaian logika sering kita temukan dalam sirkuit digital (Integrated Circuit) yang
diimplemetasikan secara elekrtonik dengan menggunakan dioda atau transistor.

Gerbang logika pada umumnya ada 7 jenis yaitu, gerbang AND, OR, NOT, NAND,
NOR, EX-OR dan EX-NOR.

1. Gerbang AND

Gerbang AND menggunakan IC TTL tipe SN 7408. Pada gerbang AND jika kedua
input berada pada keadaan 1, maka output akan berada pada keadaan logic 1. Jika
selain keadaan itu output akan berada pada keadaan logic 0.

Gerbang AND dengan IC 7408


2. Gerbang OR

Gerbang OR menggunakan IC TTL tipe SN 7432. Pada gerbang OR jika,


salah satu input berada pada logic 1, maka output akan berada pada logic 1.

Gerbang OR dengan IC 7432

3. Gerbang NOT

Gerbang NOT menggunakan IC TTL tipe SN 7404. Pada gerbang NOT ini
hanya digunakan 1 input. Jika input pada keadaan logik 0 maka output akan
berada pada logic 1, dan begitu pula sebaliknya.

Gerbang NOT dengan IC 7404


4. Gerbang NAND

Gerbang NAND menggunakan IC TTL tipe SN 7400. Pada Gerbang NAND


akan terjadi kebalikan dari gerbang AND. Saat kedua input berada pada logic 1
output justru akan mati, selain itu keadaan output akan berada pada logic 1.

Gerbang NAND dengan IC 7400


5. Gerbang NOR

Gerbang NOR menggunakan IC TTL tibe SN7402. Gerbang NOR akan


terjadi kebalikan dari gerbang OR. Pada saat kedua input berada pada keadaan
logic 0, maka output akan berada pada keadaan logik 1.

Gerbang NOR dengan IC 7402


6. Gerbang Ex-OR

Gerbang EX-OR berfungsi untuk mendeteksi keadaan-keadaan logic yang


berbeda diantara kedua inputnya. Jika kedua inputnya mempunyai logic yang
berbeda, maka output akan berlogika 1. Tetapi jika kedua inputnya berada pada
keadaan logic yang sama, maka outputnya akan mempunyai logic 0.

Gerbang Ex-OR dengan IC 7486


7. Gerbang Ex-NOR

Gerbang Ex-NOR disebut juga dengan gerbang pembanding. Gerbang ini juga
kebalikan dari gerbang Ex-OR. Pada saat kedua logic berada pada keadaan sama,
maka output akan mempunyai logic 1.

Gerbang Ex-NOR dengan IC 7404, 7408, 7432, 7404 (NOT, AND, OR, NOT)

DAFTAR PUSTAKA

Widjanarka, Wijaya. 2006. Teknik Digital. Erlangga: Jakarta.